NovelToon NovelToon
Love Story : Dalam Dinginnya Bad Boy, Terukir Hangatnya Cinta

Love Story : Dalam Dinginnya Bad Boy, Terukir Hangatnya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:26k
Nilai: 5
Nama Author: momian

Bak disambar petir di siang bolong. Jantung Andini berdebar lebih cepat mendengar kedua orang tuannya yang saat ini sedang membicarakan tentang perjodohannya. Padahal jelas sekali jika saat ini Andini masih menimbah ilmu di salah satu kampus swasta.

"Ayah, ibu. Aku tidak ingin menikah dengan pria pilihan ibu dan ayah." Tolak Andini memberanikan dirinya untuk menyelah perbincangan orang tuanya. Ia tidak sanggup jika harus menikah di usia yang masih sangat belia. belum lagi, pria yang akan di jodohkan dengannya adalah pria yang paling menyebalkan di kampus. Pria yang memiliki kekuasaan, ketua geng motor, dan juga pria yang sangat-sangat dingin dan kejam.

Kevin Mahendra
-Bagiku semua gadis di kampus ini sama saja. Tidak ada yang istimewa. Pesonaku, ketampananku dan juga kekayaanku, mampu membuatku memiliki siapa pun yang aku inginkan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LS bab 13

Pesan yang dikirim oleh Sifa bagaikan sebuah tombak yang tajam, yang mampu menghunus jantung Andini, memberikan luka yang amat mendalam.

"Kau jahat Kevin." Lirih Andini.

Andini mengatur nafasnya, mengusap air mata lalu kembali meraih ponselnya. Namun sayang, nomor ponsel Kevin hingga sampai saat ini belum juga tersave di ponsel miliknya.

"Be*go" teriak Andini merutuki kebodohannya sendiri.

Pasangan suami istri macam apa ini? Bahkan nomor ponsel pun mereka sama-sama tidak saling memiliki. Bagaimana bisa menjadi rumah? Hal sekecil ini saja mereka masih sama-sama tidak tahu.

Andini lalu berdiri, dan berjalan keluar dari kamar mencari keberadaan ibunya.

"Ibu. Ibu, bisa minta nomor ponsel ibunya Kevin?"

"Ada di ponsel ibu. Ada apa?" Tanya sang ibu,

"Tidak apa bu." Jawab Andini, ingin mencoba mengambil ponsel ibunya yang terletak diatas meja, namun dengan cepat sang ibu menari tangan Andini, lalu melihat ke wajah Andini.

"Ada apa? Kenapa menangis? Apa yang terjadi? Apa Kevin melakukan hal yang tidak baik padamu?" Tanya Rosita dengan berbagai macam pertanyaan. Rosita tentu khawatir melihat putri satu-satunya menangis.

"Ibu, aku tidak menangis. Ini hanya kemasukan debu." Bohon Andini, karena tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya pada sang ibu tentang Kevin yang menjadikan dirinya sebagai bahan taruhan balapan.

"Jangan bohong. Ibu ini ibumu, yang melahirkanmu yang mengandung sembilan bulan lima belas hari lamanya. Jadi ibu tahu jika kau sedang berbohong sekarang."

Andini tentu gelagapan, karena ketahuan berbohong di hadapan sang ibu.

"Katakan yang sejujurnya. Ibu tidak ingin anak ibu menjadi pembohong."

"Ibu.. "Lirih Andini. "Aku hanya sedih karena Kevin pergi bu. Baru kali ini Kevin pergi semenjak Andini menjadi istrinya. Andini hanya sedih bu, Andini merasa mungkin Andini ada salah sampai Kevin pergi dan menitip Andini di sini." Bohong Andini. Toh, Andini harus seperti ini agar tidak terjadi pertengkaran dahsyat antara dua keluarga.

Rosita langsung memeluk tubuh Andini dan mengusap pundak belakang Andini.

"Kevin kan hanya sebentar. Nanti malam akan kembali menjemput. Jadi tidak usah bersedih, nikmati saja waktumu disini sebelum Kevin datang menjemput." Rosita membuat Andini agar bisa tenang.

"Maaf bu, anakmu ini sepertinya sudah pandai berbohong. Ya Rabb, ampuni aku yang berbohong pada ibuku." Batin Andini. "Baik bu, kalau begitu Andini pinjam ponsel ibu dulu yah."

Andini langsung bergegas kembali kedalam kamar dan langsung menutup pintu, tak lupa Andini mengunci pintu kamar agar sang ibu tidak masuk.

Andini langsung mengecek ponsel sang ibu dan mengambil nomor ponsel ibunya Kevin.

••••

Di jalan raya, tempat selalu diadakan balap liar. Kini kedua geng sedang berkumpul, dan juga tentunya banyak penonton yang akan menjadi saksi siapa yang akan menang di balapan kali ini.

Balapan terdiri dari tiga kali putaran. Putaran pertama dilakukan oleh Yuda, dan Yuda berhasil mengalahkan Bayu, sehingga skor saat ini 1-0.

"Thanks bro. Karena sudah menang." Kata Kevin sambil menepuk pundak Yuda, namun Yuda tidak menanggapi ucapan Kevin, karena jujur saat ini Yuda masih sangat kecewa dengan keputusan Kevin.

Kenapa Yuda menang? Tentu saja Yuda mengeluarkan semua skill nya demi Andini, gadis yang sudah berhasil masuk ke dalam hatinya.

"Rel, aku harap kamu bisa menang di putaran ini." Ucap Yuda sambil memberikan helm kepada Farel.

Tentu Kevin pun berharap hal demikian, Kevin sangat berharap Farel dapat memenangkan taruhan ini, agar Andini bisa tenang dan tidak diganggu lagi oleh geng elang. Musuh bebuyutan mereka.

Ponsel Kevin terus saja berdering, panggilan dari nomor baru, namun Kevin sama sekali tidak menggubris panggilan tersebut. Yang penting saat ini bagi Kevin adalah balapan ini.

••••

Setelah mendapat nomor ponsel Kevin dari ibunya, Andini terus mencoba menghubungi Kevin namun hasilnya nihil, tidak ada jawaban sama sekali. Dan bahkan sudah berapa pesan yang Andini kirim, namun juga belum terbaca.

Andini gelisah, dan terus melakukan panggilan, berharap ada keajaiban agar Kevin mau menjawab panggilannya. Namun harapan hanya tinggal harapan saja.

Tidak habis akal, Andini langsung menghubungi Sifa, meminta Sifa untuk menjemput dan mengantar ke tempat balapan diadakan.

••••

Balapan kedua, Farel kalah telak oleh lawan sehingga membuat skor kali ini seimbang dengan nilai 1-1. Dan sekarang yang menjadi penentu adalah Kevin.

Yuda yang merasa khawatir. Ia langsung menghampiri Kevin.

"Kevin. Aku mohon, apapun yang terjadi, tolong kamu harus menang di balapan ini." Pinta Yuda

"Maaf karena gagal." Timpal Farel yang merasa tidak enak pada Yuda. Farel tahu dengan sangat jelas jika sahabatnya itu benar-benar sudah jatuh cinta pada Andini.

"Kevin, kamu dengarkan. Tolong, Kevin, kamu harus menang. Apapun yang kau minta, akan aku beri. Asal Andini tidak pergi bersama geng elang bren*sek itu." Kali ini Yuda benar-benar bersungguh-sungguh akan memberikan apapun yang Kevin minta.

"Hahahah, sepertinya malam ini akan ada tangis dari pria yang kehilangan seorang istri." Ucap Raka dengan mengejek, mencoba membuat Kevin panas.

Ucapan Raka mampu membuat Kevin mengepalkan tangannya. Dan juga mampu membuat Yuda dan Farel serentak menoleh dengan wajah yang terkejut.

"Istri?" Gumam Farel dan Yuda serentak.

"Hahahahah" Tawa geng Elang serentak. Ternyata hubungan suami istri antara Kevin dan Andini sama sekali tidak diketahui oleh kedua sahabatnya.

"Apa maksudmu?" Tanya Yuda menghampiri Raka, Rafa dan juga Bayu.

"Tanyakan sendiri pada sahabatmu."

"Kevin.." Teriak Andini yang baru saja datang.

1
신 서준한
Kak cerita ini, kapan di lanjut??
Tuti Hayuningtyas: lanjuuuut teruuuuus thooooooooor 😅😅😅💃💃🥺
total 1 replies
umi azizah
kakkk...kol belom update lagi huhu
umi azizah
kapan update lagi kak
Apriyanti
lanjut thor
umi azizah
lanjut dong kak yg banyak hehe
Nofi Otafia
lama2 kyk jadi sinetron ikan terbang
Myra Myra
nape jadi mcmne
Nofita Sari
update'ny trlalu lama
Apriyanti
lanjut thor
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
moga aja setelah dilepaskan tangannya Andini dapat menyelamatkan dirinya dari sifa dan gerombolannya
Apriyanti
lanjut thor
Nofita Sari
update'ny trlalu lama
Lis Tina hrp
gimana kelanjutan .....
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
moga aja Kevin datang tepat waktu untuk menolong istrinya
Apriyanti
lanjut thor
Mariana Riana
bagus
Apriyanti
lanjut thor
Nofita Sari
lanjut lanjut lanjut
Apriyanti
lanjut thor
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
up lagi dong Thor masih kurang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!