Untuk readers sekalian. Mohon maaf bahwasannya novel PRESDIR SUAMIKU ini masih dalam tahapan Revisi. Oleh karena itu apabila ada yang salah dalam penulisan mohon dimaafkan.
TERIMA KASIH😊😊
Dia adalah Anna seorang mahasiswa...seorang yang suka kerja keras membantu kehidupan keluarganya...ayah yang sudah sakit-sakitan terpaksa harus mencukupi kebetuhan keluarganya dan membanti membiyayai kuliah adik tersayangnya.
Dia adalah Galuh seorang laki-laki dingin, yang tidak terima orang terdekatnya terluka, dia seorang presdir di salah satu perusahaan terbesar di kota A.
Bagaimana mereka bisa disatukan dengan watak yang bertolak belakang tersebut...apakah waktu bisa menyatukannya!
Penasaran??? Yuk baca ceritanya ya readers.
IG : gx_shi7
YouTube : Nadila Sizy
Jangan lupa komen,vote dan like nya yah...
update : Selasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadila sizy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dirumah Anna
Di meja makan.
" Kak Anna, cepat turun makan malam sudah siap. " Kevin memanggil Anna sambil membersihkan dapur yang habis dipakai setelah masak.
" Iya, iya kakak akan turun sekarang juga. " balas Anna yang menyusul Kevin di meja makan.
" Eh, kamu sudah siap yah! " Anna melihat Galuh yang sudah ada di meja makan.
" Emm, kamunya aja yang lama. " balas Galuh tersenyum menyeringai.
Pagi harinya.
" Pagi Anna, apa tidur mu nyenyak? " kata Galuh sambil menatap ke arah Anna dengan senyum manisnya dan membantu Kevin menyiapkan sarapan.
" Pagi juga, apa kamu nyaman dengan kamarmu? " tanya Anna datar.
" Tentu saja aku betah karena satu atap dengan Anna " menatap Anna penuh arti.
" Baguslah kamu nyaman disini, setidaknya kamu tidak akan meminta banyak ketika tinggal disini." kata Anna membantu Kevin.
" Kakak ada urusan apa dengan kakak ini? " tanya Kevin melihat ke Galuh.
Aku tidak boleh memberi tahu Kevin alasan presdir ini tinggal disini kalau dia tahu nanti dia akan memberi tahu ayah. gumam Anna dalam hatinya.
" Oh itu, dia bisa jelaskan kepada kamu sendiri. "
Haha, biar dia yang cari sendiri alasannya tinggal disini. Emang siapa yang suruh kamu enak-enakan tinggal dan makan di rumah orang. Rasain. gumam Anna dalam hatinya memberikan seringaian halus di bibirnya ke Galuh.
Galuh tersenyum, seakan tahu jalan pikiran Anna.
Oh jadi kamu mau ngerjain aku yah, kalau gitu kamu lihat saja permainan kamu tuan putri kecilku. gumam Galuh dalam hatinya.
" Baiklah saya akan menjelaskan kenapa saya tinggal disini, saya tinggal disini karena kakakmu. Karena saya... " kata Galuh tertahan karena Anna langsung menjelaskan Ke Kevin alasan Galuh tinggal .
Dia berani bilang itu. Huh, awas saja kamu berani- berani bilang sama Kevin. gumam Anna dalam hatinya lalu memicingkan matanya ke Galuh.
" Oh itu karena dia bekerja di restoran tempat kakak kerja dan bos kakak suruh kakak untuk melatihnya agar bisa menyesuaikan pekerjaannya itu. Kamu kan tahu kakakmu ini sudah berpengalaman kerjakan. " jawab Anna sambil gugup yang langsung menghapus keringat dingin di keningnya.
" Hem, hanya itu saja kah. Masak bos kakak mempekerjakan orang yang tidak terlatih dan menyuruh kakak juga untuk melatihnya
Ini terlihat sangat aneh, masa ada bos kayak gitu! " jawab Kevin bingung menyorotkan kedua matanya melihat Galuh dan Anna bergantian.
" Apa yang kamu pikirkan? Lebih baik kamu makan saja makanan kamu itu dan berangkat kuliah sana. "
" Hmm, oke, oke, kenapa kakak gugup gitu! Kan Vin hanya bertanya saja kenapa kakak sampai berkeringat juga. " Kevin langsung menyantap makannya.
" Yaudah, Vin udah selesai, Vin pergi kuliah dulu yah kak, kakak cepat siap-siap juga dan hati-hati yah kak kerjanya, dah kak. " Kevin bergegas keluar setelah memakai sepatunya.
" Iya, kamu yang fokus kuliahnya ya. " balas Anna sambil melihat adiknya berjalan keluar.
" Kamu benar-benar kakak yang baik sampai tidak mau mengalihkan pandanganmu sampai saat ini. "
" Tentu saja, dia adalah penyemangat ku untuk hidup jika dia tidak ada aku mungkin nggak tahu harus menghadapi dunia yang begitu kejam ini. " balas Anna sambil melihat adiknya yang berjalan di trotoar jalan.
" Kamu jangan cemas tuan putri kecilku, aku akan selalu membantu kamu jika kamu dalam kesusahan dan tidak akan pernah memunggungi kamu disaat kamu dalam masalah sekaligus, ingatlah itu. Aku tidak akan pernah melakukan itu kepada kamu." kata Galuh sambil memeluk Anna.
Anna tersentuh dan tidak menyadari kalau Galuh memeluknya. Seakan-akan ucapan Galuh menghinoptisnya.
" Apa kamu serius dengan perkataan kamu?Kamu tidak akan meninggalkan aku dan selalu bersama ku selamanya? " Anna mendongak kepalanya, melihat wajah galuh karena Galuh yang memiliki tubuh yang tinggi.
" Tenang saja tuan putri ku, aku tidak akan pernah membohongi kamu, aku akan selalu bersama kamu selamanya, kamu harus ingat itu. " kata Galuh memeluk erat Anna.
" Sekarang apa kamu tidak ingin siap-siap untuk pergi bekerja? " tanya Galuh kepada Anna dan Anna terkejut melihat dirinya ada dalam pelukkan Galuh, dengan cepat Anna menjauhi Galuh.
" Oh, aku hampir lupa, kalau begitu aku akan bersiap-siap sekarang dan kamu juga harus siap-siap juga."
" Baiklah, kalau begitu aku mandi dulu. " kata Galuh kepada Anna.
" Yaudah, mandi sana. " kata Anna kepada Galuh.
.
.
.
.
.
Bersambung.
udah kelihatan tua.,.. penampilan nya pun ngsk mendukung sama tokohnya Anna..
Thor cari yg mudah dikit n penampilan yang sederhana aja thoor.
Menepi di profilku yuk. Ada novelku SANG PENGUASA NEGERI
masih baru dan butuh bimbingan dari kalian semua.
Selamat membaca 😊