NovelToon NovelToon
Pendekar API Dan ES

Pendekar API Dan ES

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:28.6k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Terlahir dengan dua elemen sekaligus, Yan Bingchen justru harus menanggung kutukan yang membuatnya kesulitan mengendalikan kekuatannya sendiri.

Dianggap berbahaya bahkan oleh keluarganya, ia tumbuh dalam kesepian dan penolakan sejak kecil.

Namun, ketika kesedihan dan amarahnya mencapai puncak, Yan Bingchen memilih meninggalkan klannya. Pada saat itulah, kekuatan sejatinya akhirnya bangkit sepenuhnya.

Kini, di dunia yang memandangnya sebagai ancaman, mampukah ia membuktikan bahwa dirinya bukanlah bencana … melainkan calon yang akan berdiri di puncak kekuatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Mata Spesial

Arena Cakrawala bergetar oleh sorak-sorai penonton saat Yan Bingchen melangkah ke tengah panggung batu yang luas.

Lawan pertamanya adalah seorang prajurit bertubuh raksasa dari Kekaisaran Shan, membawa kapak ganda yang memancarkan energi bumi yang berat.

​"Hei, Bocah Cantik! Rambutmu bagus, tapi ini bukan panggung sandiwara!" teriak si raksasa sambil mengayunkan kapaknya, menciptakan retakan di lantai arena.

​Yan Bingchen tidak bergeming. Ia bahkan tidak menghunus pedangnya. Saat kapak raksasa itu menebas ke arah lehernya, ia hanya bergeser satu inci.

Dengan gerakan yang hampir tidak terlihat oleh mata telanjang, ia menyentuhkan dua jarinya yang diselimuti kabut ungu ke dada lawannya.

​DEG!

​Seketika, si raksasa membeku. Setengah tubuhnya tertutup es, sementara setengah lainnya melepuh oleh panas yang ekstrem.

Tanpa sempat berteriak, ia terpental keluar arena dan pingsan sebelum menyentuh tanah.

​"Pemenang: Bingchen!" teriak wasit, disambut keheningan mencekam. Kemenangan itu terlalu cepat, terlalu mudah.

​Namun, di tengah kemenangan itu, Yan Bingchen tiba-tiba berlutut. Ia memegangi wajahnya.

Jantungnya berdegup kencang, dan rasa sakit yang menghujam mulai berdenyut di kedua matanya.

​Mata kanannya yang merah terasa seolah-olah terbakar oleh api neraka, sementara mata kirinya yang biru terasa ditusuk oleh ribuan jarum es.

Penglihatannya mulai berubah; ia bisa melihat aliran Qi di udara, retakan mikroskopis pada batu arena, bahkan detak jantung setiap orang di tribun penonton.

​‘Apa ini ...?’ batin Yan Bingchen sambil meringis. ‘Kekuatan mataku ... mereka berevolusi?’

​Ternyata, pencapaian Tahap Pembentukan Fondasi dan latihan teknik pedang semalam telah memicu potensi tersembunyi dari mutasi genetiknya.

Matanya bukan lagi sekadar organ penglihatan, melainkan sepasang instrumen kekuatan yang mulai terbangun.

​Mo Ran yang melihat itu dari jauh langsung berdiri cemas. "Kak Bingchen! Kau baik-baik saja?!"

​Yan Bingchen menarik napas dalam, memaksa rasa sakit itu mereda.

Ia berdiri tegak, menyembunyikan kelemahannya dengan ekspresi dingin yang tak tergoyahkan.

Namun, ia tahu satu hal pasti: dengan penampilannya yang mencolok dan kekuatannya yang meledak seperti ini, berita tentang dirinya sudah pasti melintasi benua.

​Jauh di seberang benua, di istana megah Benua Binghuo, laporan intelijen telah tiba. Gambar seorang pemuda dengan rambut merah-putih dan mata dualitas telah tersebar di meja para petinggi klan.

​Di sebuah kamar yang sunyi, Xue Qinghan jatuh terduduk sambil memeluk pakaian lama putranya. Air matanya mengalir deras tanpa henti. "Dia masih hidup ... Bingchen-ku masih hidup ..."

​Yan Lie berdiri di dekat jendela, menatap ke arah Benua Tiandi dengan tatapan penuh duka dan kekhawatiran yang mendalam.

Sebagai seorang ayah, ia bangga putranya bertahan hidup, namun sebagai seorang pendekar, ia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

​"Dia terlalu mencolok," gumam Yan Lie dengan suara serak. "Dunia tidak akan membiarkan keajaiban seperti dia hidup dengan tenang."

​Di ruang pertemuan utama Klan Api dan Klan Es, suasana jauh lebih menyeramkan. Para tetua klan yang haus kekuasaan duduk melingkar.

​"Darah campuran itu telah bangkit," ujar seorang tetua dengan suara parau. "Jika kita membiarkannya tumbuh, dia akan menjadi ancaman bagi kemurnian klan kita."

​"Atau ..." timpal tetua lain dengan senyum licik, "kita bisa melahap energinya. Bayangkan kekuatan yang bisa kita dapatkan jika kita mengekstraksi inti Qi api dan es yang sempurna dari tubuhnya."

​Malam itu juga, perintah rahasia dikeluarkan. Sekelompok pembunuh bayaran tingkat tinggi dan para pencari kekuatan "gelap" mulai bergerak menuju Benua Tiandi.

Mereka bukan datang untuk menonton turnamen, melainkan untuk menjemput nyawa sang pembawa kutukan.

​Yan Bingchen menatap ke arah cakrawala. Meski matanya masih berdenyut, instingnya mengatakan bahwa badai besar sedang menuju ke arahnya.

Ia melirik Mo Ran dan Si Hitam yang tampak bahagia merayakan kemenangannya.

​‘Ayah ... Ibu ... apakah kalian yang mengirim mereka? Ataukah kalian yang menangis untukku?’ batinnya getir.

​Ia mengepalkan tangannya kuat-kuat. Apapun yang datang—baik itu pembunuh dari klannya sendiri atau iblis yang lapar akan kekuatannya—ia tidak akan lagi lari.

​"Datanglah," bisik Yan Bingchen pada angin yang berembus. "Aku bukan lagi anak kecil yang bisa kalian buang."

1
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa
Ibad Moulay
Lanjutkan. 🔥🔥🔥
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos lanjut terus Thor
Ibad Moulay
Uraa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Abil Amar
iy in kyk dicerita dlegenda pendekar sabit yan bingchen bntu shan luo wktu mau dbnuh ayahny mau rebut kristal leluhurny yg dbnuh yan bingchen ayahnya shan feng
Abil Amar
emmmmmm kyk pernah dengar y klu g slah ceritanya ad dbgian menolong shan luo dlegenda pendekar sabit
Arken: satu Dunia
total 1 replies
Ibad Moulay
Merah
Ibad Moulay
Langit
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Surianto Tiwoel
bantai abis,, mantap Ferguso
Marsahhayati
justru yg tidak waras adalah orang yg apa adanya.,👍
Ibad Moulay
Pedang Darah
Ibad Moulay
Sekte
Ibad Moulay
Uraaa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!