NovelToon NovelToon
Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Cintapertama / Playboy / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:489.9k
Nilai: 5
Nama Author: Riana Kristina

follow yuk ig : @riana.kristina

Sekuel "Di Antara Dua Hati"
Jangan lupa siapkan tissu🤧

Plakkk!!

Sebuah kisah yang berawal dari ciuman yang tidak terduga. Mengharuskan gadis bernama Cinta Yasmila Pratama melayangkan tamparan keras ke wajah tampan seorang Adipati Rangga Wijaya.
Pemuda yang selama ini menganggap para gadis hanyalah boneka barbie.

Hingga pada akhirnya mereka saling jatuh cinta, Rangga harus dihadapkan pada kenyataan pahit lantaran Cinta adalah adiknya sendiri.

"Apapun yang terjadi di antara kita, itu semua bukan salah cinta. Tidak ada yang bersalah jika kita saling mencintai."

Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Apakah hubungan keduanya harus kandas lantaran adanya hubungan darah?


Penasaran? Ikutin kisahnya ya di,,

"Bukan Salah Cinta"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riana Kristina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lautan Bertabur Bintang

Cinta mendorong bahu Rangga. "Jangan macem-macem deh!"

Rangga hanya tersenyum, "Kamu mau berenang atau snorkeling?" Mereka berjalan-jalan di sandbank sembari menikmati panorama yang indah.

"Snorkeling aja deh kan bisa sekalian berenang," jawab Cinta antusias.

"Oke,"

Mereka lalu diantar ke tengah laut, setelah memakai perlengkapan dengan lengkap, Rangga menceburkan dirinya lebih dulu lalu mengulurkan tangannya ke arah Cinta.

Lagi-lagi Cinta dibuat takjub dengan pemandangan indah yang ada di bawah laut. Air laut yang sangat jernih dengan berbagai macam ikan warna-warni di

dalamnya. Mereka melihat banyak sekali ikan pari dan morey eel yang bersembunyi di balik karang untuk menunggu mangsa.

Setelah puas menjelajah area bawah laut, mereka memutuskan untuk kembali ke villa karena hari mulai gelap.

"Apa kamu senang?" tanya Rangga saat mereka sudah naik ke atas perahu lagi. Mereka kini duduk berhadapan.

"Senang sekali," jawabnya semangat.

"Nanti malam aku akan mengajakmu ke tempat yang lebih indah lagi daripada ini." Rangga mengerling.

"Benarkah? Di mana itu?" tanya Cinta antusias.

"Tempat tidur!" Rangga tertawa kencang.

Cinta meninju bahunya, "Ish, dasar!"

"Hahaaaa, iya nanti aku akan mengajakmu ke suatu tempat. Tempat yang sangat indah. Kamu pasti tidak akan bisa melupakannya." Rangga tersenyum menatap Cinta.

Cinta balas tersenyum menatapnya, lalu menopang dagunya dan memandangi air laut yang berwarna biru jernih itu.

...****************...

"Sudah siap?" tanya Rangga yang sudah berdiri di depan pintu kamar Cinta yang terbuka. Dia mencebikkan bibirnya saat melihat Cinta yang masih sibuk berdandan di depan cermin.

"Sudah," Cinta berbalik ke arahnya sembari tersenyum mengangkat kedua tangannya dengan jari telunjuk dan jari tengahnya di masing-masing tangan membentuk huruf v.

"Ayo kita berangkat," ajaknya.

Mereka lalu menaiki speed boat, menuju pulau lainnya yang ada di Maldives. Kali ini Rangga mengajak Cinta ke salah satu Resort yang menyediakan fasilitas candle light dinner yang menggantung di atas dermaga yang menghadap Samudera Hindia.

Tempat makannya semacam ayunan yang diikat di antara dua puncak pohon kelapa, sehingga menjadi menggantung di atas dermaga. Terlihat sangat romantis, apalagi dengan batang pohon kelapa yang dihiasi lampu-lampu yang menyala.

"Aman gak ini?" tanya Cinta ragu saat disuruh menaiki tangga yang terbuat dari tali menuju ayunan tempat makan mereka.

Rangga terkekeh, "Aman," jawabnya, "kalo gak aman paling jatuhnya ke bawah," selorohnya.

Cinta mencebikkan bibirnya, "Semua yang namanya jatuh pasti ke bawahlah."

"Hahaaa, 'kan benar kataku."

"Ngeri aja kalo jatuh, lumayan tinggi itu." Menunjuk ke atas ayunan.

"Terus, kamu mau pindah?"

"Gak deh, sayang udah sampai sini."

"Ya udah buruan naik!" perintah Rangga.

Dengan hati-hati dia menaiki tangga itu, lalu disusul Rangga, dan juga pelayan yang membawa makanan untuk mereka.

"Wah, lautnya keliatan lebih indah kalau diliat dari sini," ujarnya di sela-sela mengunyah makanannya. Matanya berbinar memandang pemandangan air laut dari atas ayunan itu.

"Setelah ini kamu akan melihat pemandangan air laut yang lebih indah lagi, jika beruntung."

"Kok jika beruntung?"

"Karena fenomenanya gak bisa diprediksi kapan.

"Owh,"

Sepertinya malam ini keberuntungan untuk mereka, karena fenomena yang dinantikan akhirnya terjadi. Di saat langit semakin gelap dengan taburan bintang di atasnya. Permukaan air laut juga bercahaya dan berkilauan bagaikan terdapat hamparan berlian dengan garis samar Bima saktinya. Keindahan itu pun semakin menyatu dengan kilauan kebiruan pada air laut yang menyentuh pantai.

"Wahh, cantik sekali!" Cinta berdecak kagum. Matanya berbinar melihat pemandangan laut di depannya.

"Lautan bertabur bintang. Inilah keistimewaan Maldives," gumam Rangga. Dia tersenyum kagum melihat keindahan air laut yang bercahaya dan berkilauan, seperti cermin dari langit dengan hamparan bintang.

"Apakah itu benar bintang?" tanyanya polos.

"Tentu saja bukan!" Rangga tergelak, "di Maldives ini, di bawah lautnya berkembang mikroorganisme yang dinamakan fitoplankton, dari spesies dinoflagellata. Mereka mempunyai kemampuan menghasilkan cahaya berwarna biru," jelasnya, "nah, karena pengaruh arus dan gelombang air laut, menyebabkan fitoplankton bergesekan dengan pasir pantai, batu-batu karang atau benda-benda yang lainnya, dan bercampur dengan oksigen, mereka jadinya memancarkan cahaya yang disebut bioluminescence sebagai bentuk perlindungan diri," imbuhnya.

Haiiik, ternyata cowok mesum ini pintar juga! batin Cinta.

"Hebatnya lagi, mereka tetap bercahaya di dalam tubuh ikan yang memangsanya."

Cinta hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan Rangga.

Setelah puas memandangi pemandangan lautan bertabur bintang, Rangga mengajak Cinta untuk masuk ke dalam hotel. Dia memutuskan untuk menginap di hotel malam ini.

Cinta kembali tertegun mendapati pemandangan kamar hotel tempatnya menginap sekarang. Kamar tidur bawah laut yang memiliki dinding akrilik yang memperlihatkan pemandangan panorama bawah laut. Ikan-ikan yang berkejaran diantara terumbu karang.

"Kamar ini terhubung langsung dengan dek bagian atas. Jadi, kamu bisa menaiki tangga spiral itu untuk melihat pemandangan matahari terbit di atas sana." Rangga sudah melepas jaket dan sepatunya, lalu merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan memejamkan mata.

"Kamu tidur di sini?" tanyanya ragu.

"Hm," gumannya, "sewa kamar di sini sangat mahal, kalau nambah lagi satu gajiku gak akan cukup. Aku bisa dipecat ayah kalau memakai uangnya," sambungnya sembari tetap memejamkan mata.

Cinta hanya memandangnya.

"Sudahlah tidur aja, aku sangat capek sekarang. Aku gak akan kuat jika melakukan itu denganmu sekarang," selorohnya.

"Ih, siapa juga yang meminta itu darimu." sungut Cinta.

Rangga tidak menjawab, dia hanya menyunggingkan sudut bibirnya.

Sebenarnya Cinta ragu tapi, dia juga tidak membawa cukup uang untuk membayar sewa kamar lagi. Akhirnya dia memilih tidur di sisi satunya. Dia meletakkan bantal guling di tengah-tengah sebagai pembatas.

...****************...

Cinta terbangun karena merasa sesuatu yang berat menindih perut dan kakinya. Dia mengerjap pelan dan mendapati Rangga sudah tidur didekatnya dengan tangan dan kaki yang menindih tubuhnya. Dia lalu mendorong wajah Rangga agar menjauh darinya.

"Iihhhh,, sanaan dong," desisnya.

"Aww,,Sweetheart, kamu kenapa sih?" Menatap Cinta kesal.

"Kamu ngapain dekat-dekat. Peluk-peluk lagi!" salaknya.

"Yaelah, cuma peluk aja." Rangga menguap lalu memejamkan mata kembali.

Sementara Cinta bangun lalu menaiki tangga spiral yang dibilang Rangga semalam. Dia bermaksud melihat matahari terbit dari dek atas. Dia merentangkan kedua tangannya sembari menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.

Tidak berapa lama Rangga menyusulnya, "Kita harus kembali ke villa, aku harus berganti pakaian. Mr.Leon ingin bertemu denganku."

"Oh ya, untuk apa? Bukankah kemarin urusannya sudah beres?" Cinta mengerutkan dahinya.

Rangga nampak berpikir, "Entahlah, barusan Rafael menelponku. Dia bilang ayahnya ingin bicara empat mata denganku."

"Empat mata? Berarti tanpa aku?"

"Iya, kamu tunggu di villa sendiri gak masalah, 'kan?" tanyanya cemas.

"Iya,"

"Baguslah, kita turun untuk sarapan dulu sebelum kembali ke villa."

Mereka lalu turun dan mendapati pelayan sudah berdiri di depan kamar mereka untuk membawakan sarapan. Mereka disuguhi makanan khas orang Maldives yakni Mas huni, Gulha, dan Kulhi.

Mas huni berupa ikan tuna yang ditumbuk dan ditambah Roshi, penekuk yang terbuat dari tepung gandum.

"Enak!" gumam Cinta, dia lalu mengambil Gulha mirip bola ikan goreng yang isinya ikan tuna asap.

Sementara Rangga mengambil makanan lagi satunya yang dinamakan Kulhi berupa campuran beras dengan tuna asap.

Selesai makan mereka lalu kembali ke villa dengan menaiki speed boat lagi. Rangga bergegas mandi dan mengganti pakaiannya.

"Aku pergi sebentar ya," ujarnya. "Kamu beneran gak apa-apa aku tinggal sendiri?" Ada raut kecemasan di wajahnya.

"Iya, aku gak apa-apa. Kamu pergilah, aku akan membereskan barang-barang kita sebelum balik nanti malam."

"Ya sudah aku berangkat,"

Cinta mengangguk.

Setelah melihat mobil yang mengantar Rangga meninggalkan villa, dia kembali masuk ke dalam villa untuk mandi.

Setelah mandi dia bermaksud ke dapur untuk mengambil minuman. Cinta yang masih mengenakan jubah mandi, sangat kaget ketika melihat Rafael sudah berada di ruangan dekat dapur

"Lho, Tuan Rafael, kenapa Anda bisa ada di sini?"

"Owh hai Nona Cinta, aku ke sini untuk mengecek persediaan makanan di sini. Ternyata makanannya memang habis, jadi aku menyuruh sopir mengantar penjaga villa untuk berbelanja," jelasnya.

"Owh," jawab Cinta singkat. Dia agak risih karena Rafael terus menatapnya. Apalagi kini dia hanya mengenakan kimono dan tanpa memakai br*nya.

"Nona perlu apa datang ke dapur?"

"Owh iya, saya tadi bermaksud mengambil minuman." Hampir melupakan tujuannya.

"Owh kebetulan aku baru saja membuat orange juice." Menuang jus ke gelas kosong. "Silahkan!" Menyodorkan gelas berisi jus yang dituangnya tadi.

"Terima kasih Tuan, seharusnya Anda tidak perlu repot mengambilkan saya," jawab Cinta sungkan sembari menerima gelas jus itu.

"No problem, gadis cantik seperti Nona pantas untuk dilayani." Menyunggingkan sudut bibirnya.

Rafael terlihat mengukir senyum di bibirnya saat melihat Cinta mulai meneguk jus pemberiannya tadi. Senyum yang sulit diartikan.

Tidak beberapa lama Cinta merasa tubuhnya mulai panas, ada sesuatu yang serasa mulai bergejolak dalam dirinya. Keinginan yang menuntutnya untuk segera mendapat pelampiasan. Matanya mulai sayu, dia menggigit bibir bawahnya berusaha menahan gairah aneh yang pertama kali dirasakannya.

*bersambung.....

Trimakasih buat kalian para readers yang sudah mampir ke cerita aku.

Jangan lupa dukungannya ya guys. Rangga sama Cinta selalu menunggu vote, like, dan coment kalian lho guys😁

makasih🤗*

1
Tri Ulidar
masih susah dicerna alur y
Tri Ulidar
mudah mudahan ga bosenin
my name
modusnya rangga tuh 😁
my name
agnes gatel banget udah tau angga ngak cinta masih juga diintilin terus, angga juga kenapa ngak bisa tegas sama agnes 😤
my name
baca sampai ngos2an ngak tau nya cuma mimpi🤣🤣🤣🤣 authornya ngeprank 🤣🤣🤣
my name
yah....mana bisa kapok tuh rangga, cinta terlalu lemah
my name
sokor nyeselkan sekarang makanya jangan suka main api
thor tolong y sembunyikan cinta sampai dia melahirkan dan bikin rangga prustasi berat
my name
sambel mana sambel sumpah pingin banget tuh muka mereka ber2 pakai sampel level 100 😡😡😡
my name
nah kan bener pasti ketahuan, rangga siap siap aja bakalan kena damprat bukan hanya cinta dan cika tp pasti rayhan bakalan turun tanggan
my name
awas aja kalau sampai rangga tergoda 👊👊
my name
mampus rangga 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
my name
bagus cinta 👍gue suka gaya loe 😄
my name
nah kan....rangga cari masalah sih 🙄
my name
hadech rangga cari masalah aja 🤦‍♀️😤
my name
cinta ngidamnya bisa tiap hari gitu y
my name
akhirnya semua terbuka tinggal rayhan aja yg belum mengetahui kebenaranya
my name
ngak sabar banget nunggu part dimana jonathan jujur
my name
nyesek thor kenapa mereka malh saling menyakiti sih 😭😭😭😭
my name
saat ini yg dibutuhkan adalah kejujuran jo kalau sebenarnya rangga anak kandungnya bukan anak rey
my name
seandainya jo jujur kalau rangga adalah anak kandungnya mungkin mereka bs bersatu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!