NovelToon NovelToon
Risalah Hati

Risalah Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ARyanna

WARNING!!
Cerita Dewasa, tak baik dibaca oleh anak dibawah umur!

"Menikahlah denganku," ucap Soraya memohon, berlutut di hadapan lelaki yang baru ditemuinya dalam waktu hitungan jari.

Ada apa dengan Soraya, hingga bertindak demikian? Kita ikuti saja kisahnya...




Tpe 23-12-2019

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARyanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12

"Tidak terjadi apa-apa semalam," ucap Rudi, lalu menunduk menatap makanannya yang masih tersisa. Ia tak berselera lagi untuk melanjutkan makannya. Ia memilih tak mengatakan sebenarnya sebab melihat sorot mata wanita dihadapannya jujur tak ada kebohongan bahwa ia tidak mengingat apapun kejadian semalam.

"Syukurlah," ujar Soraya penuh kelegaan.

"Aku akan mengantarkanmu pulang," Rudi bangkit menuju wastafel mencuci tangannya.

"Tapi, makananmu belum dihabiskan."

"Aku sudah kenyang," kata Rudi tanpa menoleh.

Soraya mengangkat piring kotor hendak menuju wastafel, namun Rudi berujar," letakkan disitu, akan ada orang yang membersihkannya."

Sorayapun mengurungkan niatnya, lalu meletakkan kembali piring kotor ke atas meja. Ia kemudian bergegas mengambil barangnya dan mengikuti langkah Rudi keluar dari apartement.

Mereka berdua kini sudah berada di lantai basement apartement untuk mengambil mobil. Masuk ke dalam mobil, Rudi terlihat sibuk menghubungi seseorang. Setelah ponsel ditutup Rudi mulai menjalankan mobilnya keluar menuju jalan raya.

"Dimana alamatmu?"

"Kamu lupa?"

Rudi menaikkan alisnya lalu menoleh ke arah Soraya.

"Jangan-jangan kamu juga melupakan siapa namaku," ucap Soraya menerka dan diangguki oleh Rudi, membuatnya berdecak kesal.

"Kamu itu dokter, kenapa ingatanmu buruk sekali. Dengar baik-baik, agar kamu tak lupa siapa namaku. Namaku SO-RA-YA, aku artis yang sering muncul di tv. Apa kamu tak mengenali aku," ujar Soraya mencondongkan wajahnya ke arah Rudi.

Rudi hanya menoleh sejenak. "Tidak," ucap Rudi singkat dan terdengar jelas, lalu kembali menatap arah jalanan.

Soraya memperbaiki duduknya menatap arah jalanan. Kesal dalam hati Soraya, sudah tak ingat namanya, apalagi tak mengenalnya. Meski ia hanya seorang artis yang terkenal akan sensasinya.

"Kita ketempat temanku sebentar" ucap Rudi, tanpa dijawab oleh Soraya.

'Tunggu. Rudi mau mengajakku ke tempat temannya?' batin Soraya.

Ia dengan segera menoleh ke arah Rudi, "Mau kemana?"

"Aku mau menukar mobilku, mobil ini milik temanku."

Soraya mengangguk. 'Pantas saja mobilnya berbeda. Tapi tunggu, dia mengajakku ke rumah temannya. Dan aku belum mandi,' rutuknya dalam hati.

"Kenapa, kamu keberatan?" tanya Rudi yang menyadari ke tidak nyamananan Soraya, sebab ia baru saja menghentakkan kakinya.

"Bukan begitu, hanya saja aku belum mandi," cicitnya.

"Kita hanya sebentar."

"Baiklah."

Tigapuluh menit kemudian mereka sudah sampai di depan rumah Davin. Soraya mengikuti langkah kaki Rudi memasuki rumah Davin.

"Siapa?" tanya Davin dengan suara nyaris berbisik.

"Teman," ucap Rudi singkat.

"Gak dikenalin ke aku, Bro."

Rudi terkekeh.

"Kenalin, aku Soraya," kata Soraya, yang mendengar percakapan mereka.

"Sepertinya aku familiar dengan wajah kamu. Ohya, aku Davin, temannya Rudi."

Soraya mengangguk menerima jabatan tangan Davin. Setelah itu Rudi dan Davin kembali mengobrol, sedang Soraya sendiri sebenarnya jengah mendengar obrolan mereka sebab ia sama sekali tak faham dengan apa yang menjadi topik pembahasan.

Menyadari sudah terlalu lama Rudi memutuskan untuk berpamitan. Ditengah perjalanan Soraya hanya diam, menahan kesal.

"Aku minta maaf."

"Baru nyadar. Gak nyangka kalau cowok lagi ngobrol, ngalahin cewek. Lama!," sindirnya.

Rudi mengusap pelipisnya, "Kami sudah lama tidak bertemu."

"Memang selama ini kamu tinggal dimana?" tanya Soraya penasaran.

"Aku kuliah di Amerika,"

"Ok, aku memaklumi. Tapi sebagai gantinya kamu tlaktir aku. Dan aku yang pilih tempatnya."

Rudi mengangguk menuruti keinginan Soraya. Mereka lalu menuju arah Restoran jepang yang ditunjuk oleh Soraya. Sepanjang perjalanan Soraya bercerita bahwa tempat itu sangat recomended dan wajib di coba.

Tiba di Restoran. Mereka telah memesan beberapa menu makanan, setelah menunggu beberapa saat kini makanan sudah tersaji di depan mata.

"Kamu coba itu, pasti kamu suka," kata Soraya menunjuk daging ikan mentah. Namun Rudi hanya menggelengkan kepala, dan dari raut mukanya terkesan tidak suka.

"Baiklah terserah kamu mau makan yang mana," ucap Soraya melanjutkan makannya.

Mata Rudi melihat ke arah pintu Restoran yang terbuka, dilihatnya sosok yang tak asing baginya. Lirih ia berucap, "Rara."

Soraya yang mendengar ucapan Rudi mendongak menatap Rudi, lalu beralih melihat arah pandang Rudi yang mengarah pada sosok wanita yang baru saja tiba di Restoran ini.

Rudi bangkit tanpa meninggalkan kata pada Soraya, lalu bergegas mengejar wanita yang dipanggil dengan sebutan Rara. Dan terlihat Rudi mengajak wanita itu pergi ketempat lain.

To be Continue

Terkesan lambat gak sih alurnya?

jangan lupa Kritik dan saran

ada berapa pertemuan lagi antara Bang Rudi sama Rara??

semalam aku baru bikin kata pengantar novel ini, maklum yang menulis masih amatir jadi banyak yang harus dibenahi. Jadi konsep cerita sudah tergambar disana, teman-teman bisa tengok ya... jangan lupa ditunggu kritik dan sarannya 😘😘

1
Ruswa 123
kereeen thor
falea sezi
lebih senang karakter soraya daripada amaira yg kayak anak kecil soraya lebih dewasa
Pasikah CwElosbes
luarbiasa
Holid Heryadi
kok gitu sih cara kerjanya awalnya enak di baca kok jadi ada adegan gak enak yaah
Rohana Juhari
aku mampir ya
kafa ainshod
aku balik lagi... gara gara gak bisa move on... bolak balik profil ArRyana ga ada novel baru...
kafa ainshod
ihhh... pede banget... aku balik lagi thor... kangen sama bang Icang alias babang rudi... lupa sudah berapa kali saya baca ini
Ely
Hallo thor.....baru baca.....🙏
Nancy Sirapandji
bagus ceritanya..menarik tdk bertele2..tdk terlalu bnyk konflik yg tak berarti..eps jg pas ngga terlalu panjang bngt jd tdk membosankan..🙏🙏😋😋
Erni Fitriana
mampir thorr
Irawati Danubrata
watak soraya terlalu lemah,mungkin sekian lamanya ia di doktrin oleh ebgel n tantenya shg dia tdk bisa memenage dirinya sndiri😭😭
Irawati Danubrata
masa seorang dktr spesialis tdk ada alat medis n obat dirmhnya?wkwkwk
Irawati Danubrata
soraya n rudi malukah?sakting kedyanya🤭🤭
Muajidah Firdausi
wajah Indo lebih enak dipandang Thor.
Muajidah Firdausi
Kok yg periksa dokter lain. Rudi kan dokter juga.
Muajidah Firdausi
untung ada Jenny
Yus Gerin
knapa tidak di beri tahu siapa yg menjebak soraya sama produser itu......
Yus Gerin
oh ....ternyata kevn dan soraya satu bapak lain ibu....
Yus Gerin
p
Donna Armen
🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!