NovelToon NovelToon
DENDAM (ANAK) ISTRI TERBUANG

DENDAM (ANAK) ISTRI TERBUANG

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Anak Genius / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Agatha harus menerima nasibnya dipenjarakan oleh suaminya sendiri atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap kekasih gelap suaminya.

Dalam kondisi Hamil dan tidak ada yang tahu, Agatha masuk ke dalam penjara dengan hukuman penjara sepuluh tahun.

Setelah keluar dari penjara, Agatha dipertemukan dengan anaknya yang sudah tumbuh menjadi seorang Anak Genius yang bertekad membalaskan dendam ibunya kepada sang ayah.

Follow akun IG Reni_nofita79
fb Reni nofita
Untuk mengetahui tentang novel-novel author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Belum Siap

Melihat Gerald yang sedang melatih anak-anak itu, tangan Agatha refleks menggenggam tangan Bima yang berdiri di sampingnya.

"Maaf, Sayang. Lain kali saja Ibu melihat kamu latihan. Kepala Ibu mendadak pusing," ucap Agatha.

Gilang melihat wajah ibunya yang memang sangat pucat. Gilang tahu semua itu karena wanita itu yang melihat Gerald ayahnya. Gilang tidak mau memaksakan wanita yang telah melahirkan dirinya itu bertemu Gerald. Biarlah Agatha menyembuhkan lukanya dulu.

"Jika begitu Ibu pulang saja. Lain kali Ibu masih bisa melihat aku latihan," ucap Gilang dengan senyuman untuk meyakinkan Ibunya jika dia baik-baik saja.

"Om, bisa tolong antarkan Ibuku. Jika Om tidak keberatan tolong periksa juga kesehatan Ibuku. Aku akan membayarnya nanti," ujar Gilang.

Bocah kecil yang masih berusia 8 tahun itu memang berpikiran lebih dewasa dari usianya. Mungkin karena kehidupan yang dia jalani selama ini cukup keras dan membuat dia menjadi dewasa sebelum waktunya.

"Tenang saja. Om akan menjaga Ibumu. Kamu latihan saja. Semoga menang lagi."

"Terima kasih, Om. Aku masuk dulu."

Gilang kembali mendekati Ibunya dan berkata, "Ibu pulanglah. Jaga kesehatan Ibu. Harus Ibu ingat, ibu adalah segalanya bagiku. Aku nggak mau terjadi sesuatu dengan Ibu."

Agatha terharu mendengar ucapan putranya itu. Dia mengecup rambut Gilang. Agatha merasa sangat beruntung memiliki putra seperti Gilang. Satu-satunya hal yang paling membahagiakan dari pernikahan dirinya dan Gerald hanyalah kehadiran Gilang.

Agatha melangkah cepat menuju mobil sebelum Gerald melihatnya. Begitu berada dalam mobil, tangis Agatha langsung pecah. Dadanya sesak melihat pria yang telah menghancurkan hidupnya itu.

Bima membawa kepala Agatha ke dadanya. Memeluk wanita itu erat. Memberikan kekuatan. Bima tahu semuanya dari Gilang. Bocah itu tidak pernah menyimpan rahasia apapun dari Bima.

"Mas, itu tadi pria yang telah penjarakan aku. Dia ayah Gilang," ucap Agatha terbata.

"Menangislah jika itu bisa membuat hatimu lega. Tumpahkan semuanya. Jangan kamu tahan."

"Mas, apa aku salah jika sampai detik ini masih menyimpan dendam pada pria itu. Dia yang membuat aku harus berpisah dari anakku selama 8 tahun. Aku belum bisa ikhlas menerima semua ini. Aku belum bisa memaafkan dirinya, Mas."

"Itu wajar. Sebagai manusia biasa, kita juga punya rasa marah dan dendam. Namun, jangan dendam itu membuat kita menjadi pecundang. Balas semuanya dengan membuktikan jika kita lebih baik dari yang dia pikirkan."

"Mas, terima kasih karena selalu ada saat aku sedih. Aku nggak tahu cara membalas semua kebaikan kamu, Mas."

"Berbahagialah dengan hidupmu, itu cara membalasnya. Melihat senyummu bagiku itu lebih dari balasan apapun."

"Mas ...." Agatha tidak bisa berkata apa-apa dia memeluk erat Bima, pria baik yang dihadirkan Tuhan mengisi hidupnya.

Agatha dan Bima pulang ke rumah. Setelah mengantar Agatha, pria itu pamit pulang agar Agatha bisa beristirahat.

Jam sepuluh malam Gilang pulang dengan menggunakan ojek online. Bocah itu langsung mencari ibunya. Masuk ke kamar dan melihat wanita itu sedang termenung di dekat jendela kamar.

Gilang mendekati ibunya dan memeluk pinggang Agatha dari belakang. Agatha membalikkan badannya menghadap putranya itu.

"Sejak kapan kamu latihan dengan pria itu?" tanya Agatha tanpa basa basi. Agatha mengajak Gilang ke kasur dan duduk ditepi ranjang itu.

"Sudah 4 tahun. Sejak aku berusia 4 tahun, pelatih aku Om Gerald. Dia yang membuat aku bisa seperti ini dan menang banyak perlombaan."

"Gilang, ibu ingin mengatakan sesuatu. Kamu sudah tahu jika Ibu masuk penjara karena tuduhan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya calon bayi seorang wanita."

Agatha menjeda ucapannya. Menarik napas agar dia bisa tenang dalam mengatakan semuanya. Agatha harus jujur. Gilang berhak tahu siapa ayahnya.

Gilang dengan tenang menantikan ibunya bicara. Dia tahu pasti wanita itu ingin mengatakan jika Gerald adalah ayahnya.

"Ibu bersumpah jika itu tidak benar. Ibu tidak pernah mendorongnya. Dia jatuh sendiri. Wanita itu adalah kekasih ayahmu. Dia dan ayahmu memenjarakan Ibu." Kembali Agatha menjeda ucapannya. Memandangi wajah putranya.

"Dan kamu tahu, jika pria yang memenjarakan Ibu adalah pelatihmu itu. Dia ayahmu, Nak."

Tangisan Agatha kembali pecah setelah mengatakan itu. Dia masih terbayang saat di tahan, dan Gerald yang melaporkan dirinya. Hatinya masih sakit jika mengingat semua itu.

"Ibu, aku telah tahu semuanya. Aku juga telah bertemu wanita itu. Dia saat ini telah menjadi istri ayah. Ibu jangan kuatir, aku akan membalas semua perbuatan mereka."

Gilang mengatakan semuanya. Mengenai apa yang dia lakukan di rumah Gerald dan dari mana dia tahu segalanya. Agatha tidak percaya jika putranya mampu melakukan semua itu.

"Sayang, hati-hati. Wanita itu sangat licik. Ibu tidak mau jika kamu nanti menjadi korbannya."

"Ibu tenang saja. Aku tidak bodoh. Ibu harus percaya denganku. Bantu aku dengan doamu."

Agatha akhirnya setuju dengan apa yang dilakukan Gilang, asal putranya itu mengatakan semua yang ingin dia lakukan. Agatha juga akan membantu jika dibutuhkan.

Balas dendam memang tidak baik, tapi Agatha hanya ingin membuktikan kebenaran dan membalikkan nama baiknya.

Agatha dan Gilang sepakat tidak akan mengatakan kebenaran siapa mereka pada Gerald sebelum mengantungi bukti kejahatan Merlin. Jika Gerald tahu Gilang anaknya, akan sulit bagi Gilang masuk ke rumah Merlin.

...****************...

1
Nani Te'ne
suka
Leocin Roddriquespereira
biasa dunia nyata SM dunia novel SM,laki2sll bodoh..LBH memilih pelakor dr PD yg sah.....
Leocin Roddriquespereira
memang Agatha mau???
Leocin Roddriquespereira
makax kena karma TDK punya anak...rasain...
Leocin Roddriquespereira
good job boy....sampai hancur ..
Omah Tien
bodoh gapain mau kg sm papa mu lah yg jht
umi istilatun
👍
Bahari Sandra Puspita
finally happy ending for all..
semua kebenaran sudah terungkap..
penyesalan dan hukuman sudah dirasakan..
maaf telah didapatkan dan akhirnya dendam terhapuskan..
akhirnya tiap tokoh mendapatkan jodohnya masing2 and hopefully happily ever after..

good job mam, cerita yg menarik..
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
LENY
MERLIN DI PENJARA
LENY
SDH BACA THOR DULUAN BAGUS CERITA NYA 👍👍
LENY
BIMA BEGITU MULIA HATIMU BERUNTUNG AGATHA DAN GILANG MEMILIKI BIMA❤
LENY
SEDIH 😭😭😭
LENY
KASIHAN JG GERALD DIA SDH MENYESAL. GILANG MAAFIN PAPA KAMU NAK😥
NaNa
Luar biasa
LENY
YA ITU GILANG MEMANG ANAK KAMU GERALD IKATAN BATHIN GAK BISA DIPISAHKAN.
LENY
DOKTER BIMA GANTENG COCOK SAMA AGATHA
LENY
cakep2 dan cantik visual nya
LENY
DASAR SUAMI GOBLOK TUNGGULAH KARMA DIBATAR TUNAI NNT 😡
LENY
JAHAT SEKALI SUAMI DAN SELINGKUHAN AGATHA 😭😭
Sri Puryani
lha merlin berthn" nikah cm siri? kenapa gk minta nikah sah mer....oon jg kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!