“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tolong
Di istananya, Xiufei di sambut hangat oleh para menteri dan jajarannya, mereka nampak senang karena Xiufei kembali cepat dan juga berita mengenai dirinya yang akan menjadi permaisuri juga sudah tersebar luas.
“Yang mulia, mengenai titah kaisar yang—“ ucapan Jenderal Chen terhenti karena Xi’an Fu menghalanginya agar tidak terlalu dekat, Xiufei melirik Xi’an Fu yang nampak tegas.
“Yang mulia kaisar tidak mengizinkan anda dekat dengannya, jika tidak…..” Jelasnya dengan mengacungkan pedangnya pada Jenderal Chen yang nampak shock.
“Terserah, terserah padamu. Apa tidak sebaiknya kau katakan pada kaisar mu untuk mengurung ku di kamarnya? Menyebalkan sekali.” Kesal Xiufei.
“Yang mulai memang berniat seperti itu.” Polosnya, hal itu tentu saja membuat Xiufei semakin kesal di buatnya.
“Aku ada urusan dengan jenderal Chen, ini mengenai kerajaan ku. Apa kau mau menghalanginya?” Tanya Xiufei akhirnya, Xi’an Fu mengangguk.
“Astaga….” Geram Xiufei.
“Yang mulia, jadi berita mengenai Anda yang akan menikah dengan kaisar dan menjadi permaisuri itu benar?” Tanya jenderal Chen, Xiufei menghela nafas panjang dan mengangguk kecil.
“……… Lalu bagaimana dengan kerajaan ini?” Tanya Jenderal Chen akhirnya.
“Aku akan memikirkannya.” Balas Xiufei yang pergi ke arah kamarnya, Wewey menundukkan kepalanya dan pergi mengikuti Xiufei bersama Xi’an Fu.
“Yang mulia.” Sapa Wewey yang membatu Xiufei untuk melepaskan jubahnya, dia meregangkan tubuhnya yang terasa sakit.
“Akhirnya aku bisa tidur nyenyak, setelah bermalam dengan kaisar dan kemarin tidur di dalam kereta.” Leganya yang merebahkan dirinya tapi Wewey menyuruhnya untuk mandi lebih dulu.
Wewey membantu nya berendam, mata Xiufei terpejam. Wewey menggelengkan kepalanya dan fokus menggosok tubuh Xiufei, rasanya nyaman karena kulit Xiufei yang lembut dan harum.
Namun, tiba-tiba saja Wewey terlonjak kaget karena melihat sosok laki-laki yang datang dengan ekspresi datarnya. Wewey hendak bersujud namun laki-laki itu melarang nya dan menyuruhnya untuk pergi.
Wewey tak bisa menolak, dia segera pergi dari sana. Kali ini dia kasihan pada Xiufei yang baru saja merasa lega karena akhirnya bisa tidur nyenyak, namun ternyata? Salah. Salah besar!!
Tangan kaisar terulur dan memijat pelan pundak Xiufei, dia tersenyum karena Xiufei tertidur pulas. Jari tangannya mulai merambat kearah depan dan turun ke dada, Kaisar memijatnya pelan. Xiufei terusik, dia segera membuka matanya karena Wewey tidak mungkin melakukannya.
Dan lagi, tangannya juga nampak besar dan berotot. Dan benar saja dugaannya, dia mendongak. Matanya melotot, tapi laki-laki di atasnya hanya tersenyum aneh.
“Yang mulia?” Kaget Xiufei yang langsung menghindar, dia menelan ludah.
“Xiufei, kenapa kau terkejut?” Tanya kaisar, dia melepaskan jubahnya dan hanya meninggalkan celana panjangnya saja. Otot dadanya benar-benar sempurna, bahkan Xiufei pun begitu terpesona melihatnya.
“Y-yang mulia, sebaiknya anda keluar dulu. Saya—“
“Pijat aku, Xiufei.” Ucap Kaisar, dia bersandar pada batu yang ada di kolam pemandiannya. Xiufei yang mendengar itu mendecak kesal.
“Saya yang pegal dan kesakitan tapi anda yang minta di pijit? Bukankah itu terbalik?” Heran Xiufei, kaisar membuka matanya dan menyeringai. Bulu kuduk Xiufei meremang, nampaknya dia salah bicara.
“Kemarilah, biar aku yang memijatmu.” Senyum kaisar, Xiufei langsung menggelengkan kepalanya dan berusaha untuk naik, tapi kaisar kalah cepat. Dia mendorong tubuh Xiufei sehingga dia berdiri di belakangnya dengan erat.
Xiufei yang tidak memakai sehelai benang pun sontak melotot, dia berontak. Namun usahanya sia-sia, kenapa dia selalu kalah jika bersama kaisar? Kemana kekuatannya itu?
“Yang mulia, saya lelah….” Jujur Xiufei, kaisar terus menciumi leher dan pundaknya, tangannya memeluk erat pinggang Xiufei.
“Benarkah? Kalau begitu, setelah kau tidak lelah nanti kau akan melayaniku kan?” Tanya Kaisar, Xiufei mengangguk.
Senyum aneh terukir di wajah kaisar, dia membalikkan posisi sehingga saling berhadapan, setelah itu dia mencium bibir Xiufei pelan dan lembut, Xiufei merasakan ada sesuatu yang masuk kedalam tubuhnya. Rasanya hangat, tanpa sadar Xiufei menghisap habis bibir kaisar untuk mendapatkan energi tersebut. Di sela-sela ciumannya, kaisar tersenyum karena merasakan ciuman agresif dari Xiufei.
Ternyata memang benar, tubuhnya hangat dan berenergi kembali. Kaisar segera menggendong tubuh Xiufei tanpa melepaskan tautan bibirnya, setelah itu kaisar merebahkan tubuh Xiufei di atas ranjang dan memulai kembali kegiatan mereka yang sempat terhenti karena kepulangan Xiufei.
•••
“Wewey, saya harus bertemu dengan yang mulia. Saya akan menyerahkan hal penting mengenai menteri Shen.” Jelas Jenderal Chen.
“Maaf, Jenderal Chen. Tapi—“
“Kenapa? Ini sangat penting, Wewey!” Tegas Jenderal Chen.
“Yang mulia tidak bisa di ganggu karena dia sedang bersama kaisar.” Tunduk Wewey, Jenderal Chen terkejut. Dia mengepalkan tangannya dan mengangguk sebelum akhirnya pergi.
“Sayang sekali, dia tampan dan kuat tapi jika di bandingkan dengan kaisar, ibarat langit dan bumi.” Gumam Wewey yang menggelengkan kepalanya melihat kepergian Jenderal Chen.
“Wewey……”
Wewey yang mendengar panggilan dari dalam segera masuk, dia melangkah dengan hati-hati dan melihat ke arah ranjang Xiufei yang terhalang kelambu berwarna merah. Dia melihat Xiufei yang tertidur dengan di peluk oleh Kaisar.
“Saya yang mulia.” Balas Wewey yang langsung menunduk.
“Ambilkan buah yang ada di atas meja, bawa kemari semuanya. Setelah ini, kau istirahatlah. Besok siang baru kembali….” Ucap Xiufei lirih.
“Baik yang mulia.” Angguk Wewey.
Dia segera membawakan buah tersebut ke dekat Xiufei, matanya terpejam dan tak berani melihat. Setelah itu, dia pamit pergi. Jantungnya berdetak kencang, dia nampak senang karena ternyata kaisar memang benar-benar menginginkan nona nya.
Untuk Xiufei, dia segera makan buah tersebut untuk memulihkan energinya. Dia melirik kaisar yang memejamkan matanya, dia tampan sekali. Hidungnya begitu lancip, bibirnya tebal dan seksi.
“Pasti bibitnya tampan dan cantik.” Gumam Xiufei, dia memakan habis buahnya dengan cepat. Namun, saat dia hendak menggigitnya lagi, kaisar menarik tangannya dan memakannya dengan santai.
“Y-yang mulia….” Kaget Xiufei.
“Eum, buah dewa.” Balas kaisar santai, dia membuka matanya dan tersenyum.
“Dari mana kau mendapatkannya? Setahuku, yang punya buah ini hanya keturunan dewa dan dewi.” Ucapnya, dia menatap dalam Xiufei.
“Y-yang mulia, ini….”
“Xiufei, siapa sebenarnya dirimu?” Tanya kaisar, dia menyentuh pipi Xiufei pelan. Untuk sesat, mereka saling bertatapan. Xiufei menelan ludah, apa yang harus dia katakan? Entah kenapa, dia tidak berani melawan. Apakah ini yang di sebut tekanan dari orang yang lebih kuat?
“Xiufei, jika tidak menjawab, aku akan memberimu 3 kepala. Aku dengar, kau dekat dengan seorang tabib. Lalu seorang pedagang, dan jenderal mu itu…….” Seringai kaisar, mata Xiufei melotot.
Nampaknya, kaisarnya ini seorang psikopat dan….. obsesi terhadap nya. Tubuhnya merinding, bagaimana ini? Dia yang sudah menyalakan apinya, tolonggggggggg
Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa