NovelToon NovelToon
Mak Comblang Cilik

Mak Comblang Cilik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Anak Genius
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Keisya Mahardika hanya punya satu keinginan sederhana, yaitu memiliki seorang mama.

Sayangnya, ayahnya, Arya Mahardika, adalah CEO dingin yang lebih mencintai pekerjaannya daripada urusan hati. Sampai suatu hari Keisya bertemu Alya di kantor ayahnya, wanita baik hati yang langsung ia pilih menjadi calon mamanya.

Sejak saat itu, dimulailah berbagai misi rahasia sang mak comblang cilik untuk mendekatkan mereka berdua.

Di balik rencana-rencana kecil yang lucu dan menggemaskan, perlahan dua hati yang sama-sama terluka mulai saling menemukan.

Tapi apakah cinta bisa benar-benar tumbuh dari ulah seorang anak kecil?Atau justru sang mak comblang cilik harus menerima bahwa tidak semua keinginan bisa menjadi kenyataan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Keysa berdiri di depan cermin kamar mandi dengan wajah panik seperti mau kena razia. Kedua tangannya memegang kepala kecilnya yang sekarang dihiasi gumpalan slime hijau cerah yang lengket banget.

“Aduh Omaaa… ini gimana nih lambut Key? Kenapa bica kena clime cih?!” jerit Keysa dramatis, suaranya nyaring sampai ke ruang tamu. “Cebental lagi Key mau makan malam cama calon mama balu! Halus cantik kayak Plincess Ana, Oma! Kalau gini mah Key jadi Plincess Clime!”

Oma Margareth yang sudah capek setengah mati seharian mengurus cucunya ini langsung mendengus kesal. Dia duduk di kursi kecil sambil memegang botol baby oil.

“Makanya kalau main itu hati-hati, Key! Udah tau slime itu lengket dan bandel, malah ditaruh di rambut. Ini namanya cari penyakit sendiri,” omel Oma sambil menuangkan baby oil ke telapak tangannya dan mulai menggosok-gosok rambut Keysa dengan hati-hati.

Keysa manyun seketika, bibirnya maju sampai bisa muat dua sendok. “Jangan malah-malah dulu, Oma! Kita cali coluci dulu cekalang. Key nda calah kok… climenya yang nakal cendili yang naik ke lambut Key.”

Oma Margareth melirik cucunya dengan tatapan kesal "kamu ini bohong apa ngeles”. Tapi tetap sabar mengolesi rambut yang sudah lengket campur aduk itu. Bau baby oil langsung memenuhi kamar mandi.

Setelah beberapa menit menggosok dan menyisir, slime-nya malah semakin menyebar seperti tentara yang mendapat bala bantuan. Oma akhirnya menghela napas panjang dan mengucapkan solusi paling ampuh menurut versi nenek-nenek:

“Gampang solusinya. Tinggal dipotong saja rambutnya biar hilang slimenya sekalian. Biar cepat rapi.”

“No No Nooo ya Omaaa!!!” Keysa langsung pekik panik. 

Matanya membulat besar, tangannya langsung memeluk kepalanya erat-erat seolah rambutnya akan hilang saat itu juga.

“Jangan potong! Key mau panjang kayak Plincess Ana! Kalau dipotong nanti calon mama balu Papa nda cuka cama Key! Key jelek nanti, Omaaa… hiks!”

Keysa mulai beraksi ala drama Korea, matanya berkaca-kaca, suara bergetar, dan kaki kecilnya di hentak-hentakan ke lantai. 

Oma Margareth yang sudah hampir putus asa hanya bisa geleng-geleng kepala sambil menahan tawa.“Ya ampun, cucu Oma ini baru juga dikasih tahu potong rambut langsung nangis segala.” gumam Oma sambil terus berusaha membersihkan slime yang bandel itu.

Keysa mengintip dari celah jari tangannya, masih curiga. “Benelan nda dipotong, Oma? Janji ya… Key janji becok-becok nda main clime lagi di deket lambut.”

Oma Margareth tersenyum tipis, “Iya-iya, nggak dipotong. Tapi kalau slime-nya nggak mau pergi juga, besok kita ke salon ya. Sekarang Oma lanjut bersihin dulu. Kamu diam dan jangan gerak-gerak kayak cacing.”

Meski begitu, Keysa masih sesekali merengek kecil, “Cepetan Oma… Papa sama calon mama balu cebental lagi jemput".

Ruangan kecil itu pun kembali dipenuhi suara ocehan Oma yang gemas dan rengekan Keysa yang lucu, menciptakan kekacauan kecil yang manis menjelang acara makan malam spesial keluarga.

Setelah berbagai cara yang sudah di lakukan, akhirnya slime yang menempel di rambut Keysa hilang juga. Gadis itu tersenyum lega, karena akhirnya rambutnya yang panjang tidak perlu di potong untuk menghilangkaj slime nya.

"Akhilna hilang juga. Telima kacih oma, oma memang pintal" ucapnya dan mengecup pipi omanya sebagai tanda terima kasih.

Oma Margaret mencubit pipi cucunya gemas. Dia membersihkan tubuh Keysa, dan mendandaninya seperti princess.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sepanjang perjalanan, suasana di dalam mobil mewah Arya terasa hening luar biasa. Arya duduk di bangku belakang bersebelahan dengan Alya, keduanya tegak seperti patung di museum. Tony yang mengemudi di depan sesekali melirik ke kaca spion, tapi langsung pura-pura fokus ke jalan lagi.

Arya sesekali melirik Alya dari samping. Wanita itu tampak cantik dengan gaun sederhananya, rambut tergerai, dan sedikit make-up yang membuat wajahnya semakin fresh. Tapi Arya malah bingung sendiri. Tidak tahu harus ngomong apa ya? 

Jadi dia memilih diam, tangannya sesekali mengepal di pangkuan karena gugup yang dia sendiri tidak mau mengakuinya.

Alya juga diam seribu bahasa. Dia duduk dengan tangan memegang tas di pangkuannya, mata sesekali melirik ke arah Arya lalu cepat-cepat membuang pandangan ke jendela.  Dalam hati dia berpikir, Ternyata tidak ada bedanya sama di kantor. Sama-sama irit bicara. Sekarang malah kayak orang bisu. Sesekali Alya menggigit bibir bawahnya pelan, berusaha mencari topik yang aman, tapi otaknya mendadak kosong.

Heningnya mobil ini sungguh awkward level dewa. Hanya ada suara mesin mobil yang halus dan sesekali suara klakson yang terdengar. 

"Khemm"

Arya berdehem kecil dua kali, seolah mau memulai pembicaraan, tapi akhirnya hanya berkata dalam hati, Ah sudahlah, nanti saja di restoran.

Alya pun melirik Arya lagi. Pipinya kembali memerah karena malu. Dia cepat-cepat mengalihkan pandangan ke luar jalan, pura-pura menikmati pemandangan malam kota yang sebenarnya biasa saja.

Tony di depan sudah tidak tahan. Dalam hati dia ingin tertawa tapi menahan diri. Ini bos dan karyawannya atau pasangan ABG yang baru pertama kencan? pikirnya sambil menggeleng kecil. Dia sengaja memutar musik pelan di radio, berharap suasana agak cair, tapi tetap saja tidak ada yang berani membuka mulut.

Arya akhirnya memberanikan diri melirik Alya lebih lama. “kenapa diam aja” tanyanya tiba-tiba dengan suara agak serak, memecah keheningan yang sudah mencekam.

Alya tersentak kecil, lalu mengangguk cepat. “Saya tidak tahu harus bicara apa, tuan”

Setelah itu… kembali hening. Tony hanya bisa tersenyum simpul melihat keduanya.

"Tuan, kita langsung ke restoran dulu atau jemput nona Keysa terlebih dahulu?" Tanya Tony membuka obrolan.

Arya tidak langsung menjawab, dia melihat jam tangan yang melingkar di tangan kanannya dan memperhatikan jalanan yang tampak ramai. Akan memakan waktu jika harus ke rumah dulu menjemput putrinya.

"Langsung ke restoran aja, biar nanti Keysa di antar sopirnya" jawab Arya.

Tony mengangguk setuju. Tapi tidak dengan Alya, dia merasa khawatir mendengar gadis kecil itu hanya berdua dengan sopirnya, apalagi di malam hari seperti ini.

"Apa tidak bahaya?" Tanya Alya memberanikan diri.

Arya menoleh ke samping. "Tidak sama sekali. Sopir Keysa merupakan salah satu sopir kepercayaan di keluarga kami" ucap Arya.

"Tapi tetap saja, sangat mengkhawatirkan. Bisa saja dia menjadi penghianat, dan mencelakai Keysa" ucap Alya tidak puas dengan jawaban Arya.

Arya terkekeh, dia merasa lucu dengan ucapan Alya. Tapi dia merasa senang karena itu artinya Alya sangat peduli dengan putrinya.

"Yakinlah, semua akan baik-baik saja. Dia tidak akan berani macam-macam dengan Keysa" ucap Arya meyakinkan Alya.

1
Ariany Sudjana
coba untuk jujur Alya, Arya itu ingin tahu apa kamu pantas untuk jadi ibu sambung Keysa
Ipunk Hantu
lanjut KK thorrr
Ariany Sudjana
nanti kalau Keysa pindah sekolah, berarti Zara juga pindah yah? supaya bisa tetap bersahabat baik
Ariany Sudjana
dasar orang tua yang ga tahu diri, sudah tahu anaknya salah, masih juga dibela... ternyata Arya donatur sekolah, sudahlah pindahkan saja Keysa ke sekolah lain
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: betul klo masih dilanjutkan mentalnya akan berpengaruh
total 1 replies
Eliermswati
cpt sembh y ank cantik biar bs comblangin papa Arya lg😍smngt thor up nya
Indriani Kartini
mau donk pa arya🤭
Chi Hoong Yap
wah, Alya terima saja Arya.Arya juga tak kisah Alya janda.yang penting rahasia keysa tertutup tunggu keysa besar baru di beritahu.😍😍
Ivone
iklan nya banyaaak banget jarang up date
Iffanaya 😽
kok bisa guru nya pergi gtu aja gk ada minta maaf sama sekali ke pihak keluarga 😱 sekolah nya emang gk beres
Ariany Sudjana
ternyata keponakan Arya, masih dekat hubungannya berarti, dan sekolah harus dituntut, karena membiarkan perundungan terjadi dan tidak memberi tahu ke orang tua, ketika anak korban perundungan mengalami kecelakaan
Ariany Sudjana
ini sekolah bisa dituntut, murid kecelakaan kok tidak memberi tahu orang tuanya
Chi Hoong Yap
pasti Alya donor darah, mungkin keysa anak kakak Arya
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: kemungkinan begitu dan darah Alya cocok sama Keysa pihak sekolah harusnya menghubungi Arya mau bagaimanapun keadaan nya jangan anggap remeh luka anak kecil
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
eh kira² sapa td yg donorin darah buat keysa 🤔
Iffanaya 😽
next kk 🙌
Indriani Kartini
baru sadar pa Arya klau punya karyawan yg cantik dan bwt deg2an, knapa beru sekarang pa🤭🤭🤭
merry yuliana
💪💪💪🙏
merry yuliana
nah loh ayo tebak2an alya jawab apa 🤭....kasian keysa rindu kasih sayang seorang mama semoga kak thor cantik melancarkan jalan akya cepat jadi istri arya dan mama keysa😍💪💪💪🙏
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
jawab aja Alya kalo mau jadi Mamanya Key asal Papa Key juga setuju klo Aunty Alya jadi istrinya Papa otomatis jadi Mamanya Key🥳
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
next kk 💪💪
merry yuliana
lanjut kak🙏💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!