NovelToon NovelToon
Istri Pajangan

Istri Pajangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Asih sunkar

Aku bukan pelakor! Aku hanya lah orang ketiga dalam hubungan kakaku dan calon suaminya.... lah bagaimana mana bisa?

Bagaimana jika suami mu dan suami kakak mu adalah orang yang sama?

Ini adalah kisah ku. Aku-Kania, Adam dan Najira, yang bukan lain adalah kakak tiri ku, terikat dalam satu hubungan yang bernama tali pernikahan.

Jika kalian tanya siapa istri pertamanya mas Adam. Aku, aku istri pertamanya. Tapi siapa wanita yang di cintanya, iya, Najira.

Aku tau betul kalau hati mu hanya milik Najira seorang. Tapi, aku juga istri mu. Tidak kah kau memikirkan perasaanku walau sedikit?

Jangan lupakan Chandra, Pria adi kuasa yang memegang tali merah di kehidupan Kania.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asih sunkar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15. Adam yang kejam

Adam yang kejam

Adam membuka matanya, karena ia merasa ada sesuatu yang menempel di pipi kanannya, dan itu mengganggu baginya. Ia melirik ke samping, dan ia melihat Kania ada disitu sambil menempelkan jari telunjuknya di pipi Adam

"Sedang apa kau!" Bentaknya

"Nyamuk mas" Ucap Kania, kini telunjuknya mendarat di pelipis Adam

"Ahhrrggg menyingkir kau!" Bentak Adam lagi, ia mendorong tubuh Kania agar menjauh darinya

Kania sontak tersungkur ke belakang, ia meringis sambil memegang kakinya yang terkilir karena tertindihi batu saat disungai tadi

"Ugrrhh" Ringisnya, sambil memegang kakinya yang terasa sakit

Adam melihat Kania yang sedang meringis kesakitan, dan ia memalingkan wajahnya, menatap kearah lain. Ia tidak peduli. Setelah itu suasana menjadi hening, Adam diam, begitu juga dengan Kania

"Ini semua karena kau" Ucap Adam memecah keheningan. Ia berbicara tanpa melirik, dan Adam mengeraskan rahangnya, serta jemarinya terkepal

"Kalau mas gak berbuat seperti itu, kejadian ini gak akan terjadi" Ucap Kania membela diri

"Jadi kau menyalahkanku!"

"Menurut mu mas" Kania mendongak

"Apakah ada suami seperti mu?!" Katanya. "Yang menyerahkan istrinya pada pria lain" Ucap Kania lagi, ia menatap sebal ke arah suaminya

"Sudah kubilang aku bukan suamimu sialan!" Adam menatap tajam, ia mencengkram dagu Kania

"Sa... sakit mas, lepas" Kania meringis, ia memegang pergelangan tangan Adam yang mencengkeram dagunya

"Tanamkan diotakmu yang dangkal itu" Kata Adam. " Kania, aku ini bukan suamimu, dan tidak akan pernah menjadi suamimu!" Bisik Adam dengan suara dingin tepat ditelinga gadis itu. Mendengar itu, tubuh Kania sontak gemetaran, jemarinya saling meremas dan *******

"Kalau gitu ceraikan aku mas" Ucap Kania dengan suara lirih, ia menatap nanar pada suaminya

"Sekarang ceraikan aku hiks hiks" Kania mulai menangis. "Biar aku tau menentukan jalanku sendiri mas huhuhu" Air mulai lolos dari pelupuk matanya

Kania menggeser sedikit tubuhnya, mendekat ke arah Adam. "Ceraikan aku mas" Katanya lagi memohon, ia bahkan tersungkur di bawah Kaki Adam, ia memohon sambil menangis, memeluk kaki Suaminya

"Ceraikan aku mas huhuhu" Tangisnya, ia membilas kaki suaminya dengan air matanya

"Diam kau" Ucap Adam

"Kau pikir kau ada harganya dimataku hah!" Ucap Adam dingin

"Kau jangan besar kepala Kania" Katanya. "Aku tidak sudi menahanmu terlalu lama menjadi istriku, aku muak" Katanya lagi

Kania mendongakkan kepalanya, menatap ke arah suaminya. Ia tak sangka kalau Adam akan berkata sekejam itu padanya. Kania menutup matanya, serta menelan ludahnya. Perkataan Adam begitu menancap dihatinya

"Tenang kau bodoh! Aku pasti segera menceraikan mu" Ucapnya dingin, serta menggeser paksa lengan Kania yang sedang memegang kakinya

Setelah kakek tidak ada, aku akan segera menceraikan mu, kalau bisa sekarang pun aku ingin sangat menceraikan mu. Aku muak, kau sungguh menjijikkan. Adam

Kenapa kau masih menahanku mas, aku mohon ceraikan aku, biar aku pun tau menentukan jalanku sendiri. Jangan tahan aku masss, aku mohon. Kania

"Kenapa kau sangat membenciku mas" Ucap Kania menangis bahkan sampai sesenggukan

"Aku yang seharusnya bertanya begitu Kania! Kenapa kau berbuat begitu pada Najira, sehingga kau tega menghancurkan pernikahannya" Ucap Adam, ia meremas kuat lengan gadis itu

"Berapa kali aku sudah menjelaskannya mas" Ucap Kania sambil meringis, karena cengkraman Adam sangat kuat

"Aku dijebak mas... aku dijebak, hiks hiks" Tangis mulai Pecah dari bibir gadis itu, ia menangis bahkan sampai tersengkal

"Kau pikir kau layak untuk dipercaya" Adam mencibir, ia memandang rendah pada istrinya itu

"Didunia ini gak ada wanita sebaik Najira, dia bahkan masih memikirkan perasaan mu walaupun kau telah menggoda calonnya. Heh, Pelacurr"

Kania diam, ia tidak tau lagi apa yang harus ia katakan untuk meyakinkan pria yang ada di depannya ini. Adam begitu keras, ia hanya menganggap kalau Najira adalah wanita paling baik di dunia. Najira bagai seorang malaikat yang hadir dihidupnya.

"Kalau nanti, besok, atau kapanpun itu. Jika aku berhasil membuktikan kalau diri ku tidak bersalah, kau pasti akan sangat menyesal mas" Ucap Kania dengan tatapan nanar. Ia duduk dan menyandarkan punggungnya ke dinding gereja tua

Adam memalingkan pandangannya menatap ke arah lain, ekspresi wajahnya sungguh tidak bersahabat

"Sampai kau matipun, aku tidak akan bisa menerima dirimu. Kau jangan besar kepala bodoh!" Lama ia diam, dan itu yang dikatakan Adam dari mulutnya

Mendengar itu Kania diam, ia menekuk sebelah kakinya yang tidak sakit, dan membenamkan wajahnya di atas lutut kaki itu

Ingat kata kata mu itu mas. Besok, nanti, atau kapanpun itu, disaat kau memohon maaf dariku, mungkin aku sudah berubah. Karena kau yang telah menyekolahkan aku dengan perlakuan mu selama ini, dan aku sudah lulus mas. Selamat, Kau telah meluluskanku lewat perbuatan mu.

Setelah itu hujan turun membasahi bumi. Air yang jatuh dari langit, turun dan menyelimuti bumi dan membasahi segala isinya.

Itu dia harinya, saat dimana rasa benci mulai bertunas dalam hati Kania.

...----------------...

Besok, nanti, atau kapanpun itu, disaat kau mulai sadar dan memohon maaf dari ku. Mungkin disitu aku sudah berubah. Jangan salahkan aku, karena kau yang telah menyekolahkan diriku dengan perbuatan mu selama ini.~Kania

...----------------...

Di rumah, Najira terlihat sedang mengotak atik ponselnya. Berkali kali ia menghubungi nomor yang sama.

"Kenapa?" Ucap Dito, selingkuhan Najira. Tubuhnya yang telanjang, mendekap perut polos milik Najira

"Adam, dari tadi ponselnya gak aktif" Ucap Najira khawatir, ia melirik ke arah Dito yang sedang memeluk perutnya

"Mungkin dia sedang bersenang senang dengan istrinya, seperti kita sekarang" Ucap Dito sambil tersenyum lebar. Cup, ia mencium sekilas perut Najira

Dito mengelus elus perut Najira dengan hidungnya, hingga gadis itu menggeliat kegelian.

"Dit, Ahh, geli.. hentikan Dito" Ucap Najira kegelian, ia meremas rambut pacarnya itu

Dito tidak menggubris apapun yang dikatakan pacarnya itu, ia tetap menjalankan aksinya. Lidahnya terjulur menelusuri perut Najira hingga bagian sensitif gadis itu

"Ahh Ahhh, Dit.. Dito he...hentikan sayang" Ucap Najira, desahan mulai lolos dari bibirnya. Jemarinya mencengkeram sprei akibat aksi Dito yang brutal

Ini hukuman karena kau masih memikirkan suamimu bahkan masih bersamaku. Aku akan menggigitmu habis habisan Najira.

"Kita lanjut beberapa ronde lagi" Ucap Dito, sambil tersenyum jahil pada Najira. Tangannya mulai tak terkendali

"Aku selalu siap" Ucap Najira. Ia mulai berbaring karena Dito menarik lengannya agar berbaring lagi ke ranjang

"Buka pahamu Jira" Ucap Dito Sambil tersenyum jahil

Setelah itu, hanya suara berisik akibat ulah mereka, dan decitan ranjang yang menghiasi malam mereka. Dua anak manusia itu telah melakukan hal gila untuk yang kesekian kalinya.

Bersambung...

1
Alivaaaa
aku mampir Thor
Marhaban ya Nur17
males ah wkwkw , ruwet cerita e pasti
Arni
Adi thor
Wulanda Ciiee Harahap
Bagus sekali
aku siapa
gak mudeng blas
hanefa aisyah
lumayam menaril
Enung Samsiah
pasti jere di kasih ke adi,,,,
Enung Samsiah
pasti jere
Enung Samsiah
siadam bodoh curiga pd kania,, pdhl njira yg hrs d curigai
Enung Samsiah
adam egois bngettt
Eka Shinkur
😍😘💪💪
Elok Pratiwi
tiap baca certa kok ending nya bersatu lagi terus bucinnn ... membosankan
Elok Pratiwi
paling juga adam n kania bersatu lagi terus jadi bucin seperti cerita yg lain sama dg cerita yg lain ... pengen baca yg ending nya pisah dan bahagia dg pasangan yg baru ada ga sihhh ...
Enovia Harnita
aku yakin Adi
Enovia Harnita
tania bodoh...
ridena tribawono
👍 ceritanya bagus banget kak
Rina
yeeeeyy... akhirnya ga balikan sama adam... aku terhura thor..
Rina
toxic nya adam nih lebih mematikan drpd arsenik.
Rina
kalau aku sih thor pinginnya sama jeremy... tp sama othor dimatiin tuh si jere.
karena saat bersama jere atau bahkan baca surat dari jere, kania bisa tertawa bahagia... othornim kejam...😌
Rina
nanti adam tau kania hamil nuduh yg engga² lagi.. mengingat dia punya sumbu teramat pendek....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!