NovelToon NovelToon
KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:272
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Namaku Arsyila Nadira
Keluarga ku masih utuh Namun retak.

Di rumah ini aku punya dua nama,
"beban keluarga"saat piring pecah karena Ayah melemparnya ke Ibu.
Dan "tidak ada"saat mereka berdua lupa, aku masih duduk di meja makan saat mereka bertengkar.

Ibuku yang punya banyak hutang membuat amarah ayah melonjak setiap hari.

Aku terpaksa terjun sebagai 'wanita malam '
untuk merubah ekonomi keluarga ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

Melly sudah merencanakan sesuatu, diam-diam ia menemui Rizki—teman kerja Arsyila yang menyimpan rasa pada Arsyila.Melly mengajak Rizki bekerja sama untuk menghancurkan Arsyila.

"tolong bantu aku please !"Melly memohon pada Rizki selepas apotik tempatnya bekerja tutup dan dirinya tengah mengambil motor untuk pulang.

"kamu siapa ? bahkan aku belum mengenal kamu sebelumnya,"Tanya Rizki dengan orang asing di hadapannya.

"aku Melly... Kamu suka dengan Syila kan ? Aku mau mengajakmu bekerja sama karena Syila telah merebut pria pujaan hati ku,"ujar Melly dengan suara lantang.

Melly mengeluarkan segepok uang yang membuat mata Rizki menjadi terbelalak melihat uang itu,siapa yang tidak mau di beri uang sebanyak itu hanya dengan melakukan hal yang mudah.

"oke aku setuju ! Apa mau mu ?"Sambil merebut uang yang Melly pegang.

"sudah kuduga... semua pasti akan luluh dengan uang,"gumam Melly dalam hati.

Melly membisikkan sesuatu rencana di telinga Rizki.Rencana jahat yang akan mereka akan lakukan malam ini,Rizki tidak peduli lagi pada Arsyila... Namun mendengar Arsyila bersama pria lain bernama Rey.Rizki sangat cemburu dan akan membalaskan dendam nya dan juga menjalankan perintah dari Melly.

...

pukul sembilan malam.

Suasana jalanan sudah lumayan sepi,apalagi di kawasan rumah elit.Semua orang sudah berada di dalam rumahnya masing-masing.

Arsyila pulang sendiri,kebetulan Rey sedang sibuk meeting di kantor.Tak ada waktu untuk mengantar Arsyila pulang.Namun Arsyila tak mempermasalahkan hal itu,baginya mendapat pekerjaan di rumah Rey sudah lebih dari cukup.

Arsyila berjalan sebentar keluar dari kawasan rumah elit menuju depan pos portal penjaga untuk duduk sebentar memesan ojek online.

Rizki dan Melly sudah mengintai dari tadi rupanya.Melly mencegat supir ojek yang akan di naiki oleh Arsyila.

"mas berhenti stop !"Melly menghadang pengemudi ojek online yang Arsyila pesan.

"duh kenapa kak... Saya gak ada waktu ! Saya harus menemui pelanggan yang udah order saya di depan sana,"sambil menunjuk ke arah Arsyila duduk.

Melly mengeluarkan sejumlah uang yang membuat pengemudi ojek online tergiur.

"saya sewa dulu motor ini.Tinggalkan alamat bapak dan besok saya akan mengembalikan nya,Saya janji !"Melly memohon pada pengemudi ojek itu.

Bagaimana pengemudi itu tidak tergiur dengan jumlah uang yang Melly berikan.Bahkan belum tentu dia mendapatkan uang dalam jumlah yang banyak seperti itu dalam waktu sehari,apalagi pengemudi ojek itu sedang membutuhkan uang untuk kebutuhan sekolah anaknya.

Pengemudi itu kemudian menyerahkan motornya pada Melly,kemudian pergi meninggalkan tempat itu.Dan Rizki yang mengambil alih pengemudi sambil mengenakan seragam ojek online dan masker lengkap memakai helm agar penyamaran nya tidak ketahuan oleh Arsyila.

"kamu giring Arsyila ke alamat yang aku berikan ! Aku akan menunggu di sana,"ujar Melly kemudian pergi meninggalkan Rizki dan menaiki mobil Innova miliknya.

Entah perasaan Arsyila yang dari tadi gelisah,padahal ia sedang tidak sakit.Namun seketika perasaan nya menjadi tidak enak dan risau yang sekarang ia rasakan.

"ada apa ini ?"Ucap Arsyila pada dirinya sendiri yang tengah memegang denyut jantungnya yang mendadak berdetak kencang.

"nah itu ojek online yang aku pesan sudah datang,"Arsyila beranjak dari tempat duduknya.

Semua berjalan normal,sampai satu kilometer sebelum gang rumah Arsyila.Motor sang pengemudi ojek online malah menuju ke arah yang salah.

"pak salah jalan pak !"Teriak Arsyila dengan sangat kencang.

"pak berhenti... Gang nya di sebelah sana !"Teriak Arsyila lagi.Namun pengemudi tidak menghiraukan nya.

Arsyila panik,ia tau ada yang salah dengan pengemudi itu.Ingin rasanya melompat dari atas motor,tapi pengemudi melaju sangat kencang.Membuatnya takut dan khawatir.

Motor pengemudi ojek online melintasi area gang sepi dan berhenti di sebuah gudang kosong bekas rumah yang sudah lama tidak dihuni.

"loh kok berhenti disini... Kamu mau culik saya !"Arsyila berusaha kabur tapi Rizki dengan cepat menarik tangan nya dan membawanya masuk ke dalam gudang itu.

Alangkah terkejutnya Arsyila mendapati Melly dengan dua orang laki-laki berada di dalam gudang kosong itu.

"Melly—,"Arsyila tak percaya kalau teman baiknya tega melakukan ini semua.

Rizki tega sekali mengunci pintu gudang itu dan meninggalkan Arsyila di dalam bersama dua orang laki-laki suruhan Melly yang akan berbuat semena-mena pada Arsyila.

Brug... Brug... Brug... "Tolong ! Siapapun tolong !"Teriak Arsyila sekuat tenaga sambil mencoba membuka pintu namun hanya sia-sia.

"ikat dia !"Perintah Melly pada dua orang laki-laki suruhan nya.

"Mel- kenapa kamu tega melakukan ini padaku ?"Tanya Arsyila sambil menangis.

"aku tidak peduli ! Ini akibatnya kalau kamu merebut Rey dariku,"Teriak Melly sambil memegang kedua pipi Arsyila dengan erat.

"Tapi Rey bilang... Dia single dan aku cuman bekerja untuknya Mel,"Arsyila mencoba memberi penjelasan.

Melly tak peduli,ia sudah puas menyekap Arsyila bersama dua laki-laki suruhan nya malam itu.Melly pun pergi meninggalkan Arsyila di dalam bersama dua orang laki-laki suruhan nya.

"Mel tolong jangan lakukan ini !"Teriak Arsyila sekuat tenaga namun Melly malah tak mempedulikan nya.

"Selamat bersenang-senang!"Ucap Melly sambil tertawa puas.

Malam itu menjadi malam yang paling buruk bagi Arsyila.Teman baik nya tega mengunci nya di gudang bersama dua orang laki-laki yang lagaknya seperti preman.Laki-laki bertato yang membuat Arsyila ketakutan.

"Jangan khawatir adik manis.Malam ini om jamin kamu akan puas ! Ha-ha-ha,"Teriak salah satu pria bejat itu tanpa rasa bersalah.

Arsyila mencoba memberontak,namun ikatan di tangan dan kakinya sangat kuat.Ia mencoba berteriak sekuat tenaga tapi hanya sia-sia saja.

Arsyila menangis.Tak mungkin ia harus kehilangan keperawanannya pada dua orang bejat ini.Arsyila sangat kecewa dan marah pada Melly,malam itu hidupnya telah hancur di buatnya.

Ikatan kaki Arsyila di lepas dan di pegangnya naik ke atas dengan sangat kuat.Arsyila tak bisa melawan karena kedua tangannya telah di ikat.Jiji sekali Arsyila melihat wajah dua preman yang puas menyetubuhi nya.Padahal Arsyila sangat jiji melihat wajah dua preman itu.

"Cuihhh...,"Arsyila meludahi wajah salah satu preman yang sedang menikmati permainan tubuhnya.

Dua preman bejat itu malah menampar wajah Arsyila dan menjambak rambutnya.Hingga mereka benar-benar puas memperlakukan Arsyila layaknya boneka mainan nya,baru mereka melepaskan ikatan tangan Arsyila yang terbujur lemas tak berdaya tanpa sehelai pakaian di tubuhnya.

"Ku tandai wajah kalian ! Suatu saat nanti aku akan balas dendam !"Teriak Arsyila yang suaranya nyaris tak terdengar.

Sambil merangkak lemas,Arsyila mengambil satu persatu pakaian nya dan memakainya.Lalu dengan kondisi rambut yang acak-acakan dia berjalan melamun menyusuri gelapnya malam sebagai orang paling hancur malam itu.

Arsyila menangis sambil berjalan.Ia menjadi pusat perhatian orang-orang yang lalu lalang di jalanan.Namun orang-orang mengira dirinya adalah orang gila.

Sesampainya di rumah,ibunya mendapati rambut Arsyila yang acak-acakan sambil menangis sesenggukan.Namun ibu hanya melirik sambil melangkah menuju kamarnya.

"memang sial nasibku ini.Hidupku hancur tapi ibuku bahkan tidak peduli sama sekali,"Arsyila menangis tersedu-sedu di kamar mandi.

Meratapi dirinya yang sudah tidak berharga lagi.Keperawanan nya telah di renggut oleh pria bejat suruhan Melly.

Apa yang harus ia katakan pada Rey besok.Tak mungkin ia berangkat besok pagi karena kondisi nya yang sedang hancur berkeping-keping.

Padahal ia baru saja memulai bekerja di rumah Rey.Arsyila terus meratapi nasibnya malam itu,ia memukul-mukul kepalanya sendiri dan merasa sangat frustasi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!