NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13

 Radit merasa seperti ada banyak benang yang sedang berputar didalam otak nya. Ia berfikir dengan serius, didikan ayah nya mengajarkan agar dia harus selalu bertanggung jawab dengan semua perbuatan nya. Radit adalah seorang laki laki, dan juga seorang pemimpin, Dahlia benar dia adalah korban egois dan emosi nya Radit

"kita turun di sini" kata Radit setelah mobil nya berhenti di depan sebuah klinik kecantikan

 Dahlia melongo, menatap bingung bangunan yang nampak mewah dari luar.

"Ayo, kok malah bengong?"

"Anu,, kita kan belum selesai bicara" kata Dahlia ragu ragu

"Nanti kita lanjut kan lagi bicara nya. sekarang ayo kita keluar" kata Radit

Radit membantu membuka kan pintu mobil untuk Dahlia. Jelas terlihat wajah Dahlia memucat, dia tampak grogi. mungkin ini pertama kali nya dia datang ke tempat seperti itu.

 "Selamat pagi tuan muda" sapa seorang wanita bernama Risti yang biasa melayani Radit di tempat itu.

 Risti adalah seorang beauty consultants yang biasa membantu memilih jenis perawatan dan produk yang tepat untuk customer.

 "Pagi, Risti. syukurlah ada kamu di sini, bantu aku memoles bunga ini. Tenang aja, nanti ada tips untuk mu" kata Radit sambil tersenyum

 Risti melirik ke arah Dahlia, ia nampak nya kaget melihat bawaan Radit. Dahlia, gadis lusuh berhijab dengan kulit berminyak juga kusam, sekilas ada beberapa bekas jerawat juga di wajah Dahlia. Tentu saja komedo juga memenuhi ujung hidung nya. Sadar di perhatikan, Dahlia menunduk menyembunyikan diri

 "Lakukan yang terbaik ya Ris, buat dia bersinar seperti rembulan" ucap Radit sambil merenggang kan tangan nya yang terasa sedikit lelah

 Risti Hanya mengangguk pelan. Mungkin dia sedang berfikir keras, bagaimana cara nya merubah bebek menjadi angsa putih yang bersinar?

 Atau Risti sedang cemburu? Sebab ini pertama kali nya Radit membawa wanita ke tempat nya. Radit tahu kalau Risti menyukai diri nya, semua terlihat jelas.

 "Oh ya, kalau aku cukup di Pijat relaksasi aja" kata Radit

Risti memanggil karyawan klinik itu. Datang empat orang karyawan yang langsung tersenyum pada Radit dan Dahlia.

Mereka mengarah kan Dahlia untuk menuju ke sebuah ruangan. Dahlia terlihat semakin pucat saja. Radit sedikit mengangkat tangan nya meminta sedikit waktu. Radit menarik tangan Dahlia membawa nya menjauh

"Bersikap lah wajar, ini nama nya klinik kecantikan alias salon kecantikan. Bukan tempat permandian pesugihan, kamu akan di rawat, di bersih kan, bukan untuk di jadikan tumbal. Ok.,, mengerti kan?"

Dahlia meremas remas ujung tunik nya, melihat nya Radit langsung menepis nya

"Jangan bikin aku malu" bisik Radit, lalu ia kembali membawa Dahlia kembali pada empat orang karyawan itu

 Setelah menandatangani beberapa list perawatan, Radit di bawa ke ruang khusus untuk menerima layanan pijat yang menyegarkan badan

 Beberapa jam terlewati, Adit masih menunggu Dahlia di ruang tunggu VIP. Ia habis kan waktu untuk untuk membaca laporan keuangan perusahaan sembari minum teh hijau. Radit juga menunggu balasan ayah nya, semalam Radit meminta rekening nya agar segera di buka agar ia bisa melamar wanita yang akan menjadi istri nya. mungkin ayah nya mengira Radit hanya bercanda

Terdengar suara langkah kaki mendekat, Radit yang sedang sibuk lebih memilih tetap fokus pada layar handphonenya

"Aku sudah selesai" ucap nya

"Ok, baik lah, setelah ini kita akan ke toko pakaian, aku sedang membuat janji dengan seseorang, tunggu" ucap Radit tanpa menoleh ke arah nya

 Sejenak tak terdengar suara lagi, terbesit dalam pikiran Radit untuk menawari nya minum

 "Kamu mau aku pesan kan minuman seperti ini?" tanya Radit sambil mengangkat wajah nya dan menyodorkan gelas

Hampir saja Radit menjatuhkan gelas itu jika saja ia tidak bisa mengendalikan diri nya. Gadis berhijab yang tadi nya kusut, kumal, kusam sekarang sudah berubah menjadi gadis yang bersinar.

Radit seperti melihat orang lain, bukan Dahlia. Bagaimana dia bisa secantik ini? sekarang Radit hanya diam. Tak ada yang bisa ia utarakan, jiwa nya sungguh kaget

 "Gimana tuan? Saya sengaja langsung menandatangani nya sedikit juga memberikan nya pakaian baru. dan tentu saja kamu harus membayar nya" ucap Risti sambil tersenyum

"Kamu memang yang terbaik" kata Radit sambil mengeringkan mata

 Risti tersenyum semakin lebar. Wanita itu meletak kan beberapa Snack di atas meja, lalu sedikit mengangguk dan pergi meninggalkan mereka

Melihat penampilan baru Dahlia, Radit jadi salah tingkah

 "Makan lah, mungkin akan sedikit memberi mu energi" tawar Radit mencoba menetral kan perasaan nya.

 "Ya, aku seperti habis di kuliti hidup hidup, huftt,," ucap Dahlia sambil meneguk minuman nya

 Sekarang Radit yang kembali diam, bingung mau berkata apa lagi. Tiba tiba ada notifikasi email masuk, Radit langsung melihat layar handphonenya. seketika hati Radit jadi menyeruak bahagia. Radit merasa penderitaan nya selama enam bulan ini berakhir, hari yang ini ia bisa menarik uang nya kembali.

"Terima kasih papa" tulis Radit pada pesan untuk papa nya

Sekarang Radit merasa seperti memiliki kekuatan baru. Radit menatap Dahlia yang masih menyapu ruangan mewah ini dengan mata nya

"Hey,!" panggil Radit

Dahlia menoleh

"Ayo kita menikah!"

Gadis berkerudung merah muda itu melebarkan mata nya yang semakin indah setelah di hiasi oleh maskara dan eyeliner. Bibir nya yang sedikit glossy sedikit terbuka

"Aku akan membawa hantaran sebesar lima ratus juta, satu buah mobil mewah dan sebuah rumah untuk keluarga mu di komplek itu, mahar mu akan ku bayar dengan emas seratus gram, sebuah cincin berlian dan uang tunai lima ratus juta"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!