Puber kedua, menghancurkan pernikahan Tatiana Ramos dan Brandon Wirawan. Ketika sang istri sibuk mengembangkan bisnis di luar negeri, suaminya yang ditinggal selama 2 bulan justru sedang mabuk kepayang dengan gadis muda yang usianya 10 tahun lebih muda dari istrinya.
"Kamu membiarkan dia menginap di kamar kita, mas? apa kamu sudah gilaa?"
"Siska tak punya kerabat di kota ini, dia sebatang kara. Ingatkah saat aku bertemu denganmu pertama kali, kamu juga sebatang kara Tatiana!"
Dengan dalih mirip dengan istrinya 10 tahun lalu, untuk pertama kalinya selama 10 tahun, Brand mendebat Tatiana.
"Maafkan aku Nyonya, tempat tinggal ku sedang diperbaiki..."
Mata Tatiana melebar, wanita itu bahkan mengenakan gaun tidurnya. Dia tidak tahan lagi, hanya dua bulan, dan itupun demi perusahaan mereka yang sempat merugi milyaran rupiah. Tapi begitu dia kembali, suaminya malah bermain api.
'Suami pengkhianatan dan bodoh seperti ini, aku benar-benar tidak butuh' geram Tatiana dalam hatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Saat keduanya kembali makan bersama dengan tenang. Ponsel Tatiana berdering.
"Siapa? angkat saja, jangan lupa nyalakan speakernya!" perintah Zack.
"Ayah mertua..."
"Mantan ayah mertua!" sela Zack memperbaiki ucapan Tatiana.
"Baiklah, mantan ayah mertua!" kata Tatiana menjawab telepon itu dan menyalakan speaker ponselnya.
"Halo..."
[Tatiana, nak. Apa benar kata Brandon, kamu berhenti dari perusahaan? apa yang sudah dia lakukan padamu nak! katakan saja pada ayah, ayah akan memarahinya...]
Zack meraih ponsel di tangan Tatiana. Tatiana hanya bisa menghela nafas panjang. Kakaknya pasti akan bicara tanpa basa-basi.
"Tuan Burhan Wirawan, dengar ya! Putramu yang brengsekk itu sudah selingkuh dari adikku, dia biarkan wanita selingkuhannya itu menguasai kamar utama di villa milik adikku. Bahkan anakmu yang terhormat itu mengizinkan selingkuhan yang itu memakai pakaian adikku. Bukan itu saja, dia membiarkan selingkuhannya itu habiskan ratusan juta uang perusahaan dalam satu bulan. Yang paling tidak bisa aku maafkan adalah ketika dia memberikan jabatan adikku kepada wanita selingkuhannya itu, membiarkan adikku tinggal dan bekerja di ruangan yang sempit, selebar koridor saja. Bahkan, begitu selingkuhannya itu melakukan kesalahan dan rugi 4 miliar, anakmu yang sangat terhormat itu meminta adikku untuk menyelesaikan masalahnya. Aku yakin tuan Burhan pasti tahu, bagaimana usaha Tatiana selama lima tahun ini. Tapi apa yang sudah anakmu lakukan padanya, aku tidak akan memaafkannya. Jadi, tidak usah bicara apa-apa lagi pada adikku. Kita bertemu besok di pengadilan!"
Tuttt
Zack segera memutuskan panggilan telepon itu.
Tatiana kembali menghela nafas panjang.
"Kak, tuan Burhan itu lemah jantung..."
"Apa peduliku? dia bukan ayahku! lagipula apa ya sudah kamu korbankan untuk keluarga itu selama 10 tahun sudah lebih dari cukup! Tatiana! tak ada satu orang pun yang diperbolehkan menindas anggota keluarga Ramos! paham!"
Tatiana mengangguk, dia memang cuma minta waktu lima tahun untuk kembali. Dan tadinya, dia kembali dari negara M itu. Mau investasi sangat banyak ke perusahaan Wirawan, sekaligus memperkenalkan keluarganya, kedua kakaknya dan mengatakan kalau dia adalah Tatiana Ramos. Tapi, semua berubah setelah dua bulan.
Namun bagi Zack, itu justru sangat bagus. Wajah asli Brandon, yang selama ini disembunyikan dengan baik selama 10 tahun akhirnya terbuka sendiri. Mungkin, kedatangan wanita bernama Siska itu juga untuk membantu Tatiana. Agar tidak terjebak seumur hidup dengan pria yang tidak pantas untuknya.
"Lanjutkan makan mu! nanti malam ikut kakak makan malam dengan para pengusaha kaya. Siapa tahu ada salah atau dari mereka yang single!"
"Kakak, aku belum resmi bercerai!"
Zack malah terkekeh. Dia suka sekali menggoda adiknya. Karena memang Tatiana mudah sekali termakan ejekan dan sindiran Zack. Lagipula, hanya pada Tatiana, Zack berani seperti itu. Mana berani dia mengejek atau menganggu Erick.
Sementara itu, Burhan yang baru saja mendengar kenyataan yang sebenarnya terjadi. Mengepalkan tangannya dengan kuat.
Sejak awal, sebenarnya dia sudah mencurigai anak sendiri. Rasanya tidak mungkin Tatiana yang sudah dia kenal 10 tahun lamanya menjadi istri dan menantu yang berbakti sampai meninggalkan perusahaan, apalagi saat perusahaan sedang dalam keadaan merugi. Ternyata, semua ini ulah anaknya yang brengsekk itu.
Burhan tak bisa menahan dirinya. Semua yang dikatakan pria yang menyebut Tatiana adiknya tadi. Terus berdenging di telinga Burhan.
Burhan keluar dari ruangan keluarga itu. Dia berjalan dengan terburu-buru dan wajah merah padam ke arah ruang tamu.
Feby yang melihat itu, segera menyapa suaminya.
"Mas, sudah telepon Tatiana?"
Tapi Burhan sama sekali tidak berniat untuk langsung menjawab pertanyaan istrinya. Dia mengambil bantal sofa di dekatnya dan langsung melemparkan bantal sofa itu dengan begitu kuat ke arah Brandon.
"Dasar brengsekk!" pekiknya penuh amarah.
Brandon yang tidak siap, dan tidak menyadari bahwa sang ayah telah melemparkan bantal ke arahnya. Karena sibuk mengobrol dengan Siska. Terkena pukulan bantal itu.
Sayangnya itu hanya bantal, terkena pun tidak membuat Brandon merasa sakit. Harusnya Burhan lemparkan sofanya saja. Sayangnya dia tidak kuat karena memang sudah tua.
"Ayah, kenapa memukulku?" tanya Brandon.
"Apa yang sudah kamu lakukan pada Tatiana? katakan pada ayah apa yang sudah kamu perbuat pada menantu ayah itu?" bentak Burhan.
Di pelipis pria tua itu, bahkan sampai terlihat urat-uratnya sangking emosinya dia.
"Ayah, kenapa ayah malah marah pada Brandon? Tatiana bilang apa? dia pasti mengarang cerita, membuat alasan...!"
Burhan mendorong Feby sedikit menjauh darinya, membuang wanita itu segera menjeda ucapannya.
"Kamu juga diam!" pekik Burhan.
"Ayah, ayah jangan dengarkan Tatiana. Dia pasti berbohong, dia tidak berani datang kan?" tanya Brandon.
"Dia tidak datang bukan tidak berani, dasar bodohh. Dia tidak datang karena sudah muak pada keluarga ini! kenapa kamu selingkuh dari Tatiana, Brandon? kurang apa dia, sebagai istri, sebagai pendukung mu di perusahaan, kurang apa dia?" dada Burhan rasanya sesak sekali.
"Paman, wanita itu berbohong. Tuan sama sekali tidak...!"
"Diam kamu!" pekik Burhan sambil menunjuk ke arah Siska, "semua ini juga gara-gara kamu. Kamu yang membuat masalah, membuat kesalahannya sampai perusahaan rugi 4 milyar kan? lantas beraninya kalian minta Tatiana yang sudah kehilangan jabatannya sebagai wakil direktur bahkan ruangannya juga, kalian minta mengatasi masalah itu?"
Wajah Brandon menjadi pucat. Rupanya ayahnya sudah tahu.
"Mas, tenang dulu. Bagaimanapun perusahaan itu kan memang harus di tanggung bersama..."
"Kamu diam Feby! katamu harus di tanggung bersama? lantas kenapa lima tahun yang lalu, ketika pengusaha itu hampir bangkrut. Hanya Tatiana yang pontang-panting berusaha menyelamatkan perusahaan? apa kalian semua lupa! apa kalian semua sudah hilang ingatan? semua ini salah anakmu itu Feby. Wanita mana yang tahan, kalau suaminya membiarkan wanita lain tinggal di kamar utama, dan bebas menggunakan barang-barangnya? kamu...!" tunjuk Burhan ke arah Feby, "apa kamu bisa tahan kalau ada wanita lain pakai pakaian privasimu?" tanya Burhan.
Feby terdiam. Dia tentu tidak akan biarkan hal itu.
"Dia mengadu separah itu..." Brandon bersuara.
Tangan Burhan terkepal kuat. Rasanya dia benar-benar ingin memukul anaknya yang bodohh itu.
"Dia bahkan tidak pernah mengadu pada ayah, Brandon. Dia tidak pernah mengatakan satu hal buruk pun tentang kamu. Dia sudah menyerah pada pernikahan kalian!"
"Apa?" Brandon tampak terkejut, "ayah tidak mungkin, dia sangat mencintaiku. Aku bilang padanya, aku hanya..."
"Justru karena dia mencintaimu, dia bertahan selama ini!" Burhan tak sanggup lagi berdiri, "masalah perusahaan, kamu dan wakil direktur mu yang baru itu yang harus selesaikan!"
"Ayah, tapi darimana kita akan dapat 4 Milyar dalam 24 jam..."
"Kenapa tanya ayah? harusnya kamu tanya pada wakil direktur mu yang baru itu!"
"Ayah... Siska masih baru, dia..."
"Sudah tahu masih baru, kenapa kamu berikan jabatan sepenting wakil direktur padanya?" bentak Burhan lagi.
Siska sampai bersembunyi di belakang Brandon karena takut pada Burhan.
"Ayah..."
"Sudahlah Brandon, lebih baik kamu kembali ke perusahaan. Mungkin sebentar lagi juga akan ada surat gugatan cerai dari Tatiana sampai di perusahaanmu. Seseorang membantu Tatiana, dia menyebut dirinya sebagai kakaknya. Besok, sidang perceraian kalian di mulai?"
"Apa?"
***
Bersambung...
Asal jangan yg mokondo aja, rugi banget ya Yuli.. 🤭
Patut Erick yg konon manusia paling sibuk dengan bisnisnya nyempat²in buat repot² turun langsung membantu Yuli menangani kasus perceraian, ternyata Erick sejak awal sudah menyimpan rasa pada Yuli.. 🤭
Di tambah lagi adegan jatuh 2x, jatuh dalam pelukan, dan jatuh terduduk dalam pangkuan.. Membuat seorang Erick yakin dengan hatinya.. 🤭
Pesona janda emang terdepan ya Mas Erick.. 🤣🤣🤣
terima kasih sampai jumpa lagi
Kalau kau berani, ya hadapi saja sendiri..
Untuk apa kau berlindung di balik sangkar emas mu, jika kau punya kuasa di kota D ini..?!
Kau beraninya hanya mengintimidasi wanita, benar² banci..
Kau yg suka mempermainkan wanita, kau lampiaskan egomu pada istri..
Apa yg di harapkan dari lelaki seperti dirimu sebagai suami..?!
Jika kau merasa hebat, ya hadapi..
Bukan ujug² melampiaskan emosi mu pada anak buah mu, itu sih kau pengecut namanya kau sebagai lelaki..
Jatuh dalam pelukan, lalu jatuh terduduk di pangkuan.. Apakah ini ada unsur kesengajaan, atau emang kebetulan..?🤣🤣
mbaca dari awal sudah kerasa nyeseknya.tatiana bener2 kuat.disingkirkan gegara ada ulet buku nemplok si brandon.suami yang g bisa apa-apa tapi uda banyak tingkah.alurnya sat set.jadi sering nungguin up nya.
terimakasih atas bacaannya yg keren thor.
terus semangat berkarya thor 🥰🥰 ❤️❤️
ad rasa juga niih ma Yuli ,,
🤭🤭🤭🫣🫣🫣🫣😂😂😂😂
pas tuh ,, 😁😁😁😁
entah mau dihabisin Tantowi
apa dihabisin Erick
itu terserah kak Thor 🏃♀️🏃♀️🏃♀️
masih perawan ni
eh salah janda yaa..
tapi belum halal oi
begini ni,kalau kelamaan jomblo🤣🤣
btw
amanda mending keluar dr kota itu juga
takut jadi sasaran bales dendam suami nya
eh ralat,mantan
iy mantan yaa 🤣🤣