Bagaimana rasanya bila sedang berduka karena kehilangan laki-laki yang sangat kita cintai secara tiba-tiba, datang wanita asing dan anak kecil yang yang tidak kita kenal sama sekali mengaku sebagai istri dan anak suami kita yang telah meninggal dunia.
Dunia seakan runtuh saat itu juga.
Hancur. Pedih. Perih...
Rasa itulah yang kini bersemayam di palung hati Mikhaela Andisti. Kepergian Dion Sadewa, memberikan luka begitu dalam bagi Mikha. Ternyata laki-laki yang selalu menunjukkan rasa cinta padanya itu telah mengkhianatinya.
Bagaimana kelanjutan kisah ini ikuti terus ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap bab🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERSALINAN
Oek..
Oekk..
"Selamat, mbak Mikhaela. Bayinya laki-laki," seru suster memecah ketegangan yang sedari tadi menyelimuti ruangan bersalin.
Tangis bayi itu bukan sekadar suara tapi simfoni kemenangan setelah perjuangan panjang selama belasan jam.
Peluh masih membasahi kening Mikhaela yang baru saja berjuang melahirkan secara normal di salah satu rumah sakit ternama.
Raut wajahnya pun masih menampakkan sisa tenaga yang nyaris habis. Mikha yang di dampingi tantenya juga kedua teman baiknya Rania dan Sandra hanya bisa tersenyum getir sekaligus lega. Air mata haru luruh seketika saat makhluk mungil yang kemerahan itu diletakkan di atas dadanya untuk proses inisiasi menyusu dini agar bayinya menjadi lebih sehat.
Aroma khas bayi dan kehangatan kulitnya seolah menghapus semua rasa sakit dan lelah yang baru saja ia lewati.
Tak henti Mikhaela bersyukur anaknya lahir dengan selamat tidak kurang suatu apapun.
Dunia luar mungkin masih sibuk dengan urusannya, tapi di dalam kamar bersalin ini, waktu seakan berhenti untuk merayakan sebuah kehidupan baru.
Tak nampak satupun keluarga Dion yang datang, Mikha hanya dikelilingi orang-orang yang sangat baik padanya saja.
"Siapa namanya, apa kamu sudah menyiapkan nama putra mu sayang?", tanya Indri Tante Mikha adik mamanya yang sengaja datang dari Surabaya untuk menemani keponakannya itu.
"Iya tante. Namanya Muhammad Revan Sadewa", jawab Mikha menatap haru wajah anaknya yang masih terpejam.
Indri, Rania dan Sandra tersenyum mendengarnya.
"Nama yang sangat bagus Mikha. Revan sangat tampan seperti papanya", ujar Sandra.
"Iya. Walau bagaimanapun Dion adalah papanya. Sesakit apapun jejak yang di tinggalkan Dion pada ku, aku tidak bisa menghapus laki-laki itu sebagai ayah kandung anak ku. Aku juga tidak bisa menutupi siapa ayah Revan sebenarnya. Saat ia besar nanti pasti akan menanyakan ayahnya", ujar Mikha pelan dengan mata berkaca-kaca.
"Kamu sudah benar sayang, dengan kamu menyematkan nama ayahnya, akan memudahkan kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan lontarkan Revan mengenai ayahnya jika ia sudah mengerti nanti".
"Iya tante".
Sandra mengusap lembut bahu Mikhaela. Sungguh sebenarnya ia sedih melihat temannya harus melalui semuanya seorang diri. Tapi melihat semangat Mikhaela, ia dan Rania bisa lega. Walaupun selalu datang gangguan dari keluarga Dion, tapi Mikha di bantu Rania yang berprofesi sebagai pengacara bisa mengatasinya.
Bahkan beberapa hari yang lalu datang kabar baik, banding yang di ajukan oleh pihak Ira perihal status Salfa di tolak pengadilan karena mereka tidak memiliki bukti yang menguatkan bahwa Salfa adalah putra Dion. Ira kekeuh dengan pendiriannya tidak mau melakukan tes DNA ulang yang pihak Mikhaela pinta, dengan alasan hasil DNA yang mereka pegang sudah benar sesuai dengan hasilnya yang menyatakan Salfa anak kandung Dion Sadewa.
Melihat pihak sana enggan melakukan tes DNA ulang membuat Rania meragukan hasilnya, bisa saja hasil tersebut sudah di manipulative pihak lain.
Mikha pun memiliki pemikiran yang sama. Dalam benaknya, bagaimana kalau ternyata Salfa bukan anak Dion?
Tapi wajah Salfa begitu mirip dengan Dion terutama di bagian mata. Mikha bisa mengenalinya saat pertama melihat anak itu. Namun kini ia ragu, kenapa Ira mau pun keluarga Dion tidak mau melakukan tes DNA ulang di rumah sakit yang di tunjuk pengadilan dan di anggap netral.
Entahlah, apa masih ada rahasia yang di sembunyikan dari Mikhaela oleh keluarga Dion darinya. Kini Mikha hanya mengikuti alur ketentuan-NYA saja.
Mulai saat ini Mikha tidak akan sendirian lagi karena ada Revan yang menemaninya untuk selama-lamanya.
...***...
To be continue
Thor jgn ada drama tiba-tiba dion msh hidup y. Asli dah biasa bgt kayak gitu 😂 btw visualnya selalu pas👍 Nania tuh sesuai dg karakter yg di gambarkan. Sadis😂