NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Jessica

Jerat Cinta Jessica

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:184.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tie tik

Semua wanita pasti mengharapkan sebuah kesetiaan dalam membangun sebuah hubungan, tapi tidak untuk Jessica. Ia lebih suka menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain.

Masalalu yang pahit membuatnya merubah arah tujuan hidupnya. Ia memilih menjadi duri daripada harus menjadi bunga mawar yang bermekar indah.

Jessica Almahira, ya begitulah nama lengkap wanita bertubuh sexy yang suka merusak bahtera rumah tangga orang lain. Dia melakukan semua itu hanya atas dasar 'Ingin mencari sensasi yang berbeda'. Selain itu, dia memilik alasan di balik semua perbuatannya. Dia selalu membentengi hatinya agar tidak jatuh cinta dengan mangsa yang terjerat cinta semu nya.

Akankah Jessica terus menjadi duri dalam hubungan orang lain? atau dia akan berlabuh di hati pria yang di dambakannya selama ini? Ikuti terus karya ketiga othor ini untuk mencari tahu akhir dari jerat cinta Jessica.


Ig: @tie_tik

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bayi besar.

Sebuah mobil Mercedes-Benz berwarna hitam melaju kencang membelah jalanan ibu kota yang lenggang. Sebuah mobil baru yang baru di terima Jeje dari kekasihnya. Gelak tawa Fano pun menggema disana karena sang Mama yang mengemudi dengan kecepatan penuh.

"Go Mama Go!!" Teriak bocah berusia lima tahun ini.

Mobil terus melesat di bawah teriknya matahari siang ini. Jeje menghentikan mobilnya di depan gedung raksasa bertuliskan 'Wongso IND'. Ia pun mengayun langkah menuju lobby perusahaan.

"Selamat siang Nona Je." Sapa dua Resepsionis yang bertugas di lobby depan.

"Selamat siang." Balas Jeje dengan senyum merekahnya.

Jeje terus berjalan menyusuri bangunan raksasa ini bersama Fano yang ada dalam gandengannya. Ia segera masuk ke dalam lift khusus yang terbuka lebar di hadapannya.

"Mama, nanti jadikan makan siang sama Papa?" Tanya Fano sembari menatap Jeje yang ada di sampingnya. Ia menengadahkan kepalanya untuk bisa menatap tubuh sang Mama yang menjulang tinggi.

"Jadi dong. Baby." Ucap Jeje dengan senyum hangatnya. " Nanti Kalau Papa gak mau pergi, Fano nangis ya." Bisik Jeje kepada Fano. Sebuah acungan dua jempol dari Fano untuk Jessica, sebuah jawaban dari bocah berumur lima tahun ini.

Beberapa menit kemudian, mereka berdua telah sampai di depan ruangan Jerry. Fano pun segera menerobos masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"Papa ...." Teriak Fano sembari berlari ke tempat Jerry berada saat ini.

Jerry mengalihkan pandangannya dari layar laptop yang sedang menyala itu. Ia tersenyum ketika melihat Fano yang berlari ke arahnya.

"Papa ...." Fano segera naik ke atas pangkuan Jerry. Ia pun mendapat sambutan hangat berupa pelukan dan beberapa kali kecupan di puncak kepalanya.

Jeje menutup pintu ruangan Jerry, ia pun menghampiri Fano yang sedang ngobrol bersama Jerry. Ia duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Jerry.

"Papa, mama punya mobil baru." Ucap Fano dengan polosnya.

Jerry menaikkan satu alisnya, ia pun menatap Jeje yang sedang duduk bersandar di hadapannya. Sebuah tanda tanya besar tergambar jelas dari sorot mata Jerry.

"Benarkah, Je?" Jerry meyakinkan pernyataan yang baru saja di ucapkan oleh Fano. Sebuah anggukan cukup untuk menjawab pertanyaan jerry.

"Kemarin Ezar yang mengirimnya." Imbuh Jeje yang berhasil membuat mimik wajah Jerry berubah.

"Kenapa kamu harus meminta kepada dia, Je? aku pun bisa membelikanmu sepuluh Ferrari jika kau mau." Ucap Jerry yang masih memeluk Fano di pangkuannya.

"Aku tidak memintanya, Jer. Dia tiba-tiba mengirim mobil itu ke butikku." Ucap Jeje dengan santainya.

Tatapan Jerry lurus kedepan, entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini. Ia hanya termangu di tempatnya tanpa mengucapkan sepatah katapun.

"Bagaimana kalau kita makan siang diluar. Aku sudah lama tidak makan bersama denganmu, Jer." Suara Jessica berhasil membuyarkan lamunan Jerry yang melalang jauh.

"Boleh, kita makan di Resto biasanya saja." Ucap Jerry yang kini fokus kembali dengan laptopnya. Tentu saja dengan Fano yang masih berada di pangkuannya.

Beberapa menit kemudian, mereka bertiga keluar dari ruangan. Jerry tak membiarkan Fano berjalan sendiri. Di sepanjang perjalanan menuju lantai dasar, Fano berada di atas gendongan Jerry dan Jeje pun berjalan di dampingnya.

Perdebatan kecil terjadi di antara Jeje dan Jerry di lobby depan. Jeje memaksa Jerry untuk membawa mobil barunya, hal itu membuat Jerry sangat kesal, apalagi Fano berada di pihak Jeje. Ia pun ikut memprovokasi Jerry untuk mencoba mobil baru milik sang Mama.

Dengan berat hati, akhirnya Jerry pun mengikuti keinginan anak dan ibu ini. Ia pun segera masuk di kursi kemudi untuk segera berangkat menuju Resto favorit mereka.

Dua puluh menit kemudian mereka telah sampai di sebuah Resto terkenal di Jakarta selatan. Mereka segera masuk dan memilih tempat yang ada di deretan paling depan. Tepat di sebelah kaca besar dengan pemandangan pelataran luas restoran yang berhiaskan taman hijau yang menyegarkan mata.

Raut wajah bahagia terlukis jelas di wajah bocah lima tahun yang sedang makan siang bersama Papa dan Mama nya. Curahan kasih sayang tergambar jelas disana, meski ia belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di antara kedua orangtuanya. Fano terlalu kecil untuk mengerti apa saja yang di sembunyikan oleh kedua orangtua yang tengah menatapnya dengan penuh cinta ini.

Sementara itu, di sudut lain Restoran ini. Ada sepasang mata yang tengah menatap keluarga kecil yang sedang tersenyum bahagia itu. Sepasang mata itu milik Ezar Bachtiar, seorang pengusaha muda yang baru saja menyelesaikan meeting dengan kolega nya.

Desiran aneh terasa di hatinya. Ia tidak suka melihat Jeje tersenyum ke arah pria yang ada di hadapannya. Sungguh, saat ini Ezar tengah di landa rasa cemburu yang begitu besar dalam hatinya.

"Apa ini? kenapa hatiku sakit saat melihat Jessica tertawa lepas bersama pria lain. Apa pria itu mantan suaminya? atau kekasihnya selain aku?" Gumam Ezar dalam hatinya.

Ia terus menatap tempat Jessica berada. Meski Koleganya telah pamit pulang sejak tiga puluh menit yang lalu, namun ia masih enggan untuk beranjak dari tempatnya.

Beberapa pesan telah dikirimnya ke nomor ponsel Jessica, namun belum ada satu pun yang di balas oleh kekasih gelapnya itu.

Rasa tak suka itu semakin menggerogoti hatinya, tatkala ia melihat Jerry mengusap sudut bibir Jessica dengan jarinya. Oh sungguh, kali ini api cemburu berhasil membakar seluruh hati Jerry. Ia pun berdiri dari tempat duduknya, bersiap untuk pergi dari tempat yang menyesakkan ini.

Langkah cepat Ezar telah mengantarkannya sampai ke dalam mobil putih yang terparkir di sisi kanan taman. Dari sini ia bisa menatap dengan jelas aktifitas yang di lakukan Jeje dan putranya. Ezar pun mengambil ponselnya untuk menghubungi asisten pribadinya jika ia tidak kembali ke kantor.

Aku tunggu di apartemen.

Sebuah pesan yang dikirim Ezar kepada Jessica, ia pun menyematkan potret wajah bahagia Jessica yang baru saja di curinya. Ezar segera melajukan mobilnya keluar dari area Restoran ini.

Setelah menyelesaikan makan siang, Jerry mengajak Fano dan Jessica untuk segera kembali ke kantor, karena ada rapat penting yang harus ia hadiri setelah ini.

Senyum tipis terbit dari bibir merah Jessica tatkala ia membuka beberapa pesan yang masuk ke dalam ponselnya. Ia membaca semua pesan yang di kirim oleh Ezar. Ia pun bisa menangkap jika saat ini Ezar tengah merajuk kepadanya. Sebuah seringai terlukis di wajahnya.

"Hmmmm!!! bayi besarku sedang merajuk ternyata. Oke lah, setelah ini aku akan menemuimu." Gumam Jeje dalam hatinya. Sebuah rasa aneh tengah menyerang hatinya, Rasa yang tidak bisa di artikan olehnya.

_

_

Terima kasih sudah membaca karya ini, semoga suka ♥️😍

Hayo pada kepo kan apa yang sebenarnya di sembunyikan Jessica dari Fano? atau kepo tentang siapa Jerry?

_

_

🌷🌷🌷🌷🌷

1
Qaisaa Nazarudin
SEBENARNYA APA YG DI CARI JESSICA,HARTA? DIA PUNYA USAHA SENDIRI,,RANJANG?? DIA DI LABEL JERRY JANDA SUCI..TERUS APA?
Titik pujiningdyah: aiih nanti pasti ketemu di bab selanjutnya
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Tinggalin aja isteri kayak gitu,Gak hormat ma suami..
Qaisaa Nazarudin
Nah apalagi Jessi embat tuh lakik nya,songong banget, Isteri2 Egois kayak mereka harus di kasih pelajaran,Biar kapok..Lha aku dukung Pelakor sih 🤣🤣😜
Titik pujiningdyah: gpp kak sesekali dukung velakor
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Masih tertanya-tanya EMANGNYA APA HUBUNGAN JESSICA DENGAN JERRY??
Qaisaa Nazarudin
Gak ada kejelasan di bab satu,SIAPA YG MENGHAMILI JESSICA?? SUAPA JERRY?? APA HUBUNGAN JESSICA DAN JERRY??
Kok tiba-tiba Alurnya harus melompat ke 6 tahun kemudian??
Titik pujiningdyah: kalau dijelaskan semua di bab awal jadi tamat dong kak. pelan2 yuk, ada di bab selanjutnya
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Anaknya jerry? mommy Monik mommynya Jerry?
falea sezi
pelakor ne kasih karna donk
Ranny
jangan marah kalau suami mu selingkuh ya karena itu bukan salah pelakor tp itu akibat ketidakpedulian mu terhadap sang suami /Sleep/
Titik pujiningdyah: sok sok an gk butuh suami y kak
total 1 replies
Ranny
kok berubah jadi Jerry ya 🤭
Titik pujiningdyah: authornya oleng
total 1 replies
Ranny
aq masih penasaran kenapa ya sampai Jeje di sebut janda suci
Chandra Dollores
brukkkkk!!!! mendarat....
Mawar berduri
wowwww othor sepertinya sgt berpengalaman...mmg luar biasa bs dibayangkan🤭👌
Mawar berduri
mau donk...besar & panjang🤭👍
❄️ sin rui ❄️
anjirrrr udah di obok2 si ezar, baru deh jerry kebagian
❄️ sin rui ❄️
ya ampunn bu monik mertua idaman
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
lanjut
Restviani
stmj... omaygat...

lanjut othor
Restviani
nah loh jeje... mangkanya jan main api, nak...

maaf baru bisa mampir lagi...
nana laviestbelle
janda suci😘
falea sezi: suci apanya pelakor ttep pelakor busuk
total 1 replies
nana laviestbelle
baru nemu novel-nya mbak titik nih 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!