NovelToon NovelToon
DIA JUGA SUAMIKU

DIA JUGA SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: nazwa talita

Laras Kinanti pergi mengadu nasib ke Ibukota, untuk mencari keberadaan suaminya yang menghilang tanpa kabar.

Pencarian Laras berujung luka, karena suami yang ia cari itu menikah dengan Nadine Chandra, yang tak lain adalah putri majikannya.

Sanggupkah Laras bertahan dengan status sebagai pelayan madunya?

Mampukah dia menghadapi kekejaman suaminya sendiri?

Adakah kebahagiaan untuk Laras?


Karya ini kolaborasi dua Author Kece
Nazwatalita dan Jannah Zein.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 13 BULAN MADU

Laras meronta-ronta. Dia benar-benar tak ingin mendapat sentuhan apapun dari suaminya. Galang terus berusaha menerobos mulutnya, mengajak lidahnya untuk menari.

Laras mendorong tubuh suaminya hingga membuat tubuh Galang terjungkal.

"Ketahuilah, Mas. Ruby itu anakmu. Anakmu, darah dagingmu. Terserah mau percaya atau tidak!" tegasnya.

Laras bergerak membuka pintu toilet, kemudian meninggalkan tempat itu dengan setengah berlari menuju pantry.

Tiba di pantry, dia mengelap air matanya dengan sapu tangan, mencoba menata napasnya.

"Sesulit inikah meyakinkan mas Galang bahwa Ruby adalah anaknya?" keluh Laras dalam hati.

"Kau benar-benar kejam, Mas. Fitnah ini sungguh kejam, Siapa yang sudah menghasutmu?

Terbayang di benaknya gelak tawa dan canda seluruh keluarga Galang saat pesta pernikahan Galang dengan Nadine beberapa hari yang lalu. Ya, dia tahu dan dia bisa mengerti!

*****

Akhirnya Galang menyusul keluar dari toilet dengan bersungut-sungut. Mukanya keruh. Hampir tak bisa dipercaya sekarang Laras begitu berubah. Tak lagi penurut seperti dulu.

Laras yang dulu dikenalnya begitu manis, tapi kenapa sekarang dia malah lebih patuh dengan orang lain ketimbang dirinya sendiri?

Benar kata ibunya. Sejak dia pergi meninggalkan kampung, melanjutkan kuliahnya, Laras memang berubah. Dia bukan lagi Laras yang dulu, tetapi Laras yang sudah berubah menjadi wanita yang liar.

Galang rasa ibunya memang tidak bohong. Ah, lagi pula buat apa berbohong kepada anak sendiri? Tidak ada untungnya! Demikian pikir Galang.

Sekarang dia berpikir bagaimana caranya agar bisa menyelesaikan masalah antara dia dengan Laras, agar tidak ada lagi ganjalan di hati. Lagipula dia tidak mau ke depannya, keberadaan Laras sebagai istrinya malah merusak hubungannya dengan Nadine, istri barunya.

"Aku harus segera menceraikanmu," gumamnya. "Dan kalau perlu menendangmu dari rumah ini, sehingga aku tidak perlu lagi melihatmu melayani si Nalendra sialan itu di hadapanku!" Laki-laki itu menggelengkan kepala.

Sore mulai menjelang. Dia berhasil menyelesaikan pekerjaan yang dititahkan oleh Nalendra.

"Fuih, benar-benar Nalendra sialan!" Dia berkali-kali mengumpat sepanjang perjalanan pulang ke rumahnya.

Hari ini otaknya serasa menggelegak. Harus berhadapan dengan Laras, di tambah juga dengan pekerjaan yang menumpuk.

Sesampainya di rumah, kakinya terus melangkah menapaki anak-anak tangga menuju kamar istrinya.

Laki-laki itu buru-buru mengibaskan pikirannya tatkala tangannya bergerak membuka pintu kamar. Dilihatnya sang istri tengah duduk santai di sisi tempat tidur sembari memainkan ponsel.

"Sayang ...." Galang menyapa istrinya. Kamu sudah siap?"

Galang mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar. Dia melihat sebuah koper berukuran besar tengah tergeletak manis di sudut ruangan.

"Siap dong! Jadi kan kita berangkat, Sayang?" tanya manja.

"Jadi dong, Sayang. Biar ini segera isi." Galang mengusap perut istrinya lantas mendaratkan sebuah kecupan di kening. "Yuk!"

******

Meskipun lelah tak terkira, Galang memutuskan untuk tetap berangkat. Tak sampai setengah jam mereka sudah dalam perjalanan menuju sebuah villa milik Nalendra yang berada di kawasan pegunungan.

"Kamu tahu, kan tempatnya?" tanya Galang kepada istrinya.

"Ya tahulah, Mas. Masa iya aku tidak tahu tempat. Aku pernah mengunjungi villa itu beberapa waktu yang lalu bersama teman-teman. Memang bagus tempatnya, cocoklah buat bulan madu kita." Perempuan itu mengedipkan mata.

"Jangan nakal ya, Sayang. Nanti belum sampai di vila, aku sudah keburu memakanmu!" goda Galang.

Laki-laki itu berusaha mengalihkan pandangannya menatap jalan yang mulai tampak sepi. Mereka kini tengah menyusuri jalan ke arah luar kota.

"Oh, ya? Bagaimana kalau aku yang memakan kamu duluan?" tantangnya.

Galang hanya berdehem tak menanggapi ucapan sang istri.

Nadine yang merasa agak kesal karena merasa dicuekin mulai berbuat nakal. Dia mengusap bahu suaminya.

Gelang menggeliat dengan sentuhan istrinya.

"Nanti saja nakalnya, Sayang, sesampainya kita di villa. Mas sedang nyetir. Nanti kalau tiba-tiba menabrak orang, gimana?" Tangannya terulur mengacak rambut istrinya."

"Ya, deh ...." Akhirnya ia menyerah.

Nadine mulai memainkan ponsel. Dia mengecek puluhan email yang masuk ke kotak masuk. Email yang kebanyakan berasal dari Karina yang merupakan asisten pribadinya di butik.

Nadine adalah seorang perancang busana. Kebanyakan karyanya berupa busana pesta yang biasa dikenakan untuk perempuan muda berusia 17 sampai 40 tahun. Ciri khas rancangannya yang simpel, elegan, tidak terlalu banyak detil, membuatnya begitu disukai costumer yang rata-rata berasal dari kalangan menengah ke atas. Tak heran, usahanya terus berkembang pesat. Dia memiliki sebuah butik utama dan beberapa butik lain di beberapa pusat perbelanjaan di ibukota.

Selesai mengecek email, Nadine mematikan ponsel. Dia menatap sekilas ke jalanan. Mereka sudah memasuki kawasan pedesaan dengan jalanan yang tidak terlalu mulus. Sebentar lagi mereka akan sampai di tempat tujuan

Kita tidak salah jalan, kan?" tanya Galang memastikan.

"Tidak, Mas. Jalan ini benar. Beberapa desa lagi kita akan sampai ke sebuah desa yang di sana ada sebuah air terjun. Di dekat air terjun itu berdiri villa milik Ale."

.

By: Jannah Zein

Jangan lupa dukung Author dengan cara like, komen, dan votenya ya, teman-teman 🙏🙏

Terima kasih sudah membaca ....

1
Gintania nia
bagus donh
Wahyu tampan sempurna
gwa heran yg jadi tokoh utama nya perempuan bloon bin oon dan begok ya lemah banget
Sri Puryani
lawan galang laras ...jgn mau di bodohi galang
Mawar Merah
Kecewa
Witri Yanti
pasti Galang bukan anak kandung Ningsih Thor. mana ada nenek lihat cucu menderita kelaparan .
Mak e Tongblung
cara atau jarak
Jasreena
cium lg dong tuan....😂😂
Jasreena
pake extra kunci slot dong Laras... g kspok2
Jasreena
kalimatnya kebanyakan d ulang2...
Aas Azah
punya suami kyk gitu mah buang aja kelaut😠
Veronica Maria
ceritanya bagus. tdk banyak konflik dan yg terpenting itu lsg tamat. tdk hrs menunggu berbulan2 utk tamat 😄
Veronica Maria
betulll laras. ambil semua harta rusdi yg jdi hakmu dan ruby. itu ganti uang kesusahanmu slm bertahun2 ditinggal galang. bila perlu, penjarakan jg mantan mertuamu itu.
Veronica Maria
dasar emak goblok. yg dipikirin cmn duit dan duit jg kekayaan. maklum deh kalau asal dr kel miskin jg. kalau dan di penjara bareng rusdi baru kapok.
Veronica Maria
penjarain mak lo itu jg om lo itu. mereka yg sdh jahat sama laras jg anakmu ruby. mau2 aja dibodohin sama kel lo bertahun2. kalo lo pinter dan punya duit, ya lo suruh orang dong galang buat selidikin ttg laras. bner atau ngga
Veronica Maria
nah lo galang yg goblok. percaya aja sama ibumu jg kabr2 dr kampungmu slma ini. mlh gak ngakui anak jg. trs nalendra seneng, lo malah sewot. dah ceraiin aja bini lo. bini lo jg berhak bahagia kok
Sukliang
makasih thor
Sukliang
kshan juga galang, karna
yg jahst tu kel nya
Sukliang
turuti aja nyonya
Sukliang
yesssd
Sukliang
mati kutu nyonya terhormat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!