NovelToon NovelToon
Penjaga Hati Di Wisma Lavender

Penjaga Hati Di Wisma Lavender

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Bad Boy / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:463
Nilai: 5
Nama Author: Hadid Salman

Penjaga Hati di Wisma Lavender mengisahkan perjalanan Arka,mahasiswa tingkat akhir Teknik Informatika yang terhimpit masalah finansial setelah kontrakan lamanya digusur. Di tengah keputusasaan, ia menemukan iklan kos misterius dengan harga sangat murah dan fasilitas mewah, termasuk internet super cepat.

Namun, Arka terjebak dalam situasi yang tidak terduga setelah menandatangani kontrak dengan Oma Rosa, sang pemilik wisma yang eksentrik dan gemar bermain TikTok. Ternyata, Wisma Lavender adalah sebuah kos-kosan putri. Arka terpaksa menjadi satu-satunya laki-laki di sana dan harus mematuhi aturan ketat serta tugas tambahan yang diberikan oleh para penghuni wanita yang beragam karakternya, terutama Sari, sang ketua kos yang disiplin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hadid Salman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Gamer vs Mahasiswa Akhir

Malam di Wisma Lavender sering kali menjadi medan tempur sunyi antara ambisi dan rekreasi. Di satu sudut, cahaya biru dari monitor Arka membasuh wajahnya yang kuyu, saksi bisu atas barisan algoritma yang sedang ia susun demi sebuah gelar sarjana. Di sudut lain, hanya terpisah oleh sekat dinding yang tipis, Bella—sang srikandi dunia maya—sedang bertaruh nyawa di arena digital yang tak kenal ampun.

Bagi Arka, internet adalah napas bagi skripsinya. Setiap detik loading adalah detak jantung yang tertunda. Namun bagi Bella, internet adalah aliran darah; setitik saja hambatan pada ping, maka karakter legendarisnya akan gugur di tangan musuh.

"Satu persen lagi... ayolah, sedikit lagi upload ini selesai," gumam Arka, jemarinya mengetuk meja kayu dengan ritme yang gelisah. Ia sedang mengunggah revisi bab terakhirnya ke peladen kampus, sebuah ritual suci yang menentukan masa depannya.

Namun, di balik dinding, Bella sedang mengerang frustrasi. "Kenapa ping-nya melompat ke angka merah?! Siapa yang sedang menyedot nyawaku?!"

Bagi Bella, lonjakan latensi adalah pengkhianatan terbesar. Matanya yang biasanya jenaka kini berkilat tajam oleh amarah kompetitif. Ia tahu betul siapa pelakunya. Di rumah ini, hanya ada satu orang yang sanggup melumpuhkan koneksinya dengan beban data yang kolosal: Arka.

Tanpa peringatan, dunia digital Arka mendadak gelap.

Simbol koneksi di sudut kanan bawah layarnya berubah menjadi tanda seru yang dingin. Disconnected. Unggahan yang sudah mencapai sembilan puluh sembilan persen itu terhenti, seolah-olah waktu membeku di ambang kemenangan.

"Tidak... tidak mungkin!" Arka berseru, suaranya parau oleh keputusasaan.

Ia berlari keluar kamar, menuju router pusat yang berada di lorong tengah. Di sana, ia menemukan Bella berdiri dengan angkuh, tangannya masih memegang kabel LAN yang baru saja ia cabut dengan paksa.

"Bella! Apa yang kamu lakukan? Aku sedang mengunggah skripsi!" suara Arka bergetar, antara marah dan ingin menangis.

Bella menatapnya dengan pandangan sedingin es. "Skripsimu bisa menunggu satu jam, Arka. Tapi turnamen kualifikasiku tidak. Kamu tahu apa artinya lag di tengah pertempuran? Itu adalah penghinaan. Kamu sedang membunuh karakterku demi barisan kalimat yang bahkan belum tentu dibaca dosenmu!"

"Ini soal masa depanku, Bel!"

"Dan ini soal kehormatanku di dunia E-sports!" balas Bella tak kalah sengit.

Di koridor yang remang itu, keduanya berdiri bagaikan dua ksatria dari zaman yang berbeda. Arka, sang cendekiawan yang mengejar logika, melawan Bella, sang petarung yang mengejar kemuliaan instan. Wisma Lavender menjadi saksi bisu bagaimana sebuah kabel plastik tipis mampu memutus tali persaudaraan dalam sekejap.

"Internet ini milik bersama, Bella. Kamu tidak berhak memonopolinya," Arka mencoba meredam suaranya, meski dadanya bergemuruh.

"Kebersamaan berarti saling berbagi beban. Dan malam ini, beban datamu terlalu berat untuk kupikul," Bella melipat tangannya di dada, tetap berdiri kokoh di depan router.

Perselisihan itu mulai memancing rasa ingin tahu penghuni lain. Pintu-pintu terbuka pelan. Sari muncul dengan wajah yang penuh penghakiman hukum, sementara Gendis mengintip dengan rasa ingin tahu yang besar.

"Ada apa dengan hiruk-pikuk ini?" tanya Sari, suaranya berat oleh otoritas.

"Bella mencabut aksesku, Sar! Aku hampir selesai mengunggah revisi!" adu Arka.

"Dia menghambat ping-ku, Sari! Aku tidak bisa menang jika internetnya tersedot habis oleh sistemnya!" bela Bella.

Sari menghela napas, sebuah desahan yang membawa beban seluruh aturan Wisma Lavender. Ia menatap kabel yang tergeletak di lantai, lalu menatap Arka dan Bella bergantian. "Di rumah ini, kebutuhan hidup lebih tinggi daripada kesenangan. Namun, efisiensi adalah kunci."

Sari mengambil kabel tersebut dan memasangnya kembali, namun kali ini ia masuk ke pengaturan admin melalui ponselnya. "Aku akan membagi bandwidth ini menjadi dua jalur yang setara. Arka, unggahanmu akan sedikit melambat, tapi tidak akan terputus. Bella, ping-mu tidak akan sempurna, tapi cukup untuk bertahan hidup. Tidak ada kemenangan mutlak malam ini, hanya kompromi yang pahit."

Bella mendengus, namun ia kembali ke kamarnya tanpa kata. Arka menghela napas lega, meski ia tahu malamnya akan menjadi lebih panjang.

Kembali di depan monitornya, Arka melihat angka sembilan puluh sembilan persen itu perlahan-lahan merangkak maju. Sastra hidupnya malam ini tertulis dalam bentuk progres data yang lambat. Ia menyadari bahwa di Wisma Lavender, setiap orang sedang memperjuangkan "game" mereka masing-masing. Baginya, itu adalah gelar sarjana; bagi Bella, itu adalah kemenangan di layar kaca.

Dan di antara keduanya, internet hanyalah jembatan rapuh yang sering kali runtuh oleh ego yang bersinggungan. Pagi yang akan datang mungkin akan membawa damai, namun malam ini, Arka belajar bahwa sebuah kabel LAN memiliki kuasa yang lebih besar daripada sekadar transmisi data; ia adalah tali jemuran bagi harapan-harapan yang sedang dikeringkan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!