Secret admirer,entah mengapa aku telat menyadari bahwa seseorang di sekitarku sering memperlakukan aku begitu istimewah.Seistimewah apapun hal yang ia lakukan padaku aku tak mau peduli dan tak mau ambil pusing karena bagiku,hidup dan pekerjaanku jauh lebih mengasyikkan daripada berpaling ke arah mengenal lawan jenis yang ujung ujungnya bikin sakit hati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kresentia Bano Kehi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13
Setelah mereka semua selesai bersiap,mereka pun datang ke ruang keluarga dan meminta ijin dari mama Flavia dan Papa Abraham.
"Mama,Papa, Adrian bersama adik adik ijin berkunjung ke real estatenya Adrian ya?"Adrian meminta ijin pada kedua orang tua mereka.
"Hmm anak anak mama dan papa sudah pada rapih dan wangi mama jadi bangga sekali melihat kalian seperti ini."Ucap mama fla, pada Adrian dan adik adiknya.
"Mama,terima kasih ya sudah melahirkan adrian dan adik adik adrian yang cantik cantik dan ganteng ganteng buat adrian,jujur mama dan papa adrian sangat bahagia berada di antara kalian semua."Ucap Adrian sambil melangkah maju dan memeluk mama dan papanya.
Akhirnya mereka bertujuh berpelukan penuh perasaan bahagia.
"Cukup, Rani sesak nafas nih Kak Adrian ahhh...."ucap Rani berusaha melepaskan dirinya dari pelukan mama papa dan semua kakak kakaknya itu.
"Adek...??" Adrian mengurai pelukan mereka dan memeluk adik perempuan kecilnya yang sudah terlihat beranjak dewasa itu.
"Adek kesakitan tahu?"Ucap Rani sambil memonyongkan bibirnya pada Adrian yang terlihat tertawa gemas dengan apa yang baru saja terjadi.
"Sudah sudah anak anakku,kesayangan mama papa,apa kalian tidak jadi berangkat?"Tanya Mama sambil tersenyum.
"Nggaklah mam,kita sudah dandan secantik ini masa gak jadi?"Ucap Rani sambil tersenyum manis semanis gula batu.
"Ayo berangkat..!!"Ucap Aryn yang dari tadi hanya terdiam dan terbawa suasana haru karena melihat akurnya mereka berlima.
"Aryn,kenapa diam saja dari tadi,"tanya Adam sambil membelai rambut sang adik.
"Nggak ada bahan cerita kak Adam!"Jawab Aryn sambil mencubit pinggang sang kakak.
"Kak Ahaz juga gak punya bahan cerita sama kayak Aryn."
"Ayolah...!!" Ucap Adrian pada adik adiknya...
Mereka pun pamit pada Papa Abraham dan mama Flavia.
Sambil melambaikan tangan mereka pun masuk ke dalam mobil Alphard sehingga tidak perlu masing masing memakai mobilnya.
°♡°♡°♡°
Di dalam kamar nuansa hitam putih itu berbaringlah seorang pria tampan sambil mengerjakan beberapa kerjaan yang masih tertunda di laptopnya.
Lagi fokus kerja tiba tiba ada notifikasi dari Angga sang asisten alias tangan kanan Ray.
"Boss hari ini ada ngobrol santai di real estate baru itu,"begitu bunyi pesan dari Angga.
"O iya hampir lupa,aku harus kesana!"ucapnya pada diri sendiri.
Ia pun bergegas ke kamar mandi,dan mempersiapkan dirinya.
"Ingat Boss tema hari ini memakai pakaian kasual karena boss pemilik real estate datang bersama adik adiknya dengan menggunakan pakaian kasual,"begitu bunyi notifikasi dari Angga pada Ray.
"Baiklah,aku tahu apa yang akan aku pakai!"
Beberapa menit kemudian ia telah rapi dengan memakai kaos polo putih berkerah dan sebuah topi serta celana panjang jeans memadukan kaosnya itu,sungguh tampan dan berkesan tak lupa ia memakai sepatu kets yang sepadan dengan penampilannya itu.
Setelah selesai ia pun keluar menuju ke garasi memilih milih mobil mana yang cocok dengan pakaiannya hari itu.
Kemudian pilihannya jatuh pada ferrari warna merah itu.
Tak lupa ia memakai sebuah kaca mata hitam agar terlihat lebih keren lagi.
Beberapa menit kemudian...
Ia telah sampai di depan real estate itu,terlihat dari jauh beberapa orang koleganya sama juga memakai pakaian kasual sama dengan dirinya.
Jauh dari tempat itu tampak Adrian bersama adik adiknya sedang berdiri di antara bunga bunga yang sangat indah dan tertata rapi di taman bunga itu
"Kak,adek pengen es krim itu!"Ucap Rani menunjuk ke arah jalan raya umum dimana seorang pria setengah baya tengah mendorong rombong miliknya dengan tulisan es krim di bagian papan atasnya.
"Dek,nanti kamu ketinggalan loh dek,"ucap Aryn pada sang adik.
Tetapi tak dihiraukannya ia tetap berlari menuju ke sana dan tanpa sadar ia menabrak seseorang berbadan tegap dan sangat tampan ia juga tak memperdulikan itu tetapi ia tetap meminta maaf "Maaf aku salah maaf ya,"ucapnya tanpa menoleh.
"Kalau jalan hati hati dong nih baju baru saja aku beli dengan harga yang sangat mahal dan aku tak ingin baju ini kotor hanya gara gara tanganmu menyentuh baju ku ini."ucap Ray tanpa menoleh ke arah si penabrak yang tak lain adalah orang yang ia kagumi selama ini.
Angga menyenggol siku Ray sambil berbisik,"Boss itu kan mbak Rani!"
"Mana gadis itu?"Ray balik bertanya pada Angga yang terlihat bingung dengan pertanyaan si boss.
"Kemana dia Angga?"Tanya Ray pada Angga tetapi tak di jawabnya karena ia asyik melihat lihat sekeliling yang indahnya sangat memanjakan mata.
Tanpa menghiraukan apa kata Angga,ia pun menerjang banyak orang di sekelilingnya dan berlari menuju jalan raya utama untuk melihat gadis pujaannya itu.
Ketika lagi bingung tanpa sadar matanya melihat ke arah gerobak es krim dan melihat sosok yang ia cari.
"Nah,akhirnya ketemu juga gadis pujaan hatiku!"Ucap Ray pada dirinya sendiri.
Ketika asyik berbicara sendiri ia lupa kalau Rani sudah berbalik arah dan kembali ke taman dimana kakak kakaknya berada.
"Dek,kok lama banget? Aryn menghujamkan beberapa pertanyaan pada Rani tetapi tak dihiraukan oleh Rani karena gadis itu asyik mengemut es krim yang ia beli tadi.
"Ketika sedang asyik bersenda gurau tiba tiba muncullah Angga dan Ray di hadapan Adrian dan adik adiknya.
"Hello bro,"ucap Adrian pada Ray.
"Hallo juga bro,apa kabar?Long time no see...!!"Ray mengucapkan salam dan say hallo dan ia tak memperdulikan betapa cantik dan anggunnya Aryn di samping Adrian.
Matanya masih mencari cari sosok yang sudah mencuri hatinya,dan apapun terjadi hanya Rani uang mampu meluluhkan hatinya yang keras seperti baja itu.
Ia masih saja mencari keberadaan gadis itu,matanya nanar tapi tak juga di temukannya sampai ia merasa jantungnya seperti berdetak kencang sekali.
Tanpa sadar Rani melewatinya sambil membawa es krim di tangannya dan saat itulah jantungnya semakin berdetak karena ia terus terusan memikirkan Rani,Rani juga merasakan hal yang sama tetapi ia tak menunjukkannya pada siapapun juga.
"Boss,kira kira aku harus menulis apa ya,soalnya aku bingung loh boss?"Bisik Angga tiba tiba memecah kesunyian membuyarkan semua lamunan tentang gadis itu.
"Angga,kamu bisa kasih aku kesempatan gak sih,ini menyangkut masa depan aku juga ga?"Ucap Ray berbisik dengan nada agak ketus.
"Iya maaf Boss tetapi...!!"Belum sempat ia melanjutkan perkataanya mulutnya sudah di bekap oleh Ray.
"Please,aku masih mencari sosok yang sudah membuat jantung ini serasa mau copot dari dalam rongga dadaku ini Angga please !!"Ucapnya sekali lagi.
"Baiklah aku paham dan akan mengunci mulutku ini,"ucapnya sambil memberi isyarat menutup bibir pada bossnya itu.
Ray melihat sekelilingnya dan dari kejauhan ia melihat seorang gadis yang sangat beda dari gadis gadis lainnya yang terlihat smart,energik dan apa adanya alias cantik alami,dan
Ia pun tertarik untuk mendekati gadis itu.
☆●☆●☆●☆●☆
"Kak,Rani lapar!!"Bisik Rani pada Aryn.
"Lho kok udah lapar aja sih?"Ucap Aryn sambil mengacak rambut sang adik yang panjangnya sampai batas pinggang dan sangat menawan itu.
"Yuk kita bilang ke kakak dulu,"ucap Aryn sambil menarik tangan Rani mendekati Adrian yang sedang berbicara dengan seorang pria tampan berwajah es dari beruang kutub.
Ray melirik ke sana kemari tapi yang di cari tak juga di temuinya.
"Dimana dia?"Ucapnya berbisik dan di dengar oleh Adrian.
"Ada apa?"Tanya Adrian pada Ray.
Ray masih fokus melihat sekeliling dan tak menghiraukan ucapan dari Adrian.
"Bro...!!"Sebut Adrian lagi sambil menepuk bahu Ray.
"Ah...eh... Iya bro,maaf aku lagi mencari seseorang!"Ucapnya agak kikuk.
"Sudah lama aku menyukainya!"Sambung Ray tanpa menyaring ucapannya.
"Siapa dia?"Tanya Adrian lagi.
"Kamu gak tahu bro?"Ucap Ray sambil matanya tetap saja tidak fokus pada Adrian.
"Bro,siapa sih yang sudah membuatmu jatuh cinta?"Ucap Adrian pada Ray,tapi lagi lagi Ray hanya mengiyakan tanpa mengerti pertanyaan Adrian.
Adrian pun memegang tangan Ray dan mengatakan padanya.
"Fokus bro,aku tahu kamu menyukai seseorang tetapi ingat seseorang yang kamu sukai itu juga harus menyukaimu biar seimbang."Ucap Adrian lagi dan saat itulah Ray sadar dan menoleh ke arah Adrian.
"Bro,maaf aku... aku tidak bermaksud mengabaikan obrolan kita tapi aku benar benar merasa detak jantung ini seperti tak wajar,dan itu tandanya aku mendeteksi jodohku berada di dekatku,entah siapa dia aku sungguh sangat jatuh cinta padanya."Ucap Ray tanpa menutupi rasa yang bergejolak di dalam hatinya.
"Sungguh cinta yang tak biasa bro...!! Adrian tersenyum dan memberikan jempol pada Ray.
Mereka berdua pun terlibat dalam obrolan yang sangat seru dimana Ray dan Adrian sepakat untuk membangun sebuah taman bermain bagi lansia di pinggir kota di negeri konoha ini.
Asyik bercerita sampai Adrian lupa kalau ia membawa adik adiknya ke sini.
"Yuk, kita makan dulu...!!"Ajak Adrian pada Ray
Ketika mereka masuk ke ruang makan,iaa tak melihat adik adiknya.
Ia pun menelepon Adam untuk mengajak mereka makan bersama rekan rekan bisnisnya.
"Adam,adik adikmu mana Dam?"Tanya Adrian pada Adam via ponsel.
"Dek Rani sudah balik karena sakit perut tadi hampir pingsan,"ucap Adam pada Adrian.
"Kok bisa?"Adrian melotot.
"Iya kakak kan lagi asyik bercerita aku gak mau ganggu!!"Ucap Adam lagi.
"Adam seharusnya kasih tahu kakak,kenapa tidak kasih tahu kakak Dam?"Ucap Adrian kaget.
"Maaf Kak,Adam salah..!!
"Ada apa bro?" Tanya Ray pada Adrian.
"Aku kesini bawa adik adik aku,tapi si bungsu katanya sudah balik,aduh anak itu padahal belum sempat keliling dan mengenal orang orang yang datang kesini!"Sambung Adrian lagi.
♡☆♡☆♡☆♡☆♡☆♡☆♡☆♡
TBC
CallmeEsy06
nanti tak lanjut lagi baca nya
wah ketemu lagi tanpa sengaja untuk ketiga kalinya.. ehhh dua apa tiga kali sih Rani dan Tuan Muda misterius itu.. lupa aku hhahaa wkwkwk🙈🙈🤣🤣🤣🤣🤭 benar² bakalan jodoh.
Adrian kenapa was was sekali.. apa dia punya musuh atau saingan?? 🤨🤔🤔
dan si pasti Adrian ini kenal bgt sma di Tuan Muda CEO misterius.. yg masih soko disembunyikan oleh Kak OTHOR. Yang bikin semua READERS PENISIRIN DAN KEPOOO BINGIITTT 😩😩😩😛😛😛🤣🤣🤣🤣🏃♀🏃♀🏃♀🏃♀
Lalu ngelamar diperusahaan.. kek mana otakku itu bekerja.. 😲🤣🤣
pasti bakal terstruktur rapi tuh cara kerjanyaa.. dua bidang kerja yang berbeda disatukan.. amaziing tuhh 😂😂🤣🤣
wahh sat set kagak sabaran sekali ya kamu Pria misterius Tuan Muda.. takut sekali jika gadis incaranmu diambil orang atau knp².😂😂
dan siapakah nama pria misterius seorang Tuan muda kaya raya???? /Shame//Shame//Doubt//Doubt//Doubt/
hmmm mamanya seorang pemilik butik, cakepp tuh bisa dibuatkan dress, gaun dan dll. Tapi enakk banget tuh jadi sahabatbya dpt dress gratiss tiss yang keren lagii.. ketiban duren runtuh drimana tuh yaa.. aku pasti mauu lahh yg gretongann.. 🤣🤣🤣