"Lepaskan tanganmu, jangan sampai tangan lunakmu ini sedikit saja menyentuh tubuhnya atau sampai menyakitinya!" ucap seorang pria menepis tangan penjaga dengan tatapan tajam dan dingin.
Pria itu langsung menarik Sera dan memeluk tubuhnya menatap lembut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunshine_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Next👇.
Menempuh perjalanan hampir 2 jam, Altas pun tiba di sebuah tempat sepi dan tak ada rumah-rumah lain di sekelilingnya, hanya 1 tempat luas dengan nuansa gelap dan misterius (salah satu tempat bisnis gelap Altas dijalankan).
Lirih Sera bertanya pada Altas kemana ia membawanya, "Tempat apa ini?" menoleh sekeliling.
Saat gerbang di buka, Sera di buat terkejut dengan keberadaan orang-orang yang cukup banyak di tempat itu, yang mana hampir tiap sudut tempat itu dijaga oleh penjaga yang gagah, bertubuh besar tegap, dengan pakaian rapi hitamnya.
Kedatangan Altas begitu disegani dan membuat para penjaga itu menyampaikan dan menundukkan pandangannya.
"Selamat datang, Tuan."
Altas pun masuk ke tempat itu sembari menggandeng tangan Sera dan salah seorang laki-laki datang menghampiri Altas dengan nada gugup dan tergesa seolah ada sesuatu hal yang terjadi.
"Gawat, Kak!" berbisik lirih.
Henti langkah Altas dengan tatapan tajam, menatap lelaki itu bertanya apa yang ia katakan.
"Jangan disini" lanjut Altas.
Tibalah mereka ke suatu ruang rahasia, salah satu ruang untuk menjalankan bisnis gelap mereka. Sebuah ruang kerja modern dengan teknologi tinggi yang terorganisir, tempat kerja kolaboratif yang dilengkapi dengan infrastruktur teknologi tingkat lanjut.
Ruangan ini dirancang untuk pengembangan keamanan siber, pengujian penetrasi (penetration testing), dan riset kerentanan sistem oleh para profesional. Dengan mengandalkan elemen Setup Multi-Monitor menggunakan 4 monitor beresolusi tinggi untuk memantau berbagai jendela kerja secara bersamaan (seperti kode, terminal baris perintah, jaringan, dokumentasi) dan perangkat keras bertenaga.
Melihat ruangan itu, Sera pun langsung paham, manalagi ia tahu jika Altas adalah seorang mafia. Sera pun tahu jika ruangan itu digunakan untuk menjalankan bisnis gelapnya (salah satunya sebagai seorang peretas) yang mengambil berbagai data perusahaan baik kecil maupun besar.
Sebelum melanjutkan percakapan, laki-laki itu melihat ke arah Sera. Tatapannya mengatakan apakah aman jika ia berbicara dengan adanya orang lain di tempat itu. Paham arti tatapan si laki-laki, Altas pun menjelaskan dan memperkenalkan Sera sebagai istrinya, dan dengan lantang ia memastikan kalau Sera akan menjaga semua rahasianya.
"Dia istri saya, Seraphina Lycan G Tanica."
Laki-laki itu pun langsung meminta maaf karena niatnya hanya ingin menjaga dan memastikan keamanan bisnis.
"Tidak apa-apa, dia istri saya. Saya membawa istri saya ini karena untuk hal-hal seperti ini sudah seharusnya ia mengetahuinya."
(Note: Laki-laki itu bernama Antonelli Corleo, ialah satu-satunya orang kepercayaan Altas. Yang mana ia adalah teman masa kecil Altas (atau lebih tepatnya mereka bertemu saat mereka dijual pada sindikat anak kala itu. Corleo begitu menghormati Altas, karenanya ia berhasil kabur dan keluar dari ketakutan-ketakutan masalalunya. Corleo menganggap Altas sebagai kakaknya sendiri dan mengikuti semua perintah kakaknya. Altas begitu percaya pada Corleo, terutama untuk menjaga bisnis peretasan itu).
Corleo pun menunjukkan sembari membuka perangkat di komputer kalau ada peretas lain yang berhasil masuk dan menyerang balik mereka, bahkan alarm keamanan yang mereka buat tidak menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan.
"Kakak datang di waktu yang tepat. Saya tahu setelah saya membuka dan melihat langsung di perangkat. Sepertinya, peretas ini menggunakan perangkat pemancar frekuensi untuk memblokir sinyal antara sensor (pintu/jendela) dan pusat kontrol alarm. Akibatnya, sistem tidak mendeteksi adanya pembobolan."
Dengan teliti Altas melihat aktivitas itu di komputer, lirihnya berbicara bagaimana mungkin hal itu terjadi karena menurutnya ia sudah mengunci semua sistem dan perangkat yang terhubung serta memberikan keamanan di semua sistem itu.
"Jika bukan orang dari dalam, tidak mungkin ada yang bisa masuk!"
Kerut alis Corleo bertanya pada Altas siapa yang sudah masuk dan berani melakukan peretasan pada sistem dan data itu.
"Aku sudah memblokirnya. Jika tidak, mungkin dia sudah berhasil mengambil dokumen penting serta aset kita kk. Kita perlu meningkatkan keamanan, aku yakin orang-orang itu tidak akan berhenti disini. Bahkan mungkin, dia bisa tahu dan mencoba masuk ke lingkungan ini."
"Ya, kamu benar. Kita harus cari tahu siapa dia, karena sebelumnya semua aman dan tidak ada yang berani melakukan ini. Sepertinya, mereka ingin bermain-main" ucap santai Altas.
...