Kisah petualangan seorang pemuda yang dipilih semesta untuk pergi bersama para roh pendampingnya ke dunia lain. Disana mereka akan membantu membereskan semua kekacauan yang di sebabkan oleh para pasukan Iblis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ya'purmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keseharian Menjadi Pemimpin Desa
Dipagi itu Ipul mulai terbangun dari tidur panjangnya malam itu, dan tidak ikut berpesta bersama yang lain. Namun terlihat di dekatnya sudah ada makan dan minuman yang tersedia untuknya di pagi itu.
Disitu juga telah duduk Bangkui dan istrinya Ishah yang menunggu tuannya bangun dan langsung mempersilahkan untuk tuannya makan.
Karna merasa sangat lapar, Ipul pun segera memakan semua makan yang ada di hadapannya sampai ia benar-benar kenyang.
Setelah selesai makan ia pun berbincang-bincang santai bersama dua roh yang sudah sedari tadi duduk menemaninya makan. Tak lama kemudian datang lah seorang gadis yang di cerita oleh
Bangkui kepadanya, gadis itu adalah sepupunya yang rela menjadi tumbal untuk ritual penguburannya.
Gadis itu pun masuk dan duduk di dekat abang dan kakak iparnya. Karna dia bisa melihat mereka berdua, ia dan pun tau cerita yang sebenarnya terjadi pada malam itu.
Mendengar Ipul sudah bangun, ia pun segera menemuinya untuk berterimakasih karna telah menyelamatkan dari ritual kemarin. Dan ia pun berjanji akan menjaga rahasia yang sudah di ketahui nya.
Setelah mengucapkan terimakasih, ia pun menyampaikan bahwa tetua adat menunggunya untuk pertemuan adat.
Mendengar perkataan dari gadis itu, Ipul pun terkejut karna ia sekarang bisa mengerti bahasa yang di ucapkan orang-orang yang ada disini. Dan ia pun bisa bicara menggunakan bahasa yang sama dengan mereka.
Setelah mendengar pesan dari gadis itu mereka pun segera pergi menuju tempat pertemuan yang sudah di adakan tetua adat.
Dengan berpura-pura menjadi Bangkui, Ipul pun ikut dalam pertemuan itu sampai selesai.
Setelah pertemuan itu bubar, Ipul meminta tetua adat untuk tetap disini dulu bersamanya, karna ada yang ingin ia ceritakan berdua saja.
Setelah yang tersisa di sana hanya mereka berdua, Ipul pun mulai bercerita tentang semuanya kepada tetua adat itu. Dan meminta untuk tidak menceritakan kepada siapa pun tentang kebenarannya ini.
Setelah tetua bersumpah dan berjanji, barulah tetua itu bisa melihat roh Bangkui dan istrinya yang sejak tadi duduk di sampingnya. Dan ia pun semakin percaya dengan cerita yang telah di jelaskan Ipul kepadanya.
Lalu pun Ipul meminta kepada tetua untuk mencarikan penggantinya memimpin desa ini, jikalau ia nanti tiba-tiba menghilang dari desa ini.
Hari-hari pun berlalu begitu cepat oleh Ipul di desa itu, banyak pengalaman dan ilmu yang di dapatnya sejak tinggal di desa itu sebagai pengganti Bangkui sementara.
Untuk menjadi seorang seperti Bangkui tidaklah mudah, secara sembunyi-sembunyi ia pun berlatih bertarung bersama Bangkui untuk menguasai kepandaian bertarung Bangkui yang tak terkalahkan di sana.
Semakin hari Ipul semakin mahir bela diri yang di ajarkan oleh Bangkui walau tidak sehebat Bangkui namun sudah dapat untuk bisa menghadapi musuh.
Setiap hari ia terus berlatih ilmu beladiri bersama Bangkui di sana. Dan ia pun sudah mulai mahir dalam menyerang dan menghindari semua serangan Bangkui. Ia pun selalu melatih fisiknya di tempat itu setiap hari. Dan sudah mulai terlihat hasil dari semua usahanya itu.
Walau pun setiap harinya ia selalu berlatih bersama Bangkui di sana, namun ia tidak pernah lupa akan tugas-tugas menjadi pemimpin desa sementara di desa itu. Semua tugas-tugasnya ia selesaikan dengan baik dan tepat tanpa ada satu pun yang ia tinggalkan.
Karna ia di bantu oleh Bangkui dan Istrinya, maka tugasnya memimpin desa jadi lebih mudah. Dan ia pun di kenal warga desa tersebut sebagai pemimpin yang cerdas dan bijaksana melebihi
Bangkui saat memimpin desa itu dulu.
Tanpa terasa Ipul sudah sebulan lamanya di desa itu, namun tak ada tanda jika ia bisa kembali ke rumahnya lagi. Ia hanya bisa menunggu App0 untuk bisa menghubunginya, karna semua usahanya untuk mencoba menghubungi App0 tidak pernah berhasil.
Setelah genap dua kali bulan purnama di desa itu, di saat Ipul tengah tertidur. Ia pun bermimpi melihat cahaya yang pernah menuntunnya di dalam ruang dimensi dulu.