NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13: KEHIDUPAN YANG TENANG, TANTANGAN YANG DATANG

Setelah kejadian itu, suasana di sekolah menjadi lebih tenang dan tertib. Tanpa kehadiran Angel dan teman-temannya, para siswa mulai bisa belajar dengan lebih fokus dan nyaman. Tidak ada lagi yang berani berbuat semaunya, dan aturan-aturan sekolah pun bisa dijalankan dengan baik oleh semua orang.

Aisyah tetap menjalani harinya seperti biasa. Dia tetap terlihat tenang dan dingin di depan teman-teman sekolahnya, hanya berbicara secukupnya dan tidak pernah mencoba menarik perhatian. Tapi di balik itu semua, ada perbedaan yang terasa — orang-orang yang pernah melihat apa yang terjadi di halaman belakang mulai menatapnya dengan pandangan yang berbeda. Tidak lagi ada rasa meremehkan atau rasa takut yang berlebihan, melainkan rasa hormat dan pengakuan bahwa ada sesuatu yang istimewa pada diri Aisyah.

Nuri selalu berada di sampingnya, dan persahabatan mereka semakin erat. Setiap hari mereka berjalan bersama ke dan dari sekolah, mengerjakan tugas bersama, dan berbicara tentang hal-hal yang menyenangkan. Nuri selalu berusaha membuat Aisyah tertawa dan merasa senang, karena dia tahu bahwa meskipun Aisyah terlihat kuat, dia tetaplah seorang gadis yang juga butuh kebahagiaan dan kehangatan.

Suatu hari, saat jam istirahat, ada beberapa siswa dari kelas lain yang datang mendekati meja mereka. Mereka terlihat sedikit gugup, tapi juga penuh rasa hormat. Salah satu dari mereka, seorang laki-laki yang terlihat berani dan berpendirian, maju ke depan dan berbicara dengan suara yang tegas tapi lembut.

"Aisyah, kan? Kami mendengar apa yang terjadi beberapa waktu lalu. Kami hanya ingin mengucapkan terima kasih," katanya. "Sebelumnya, banyak dari kami yang merasa tidak aman dan takut untuk berbicara atau melakukan hal yang kami inginkan, karena takut ditindas atau dihina. Tapi setelah apa yang terjadi, kami merasa lebih berani dan tenang. Kami tahu bahwa ada orang yang bisa melindungi keadilan, dan kami berterima kasih karena kamu sudah berani membela diri dan juga orang lain yang mungkin mengalami hal yang sama."

Aisyah menoleh ke arah mereka dengan tatapan yang tenang, lalu menggelengkan kepalanya dengan lembut dan tetap dingin tapi dan sedikit datar, seperti yang biasa dia lakukan. "Kalian tidak perlu berterima kasih. Aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan jika ada seseorang yang berani melakukan onar dan menindas yang lemah dan juga menyakiti orang yang tidak bersalah maka aku turun tangan dan akan membatu nya dan Jika ada orang yang berbuat salah dan menyakiti orang lain, maka mereka harus menerima konsekuensi dari perbuatan mereka. Aku hanya membantu menghentikan hal itu agar tidak terjadi lagi."

Kata-katanya yang sederhana dan tenang membuat semua orang yang mendengarnya merasa lebih tenang dan yakin. Mereka menyadari bahwa di balik kekuatan yang dia miliki, Aisyah adalah orang yang sederhana, adil, dan tidak pernah ingin menjadi orang yang terlihat hebat atau istimewa. Dia hanya ingin hidup dengan cara yang benar dan damai.

Namun, ketenangan itu tidak berlangsung selamanya. Suatu hari, ketika Aisyah sedang berjalan menuju perpustakaan untuk membaca buku, dia bertemu dengan sekelompok siswa yang tidak dia kenal. Mereka terlihat datang dari sekolah lain, dan dari tatapan mereka, Aisyah bisa merasakan bahwa mereka datang dengan maksud yang tidak baik.

Salah satu dari mereka, seorang laki-laki yang terlihat memimpin kelompok itu, maju ke depan dan menatap Aisyah dengan pandangan yang menantang. "Kau yang bernama Aisyah? Kami mendengar bahwa kau memiliki kemampuan yang luar biasa dan bisa mengalahkan orang-orang yang seharusnya lebih kuat darimu. Kami datang untuk menguji seberapa hebatnya kemampuan yang dikatakan orang-orang itu."

Aisyah berhenti berjalan dan menatap mereka dengan tatapan yang tenang tapi dingin, tidak menunjukkan rasa takut atau marah sedikitpun. "Aku tidak punya waktu untuk bermain atau menguji kemampuan dengan kalian. Aku hanya ingin pergi dan membaca buku seperti biasa. Jika kalian ada urusan yang penting, bicarakan dengan guru atau orang yang berwenang saja."

"Kau takut ya? tapi sekarang yang aku lihat kau ini hanya gadis yang lemah dan penakut!" kala salah satu laki-laki itu dengan suara yang keras. "Kau bilang kau bisa membela diri, tapi kenapa kau tidak mau menghadapi kami? Apakah kemampuan yang kau miliki hanya untuk menakuti orang lain?"

Kata-kata itu membuat beberapa siswa yang lewat di sekitar mereka berhenti dan menonton dengan cemas. Mereka takut akan apa yang akan terjadi, dan berharap agar Aisyah bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik. Nuri yang melihat hal itu segera datang berdiri di samping Aisyah, meskipun dia terlihat gugup, tapi dia tetap berusaha terlihat berani.

"Aisyah, jangan dengarkan mereka. Mari kita pergi saja," kata Nuri dengan suara yang pelan tapi tegas.

Tapi laki-laki itu tidak mau berhenti. Dia dan kelompoknya mulai mendekati Aisyah dengan gerakan yang cepat dan menantang. "Kau tidak bisa lari dari kami! Kalau kau tidak mau berhadapan dengan kami sekarang, kami akan memaksa mu dengan cara kami dan untuk membuatmu menghadapi kami! Lebih baik kau tunjukkan kemampuanmu sekarang, agar kami bisa tahu apakah orang-orang hanya membual tentangmu atau benar-benar ada yang istimewa pada dirimu!"

Aisyah menatap mereka satu per satu, lalu menarik nafas panjang dengan tenang. Dia tahu bahwa jika dia membiarkan mereka seperti ini, mereka tidak akan berhenti dan akan terus membuat masalah. Tapi dia juga tidak ingin menggunakan kekuatannya jika tidak perlu, karena dia hanya ingin hidup dengan damai.

"Baiklah," kata Aisyah dengan suara yang yang tenang dan terdengar jelas. "Tapi ingat, aku tidak ingin melukai kalian.tapi sebenarnya Aku tidak ingin melakukan ini . Jika kalian memaksa baiklah akan aku lakukan tapi jangan salahkan aku jika salah satu tangan atau kakimu patah,maka semuanya akan berakhir dengan keadaan kalian yang terluka."

Laki-laki itu hanya tertawa dengan suara yang keras dan menantang. "Kau berani mengancam kami? Mari kita lihat siapa yang akan menang kau atau kami yang akan menang apa benar yang di kata kau barusan itu! " mari kita buktikan apa yang kau katakan!"

Tanpa peringatan lebih lanjut, laki-laki itu dan kelompoknya lansung menyerang Aisyah secara bersamaan. Mereka bergerak dengan cepat dan kuat, berusaha untuk menaklukkannya dengan jumlah yang lebih banyak. Tapi Aisyah tidak panik sama sekali. Dia bergerak dengan gerakan yang sangat cepat dan lincah, menggunakan teknik yang sudah dia pelajari selama bertahun-tahun.

Setiap serangan yang datang ke arahnya bisa dia hindari dengan mudah, dan ketika mereka mencoba mendekatinya, dia dengan gerakan yang rapi dan terlatih bisa menahan atau menghindari setiap usaha mereka untuk menyentuhnya. Gerakan-gerakannya terlihat indah dan terkoordinasi, seolah-olah dia sudah berlatih hal ini ribuan kali. Dalam waktu singkat, semua orang yang menyerangnya sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Mereka terjatuh ke tanah atau terjebak dalam posisi yang tidak bisa bergerak, dan mereka semua terlihat terkejut dan takut.

Laki-laki yang memimpin mereka terbaring di tanah, menatap Aisyah dengan mata yang terbelalak penuh dengan rasa takut dan kekaguman. Dia tidak menyangka bahwa gadis yang dia anggap lemah dan mudah ditaklukkan itu memiliki kemampuan yang begitu hebat. Dia sadar bahwa dia dan kelompoknya tidak memiliki kesempatan sama sekali untuk mengalahkan Aisyah, dan dia merasa sangat malu karena sudah berani menantangnya.

"Kau... kau benar-benar hebat ," kata laki-laki itu dengan suara yang bergetar. "Kami salah menilai kau. Kami hanya ingin menguji kemampuanmu, tapi kami tidak menyangka bahwa kau sekuat ini. Maafkan kami karena sudah mengganggumu dan membuat masalah."

Aisyah menatap mereka dengan tatapan yang tenang dan dingin, lalu melepaskan pegangannya. Dia menggelengkan kepalanya dengan lembu tapi sedikit datar. "Kalian tidak perlu meminta maaf hanya karena menguji sesuatu. Tapi ingat, jangan pernah lagi berbuat hal seperti ini. Jika kalian ingin membuktikan sesuatu atau memiliki pertanyaan, bicarakan dengan cara yang baik dan sopan. Jangan menggunakan kekerasan untuk mendapatkan apa yang kalian inginkan, karena itu tidak akan pernah memberikan hasil yang baik."asiyah tidak sampai membuat mereka lumpuh cuma luka luka lembab saja

Kelompok siswa itu segera berdiri dengan cepat dan menundukkan kepala sebagai tanda hormat. "Kami mengerti. Kami tidak akan pernah berbuat hal seperti ini lagi. Terima kasih karena tidak melukai kami dan memberi kami pelajaran yang berharga."

Setelah itu, mereka segera pergi dengan tergesa-gesa, tidak berani menoleh ke belakang lagi. Semua siswa yang menonton kejadian itu mulai bertepuk tangan dengan penuh rasa hormat dan kekaguman. Mereka menyadari bahwa Aisyah bukan hanya gadis yang kuat secara fisik, tapi juga memiliki hati yang baik dan pikiran yang bijaksana.

Nuri mendekati Aisyah dan tersenyum lebar. "Aisyah, kau benar-benar hebat! Aku tidak pernah menyangka bahwa kau bisa melakukan hal itu dengan begitu baik. Kau tidak melukai mereka, tapi mereka semua mengerti bahwa mereka salah. Itu sangat luar biasa!"

Aisyah tersenyum tipis dan mengangguk pelan. "Aku hanya berusaha menyelesaikan masalah dengan cara yang terbaik. Aku tidak ingin menjadi orang yang kejam atau menakutkan, tapi aku juga tidak ingin membiarkan orang lain berbuat salah dan menyakiti orang lain."

Kejadian itu segera menyebar ke seluruh sekolah dan bahkan ke sekolah-sekolah lain. Orang-orang mulai mengenal Aisyah lebih baik lagi — bukan hanya sebagai gadis yang cerdas dan tenang, tapi juga sebagai gadis yang kuat, adil, dan memiliki hati yang baik. Tidak ada lagi yang berani berbuat salah atau menindas orang lain, karena semua orang tahu bahwa jika ada orang yang berbuat jahat, Aisyah akan ada untuk membela kebenaran dan menegakkan keadilan.

Sore harinya, ketika Aisyah sudah kembali ke rumah dan sedang duduk di ruang tamu bersama keluarganya, Alpin dan Alfarro mendekatinya dengan wajah yang penuh senyum. Mereka sudah mendengar semua yang terjadi, dan mereka merasa sangat bangga dengan adik kesayangan mereka.

"Kami mendengar apa yang terjadi hari ini, Aisyah," kata Alfarro dengan suara yang penuh kekaguman. "Kau benar-benar menunjukkan bahwa kekuatan yang kau miliki tidak digunakan untuk berbuat jahat atau menyakiti orang lain, tapi untuk menegakkan kebenaran dan keadilan. Itu adalah hal yang paling berharga yang bisa dimiliki seseorang."

Aisyah menatap mereka dengan tatapan yang penuh kebahagiaan. "Aku hanya melakukan apa yang aku harus lakukan . Aku tidak ingin menjadi orang yang ditakuti orang lain, tapi aku ingin menjadi orang yang bisa dihormati dan hargai sebagai wanita."

Ayah dan ibumu juga menatapnya dengan rasa bangga yang sangat besar. Mereka merasa sangat beruntung memiliki putri yang memiliki hati yang baik dan kemampuan yang luar biasa. Mereka tahu bahwa apa pun yang terjadi di masa depan, Aisyah akan selalu menjadi orang yang baik dan benar, dan dia akan selalu menggunakan kekuatannya untuk hal-hal yang positif.

Sejak hari itu, kehidupan Aisyah berjalan dengan lebih baik dan lebih tenang. Dia tetap menjalani harinya seperti biasa, belajar dengan giat, berteman dengan baik dengan semua orang, dan selalu berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi. Dan dia tahu bahwa dengan dukungan dan cinta dari keluarganya, serta kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya, dia bisa menghadapi semua tantangan yang akan datang dengan kepala tegak dan hati yang tenang.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi

akun TikTokku:( lisalestari310)

akun Instagramku:( Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!