Wanita yang bernama Rembulan adalah anak dari keluarga miskin pasangan dari pasangan dari Cantik dan Angkasa namun Angkasa telah meninggal dunia sejak Rembulan kecil dirinya bekerja di rumah Ciko dan Cintya orang tuanya Crist sementara Arabela adiknya Crist mencintai Daniel sahabatnya Crist karena suatu kejadian membuat Arabela dan Daniel terpaksa menikah membuat Arabela senang namun Daniel belum mencintai Arabela
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jangan Jadi Kepala Batu
Arabela yang sejak tadi mengeluarkan barang barang di kotak hadiah lebih tepatnya Arabela mengeluarkan semua barang barang dari kotak aksesoris miliknya ke atas meja sehingga semua aksesoris miliknya Arabela ada di atas meja riasnya berkumpul dengan semua teman aksesoris setelah semua barang yang ada di kotak aksesoris habis Arabela langsung menatap ke arah meja riasnya lalu kedua matanya Arabela terbelalak lebar dengan mulut menganga melihat apa yang ada di hadapannya aksesoris miliknya sangat berserakan di atas meja riasnya bukan cuma di situ saja tapi semua aksesoris Rembulan ada di lantai juga membuat Arabela berpikir apakah tadi dirinya melemparkan aksesoris miliknya terlalu keras atau aksesoris miliknya Arabela yang terlalu lembek sampai jatuh ke lantai sehingga tanpa aba aba Arabela langsung berjongkok dan mulai memunguti semut lebih tepatnya Arabela mulai memunguti aksesoris yang ada di lantai
"Gue heran koq aksesoris gue pada jatuh ke lantai ngga nyangkut di atas meja semua ini sebenarnya gue yang melempar aksesoris terlalu keras atau aksesoris gue yang lembek kasihan banget lantainya menampung aksesoris gue tapi lantainya ngga lecet kan gue harus memindahkan semua aksesoris gue ke meja lagi supaya lantainya ngga ambruk kelamaan menampung aksesoris miliknya gue ini lantai termasuk lantai yang hebat karena ngga menangis saat kejatuhan aksesoris miliknya gue" batin Arabela sambil meloncatkan aksesoris satu persatu ke atas meja riasnya
Pintar yang telah beberapa menit lalu memasukkan tugas tugas mata kuliahnya ke tas kini dirinya telah menyelesaikan misinya yaitu tugas tugas mata kuliahnya sudah berkumpul semua di tas lalu Pintar mengambil tas tersebut dan dirinya langsung menggendong tas di punggungnya lalu Pintar juga tak lupa membawa laptop miliknya di tangannya setelah semua di rasa lengkap tanpa komando Pintar langsung berjalan ke arah meja makan setelah Pintar sampai di dekat pintu Pintar langsung membuka pintu kamarnya lalu Pintar langsung keluar dari kamarnya setelah itu Pintar menutup pintu kamarnya lagi dan mengunci pintu kamarnya mungkin takut ada semut yang masuk atau gajah yang masuk ke dalam kamarnya
"Aku selesai juga membereskan tugas tugas mata kuliahnya lebih baik aku menyusul ibu ke ruang makan pasti sekarang ibu dan kak Rembulan sudah ada di ruang makan pokoknya aku harus semangat mengejar cita cita aku dan aku harus menjadi orang yang sukses supaya aku bisa membanggakan ibu aku dan kak Rembulan biar bagaimanapun aku bisa kuliah juga berkat kak Rembulan yang bekerja membanting tulang untuk membiayai kuliah aku walaupun aku dapat beasiswa di kampus tapi aku berangkat dan pulang naik bus atau ojek dari kampus ke rumah pakai uang sendiri ngga di jatah oleh kampus" batin Pintar sambil mengeluarkan senyuman lebar di wajahnya
Pintar telah sampai di ruang makan dirinya melihat Cantik sang ibu dan Rembulan sang kakak sedang menyantap makanan sehingga karena tidak ingin mengganggu mereka berdua Pintar berjalan dengan sangat pelan supaya sepatu yang di pakai tidak kedengaran oleh mereka namun entah mengapa suara sepatu Pintar yang terlalu keras atau telinga Cantik dan telinga Rembulan yang sangat tajam melebihi tajamnya silet membuat Cantik dan Rembulan kompak menatap ke arah Pintar sehingga Pintar hanya tersenyum kikuk tanpa menghentikan langkah kakinya
"Pintar apa kamu sudah selesai membereskan tugas tugas mata kuliahnya kamu ?" tanya Cantik menatap ke arah Pintar yang ada di hadapannya sementara Pintar dengan cepat menganggukkan kepalanya mantap lalu menarik kursi yang kini sedang ada di sebelahnya setelah itu tanpa permisi Pintar menjatuhkan bokongnya ke kursi sedangkan Rembulan sibuk mengunyah makanan yang ada di tangannya maksudnya di mulutnya
"Aku sudah selesai membereskan semuanya tugas tugas mata kuliahnya aku bu" jawab Pintar sambil menerbitkan senyuman lebar di wajah tampannya sementara Cantik mengulum senyum lalu Cantik mengambil sendok dan mengisi sendok tersebut dengan makanan yang ada di piringnya tanpa ragu Cantik langsung menyuapkan makanan ke dalam mulutnya sedangkan Rembulan menelan semua makanan yang ada di mulutnya terlebih dahulu lalu berkata
"Pintar makanya kamu kalau habis mengerjakan tugas tugas kuliah langsung kamu masukkan malamnya supaya paginya kamu ngga menyiapkan tugas tugas mata kuliah ke tasnya kamu kalau kamu bangunnya ngga kesiangan pasti ngga telat tapi kalau kamu bangunnya kesiangan bakalan telat karena harus melemparkan tugas tugas mata kuliahnya kamu dulu ke dalam tas" nasehat Rembulan sambil menatap Pintar sedangkan Pintar yang sedang menuangkan nasi ke dalam piringnya langsung menoleh ke Rembulan tanpa melepas piring di tangannya nanti pecah dong sementara Cantik menatap ke Rembulan sambil mengunyah makanan di mulutnya
"Kak Rembulan semalam aku niat mau memasukkan tugas tugas kuliah ke tasnya aku tapi aku mengantuk banget sehingga aku tidur setelah mengerjakan tugas tugas mata kuliah dan belum memasukkan tugas tugas mata kuliah ke dalam tasnya aku soalnya tugas tugas mata kuliahnya aku banyak banget kakak ngga pernah merasakan kuliah makanya ngga tahu rasanya jadi aku yang banyak tugas kalau aku bangunnya kesiangan aku tinggal masukkan semua tugas tugas mata kuliahnya aku yang ada di atas meja atau di atas kasur ke dalam tas gampang jadi aku yakin ngga bakalan telat ke kampus" jelas Pintar lalu melanjutkan mencentongkan nasi ke dalam piringnya setelah itu Pintar mengambil lauk pauk yang tadi di olah oleh Rembulan dengan porsi yang di inginkan soalnya Pintar ngga akan menghabiskan lauk pauk tersebut karena sejak kecil Pintar dan Rembulan kalau maka itu lauk pauk pagi di makan lagi buat makan malam soalnya irit gas elpiji sedangkan Rembulan menatap tajam ke arah Pintar sementara Cantik yang sudah membuka mulut bersiap siap akan menjawab perkataan Pintar langsung menutup mulutnya lagi setelah mendengar Rembulan yang menjawab
"Pintar walaupun kamu mengantuk harusnya kamu tetap masukkan tugas tugas mata kuliahnya kamu ke dalam tas malamnya luangkan waktu beberapa menit ngga sampai berjam jam cuma memasukkan tugas tugas mata kuliahnya kamu kalau tugas mata kuliahnya kamu banyak harusnya kamu mengerjakan tugas itu dari siang supaya selesainya ngga sampai malam justru karena aku ngga pernah merasakan kuliah aku menyuruh kamu kuliah karena aku mau masa depan kamu bersinar dasar otak keras kepala bukannya mendengarkan aku malah kamu jawab terus" ketus Rembulan melipat kedua tangannya di depan dadanya sambil menatap nyalang ke Pintar sedangkan Pintar yang sudah bersiap siap akan memasukkan makanan ke dalam mulutnya langsung meletakkan sendok ke piringnya lalu Pintar menatap Rembulan dengan tatapan tajam sementara Cantik yang mencium aroma adu domba maksudnya adu jago lebih tepatnya adu mulut antara Rembulan dan Pintar langsung menatap ke arah mereka secara bergiliran
"Rembulan Pintar kalian sarapan supaya ngga kesiangan dan kamu Pintar harusnya kamu mendengarkan nasehat kakaknya kamu karena kalau dia menasehati kamu artinya dia sayang sama kamu jadi lain kali kalau kamu ada tugas tugas mata kuliah harusnya kamu letakkan semua tugas tugas mata kuliahnya kamu malamnya supaya kamu paginya kamu ngga repot repot lagi meletakkan semua tugas tugas mata kuliahnya kamu ke dalam tas kalau kamu punya banyak tugas kamu kerjakan dari siang supaya selesai ngga sampai malam dan kamu juga harus berterima kasih sama kakak kamu karena dia rela ngga kuliah demi kamu supaya bisa melanjutkan kuliah jadi kamu jangan bikin kecewa ibu dan kakak kamu" tegas Cantik sambil menatap ke Pintar sementara Pintar langsung menganggukkan kepalanya mantap sedangkan Rembulan tersenyum sangat lebar lalu Rembulan menjulurkan lidahnya ke arah Pintar seakan mengejek Pintar saat Pintar menatap ke arah Rembulan
"Iya bu" jawab singkat Pintar sambil mengumbar senyum lebar di wajah tampannya sedangkan Cantik mengulum senyum sementara Rembulan mengibaskan rambutnya karena merasa bangga dirinya di bela oleh Cantik
"Pintar makanya kalau aku menasehati dengarkan dong jangan jadi kepala batu" cibir Rembulan sambil menatap Pintar dengan tatapan mengejek sedangkan Pintar tersenyum tipis sementara Cantik menggelengkan kepalanya
"Rembulan Pintar lebih baik kalian sarapan supaya ngga terlambat" perintah Cantik sambil menatap ke arah Rembulan dan Pintar secara bergantian
"Iya bu" jawab Rembulan dan Pintar secara bersamaan tanpa di perintah dua kali Pintar dan Rembulan langsung menyantap makanan miliknya mereka masing masing sedangkan Cantik juga ikut menyantap makanan miliknya
Dirinya pasti senang bisa kerja ditempatkan orang kaya di negaranya💃