NovelToon NovelToon
RAHIM BAYARAN EMMA TAYLOR

RAHIM BAYARAN EMMA TAYLOR

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak
Popularitas:22.5k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Emma Taylor terpaksa harus melunasi hutang pamannya kepada seorang pria asing kaya raya yang tinggal di rumah besar Anggrek Residen.

Jatuh tempo pembayaran sudah sangat dekat bagi paman Broeri untuk membayar hutang tersebut namun dia tidak mempunyai uang sepeser pun saat dia ditagih oleh pria asing kaya raya itu yang bernama Noah Jones.

Terpaksa Emma yang harus menanggung hutang tersebut kepada Noah Jones pemilik rumah Anggrek Residen.

Karena Emma Taylor juga tidak mempunyai uang buat melunasi hutang paman Broeri maka dia dipaksa membayar dengan rahimnya.

Bagaimana nasib Emma Taylor selanjutnya, sanggupkah dia melunasi hutang milik paman Broeri Goldman atau dia memilih melarikan diri.

Mari kita simak kelanjutan kisah ini dalam novel berjudul Rahim Bayaran Milik Emma.

Salam buat semua pemirsa 🎂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Adegan Panas Terjeda Lagi

Tubuh Emma terhempas kasar ke atas tempat tidur.

Noah Jones berdiri memandanginya dari tempatnya sembari berkata dingin.

"Cukup sandiwaramu itu, Emma !" ucapnya.

Emma tersenyum lalu tertawa pendek.

"Bukankah sandiwara ini terasa nikmat kita mainkan sebelum kau membuahi rahimku." ucapnya sinis.

Noah Jones melempar muka ke arah lain, menarik nafas seraya menatap kembali.

"Aku tidak tahu jika anggur merah akan memabukkan kita berdua, dan apa yang kita lakukan tadi keliru." ucap Noah.

"Tidak ada kekeliruan tadi, Tuan. Bukannya kita telah sepakati perjanjian itu. Untuk apalagi menunda-nunda waktu kita. Lakukan saja sekarang maka tugas ku selesai." kata Emma.

"Kenapa kau begitu memaksa, Emma ?" tanya Noah.

"Aku hanya mencoba profesional, Tuan." sahut Emma. "Ini pekerjaan pertamaku di rumah ini."

Emma menurunkan gaunnya, ia perlihatkan bagian atas tubuhnya pada Noah Jones, sambil tersenyum tipis.

"Tidakkah aku sangat menggodamu, Tuan Noah ?" ucapnya melirik genit.

Emma semakin berani, ia tanggalkan seluruh gaun Drioviera-nya cepat lalu berbaring menggoda di ranjang tidurnya.

Tatapannya lembut, senyum manisnya mengembang manja seakan ia hendak menarik perhatian.

Terdengar suaranya yang mendayu-dayu.

"Ayolah, kita bermain sekarang, Tuan !"

Noah Jones tercekat beku, namun tatapannya terus mengikuti gerak-gerik tubuh Emma Taylor setiap perempuan itu bergerak.

Ia menelan salivanya pelan, bibirnya kering dan tubuhnya berguncang.

"Jangan kau ragu-ragu, aku menunggumu, Noah Jones !" Kembali terdengar suara Emma merayu.

Noah Jones terkesiap kaku, dadanya sembilu perih menahan godaan Emma.

Ia lepaskan kancing pertamanya seraya menurunkan dasinya, suaranya parau tertahan saat ia membuka mulutnya.

"Emma... Dengarkan aku..."

"Yah..." sahut Emma sembari menatap tajam.

"Kau pasti mabuk anggur merah tadi. Dan pikiranmu tidak jernih sekarang ini. Kita tidak bisa melakukan perkawinan itu saat ini dalam keadaan mabuk..." ucap Noah gugup.

"Memangnya kenapa kita tidak bisa berhubungan intim sekarang ini, aku tidak mabuk dan melakukan semua ini sadar, Tuan Jones." sahut Emma.

"Benarkah itu ?" ucap Noah Jones tegang.

"Apa aku perlu buktikan itu padamu ?" ucap Emma.

"Lakukan saja !" kata Noah Jones dingin.

"Benarkah kau menginginkannya, Tuan Jones..." sahut Emma sembari tersenyum menggoda.

"Lakukanlah..." ucap Noah Jones merendahkan suaranya.

"Ummm..." gumam Emma.

Emma menjulurkan kakinya ke arah paha Noah Jones, ia gesekkan pelan lalu menggerakkan kakinya naik perlahan-lahan.

Ia tertawa pelan, merasa senang dengan permainan yang ia lakukan pada Noah Jones.

Melihat Noah Jones diam saja, membuat Emma semakin bersemangat menggodanya, dan ia bertambah berani bertindak.

Mendadak saja tubuh Noah Jones menegang kuat, rahangnya keras, dan ia menggertakkan giginya.

"Apa kau yakin sekarang, Tuan Jones ?" goda Emma tanpa malu-malu.

"Yakin... ?!" sahut Noah Jones.

"Apa kau masih ragu-ragu sekarang ?" tanya Emma.

"Tidak..." sahut Noah Jones menggeleng pelan. Ia biarkan kaki Emma bermain-main di tubuhnya.

Emma semakin berani, ia tekan tubuh Noah Jones dengan ujung kakinya hingga pria itu menahan tubuhnya supaya tidak bergerak mundur.

"Jangan tahan dirimu, Tuan Jones !" ucap Emma dengan senyumannya.

"Aku tidak menahannya." sahut Noah Jones dengan mata terpejam.

"Benarkah itu ?" tanya Emma sembari menaikkan alisnya. Lalu tertawa pendek.

"Yah, Emma Taylor." sahut Noah Jones bergidik kuat. Keringat dingin mulai merambati keningnya sedangkan badannya yang tegap gemetar pelan.

"Yakinlah aku..." kata Emma.

Noah Jones membuka kelopak matanya, menatap tajam ke arah Emma yang berbaring menghadap lurus kepadanya.

Tampak Emma tersenyum nakal sembari memain-mainkan ujung kakinya di atas tubuh Noah Jones, ia menyeringai lalu tertawa pelan.

"Ternyata kau takut wanita, Tuan Jones." kata Emma.

"Takut ?" ucap Noah Jones.

"Yah..., Tuan Jones. Kau hanya takut memulainya, kau ragu-ragu melakukannya denganku kan..." kata Emma.

"Untuk apa aku takut, Emma ?" kata Noah Jones yang memperlihatkan rahang tegasnya.

"Ya... Ya... Ya... Aku merasakan ketegangan pada dirimu, Tuan Jones. Apakah aku kurang menarik di matamu untuk bercinta denganmu ?" serang Emma.

Emma menurunkan perlahan-lahan satu tali Bra miliknya, kedua matanya mengerling manja.

"Tidakkah kau ingin merasakannya rasa kenyal buah kembarku ini sekali lagi, Tuan Jones ?"

"Emma..." bisik Noah Jones masih berdiri di tempatnya, dingin.

"Ayolah, Tuan Jones. Bukankah kau sudah pernah melihatnya. Rasakanlah sekali lagi buah ranumku ini." ucap Emma.

Emma semakin berani menggoda Noah Jones, ia busungkan bukit kembarnya tanpa penutup Bra ke arah pria itu.

Ia goyang-goyangkan buah dadanya pada Noah Jones lalu tertawa manja.

"Kemarilah, Tuan Jones... !" ajaknya menggoda.

"Emma..." gumam Noah Jones mulai meleleh.

"TAP !" Noah Jones menangkap pergelangan kaki Emma yang bermain-main di tubuhnya, kali ini ia tidak lagi membiarkan perempuan itu mempermainkannya.

Dengan cepatnya, Noah Jones melepaskan setelan jas lengkapnya lalu merangsek kasar ke arah Emma Taylor hingga perempuan itu menjerit kecil.

"Jangan buru-buru, Tuan Jones !" terdengar suara Emma dari atas ranjang tidur saat Noah Jones mulai menindih tubuhnya.

"Aku sudah tidak sabar lagi buat memakanmu, Emma." bisik Noah terengah-engah.

"Makanlah aku semaumu, aku bersedia menerimamu, Tuan Jones." sahut Emma sambil melingkarkan kedua lengannya ke arah leher Noah Jones.

"Kuharap kau tidak pernah menyesalinya, Emma." ucap Noah Jones.

"Aku menunggumu, Tuan Jones." ucap Emma yakin.

Noah Jones mengubah pandangannya ke Emma Taylor, ekspresi wajahnya serius serta sorot matanya tajam tanpa senyuman.

Hening sedetik...

Lama keduanya saling berpandangan lekat satu sama lainnya. Lalu terdengar suara decakan keras dari kedua bibir mereka yang bertaut kuat.

Noah Jones menyerang Emma dengan ciuman panas, sedangkan Emma membalasnya penuh gairah menggebu-gebu. Nafas keduanya terengah-engah di sela-sela pelukan panas mereka. Dan Emma semakin erat melingkarkan pelukannya pada Noah Jones.

Tubuh mereka berkeringat panas, suasana berubah membara di kamar itu. Hanya terdengar suara lenguhan kecil di tengah-tengah ruangan dari arah ranjang tidur.

Emma dan Noah Jones terlibat adegan panas yang memabukkan keduanya, mereka lupa akan sosok sejati mereka sendiri. Ibarat lupa daratan. Kecupan-kecupan penuh gairah dari mereka mengisi keheningan ruang di kamar itu yang berubah penuh irama mesra.

Emma melentangkan badannya di atas ranjang sembari memeluk leher Noah Jones, senyumnya mengembang manis. Ia tatap pria tampan di hadapannya itu dengan pandangan lembut.

"Jangan berlama-lama lagi. Aku sudah tidak sabaran, Tuan Jones." bisiknya penuh rayuan.

"Emma..." gumam Noah Jones.

"Lakukanlah sekarang !" Emma mendekatkan wajahnya ke wajah Noah Jones lalu membisikinya.

Mendadak seluruh tubuh Noah Jones memanas, menengang kuat dan keringat dingin semakin bercucuran deras dari keningnya. Namun tangannya bergerak cekatan di antara dua pangkal kaki Emma Taylor, menyeruak masuk ke dalam serta bermain disana sehingga Emma menggelinjang kenikmatan.

Kelopak mata Emma membuka tertutup cepat, ia merasakan kenyamanan ketika jari jemari Noah Jones memainkan tubuhnya yang mulai panas. Ia bergerak sesuai irama permainan tangan Noah Jones di dalam dirinya dan Ia sangat menikmatinya.

Tiba-tiba Noah Jones menghentikan gerakan tangannya lalu terdiam lama.

Emma merasa terganggu, ia membuka mata lalu membalas tatapan Noah Jones kepadanya.

"Kenapa berhenti ?" tanyanya tak mengerti.

Noah Jones tersenyum tipis lalu memperhatikan lebih dalam ke kedua mata Emma Taylor.

"Apa aku tidak salah ?" tanyanya.

"Apa ? Aku tidak mengerti ucapanmu, Tuan Jones ?" balas Emma bertanya.

"Aku tidak mengerti denganmu, Emma." sahut Noah Jones yang masih memperhatikan kedua mata Emma yang berbinar-binar.

"Apa ?" tanya Emma tak sabaran.

"Sungguh diluar dugaanku selama ini tentang dirimu, Emma Taylor." ucap Noah Jones dengan senyuman tipisnya.

"Apa maksudmu itu ?" balas Emma.

" Ini sangat mengherankan bagiku." kata Noah Jones.

"Mengherankan ?!" sahut Emma lalu menatap lurus ke arah Noah Jones yang tepat berada di hadapannya.

"Yah..." jawab Noah Jones.

"Aku tidak mengerti alasanmu, kenapa kau mau menerima tawaranku ini. Awalnya aku ingin mengujimu tapi sekarang kau buktikan kebenaran tentangmu." kata Noah Jones.

"Aku benar-benar tak mengerti denganmu, Tuan Jones." sahut Emma.

Emma mulai tidak sabaran, ia jauhkan dirinya dari Noah Jones serta memandangi pria itu.

"Katakan saja dengan jelas, aku tidak suka bertele-tele, Tuan Jones." ucapnya kemudian.

"Aku juga tidak mengerti kenapa kau menerima tawaran dariku, untuk menjual rahimmu padaku padahal kau masih perawan, Emma Taylor." kata Noah Jones.

1
kura kura ninja
rival sendiri ternyata keponakannya sendiri
kura kura ninja
ya dah... ada penyakitnya juga nih PL nya...
kura kura ninja
wah... dibayar segitu pun saya mau, gak kerja alias pensiun dini nih👍
kura kura ninja
napa gak lari saja kan ada kesempatan tuh🙏
kura kura ninja
luar biasa
kura kura ninja
dari judulnya dah bikin penasaran
Yuniar Farah
seru nih ceritanya
Yuniar Farah
waduh waduh em🤭
Yuniar Farah
mantap
Yuniar Farah
nunggu endingnya nih gimana rahimnya dipakai sama noh
Yuniar Farah
cie cie cie...kan gak jadi kepaksa em
Yuniar Farah
makanya emma jangan kebanyakan minuman jadinya mabuk deh 🍾🥂
Yuniar Farah
gak jadi kepaksa lagi nih ceritanya🤭
Yuniar Farah
ada juga nih pemeran watak antagonis
Yuniar Farah
gak kebayang deh 🤭
Yuniar Farah
dih yang lagi kasmaran 🌷🌷🌷🤭
Yuniar Farah
ini edisi terbatas dan paling saya sukai dari thor adalah detail busana tiap karakter pemeran-pemerannya di tiap novel thor🌷🌷
Yuniar Farah
namanya tawanan pasti gaka ada enaknya 🌷
Yuniar Farah
pesaing baru nih
Tina Andara
woe riset 👍next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!