NovelToon NovelToon
OB Tampan Pencuri Hatiku

OB Tampan Pencuri Hatiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:332.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Enchya

Dimas Saputra seorang pemuda tampan yang sholeh, mendapatkan hati seorang wanita cantik yang kaya raya.

Seorang pemuda yang bekerja di sebuah perusahaan besar milik keluarga Haristian, kini telah memikat hati seorang putri cantik dari pemilik perusahaan tersebut.

Berawal dari kehidupan yang sederhana, membuat dirinya merasa tak pantas untuk mendampingi wanita yang begitu terlihat sempurna. Namun kenyataannya jika yang kuasa sudah berkehendak, semua yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enchya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

"Wa'alaikumsalam pah, ya kan sekali-kali Lisa pengen menyambut papa pulang," Jawab Lisa sambil mencium tangan papanya.

"Jangan cuma sekali-kali donk sayang, tiap hari gitu juga papa seneng banget" Ujar papanya lagi sambil melangkah masuk ke dalam rumahnya. Tangan papa adit merangkul pundak Lisa. Mereka berjalan beriringan dan sampai di dekat sofa di mana mama Ita sudah berdiri di samping sofa tersebut.

"Anaknya aja nih yang di peluk?" tanya mama Ita dengan nada merajuk.

"Lihat tuh sayang, mamamu cemburu sama kamu." ujar papa Adit sambil tersenyum.

Mama Ita meraih tas kerja papa Adit dan tak lupa untuk mencium tangannya. Papa Adit dan Lisa tersenyum mendengar ucapan mama Ita. Bi Inah yang dari tadi memperhatikan mereka dari arah dapur juga ikut tersenyum.

Bi Inah sangat merasa bahagia melihat keluarga majikannya sekarang yang begitu hangat, tidak seperti dulu yang mana mama Ita dan papa Adit lebih mementingkan pekerjaannya. Sekarang harapan Lisa sudah terwujud dan Lisa juga merasakan kebahagiaan yang sebenarnya.

.

.

.

Dimas...

Sudah beberapa hari ini Dimas berkeliling untuk mencari pekerjaan yang mau menerimanya hanya dengan bermodalkan ijazah SMA.

Namun hasilnya masih belum sesuai, sampai sekarang Dimas belum mendapatkan pekerjaan. Memang tidak mudah mencari pekerjaan di kota ini yang hanya memiliki ijazah SMA, rata-rata yang di cari yang bergelar sarjana.

Dimas mendudukkan dirinya di sebuah bangku yang ada di taman kota. Dimas bingung mau mencari pekerjaan dimana lagi. Dimas tau ini akan sangat sulit, tetapi dia selalu optimis, karena kalau tidak bekerja Dimas tidak akan bisa melanjutkan kuliahnya.

Setelah merenung beberapa menit, Dimas teringat sesuatu, dia membuka tas yang di bawanya dan mengambil dompet lalu membukanya. Dimas mengambil kartu nama yang di berikan papa Adit tempo hari, rasanya dia sungkan untuk meminta bantuan kepada papa Adit, namun Dimas sudah bingung mau mencari pekerjaan kemana lagi.

Di kartu itu bertuliskan nama Aditya Aska Haristian dan nama perusahaannya, juga tertera nomor telepon papa Adit.

Awalnya Dimas ragu untuk menghubungi nomor tersebut, tapi karena dia berfikir harus tetap berusaha untuk bisa melanjutkan kuliahnya, ditmas membulatkan tekatnya untuk menghubunginya.

Dimas mengambil handphone Android miliknya, kemudian memencet nomor sesuai yang tertera di kartu itu.

Tuuutt tuuuttt tuuuttt

"Hallo selamat siang," Ucap seseorang di seberang sana.

"Selamat siang, assalamu'alaikum pak," jawab Dimas dengan nada sedikit bergetar.

"Wa'alaikumsalam, maaf dengan siapa ini?" jawab papa Adit.

"Maaf pak sudah mengganggu waktu bapak, ini saya Dimas pak, yang tempo hari bertemu dengan bapak di pinggir jalan," Ucap Dimas menjelaskan.

Papa Adit diam sejenak mengingat siapa yang bertemu dengannya di pinggir jalan, setelah mengingat kejadian mobil mogoknya baru papa Adit sadar jika orang yang menolongnya yang sedang menghubunginya. Karena waktu itu dia sempat memberikan kartu namanya.

"Ya kamu, siapa namanya? apa ada?" tanya papa aydit.

"Dimas pak," Ujarnya lagi.

"Ya Dimas ada apa? ada yang bisa saya bantu?" tanya papa Adit lagi karena tadi belum mendapat jawaban.

"Maaf pak, saya mau bertanya apakah perusahaan bapak sendang membutuhkan karyawan atau tidak?, tapi maaf pak saya merepotkan bapak," Ujar Dimas di sebrang telepon.

"Tidak dimas, kamu tidak merepotkan saya, tapi untuk itu saya belum tau, sebentar saya tanyakan kepada karyawan saya dulu. Nanti saya akan menghubungimu kembali." jawab papa Adit.

"Baik pak, terima kasih. Maaf saya mengganggu waktu bapak, assalamu'alaikum." Ujar Dimas dengan sopan.

"Wa'alaikumsalam." kemudian telepon terputus.

Papa adit memencet nomor dengan telepon kantor si ruangannya.

Tuutt tuutt tuutt

"Hallo selamat siang," suara seorang wanita di seberang sana.

"Amel tolong keruangan saya sekarang." Ucap papa adit.

"baik pak." dan telepon terputus.

Amel adalah karyawan pak adit yang berada di bagian absensi karyawan.

Tok tok tok

"Masuk." Ucap papa Adit singkat.

"Bapak memanggil saya, ada yang bisa saya bantu pak?" tanya Amel.

"Apakah di perusahaan ini ada bagian yang kosong?" tanya papa Adit.

"Ada pak, tapi yang sedang di butuhkan hanya di bagian OB." Jawab Amel.

"Selain OB ga ada lagi?"

"Ga ada pak,"

"Baiklah terima kasih, kamu boleh keluar," Ucap papa Adit setelah terdiam beberapa saat.

"Baik pak," Jawab Amel lalu melangkahkan kaki keluar ruangan.

Amel berjalan menuju ruangan kerjanya, dan papa Adit kembali memencet nomor dengan telepon kantornya.

Tuutt tuutt tuutt

"Hallo assalamu'alaikum," Ucap seseorang di dalam telepon tersebut.

"Wa'alaikumsalam Dimas, maaf di perusahaan saya semua bagian sudah penuh," Ucap papa Adit.

"Ya pak, tidak apa-apa, terima kasih pak." Jawab Dimas dengan wajah yang kurang bersemangat.

"Ada bagian yang kosong tapi bagian OB, apakah kamu mau?" tanya papa Adit.

Mendengar apa yang di katakan papa Adit barusan, Dimas langsung merasa senang, dia tersenyum di sebrang telepon.

"Saya mau pak, di bagian apapun saya mau asalkan saya bisa bekerja lagi," Jawab dimas antuasias.

"Baiklah kamu bisa datang ke kantor saya besuk pagi," Ujar papa Adit lagi.

"Baik pak, terima kasih pak, assalamu'alaikum," Ucap dimas bersemangat dan dengan wajah berseri.

"Wa'alaikumsalam." Jawab papa Adit. Kemudian telepon terputus.

Dimas merasa bahagia karena dia akan diterima kerja besuk pagi. Dimas berjalan menuju parkiran motornya dan mengendarai motor maticnya menuju rumahnya.

Sampai di rumah, Dimas bergegas masuk ke dalam rumah dan menemui ibunya yang sedang menonton TV.

"Assalamu'alaikum bu," Ujar Dimas.

"Wa'alaikumsalam nak, kamu sudah pulang, bagaimana hari ini? susah dapat pekerjaannya?" tanya ibu Sofia.

"Alhamdulillah bu, Dimas besuk akan mulai bekerja di Haristian.grup, itu kantor yang deket resto tempat Dimas kerja kemarin." Jawab Dimas bersemangat.

"Alhamdulillah nak kalau kamu sudah mendapatkan pekerjaan lagi, tapi kog bisa secepat itu, biasanya kan kalau bekerja di perusahaan besar harus mengurus ini itu dan mendaftarkan diri dulu, belum lagi nantinya wawancara dan lain sebagainya. ini kog kamu besuk bisa langsung kerja?" tanya ibu Sofia penasaran.

"Iya bu, jadi begini ceritanya, kemarin pernah tuh pas Dimas mau berangkat kerja ada mobil mogok di pinggir jalan, Dimas membantu orang itu bu, dan ternyata orang itu adalah pak Adit pemilik perusahaan Haristian.grup.

Dan pak Adit memberikan kartu namanya kepada Dimas, jadi tadi Dimas menghubungi pak aydit untuk menanyakan pekerjaan kepadanya, dan alhamdulillah ada bu, Dimas kerja sebagai OB di sana." Jawab Dimas panjang lebar menjelaskan kepada ibunya.

"Alhamdulillah nak, apapun pekerjaannya asalkan halal, ibu bersyukur memiliki anak sepertimu nak, ibu bangga sama kamu, dimana pun kamu selalu baik sama semua orang. Jangan pernah bosan untuk menebarkan kebaikan nak, maka suatu saat nanti kamu pasti akan menuai hasilnya." Ujar ibu Sofia kemudian memeluk putranya.

"Iya bu, Dimas begini juga semua karna ibu, terima kasih bu, ibu sudah merawat dan mendidik Dimas sampai Dimas sebesar ini."

Ucap Dimas masih dalam pelukan ibunya.

"Sama-sama nak," Jawab ibu Sofia.

**jangan bosan berikan komentar terbaik kalian ya guys,,vote, like dan komen juga ya..☺️☺️

1
Bima Sena
terlalu bertele tele
Rahmat
hbvg
Noe Aink
apa menariknya Thor nyeritain pembantu...
Noe Aink
makin Mls coment cerita membagongkan
Noe Aink
cerita dh masuk 14 bab ketemu juga blom gimana mau gk bosen bacanya apanya yg menarik thor
Noe Aink
klo ceritanya gini terus mh saya juga bosen bacanya Thor ...
Noe Aink
gimana mau coment Thor ceritanya kok bertele tele kapan mau ketemu dan pacarannya klo ceritanya dh bab segini msh nyeritain kehidupan klurga Masing" doang
Noe Aink
cerita pembukaannya ga menarik sama sekali dh sampe 3 bab ceritanya cuma gitu doang apa yg bikin menarik..
Harullah Thahir Diwolu
mampir Thor 🙏
Achmad Sufi
alur cerita nya simple dan nyambung dari paragraf satu kelainnya...mantab lanjut thor
Achmad Sufi
mantab
Iyan
ini mah kek di cerita" FTV
Rizky Dafit
kapan ni thor dimas sama lisa nikah nya? kok ga nikah nikah?
Ashifa Shifa
mulai geregetan ni Amel penggangu
Abdul Yaden
seru kayanya nich
ian ardian
thor up please
Muhamad Supriadi
visualnya dong biar seru
Arjun Setiwan
bagus ceritanya aku ska
Sadam umar Sadam
lanjut
Suhardi Hardi
lanjut boss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!