NovelToon NovelToon
BAGAI MUSAFIR

BAGAI MUSAFIR

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:72.5k
Nilai: 3
Nama Author: Gubahan Z

tak peduli seberapa jauh dirinya diasingkan, tak peduli seberapa hina dirinya dikucilkan. fasalnya keyakinan tetaplah sama nasywa. aku adalah aku...

teruslah melangkah kedepan, meskipun orang yang kau anggap sebagai kekasih hayalan telah selamanya menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gubahan Z, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perintah dari ayah kembali

Entahlah, dilain sisi yang bersamaan Zim sangat merasa nyaman dekat dengan perempuan yang ia anggap berbeda itu, terlebih dengan sikap Nasywa yang selalu sopan kepadanya yang tak memandang baik buruk pemuda itu meski tersohor sebagai seorang siswa pelanggar aturan.

Baginya, Nasywa seperti intan berlian ditengah-tengah luasnya gurun pasir, selalu berkilau dan bersinar lebih terang dibanding orang sebayanya, meski begitu ia juga tidak pernah menyombongkan diri, Nasywa menganggap semua orang sama sepertinya, bahkan ia juga tidak pernah ingin menjadi orang yang diistimewakan atau pun disanjung-sanjung secara berlebihan.

"Aku pergi ke kelas dulu!" kata Nasywa yang terdengar agak canggung, karena takut akan menyinggung perasaan lelaki yang berdiri didekatnya itu. Nasywa melangkahkan kakinya lemas menundukan kepalanya meninggalkan pria itu, Jujur saja hal itu lah yang membuatnya kesusahan saat berbicara kepada orang lain. Lantaran dirinya tidak pernah berbicara selain kepada orang tuanya sendiri.

Hingga semua itu berubah saat Nasywa bertemu dengan lelaki pelanggar aturan yang Nasywa anggap sangat berbeda dengan orang lain, meskipun Zim dikenal sebagai bocah sultan sang pelanggar aturan. Namun, tidak pernah menyulutkan perasaan Nasywa untuk merasa senang jika berada didekatnya, Lantaran Nasywa beranggapan bahwa dibalik keburukan yang dimiliki oleh pria itu, ternyata masih ada sisi baik yang membuat orang merasa nyaman karena ucapannya yang penuh dengan kesopanan dan selalu menghindari perdebatan.

"Silahkan!" lelaki pelanggar aturan itu terus memperhatikan setiap langkah demi langkah hingga akhirnya ia merasa sendirian lagi. Bisa dibilang pertemuannya itu selalu dalam waktu yang sangat singkat sekali, padahal masih banyak yang ingin ia ungkapkan selama dirinya jauh dan merasa ingin bertemu, namun saat sudah didekat orang yang ia sukainya itu, entah kenapa semuanya malah menghilang pupus begitu saja dalam pikiran. Sampai Zim memutuskan untuk memilih meneriaki perempuan itu yang sudah hampir sampai di depan pintu kelasnya, seraya ia pun berkata "Jangan lupa makan ya!" teriaknya dalam keheningan, sementara perempuan itu hanya menoleh kearahnya walaupun hanya sesaat sambil mengkerut kan keningnya, meski terdengar sangat aneh baginya. Namun ia tetap saja membalas balik ucapan bocah itu dari kejauhan.

"Terimakasih..." gumamnya.

.

.

.

.

.

.

Saat sekolah sudah dibubarkan, bocah itu melangkahkan kakinya pulang perlahan. Namun langkahnya tiba-tiba saja tertahan saat melihat mobil Mercedes Benz C-Class yang tak asing ia lihat, kini berhenti didepannya secara tiba-tiba. Lalu memperlihatkan seorang pria berkacamata hitam keluar dari mobil itu sesaat, yang membuat mata orang lain terpokus padanya hingga menjadi bahan perhatian dikala melihat ketampanannya.

Pria itu berdiri tepat berada didepan Zim, lalu membuka kaca matanya, maka tampaklah orang yang kini menjadi pusat perhatian itu, yakni Renji, salah seorang sepupu dekat bagi Zim sendiri.

"Mau apa lho kemari?"

"Ayah lho gak ngizinin Lo buat tinggal disini, karena itu gue sekarang mau jemput lo buat balik lagi ke rumah."

"Oh

Maaf, bilangin sama Ayah gue. Tolong liat gue sekarang!, gue bukan anak kecil lagi kan, dan lagi bilangin gue seneng kok tinggal disini."

"Kenapa? bukannya dulu lo sangat seneng kalo punya kehidupan yang serba mewah, bahkan lo juga di rumah gak perlu hidup susah kaya gini kali bro."

"Berisik Lo, cepetan pulang, gue gak peduli lagi sama ayah gue di rumah!" tegasnya, berusaha menghindari ajakan keponakannya itu.

"Lo yakin gak mau ikut gue, nanti ayah lho marah loh?" tanya keponakannya lagi.

"Bodo amat kali bro."

"Oke oke, gak usah ngegas kali, gue pulang ya..." Renji terciut seketika setelah mendengar penolakan dari bocah itu. Lalu mulai beranjak menyalakan mesin mobilnya kembali.

1
Sakura Chan
Assalamualaikum wr wb

Izin pm thor, mampir yuk ke ceritaku judul nya

Aku Tetap Cinta
Moh Rusno
lanjuuuuut
Qirana
Lanjut Lagi
💗💗💗💗💗🌷🌷🌷🌷
Qirana
Keren Thor 💕💕💕💕💕💕
Qirana
7in1
Semangat
💜💜💜💜💜💜
Dania
Hahaha, ngakak deh bang Ke
Dania
Author ga di gc lagi ya
Dirimu tak pernah nongol saat itu
Dania
Nyusul dukungan
dirimu kemana Thor
syafakhaira
ayolah lanjut, masa udah tamat sih 🤔 blm kan , maaf blm sempet baca
Muti☑️: Jangan lupa liat cerpen aku yang terakhir ya kak yang judulnya satu amin dua iman
total 1 replies
syafakhaira
udah tamat ya, aku blm sempet baca
Muti☑️: Jangan lupa liat cerpen aku yang terakhir ya kak yang judulnya satu amin dua iman
total 1 replies
RN
like harian datang lagi kk feedback totok pembangkit saling dukung
my angels🤟
ceritanya kayak anjing
my angels🤟
aq kangen bgt ma km bee
💫✰✭ᵀᵀ°𝓔𝓵𝓪 𝓐𝓻𓅓 𝓝𝓛✰✭🌹
aku mampir kk.... ceritanya bagus
pemimpi
Namanya kok gitu banget othor ...

Bank ke 🤣🤣🤣
Babyba
semangat kakkk
Andremardi
sangat mnyntuh..
nickname
like🔥✌️✌️✌️
αιиυи мαя∂ιαн
ceritanya bagus ba. tapi kenapa gak dilanjutkan seperti planning yang sempat aba bilang sebelumnya🤣🚴🚴
syafakhaira
jaharaaaa masa cwek itu beban 🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!