Menunggu bukan lah hal yang menyenangkan.
Tetapi bagi aku adalah menanti sebuah harapan baru di mana setiap bangun pagi, selalu berharap yang kita tunggu itu akan hadir.
Bukan hanya dalam mimpi tetapi itu kenyataan.
Cinta sejati akan selalu ada di dalam hati,meskipun tidak saling memiliki.
Kau di takdir kan singgah di hati ku tetapi tidak di hidup ku.
Nadia maharani
Kisah ini menceritakan tentang sebuah penantian seorang kekasih,selama sepuluh tahun lamanya.
Akan kah kisah ini berakhir bahagia??
Aku mencintai mu tanpa karena tanpa tapi,
semoga kisah kita bisa terulang kembali.
Aku akan berjuang demi cinta kita,tunggu aku suatu hari akan menjemputmu.
Memberikan mu kebahagiaan,tanpa ada lagi airmata penantian mu.
Yang ada hanyalah senyum kebahagiaan
Antoni
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13
Senin di mana semua orang akan memulai aktifitas nya kembali.
Begitupun dengan Nadia,yang harus pergi ke tempat kerja.jam sudah menunjukan jam 7 pagi itu saatnya bagi Nadia untuk berangkat.
Pagi yang sangat cerah,secerah harapan saat ini.Semoga hari ini semuanya lancar dan tidak ada halangan.
Sesampainya di tempat bekerja ternyata Dilla dan yogi,sudah ada di tempat parkir mereka ber tiga pun me markirkan motor nya dengan berdampingan.
Dan mereka pun berbincang di tempat parkir, Hai pk Yogi,bu Dilla, "Nadia menyapa kedua teman nya itu,"
"Yogi,,hai bu nadia kita baru ketemu lagi ya, beberapa hari gk masuk kerja jadi kangen deh
sama bu nadia"
"Dilla,,,, jadi cuma nadia yang bikin kangen ya,
Trus aku gk ada yang kangen gitu,,,?? "
"Yogi,,,, Ia deh bu kangen bu Dilla juga"
"Nadia,,,, eh menurut yang aku lihat kalian cocok deh jika jadi sepasang ke kasih,"
"Dilla,,,, apaan sih nad ngomong ya ko gitu",Dilla dengan wajah yang memerah,ternyata di dalam hatinya yang paling dalam ternyata dia menyimpan perasaan lebih terhadap Yogi.
Dan berharap suatu saat nanti Yogi akan mengerti tentang perasaan Dilla terhadap nya.
Karena selama ini entah Yogi memang tidak tahu atau pura pura tidak tahu tentang perasaan yang di miliki Dilla terhadap nya.
" Yogi,,,, mana mungkin lah bu Dilla menyukai saya bu,secara bu Dilla itu cantik sedangkan saya hanya butiran debut,"
"Nadia,,,, Hais pk Yogi ini merendah banget sih di lihat dari pisik bpk itu ganteng terus anak dari pemilik sekolah lagi terus apa yang kurang pak."
"Dilla,,,, bukan saya kali pk yang tidak mau dengan bpk tapi kebalikan nya,"
"Nadia,,,,, ya udah yuk kita ke ruangan kita ini sebentar lagi kita akan masuk kelas karena kebanyakan ngobrol di sini"
jika memang kalian jodoh tidak harus pacaran, Allah akan memberi jalan yang terbaik,
Nadia sambil berjalan meninggalkan Yogi Dan juga Dilla yang masih di tempat parkir.
"Dilla,,, eh bu Nadia tunggu jangan ninggalin dong"
Akhirnya mereka bertiga pun pergi ke ruangan kerja masing masing, dana sepanjang perjalanan yang melewati lorong lorong kelas yang sudah ramai di penuhi oleh anak anak sekolah.
Sepanjang perjalanan pun"Yogi terus ber pikir,
Apakah hanya perasaan ku saja atau memang betul ya,,, kaya nya di lihat dari tingkah nya bu Dilla itu kaya menyukai ku,"
Ah gk mungkin lah"Yogi jangan suka menghayal dirimu,,, eh tapi tunggu dulu"
Apa sih yang tidak mungkin.
Semua bisa terjadi tanpa kita duga,
Apa aku bisa membuka hatiku buat wanita lain setelah gagal dengan Nadia.
Aku akan berusaha mencoba melupakan nya Dan membuka hati buat yang baru.
Toh tidak ada gunanya juga aku berharap terus terhadap Nadia itu sangat tidak mungkin.
Mungkin mengikhlaskan akan lebih baik.
Semangat untuk diri sendiri yuk kita berjuang menatap masa depan dengan penuh senyuman Dan kebahagiaan.
Setelah sampai di ruang kerjanya Yogi duduk di kursi kebesarannya.
Dan beda kali ini dia berpikir bukan lagi tentang jodoh atau masa depan tapi ini tentang bagai mana cara memajukan kualitas pendidikan anak anak yang ada di lembaganya,karena sekarang sekolah sudah banyak di mana mana ketika sekolah kita tidak memiliki keunggulan maka peminatnya pun akan ber kurang.
#Rate
#Like
#Komen