NovelToon NovelToon
Snow In Paris

Snow In Paris

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:79.7k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Snow Tierra Arashi, seorang host terkenal yang menikah dengan seorang arsitek muda bernama Panutan Aaric Semesta.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, jika kehidupan pernikahannya ternyata jauh dari kata bahagia, lantara ibu mertua dan adik iparnya selalu ikut campur dalam persoalan rumah tangganya.

Akankah Snow akan bertahan dengan rumah tangganya atau ia justru akan kembali pada Calla Nirwana, mantan kekasihnya yang masih begitu mencintai Snow?

Selengkapnya hanya di novel Snow in Paris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 13

Snow mondar-mandir di kamarnya, sesekali ia menoleh ke arah jam di dinding yang sudah menujukan pukul 23.00. Ia merasakan kegalauan di hatinya sebab Aaric belum juga pulang ke rumah. "Mas Aaric sama Bella kemana sih? Kok jam segini belum pulang," gerutunya sambil mer*mas-r*mas ujung pakaiannya.

Menjelang pukul 00.00 berulah Aaric tiba di kediamannya, tanpa rasa bersalah, ia masuk ke kamarnya. "Kok kamu belum tidur?" tanya Aaric dengan santainya kepada Snow. "Kamu itu harusnya dengerin apa kata dokter. Ibu hamil itu harus banyak istirahat, ini sudah tengah malam loh, ayo tidur," ajaknya.

Snow tak bergeming, ia manatap tajam ke arah suaminya. "Dari mana aja mas Aaric jam segini baru pulang?" tanya Snow ia mulai menaikan nada suaranya.

"Tadi aku cuma nganter Bella pulang." jawabnya santai dengan wajah datar tanpa dosa, hal itu membuat Snow semakin kesal. "Kok mas Aaric enggak bilang dulu kalau mau nganterin Bella?" ia juga merasa Aaric sudah mengkhianati dan tak menganggapnya.

"Ya aku pikir kamu sudah istirahat makanya aku enggak bilang, aku tidak ingin mengganggu istirahatmu. Sudahlah Snow, lebih baik kita istirahat saja, sudah malam, besok pagi aku ada meeting." Aaric menyibakan selimut dan menyusup ke dalamnya.

"Ooh bagus, habis jalan sama Bella sampai tengah malam terus tidur, kaya enggak ada apa-apa??!!" Snow benar-benar tidak terima akan perlakuan Aaric yang seolah terlihat santai dan tidak terjadi apa-apa.

"Mau kamu itu apa sih Snow? Aku capek banget hari ini," Aaric kembali duduk, kemudian menatap istrinya dengan kesal.

"Mas Aaric yang ada apa? Bisa-bisanya pergi sama cewek lain enggak izin dan bahkan pulang sampai tengah malam."

"Hei, apa kamu sedang cemburu?" Aaric mencoba menebaknya. "Come on, Snow. Cemburumu itu tidak beralasan, aku dan Bella sudah lama tidak ketemu wajar saja jika kami ngobrol banyak."

"Tidak beralasan kata mas Aaric? Dasar pria egois!!" Snow mengambil bantal favoritnya, kemudian ia keluar dari kamarnya. Malam itu Snow memilih untuk tidur di kamar tamu ketimbang tidur bersama suaminya.

Melihat istrinya pergi dari kamarnya, Aaric melompat dari tempat tidur dan bergegas mengejar Snow. "Snow tunggu dulu dong," ia meraih lengan Snow dan menahannya pergi. "Ada project yang aku bicarakan dengannya. Dia ingin membuat sebuah resto dan memintaku untuk mendesaikannya, karena itulah aku pulang larut malam," Aaric mencoba menjelaskan mengenai project antara dirinya dan Bella.

"Dan mengenai aku tidak izin denganmu, aku kira kau sudah tidur jadi aku tidak ingin mengganggu istirahatmu." Aaric menggenggam kedua tangan Snow dan menatapnya dalam-dalam. "Please, percayalah sayang. Aku dan Bella tidak ada apa-apa, dia hanya bagian dari masa lalu dan kita sekarang hanya berteman dan tak lebih dari sekedar clientku saja. Tidak lebih." Aaric menegaskannya.

"Snow, aku pastikan hal ini tidak akan terulang lagi, percayalah. Aku akan pamit kemana pun aku pergi dan bahkan aku akan menceritakan perkembangan projectku bersamanya." Aaric terus meyakinkan Snow agar istrinya mau memaafkan dan percaya padanya lagi.

"Janji?" tanya Snow kembali meyakinkan Aaric jika dia tidak akan mengulanginya lagi.

"Janji sayang," Aaric membawa Snow ke dalam pelukannya, kemudian ia mengajak Snow istirahat di kamarnya.

Snow kembali luluh, lantaran masalah ini berbeda dengan masalah ibu mertuanya, ia juga melihat tak ada kebohongan di sorot mata suaminya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Keesokan paginya, Astrid kembali membahas soal semalam Aaric mengantar Bella pulang. "Apa kamu bertemu dengan ayahnya?" tanya Astrid penasaran.

Aaric menggeleng. "Sudah larut malam, mungkin orangtuanya sudah istirahat," jawab Aaric.

"Kalau begitu nanti sore setelah pulang kerja kamu jemput dia ya, agar bisa makan malam lagi dengan kita."

"Iya mas, aku mau berdiskusi soal tugas kuliahku. Kak Bella pasti lebih pintar, dan tidak sok pintar." Lentera melirik sinis ke arah Snow.

"Iya sebaiknya kau bertanya sama yang pasti-pasti saja, dari pada yang sok tahu ternyata memyesatkan dan membuat nilaimu jelek," Astrid menimpali.

"Tapi kayanya nanti Bella yang akan ke kantorku," ucap Aaric, kemudian ia menghabiskan tegukan terakhir susunya. "Kebetulan kami sedang ada project, dia ingin membuat restoran dan memintaku untuk membantunya membuatkan desain."

"Wah Bella ternyata benar-benar serius mau melebarkan sayapnya di dunia kuliner, tapi wajar saja sih masakan dia memang benar-benar enak, tidak pahit dan gosong" lagi-lagi Astrid melirik ke arah Snow.

"Wanita yang sempurna, aku ingin seperti dia" sambung Lentera. "Cantik, pintar, berwawasan luas, dan yang pasti sederajat dengan kita." ucapnya dengan penuh penekanan. Sayang sekali mas Aaric dulu putus dengannya."

Snow benar-benar sudah tidak tahan dengan sindiran ibu mertua dan adik iparnya yang di alamatkan kepadanya, ia beranjak dari tempat duduknya kemudian kembali ke kamarnya. "Permisi."

"Benar-benar tidak sopan," Astrid melarang Aaric untuk mengejar Snow. "Ini sudah siang apa kau tidak ingin ke kantor? Lagi pula apa kau tidak capek meladeni istri yang hanya bisanya merajuk?"

"Tapi apa yang di katakan oleh mommy dan Lentera tadi benar-benar keterlaluan," ucap Aaric.

"Kami hanya ingin menyadarkannya Aaric, agar dia bisa mengupgrade diri dan tidak bermalas-malasan sepanjang waktu. Selama ini kami sudah mencoba bicara baik-baik, namun dia sama sekali tak menghiraukan perkataan mommy, maka dari itulah kami seperti ini, tapi sekarang justru dialah yang seolah terdzolimi. Sungguh licik sekali istrimu itu."

Aaric benar-benar bingung harus terus menerus berada di situasi antara istri dan ibundanya.

"Sekali-kali kamu tegaslah padanya," pinta Astrid.

"Nanti aku akan bicara dengannya," Aaric pamit dengan ibundanya kemudian ia pergi ke kantor tanpa menghampiri Snow di kamar.

1
Mafaza Nurnadia
bagus
Ersa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
kasih extra part nya ya thor Irma
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya ahkir nya Snow dapat kebahagiaan yg sesungguh nya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
wow anda gercep sekali pak👏👏👏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
owwwhhhhh co cweet 🥰🥰🥰
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mudah"an acara nya berjalan lancar dan sukses sampai hari h nya ya Snow Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
perjuangan mu sangat luar biasa Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
apa Calla dan Snow akan bersatu ya??
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Ternyata hanya sinetron kirain terjadi lagi kepada istri Aaric yang kedua.... Alhamdulillah akhirnya snow hamil dan bahagia.....
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Akhirnya CLBK lah yang memenangkan hati Snow....setelah penantian panjang Calla....Snow berhasil ada dalam dekapannya ..Indahnya Snow In Paris
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
astaga mulur lentera tetep ya lemes amit😏tampan aja buat apa kalo hanya menyakiti 🤧
cinta akan tetap berpulang pada yang berhak walaupun sudah menikah kalau bukan jodohnya pastinya tetap bercerai juga
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
happy wedding buat snow dan Calla semoga bahagia selalu 😘😘😘😘akhir yang manis sukses selalu untuk karya kak Irma❤️❤️
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
tak pikir tadi beneran istri aaric..ternyata cuma film...hadeeehh
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhir yang membahagiakan buat snow dan calla..
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
hhmmm..aku seneng liat snow bisa bahagia bersama calla..mungkin ini sudah jalanya..mengalami penderitaan demi kebahagiaan yang sesungguhnya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
perjuangan calla saat itu juga luar biasa snow..kamu jangan salah paham lagi ya
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wah hebat mommy Astrid ternyata pandai berakting juga😊
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Sudah berpikiran negatif sama mommy Astrid, ternyata ini hanya sebuah adegan dalam film yang diperankan oleh mommy Astrid🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Semoga kebahagiaan selalu menemani hari² Snow dan Calla. Kekuatan cinta akhirnya mempersatukan dalam ikatan pernikahan. Jodoh memang rahasia 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!