NovelToon NovelToon
Mahkota Bunga

Mahkota Bunga

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / Anak Yatim Piatu / Anak Genius / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:2.5M
Nilai: 5
Nama Author: CloverMint

Adira Angkasa Samudra, cucu dari sang Raja Properti-Adiyaksa Samudra.

Gadis jelita yang selamat dari kecelakaan maut yang membinasakan kedua orang tuanya saat ia masih berusia enam bulan.

Kyai Brama Erlangga, atau yang biasa dikenal sebagai Pertapa Tua, Pertapa Sakti, Pak Tua, Tabib. Seorang titisan dewa yang menjalani hukumannya di bumi selama tujuh ratus tahun lamanya.

Dengan bantuan dari Sang Pertapa Tua, Adira mejalani masa kecilnya di tengah hutan.

Hidup bersama seekor harimau besar dan seekor monyet nakal, membuat Adira kecil tumbuh menjadi gadis tangguh dan periang.

Tak bisa melawan takdir, tepat saat Adira berusia lima tahun, Sang Pertapa Tua harus kembali ke Nirwana, meninggalkan Adira.

Sebelum kepergiannya, Sang Pertapa Tua menitipkan Adira kepada Juki-seorang Supir yang menyebabkan kematian kedua orang tua Adira, sebagai bentuk penebusan dosanya kepada Keluarga Samudra.

Ikuti terus perjalanan Adira di novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CloverMint, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 12

"Dira, sarapannya sudah siap. Ayo kemari," panggil Juk dari arah ruang tamu.

Aira yang sudah lapar pun segera mendatangi Juki, dan duduk di sebelahnya.

Di depannya, sudah ada nasi, ayam goreng, dan sayur bayam. Adira tak melihat buah di atas meja.

"Paman, apakah ada makanan untuk Ayi?" tanyanya malu-malu.

"Ah.. Sebentar ya, Paman belikan dulu," ucap Juki segera berjalan keluar menuju pasar.

Setelah Juki meninggalkan Adira sendirian, Adira pun menikmati makanannya dengan lahap.

Selesai makan. Adira mencari tempat untuk membersihkan piring-piring bekas makan. Diputarinya rumah kecil itu, sampai ia memenukan sebuah ember kecil berisi air.

"Uu!! Uu!!" teriak Ayi saat Juki sudah pulang membawa sesisir pisang.

Ayi segera melompat ke Arah Juki dan mengambil satu buah pisang di tangan Juki.

"Paman," sapa Adira dengan sopan.

"Sudah selesai makan, Dira?" ucap Juki tersenyum lembut.

"Sudah, Paman. Terima kasih sarapannya. Oh iya, sungai di mana ya, Paman?" tanya Adira

"Eh, sungai letaknga jauh dari sini. Kamu mau ngapain di sungai?" tanya Juki bingung.

"Dira mau mandi, Paman," jawab Adira dengan polosnya.

"Oh... Kalau mandi, di kamar mandi. Ayo Paman tunjukkan," ucap Juki sambil berjalan mendahului Adira ke kamar mandi.

"Ini namanya bak mandi. Air di sini untuk kamu mandi. Yang ini namanya toilet, untuk kamu buang air kecil dan besar. Cara pakainya begini," ucap Juki sambil memberikan contoh kepada Dira.

"Sehabis pakai toilet, harus disiram sampai kotorannya hilang ya. Ini gayung untuk mengambil air dari dalam bak," ucap Juki menjelaskan dengan sabar.

Juki lalu menuju ke kamarnya, dan mengambil sebuah sikat gigi baru. "Lalu ini sabun, shampoo, sikat gigi dan odol. Sabun untuk membersihkan seluruh badan, shampoo untuk membersihkan rambut. Sikat gigi untuk membersihkan mulut, nanti Paman ajarkan cara pakainya ya" ucap Juki lagi.

"Tunggu sebentar ya," ucap Juki kembali ke kamarnya.

Juki yang membantu Adira merapikan pakaiannya tadi, baru sadar kalau Adira juga tak memiliki handuk. Ia segera mengambilkan handuk baru untuk Adira, lalu sekalian mengambil pakaian ganti untuk Adira.

"Nah, ini namanya handuk. Untuk mengeringkan badan setelah mandi, lalu baru pakai baju," ucap Juki.

Adira terkikik geli dalam hati. Biasanya, ia mengeringkan badan dengan ilmu memanggil anginnya. Tapi karena Adira sudah tidak tinggal di hutan lagi, mau tak mau ia menggunakan alat yang bernama handuk itu.

Juki pun segera menggantungkan handuk dan pakaian bersih milik Adira di belakang pintu, lalu Adira pun segera masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi.

Adira yang tak terbiasa menggunakan gayung, segera melompat ke dalam bak mandi dan berendam di dalam sana.

Ia menuangkan shampoo ke dalam air hingga penuh busa. Adira tertawa senang saat bermain dengan busa-busa tersebut.

Setelah puas bermain air. Adira pun mengeringkan tubuhnya dengan handuk yang diberikan oleh Juki, kemudian memakai pakaiannnya.

Selesai mandi, Adira segera menuju ke kamarnya diikuti oleh Ayi yang baru selesai makan.

Adira segera melompat ke atas kasurnya dengan riang, begitu pun Ayi. Empuk! ucapnya dalam hati, lalu tak lama ia pun tertidur.

###

Siang hari sepulang sekolah, Rendra yang hendak menggunakan kamar mandi terkejut saat melihat air kamar mandi begitu keruh.

"Paaak..." panggil Rendra dari dalam kamar mandi.

"Ada apa, Ndra? Jangan teriak-teriak nanti Dira bangun," ucap Juki segera menghampiri putranya.

"Kenapa air di bak mandi keruh begini, Pak?" tanya Rendra.

Juki pun segera masuk ke dalam kamar mandi dan memeriksa air di bak mandi.

"Oh.. Tadi Dira mandi. Mungkin karena dia terbiasa mandi di sungai. dia jadi nyebur ke dalam bak mandi," ucap Juki. "Sudah, ganti saja airnya. Bapak bantu."

Rendra hanya mengangguk sambil membantu Juki menguras bak. Memang Dira anak seperti apa.. Apa bedanya kalau tinggal di hutan..

###

Menjelang sore, Dira dan Ayi terbangun dari tidur mereka. Perlahan, Dira bangkit dari atas kasur lalu berjalan keluar kamar.

Ayi segera berlari menuju meja di ruang tamu, mengambil sebuah pisang lalu langsung melahapnya.

Adira yang mengikuti Ayi ikut duduk di sebelahnya sambil memperhatikan Ayi menikmati makanannya.

"Ayi.. Dira kangen Kakek dan Loreng.." ucapnya sambil bertopang dagu.

Ayi yang juga merasakan kesedihan Adira, segera mengupaskan sebuah pisang lalu memberikannya kepada Adira untuk menghiburnya.

"Apakah kamu yang namanya Dira?" ucap Rendra dari depan pintu kamarnya.

Adira yang kaget dengan kehadiran Rendra pun hanya terduduk diam tak menjawab. Rendra pun berinisiatif mengajaknya berbicara lagi.

"Aku Rendra, kamu bisa panggil aku Kak Ren," ucap Rendra mengulurkan tangannya

"Oh.. Kamu putranya Paman Juki.." ucap Adira tak membalas uluran tangan Rendra.

"Iya. Kamu lapar?" tanya Rendra yang melihat sebuah pisang di tangan Adira.

"Iya.. Di sini susah cari makan. Di rumah, kalau lapar tinggal petuk buah. Ada banyak sekali," ucap Adira dengan sedih.

"Ayo kita jajan bakso," ajak Rendra dengan senyuman lebar.

"Jajan bakso?" tanya Adira membelalakkan kedua matanya. "Apa itu?"

"Bakso itu makanan. Ayo!" ucap Rendra menarik tangan Adira.

Mereka bun berjalan menuju sebuah gerobak bakso yang sedang mangkal tak jauh dari rumahnya.

"Bang, bakso dua nggak pedes ya," ucap Rendra kepada abang penjual bakso.

Setelah pesanan mereka selesai dibuat. Rendra segera memberikan satu mangkuk bakso kepada Adira.

"Ini yang namanya bakso?" ucap Adira terheran melihat bola-bola berwarna abu-abu di hadapannya.

"Memang kamu belum pernah makan bakso?" tanya Rendra yang lebih heran.

"Di hutan tak ada bakso," jawab Adira sambil hendak memasukkan tangannya ke dalam mangkuk, mengambil bola-bola itu.

Rendra yang melihat itu langsung tersentak. "Jangan!" teriaknya sambil menahan tangan Adira.

"Makannya jangan pakai tangan.. Ini, pakai sendok ini," ucap Rendra segera memberikan sendok dan garpu kepada Adira.

Tak disangkanya bocah pendiam itu tiba-tiba mencelupkan tangannya ke dalam kuah bakso yang panas dan berencana untuk makan bakso menggunakan tangan.

"Ini, cara makannya begini. Dira perhatikan ya." Rendra akhirnya mengambil kembali mangkuk bakso milik Adira, memotongkan bakso-bakso itu, lalu ia menyuapi Adira.

"Enak!! Enak!!" ucap Adira dengan mata berbinar.

Tak disangkanya, bola jelek berwarna abu-abu itu rasanya enak sekali.

Rendra pun tersenyum melihat tingkah Adira. Ia lalu mengembalikan mangkuk bakso itu kepada Adira. "Sudah bisa makan sendiri kan?"

"Iya!" jawab Adira sambil menyendokkan sepotong bakso lagi ke dalam mulutnya.

Rendra pun ikut menikmati bakso miliknya.

Setelah mereka selesai makan, mereka pun kembali ke rumah.

"Kak, Paman ke mana?" tanya Adira sambil mengikuti Rendra.

"Bapak sedang bekerja. Kamu duduk sini dulu ya, Kakak mau mengerjakan PR," ucap Rendra sambil mengeluarkan buku-buku dan alat tulis dari dalam tasnya.

"Kak, memang sekolah itu enak?" tanya Adira yang selama ini khawatir karena ia harus bersekolah.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...HAI!! Terima kasih buat para pembaca yang sudah mendukung saya agar tetap semangat melanjutkan cerita ini setiap harinya!!...

...Agar saya tetap semangat update, dukung saya terus dengan memberikan LIKE, dan VOTE sebanyak-banyaknya ya!!...

...Jangan lupa tinggalkan bintang lima...

...(⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️)...

...dan klik FAVORIT agar tak ketinggalan episode selanjutnya ya!!...

...Terima kasih.❤...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
ceuceu
ikutan sedih/Cry/
ceuceu
part/Sob//Sob/
ceuceu
author novelnya keren"
nining laksono
ceritanya menarik
nining laksono
bagus ceritanya
Aghitsna Agis
thor kpn nih up lg mahkota bunganya ditunggu blm up aja
ララサティ
apa kabar author?,semenjak izin oprasi mata sampai skrng udh 3 thn gx ada kabar sama sekali, thor aku nungguin kelanjutan ceritanya loh, cepet kembali yahh semoga aja semuanya baik² aja
Aghitsna Agis
thor cerita mahkota bunga akan up lg nga kalau nga mau diskip mks
Aghitsna Agis
kapan dilanjut lagi thor dutunggu
Grace Laoly
CERITA YG SERU dan ga bertele-tele favorit banget
Wahidun Wahidun
Thor ini cerita udah tamat kah ga up2 Thor ceritanya bagus loh Thor,tinggal menuju dan mncri misi balas dendam orang tua adhira
Aghitsna Agis
thor udah kangen nii sama verita dira sama lorengnya kapan up lagi sebelum betul2 lupa isi cetitanya lanjut fong thor
Rona Dhiangsah
thor ceritanya kapan up lagi.
Retnoendang Tri
ayo PD komentar biar up
Aghitsna Agis
thor belum dilanjut lagi niii mahkota bunganya aku nunggu kelanjutannya
Aghitsna Agis
thor apa ini nga dilanjutin
Riani Simatupang
semoga cepat sembuh kak,,gx sabar nunggu kelanjutan nya😊😊😊
Mbah dun3
semoga lekas sembuh thor...
Maya Sofha
thor,,, knp blm ada kelanjutannya??? udah lama nie blm ada lagi,, d tunggu thor. jgn kelamaanlah hiatus nya kan jadi nanggung nie
Aghitsna Agis
thor gimana kelanjutannya dan kapan uo lg ini nuguin semoga thor matanya sudah pulih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!