jika memilih orang tua bisa dilakukan.. aku akan memilih dilahirkan oleh kedua orang tua yang saling menyayangi.
dilahirkan dalam lingkup keluarga yang kaya raya. dan tak memikirkan uang sepeserpun.
kehidupan yang sangat bahagia.. aku ingin memilikinya. kasih sayang dari kedua orang tua.. aku pun ingin mendapatkannya.
Bagi para pembaca yang suka genre novel perjuangan hidup boleh mampir ke karya receh "BUKAN SALAHKU"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon azqila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan salah ku
Sesampainya ditaman hiburan.. cahaya dan laela langsung turun dari mobil, dan berlari kesana kemari bagaikan burung yang terlepas dari sangkarnya.
" cahaya.. jangan lari lari, nanti jatuh" teriak Ratna yang mengingatkan anak perempuan..
Seketika Ratna yang mendengar ucapan ibunya langsung berhenti dan berjalan sesuai perintah ibunya, namun tidak bagi cahaya, cahaya terus berlari kesana kemari, membuat Ratna terus mengikuti kemana cahaya berlari.
" anak pintar.. " ucap Papa rian sembari mengusap kepala laela yang tengah berdiri memperhatikan adiknya dan ibunya yang terus mengikuti langkah cahaya.
" ayoo.. kita bermain" ajak papa rian sembari menggandeng tangan kecil laela..
laela yang mendengar ajakan ayahnya pun tersenyum dan mengikuti langkah ayahnya.
" pa.. papa aku ingin naik komedi putar pa.. " teriak cahaya yang girang melihat komedi putar.
" baik.. ayo.. " jawab papa rian
Dengan tersenyum papa rian mendudukan laela di patung kuda berwarna putih sedangkan cahaya didudukan di patung kuda berwarna ping, tentu saja Ratna dengan sabar memegang tubuh anaknya supaya tak jatuh dari kuda, sedangkan laela tentu saja dijaga oleh sang ayah.
setelah puas bermain komedi putar laela dan cahaya kini menaiki bianglala. laela begitu takjub melihat pemandangan kota dari ketinggian, membuat mulutnya terbuka membentuk huruf "O"
Setelah puas bermain.. laela dan cahaya kini asik duduk diatas tikar yang disewa oleh sang ayah..dan saling bercanda tawa.
" cahaya sayang.. sudah bermainnya, minum dulu.. pasti kamu hauskan.. " ucap Ratna sembari menyodorkan air minum pada anaknya.
Dengan patuh cahaya langsung mendekat pada sang ibu, dan mengambil air minum yang diberikan oleh ibunya.
" ma.. aku mau ma.. " ucap laela meminta minum pada ibunya
" ambil sendiri.. kau punya tangan kan" jawab ketus Ratna
Seketika laela langsung terdiam mendengar ucapan ibunya. dan tanpa meminta minum lagi laela langsung mengambilnya sendiri.
" ma... " ucap papa rian yang mendengar ucapan sang istri
" bodo.. dia kan sudah besar.. " jawab Ratna
" tak apa.. pa.. laela bisa ambil sendiri ko" jawab laela menengahi papa dan mamanya
Laela yang lapar pun sekalian mengambil snack yang ada dikantong, dan meminta sang ayah untuk membukanya.
" anak pintar.. " ucap papa rian.
Laela yang mendengar ucapan sang papa hanya tersenyum dan langsung memakan makanannya.
" kasihan.. kamu laela.. kamu harus menerima kebencian ibunya yang seharusnya bukan kamu yang menanggung'nya" batin papa rian yang melihat laela kecil dengan asik memakan snack ditangannya.
"kalau sudah selesai bermain.. ayo kita pulang.. hari mulai malam.. lain kali kita bisa kesini lagi dan paoa janji akan mengambil libur dan bermain seharian bersama anak anak papa yang cantik ini.. " janji pap rian sembari tersenyum
" janji ya pa.. " jawab laela dan cahaya
" janji sayang.. " jawab papa rian
"hore.... " teriak laela dan cahaya
Seperti tadi saat berangkat, laela duduk disamping ayahnya, sedangkan Ratna dan cahaya duduk dibelakang.
Karna tubuh yang sudah lelah.. cahaya dan laela pun tertidur dalam perjalanan pulang.
" pa.. papa kenapa begitu sayang pada anak sialan ini si pa.. kenapa juga harus ikut.. " ucao Ratna
" ma.. laela bukan anak sialan ma.. dia sama seperti cahaya, "
"terserah apa kata papa bagiku dia anak pembawa sial"
"hiks... hiks.. " tangis laela kini pecah mendengar perdebatan kedua orang tuanya.
" laela.. sayang " ucap papa rian yang langsung menghentikan mobilnya.
" ma.. sebenarnya apa salahku, kenapa mama begitu benci padaku, kenapa mama ga bisa sayang seperti mama sayang sama cahaya, laela juga ingin disayang oleh mama" ucap laela sembari menangis sesenggukan.
" jangan harap kau akan menerima kasih sayang dariku.. karena kehadiranmu, kedua orang tua ku meninggal, dan karna kehadiran mu pula aku tak bisa melanjutkan sekolah, dan karna kehadiran mu juga, ayahmu pergi dari kehidupanku.. " teriak Ratna emosi, mengingat semua kejadian dimasa lalu
"mama.. " ucap cahaya kecil yang terbangun karna suara ribut ribut
" tapi ma.. bukan salahku juga aku terlahir didunia ini ma, " jawab laela kecil,
" tidak.. semua itu kesalahanmu, kamu adalah hal yang tak pernah diharapkan oleh ku, jadi aku berharap kau pergi dari kehidupanku, kau hanya pembawa sial bagiku.. " teriak Ratna
"mama.. " ucap cahaya tak mengerti
Seketika Lalea yang mendengar ucapan mamanya langsung bergegas turun dari mobilnya, dan berlari tak tentu arah..
"tinnnnn... " suara klakson mobil.. mengagetkan semua penghuni jalan raya..
.
.
.
Bersambung.. 😊😊
jangan lupa tinggalkan jejak ya akak
like...
komen...
vote...
favorit juga ya akak
Dan jangan lupa berikan hadiah walau hanya sekuntum 🌺🌻🌹🌷
ada salam dari novel ZANN 🙏🙏
ini aku baca nyicil dulu ya 🙏🙏