NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Romansa Modern
Popularitas:699.6k
Nilai: 5
Nama Author: Utary Koleksi

Rania sudah lama membuang jauh semua rasa, mengubur dalam-dalam perasaannya, untuk bang Fakhri, seorang ustad di kawasan tempat tinggalnya. Sampai pada saat adiknya mengingngatkan memorinya kembali. Mengingatkan kembali akan cinta pertamanya yang hanya dinikmatinya dalam diam. Mengingatkan cinta yang tidak pernah bisa terungkapkan.

Bagaimana kisah Rania mengejar cinta sang Ustad? Apakah dia masih bertahan pada perasaan cintanya. Yang bukan hanya di tengah sikap dingin sang Ustad, tapi juga diantara cinta sahabat kecilnya, yang sudah terobsesi pada sang Ustad. Keberadaan seorang gadis muslimah sejati yang di taarufkan keluarga Ustad. Dan juga di tengah cinta-cinta lain disamping Rania, yang nyatanya lebih mudah untuk di rengkuhnya.

Lalu bagaimana sesungguhnya hati sang Ustad. Seseorang yang sangat sulit diterka perasaannya, di takar hatinya, di tebak keinginannya. Maka lengkapnya rumitnya kisah cinta ini, saat masih ada cinta pertama yang terpendam di hati sang Ustad sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Utary Koleksi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ULah Andi

"Karena kegiatan hari ini telah selesai dengan sangat baik. Akhir kata dengan mengucap hamdalah.....Alhamdulillah, abang menutup kegiatan hari ini," ujar Fakhri lagi dan di balas dengan ucapan alhamdulillah oleh semuanya sebagai rasa syukur atas kelancaran kegiatan hari ini.

"Mumpung masih sore kalian bisa pulang dan membersihkan diri sebelum azan magrib berkumandang. Karena dengan badan dan tubuh kita yang sudah seharian ini rasanya tidak mungkin kita melaksanakan sholat berjama'ah di masjid ini tanpa membersihkan diri terlebih dahulu," lanjut Fakhri.

"Siap bang....," jawab mereka semua.

"Bagi yang tidak bawa kendaraan bisa menumpang mobil Siscaa atau Andi, usahakan yang searah saja, jadi mereka tidak perlu bolak-balik mengantar kalian," tegas Fakhri.

"Kami rata-rata membawa motor bang," jawab Faisal.

"Kayaknya cuma Rania dan Rara yang tidak membawa kendaraan tadi," jelas Andi.

"Rara bisa bareng Sisca, bukankah kalian satu arah," tatap Fakhri pada keduanya.

"Oke bang....," jawab Sisca dengan mengacungkan tanda oke di jari tangannya.

Sementara Rara memasang wajah cemberut. Keinginannya untuk bisa bareng pulang dengan Fakhri tidak terlaksana. Fakhri malah menyuruhnya menumpang mobil Sisca. Rara tampak menggertakkan giginya geram.

"Rania bisa bareng Andi, kalian juga kan searah," rujuk Fakhri pada keduanya.

"Maaf banget bang....," pinta Andi

"Kenapa.....," Fakhri mengerutkan alisnya bingung.

"Aku udah bawa baju ganti, rencana mandi di masjid jadi sekalian bisa Azan. Ntar kalau semuanya pulang siapa yang Azan. Aku pulang sekalian setelah azan Isya bang," jelas Andi yang akhirnya membuat Fakhri mengangguk-angguk setuju.

"Sebaiknya Rania bareng bang Fakhri aja, kan satu arah juga," usul Andi.

"Ahh nggak usah bang. Rania pesen taksi online aja," hindar Rania.

Meskipun hatinya menyambut suka cita usulan Andi. Tapi Rania tidak berani jika harus pulang berdua saja dengan Fakhri. Rania nggak akan kuat. Tenyata bukan hanya rindu yang berat. Menahan rasa juga berat. Rania nggak akan sanggup bersikap biasa saja di hadapan Fakhri. Seharian tadi saja dia terus berusaha membohongi hatinya.

"Loh Nia. Bukankah lebih aman jika diantar bang Fakhri ketimbang naik taksi online," sangkal Andi.

Sementara Rara yang sedari tadi sudah geram makin bertambah geram mendengar usulan Andi. Bisa-bisanya si Andi meminta bang Fakhri yang mengantarkan Rania pulang, padahal dia tahu kalau aku sedari tadi yang sudah ngotot minta bareng mobil bang Fakhri, rutuk Rara dalam hatinya.

Kenapa Andi seperti sengaja melakukannya, padahal dia yang paling tahu bagaimana selama ini aku berusaha keras mendekati bang Fakhri," rutuk Rara kembali dalam hati.

"Kalau nggak Nia ikut bareng mobil Siska juga aja," elak Rania kembali.

"Kalau Nia ikut Sisca juga kasian Siscanya. Kalau sama kamu kan searah, rumah Sisca kan emang ngelewati rumah kamu dulu Ra. Kalau mesti nganterin Nia juga, kasian Sisca mesti bolak balik. Iya nggak bang," jelas Andi kembali.

"Kalau gitu biar Rania bareng Sisca. Aku bareng bang Fakhri, gitu aja jadi nggak repot," usul Rara ngotot masih kekeuh mau ikut bareng mobil Fakhri.

"Hadeehh ini anak kagak ngarti juga yakk...," Andi menepuk jidatnya.

"Yang nggak bakalan bikin repot itu kalau pulangnya searah. Kamu bareng Sisca yang searah, Nia bareng bang Fakhri yang juga searah," jelas Andi kembali ikutan ngotot.

"Udah....udah jangan diterusin ributnya. Ntar udah keburu magrib di jalan," bang Fakhri menengahi.

"Rara kamu pulang bareng Sisca. Nia bareng abang. Karena biar nyampenya nanti pas sebelum magrib," ujar Fakhri memutuskan.

"Baik bang. Kalau gitu kami jalan bang, Ndi....Assalamualaikum," pamit Sisca yang sedari tadi mendengarkan pertengkaran Rara dan Andi.

"Abang jalan ya Ndi....Assalamualaikum," pamit Fakhri menepuk pundak Andi

"Waalaikumsalam," jawab Andi.

Lalu semuanya berjalan menuju mobil masing-masing. Rania duduk di samping Fakhri dengan tatapan tidak suka Rara.

"Sis......Ra.....pamit ya....Assalamualaikum," ujar Rania lembut.

"Walaikumsalam. Kami juga udah mau jalan," jawab Sisca.

Sementara Rara hanya mengangguk dengan tersenyum yang tampak dipaksakan.

Andi yang jadi pengamat hanya bisa menyaksikan ulahnya dengan tertawa geli. Ini sudah seperti seharusnya. Bang Fakhri dan Rania itu sebenarnya memang pasangan yang pas, semoga ini bisa menjadi awal yang baik," gumam Andi kembali.

Tingkiyuu bangetz yang udah setia baca Novel "Mengejar Cinta Ustad"

Mohon Dukungannya

👇

Vote

Like 👍

Favorit ❤

Coment 💬

Baca juga Novel Author Lainnya

☆ Love Or Be Loved

☆ Cinta 90

Mohon juga Dukungan

👇

Vote

Like 👍

Favorit ❤

Coment 💬

1
Hasrie Bakrie
Terlalu lama mencintai dlm diam akhirnya merasa ragu
Hasrie Bakrie
Koq alur ceritanya berbelit-belit thor
Hasrie Bakrie
Jangan kelamaan thor bang ustadz di buat nelangsa, biar gk bosan ngebacanya
Hasrie Bakrie
Udah Rania biarkan aja Rara ngejar ustadz, qm ma si bos aj dah jelas cinta tu
Hasrie Bakrie
Rania ma pak bos aj dah jelas" cinta tu dri pada memendam rasa ma si ustadz
Hasrie Bakrie
Mantull banget filosofi mbak Susan
Hasrie Bakrie
Terima aja Rania, bos ganteng gtu apa gk bikin berdebar
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum ijin mampir ya
Agazzy Jun
jgn semakan rania dgn humairoh mrekka jls2 berbeda.....rania yg sft mengalah dan lebih polos tntu saja tdk bsa menyakiti perasaan org lain.
Mawar Berduri
koq terlalu berulang" ya rasa nya cerita nya, terlalu ribet sih menurut aq . kesan nya seperti karakter dari setiap tokoh dlm novel ini gk punya pendirian .. sementara perasaan cinta tulus itu menurut qu tanpa ada nya keraguan.klo udah ragu, itu nama nya bukan cinta, tpi cimonyt😁😁😁maaf ... hanya sedikit intermezo aja ya .. semangat terus berkarya nya buat author
mama Agung
lanjut thor
Raina Wahab
Alhamdulillah,,,, akhirnya up lagi. Yang semangat thor nulisnya,, aga bisa up setiap hari. jangan lupa juga JTL di lanjutkan lagi ceritanya. Aku selalu menunggu kamu up yaa thor.
Rinjani
yaa br up date yaa doubel donj
Azzahra ,
Terimakasih kk udah update 😘
ʏᴏͯɴͥɴͣaͦ🍿👑🎧⁹²⁵BT
hahaha author jadi pemain nih.... bercakap-cakap sama bg Fachri 😆😆😆
Rinjani
ala klu laki2 uang blanja ya itu sungguh bahagianya semoga anak2 akan mendapatkan yg keinginan kita..h😢😢😢🤲🤲🙏
Ai
makasih thor 😘😘😘....
nonce
smg ikhtiarnya kali berbuah manis ya Bang 🤭
Rinjani
ayo thor baru up..Rania biar punya anak kembar geumes ma aki dr Fachri yg kolot ..untung msh ada adik tentaranya
Rinjani
ok udah baca tp kan ada cerita sendiri Fachrinya mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!