NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:917.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: Dwi Putri Anggareni

MOHON MAAF SEBESAR BESARNYA DARI AUTHOR KARENA TIDAK ATAU LEBIH TEPATNYA BELUM BISA MELANJUTKAN CERITA INI, KARENA UNTUK SEKARANG INI AUTHOR DI TUNTUT UNTUK BELAJAR DULU. AUTHOR LAGI SIBUK SEKOLAH KARENA SEKARANG INI SEKOLAH MULAI AKTIF KEMBALI, AUTHOR TAHU KALAU AUTHOR NGGAK TANGGUNG JAWAB UNTUK MELANJUTKAN CERITA INI, JADI UNTUK KALIAN SEMUA AUTHOR MINTA MAAF SEBESAR BESARNYA, DAN JANGAN HUJAT AUTHOR KARENA AUTHOR MASIH DIBAWAH UMUR MASIH LABIL. MOHON MAAF BILA ADA KATA KATA AUTHOR YANG MENYAKITI HATI KALIAN🙏😕😘

NOVEL INI HANYA FIKTIF BELAKA AUTHOR JADI MOHON MAAF BILA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH👨‍🦰👩, TEMPAT 🏘DAN LAIN SEBAGAINYA🤗💕

Nabila Putri Natukusuma, siapa yang tidak kenal dengannya, dia adalah desainer terkenal di dunia, umurnya 25 tahun tetapi dia sudah sukses dan Nabila pun sudah menikah. Nabila menikah pada umur 23 tahun dengan pria yang sangat di cintainya yaitu Alfaro Chandra Mahesa, Alfaro adalah pembisnis muda dengan umur 26 tahun, lebih tua satu tahun dari Nabila. Awalnya pernikahan mereka baik baik saja tetapi tiba tiba suami Nabila yaitu Alfaro mengucapkan kata yang semua wanita mungkin tidak mau mendengarnya yaitu...

"Saya mau menikah lagi".

Wanita mana yang mau dirinya dimadu begitu pun Nabila dirinya tidak mau, apalagi dimadunya dengan adik kandung sendiri, sakit bukan? begitu pun Nabila. Nabila pun akhirnya setuju karena suatu alasan.

Akankah Nabila hidup bahagia?

Yuk langsung capcus baca📖 dan tambahin favorit❤

Ini bukan poligami yang selalu menangis yah kakak²😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Putri Anggareni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ALFARO PULANG LIBURAN

Malam hari nya Nabila tidur dengan Sania, sedangkan Citra dia sudah pulang, karena suaminya terus menelpon seperti tukang nagih hutang.

"Besok kita jalan jalan yuk, refreshing biar badan segar dan hati tenang". Ajak Sania yang sedang memeluk guling.

"Besok kan kerja, dan kita ada meeting pentingkan, karena tadi gue pingsan jadi meetingnya ditunda". Ucap Nabila tidak mau liburan bila masih ada urusan kerjaan.

"Jangan gila kerja, inget loh lagi hamil, mau anak loh nanti lahir jadi baju kebaya karena emaknya kerja dibutik mulu". Ucap Sania kesal karena Nabila tidak bisa diajak liburan. Sedangkan Nabila langsung melempar Sania dengan bantal karena sudah bicara sembarangan.

"Astagfirulah kalau ngomong itu di jaga Sania". Kesal Nabila.

"Yah maaf, udah mau nggak besok liburan?". Tanya Sania lagi.

"Gue pikir dulu". Ucap Nabila sambil memikir. Lama Sania menunggu jawaban Nabila, bahkan dia hampir ketiduran.

"Nggak ah, gue punya suami dan butik, gue harus ngurus semuanya". Sania yang mendengar itu langsung menepuk jidat, karena dirinya sudah menunggu lama tapi jawaban Nabila malah 'nggak'.

"Udah ah gue mau tidur". Ucap Sania tidak mau melanjutkan pembicaraan nya dengan Nabila. Karena sudah konslet otaknya.

"Loh tidur dari dulu pasti nungging, nggak mau rubah posisi gitu?, gimana nanti kalau loh punya suami?, dan nanti punya anak, mending loh rubah tidur loh jangan gitu, gue aja yang liatnya aneh, masa ada orang yang tidur seperti itu". Cerocos Nabila mengomentari cara tidur Sania yang aneh.

"Woy loh udah tidur?". Tanya Nabila menepuk pantat Sania. Sedangkan yang ditepuk pantat nya tidak bergerak. Karena Sania sudah tidur, Nabila pun ikut tidur sebenarnya Nabila belum mengantuk tapi karena tidak ada yang mengajak ngobrol jadi Nabila berusaha untuk tidur.

***

Saat Nabila baru saja tidur tiba tiba dia mendengar suara bel rumah berbunyi. Nabila pun membuka mata nya perlahan.

"Siapa sih malam malam gini bertamu, baru juga tidur". Ucap Nabila sambil mengucek mata nya dan berjalan menuju pintu utama untuk membuka nya.

Clek

"Mas Alfaro udah pulang?, kok nggak ngabarin dulu kalau mau pulang, kalau tahu mau pulang aku kan bisa nunggu". Ucap Nabila kaget saat melihat Alfaro berdiri didepan pintu bersama Nisa. Sedangkan Alfaro masuk begitu saja tanpa memperdulikan ucapan Nabila. Nabila yang mendapar perlakuan seperti itu hanya diam.

"Kasihan sekali kakak ku sayang ini". Ejek Nisa sambil berjalan menyusul Alfaro. Nabila yang mendengar ucapan Nisa hanya bisa pasrah. Nabila pun mengunci kembali dan berjalan menuju kamarnya lagi, karena Nabila mau melayani Alfaro tapi Alfato sudah masuk kedalam kamar Nisa.

"Loh habis dari mana?, gue bilang kalau mau kemana mana bilang sama gue atau kalau gue tidur bangunin aja, gue nggak mau loh kenapa napa yah, yang ada nanti gue dijewer sama tante Citra kalau nggak bisa jaga loh". Cerocos Sania. Sedangkan yang dicerocosin malah tidur begitu aja. Sania heran kenapa Nabila jadi diam, perasaan tadi banyak bicara.

"Loh nggak papa kan Bil?". Tanya Sania memastikan.

"Gue nggak papa, udah sana tidur". Jawab Nabila dibalik selimut. Sania yang mendengar jawaban Nabila pun percaya dan kembali tidur dengan posisi semula yaitu nunging.

***

Matahari sudah memancarkan sinar indah nya, berarti itu bertanda sudah pagi dan orang orang mulai sibuk bekerja dan juga masih ada yang terlelap mungkin karena mereka sakit atau lelah. Begitu pun Nabila saat ini Nabila masih menyelusupkan badannya diranjang, karena dirinya malas untuk bangun, sedangkan Sania jangan ditanya lagi dia masih memimpikan aktor kesayangan nya.

Sedangkan didapur Nisa kesal karena tidak ada makanan dimeja makan, biasa nya Nabila sudah masak sebelum Nisa dan Alfaro bangun.

"Kemana tuh si mandul kok nggak masak". Kesal Nisa berjalan menuju Alfaro untuk mengadu.

"Kenapa kamu belum sarapan?". Tanya Alfaro saat melihat Nisa berjalan menuju dirinya.

"Nggak ada makanannya mas, mungkin si mandul masih tidur". Ucap Nisa mulai memanas manasi Alfaro. Alfaro yang mendengar jawaban itu langsung emosi dan berjalan menuju kamar Nabila.

Tok

Tok

"NABILA BUKA PINTU NYA". Teriak Alfaro yang terus mengedor pintu kamar Nabila. Nabila yang mendengar keributan didepan kamar nya langsung bangun dan berjalan membuka pintu kamar nya.

"Ada apa mas?". Tanya Nabila saat melihat orang yang mengedor pintunya ternyata Alfaro.

"Kenapa kamu nggak masak hah?". Bentak Alfaro menatap tajam Nabila. Nabila yang mendengar ucapan Alfaro langsung kaget karena dirinya pasti telat bangun.

"Maaf mas aku telat bangun, kalau gitu aku masak sekarang yah". Ucap Nabila langsung berjalan menuju dapur untuk memasak.

Sania yang sudah bangun dari tadi karena gedoran pintu tadi, langsung emosi mendengar Alfaro menyuruh nyuruh Nabila, tapi diri nya mencoba menahan emosinya karena dirinya tidak mau terlalu ikut campur urusan rumah tangga Nabila.

***

"Mas masakannya udah jadi". Panggil Nabila saat sudah selesai menghidangkan makanan.

"Nggak usah, saya sudah telat kekantor". Ucap Alfaro pergi begitu saja bersama Nisa tanpa memperdulikan hati Nabila yang sakit.

Nabila berusaha menahan air mata nya agar tidak keluar. " Jangan nangis Nabila semangat". Ucap Nabila mulai menyemangati dirinya lagi. Sebenar nya Nabila akan memberi tahu suami nya bahwa dirinya hamil nanti setelah selesai makan, tapi karena suami nya sudah berangkat jadi Nabila akan memberi tahu nya nanti saat Alfaro sudah pulang dari kantor.

"Pagi Bil". Sapa Sania yang baru turun dari atas.

"Eh pagi San, sarapan dulu nih, gue udah masak banyak". Ucap Nabila berbohong agar Sania percaya.

"Wah gue berasa tamu beneran". Ucap Sania tersenyum, padahal dirinya tahu, Nabila masak banyak karena tadi disuruh suaminya, tapi pas sudah dimasakin malah pergi begitu aja.

"Emang loh tamu tamuan?". Tanya Nabila yang sedang menyantap nasi goreng.

"Ada, buktinya gue ngomong barusan". Jawab Sania yang sedang menyendok nasi goreng kepiring.

"Udah ah jangan ngomong mulu, gue mau sarapan dulu". Ucap Sania yang tidak mau melanjutkan pembicaraan nya. Mereka pun sarapan berdua, setelah sarapan Nabila langsung mandi dan berangkat kebutik menggunakan mobil nya karena mobil nya sudah diantar tadi malam.

***

Saat sudah sampai butik Nabila dan Sania melihat ada keributan didepan butiknya, mereka kaget karena biasa nya butik nya aman damai dan tentram.

"Loh kenapa ada ribut ribut gitu nggak kayak biasanya". Ucap Sania turun dari mobil. Nabila tidak mengubris ucapan Sania, dirinya langsung pergi ke kerumuman itu.

"Ada apa ini ribut ribut?". Ucap Nabila. Semua orang pun langsung melihat kearah sumber suara itu.

MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤

1
Mak Nab
kenapa watak nabila bodoh
Mak Nab
mana boleh adik beradik bermadu
Uti Enzo
Luar biasa
Uti Enzo
dasar rubah
Uti Enzo
jangan d buat bodoh nabila thor
Uti Enzo
buat pisah thor kknya... terus dpt suami baik dan bs hamil
Nuning Rahayu
ga jlas bnget ne critanya
Simba Berry
endingnya nabila harus bahagia sama lami2 lain.
Ruzita Ismail
Luar biasa
Muhammad Rafli321
coba2 mampir baca... ceritanya,,ah sudahlah mundur aja😒
Fariz Khairi Fariz Khairi
Nabila perempuan paling bodoh,jgn blg cinta atau apalah
Eni Susilowati
endengnya belum ada Uda tamat
Dwi Fadilah
Luar biasa
Noura Estillo
hmmm.lain kali klw mau buat cerita yg tunta ya thor
Adinda
suami laknat perempuannya lemah
udah dimadu msh bertahan bodoh
yuyunn 2706
???????
Upik Zuraidah Pasaribu
kurang seneng sih, lemah banget jadi cewek. disakiti kok diam aja
Lestari Tampubolon
keajaiban pun menghampiri Nabila😀
Lestari Tampubolon
suami Setega itu kah menghina istri
Utari Sulistyokapti
karya ini, sering terjadi di lingkungan kita
akibat sering tidak peduli untuk menata hati.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!