Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis muda yang mempunyai impian dan cita - cita besar akan masa depannya. Harus terlibat dalam hubungan cinta bersama atasannya. Candy Florensia namanya dan nama atasannya Lukas Wibowo.
Apakah Candy akan tetap diterima di perusahaan Manunggal Perkasa itu??
Apakah ada cinta diantara mereka???
Novel dengan tema Romantis dikemas dengan ada nya cinta segitiga dan perselingkuhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cemburu
Candy dan Lukas sudah kembali ke Jakarta. Tidak banyak yang tahu di kantor bahwa Lukas dan Candy sudah menikah. Dan seperti biasa Candy tetap tidak mau banyak yang tahu status mereka. Surat pengunduran diri Candy tidak disetujui oleh pimpinan Manunggal Perkasa, makanya Candy kembali bekerja.
"Mas, di rumah aku istri kamu ya....."
"Terus masalahnya dimana sayang. Kamu itu istri mas."
"Dengar dulu, tetapi di kantor aku ini staf kamu."
"Jadi mau ke kantor pisah lagi.... Ngak ya Candy Florensia."
"Iya ngak, kita akan sama - sama ke kantor. Tetapi ingat di kantor aku ini staf kamu sama seperti yang lain. Jadi perlakukan aku seperti selayaknya staf." Lukas memperhatikan istrinya yang imut ini. Yang semalam baru bisa melayaninya setelah masa nifasnya habis. Mereka sudah sepakat untuk melewati tahun ini berdua dulu. Mengingat trauma yang baru di alami oleh Candy.
"Kamu yakin, mau di perlakukan seperti yang lain. Ngak mau disayang saja di kantor."
"Sayangnya di rumah saja." Lukas mengikuti aturan dari istrinya. Selesai sarapan mereka ke kantor berdua dalam mobil. Lukas dan Candy tiba di kantor sebelum jam tujuh, Candy sudah mau turun dari mobil namun di tahan oleh Lukas.
"Mas....."
"Cium dulu baru turun." Candy langsung mencium pipi suaminya.
"Cium yang benar."
"Tadi itu bukan cium mas??" Lukas langsung mencium bibir istrinya dalam dan lembut. Dan memberi sentuhan sedikit di tempat sensitif istrinya.
"Tadi itu baru ciuman yang benar."
"Dasar mesum. Ciuman itu di rumah, bukan disini." Lukas hanya tersenyum, dia melihat istrinya sudah berlari kecil menuju lif ke lantai satu untuk absen. Selang lima menit istrinya keluar, Lukas pun turun dari mobil. Dan hendak ke lif, namun dia dipanggil oleh seseorang dan dia kenal itu suara siapa.
"Luke... Tunggu aku mau berbicara."
"Kenapa kamu ada disini bukan di penjara." Samantha terdiam. Lukas langsung meninggalkan Samantha. Informasi Samantha bebas sudah diketahui oleh Lukas lewat Paul, tidak terbukti Samantha yang menyuruh dua orang yang menabrak Candy. Meskipun kesaksian kedua orang itu mengatakan bahwa mereka disuruh olehnya. Pengacara terbaik yang disewa oleh maminya Samantha dalam kasus ini.
Samantha pun mengikuti Lukas dari belakang dan masuk pada lif yang sama dari basemen. Sampai dilantai satu banyak staf yang sudah menunggu untuk naik ke lantai - lantai tempat mereka bekerja. Salah satunya ada Candy Florensia juga. Waktu pintu lif terbuka dan melihat Samantha hampir saja Candy mundur, karena dia tidak menyangka bahwa Samantha bebas. Lukas lupa memberitahukan hal ini kepadanya.
Namun dengan keberaniannya dia tetap ada dalam lif yang sama dengan suaminya dan karyawan lainnya. Sampai dilantai sembilan Candy keluar dari lif langsung di tarik oleh Lukas ke tangga gelap di belakang. Langsung dipeluk istrinya sangat erat.
"Mas tidak akan membiarkan dia menyakiti kamu sayang. Atau pun orang lain." Pelukan suaminya membuat Candy sedikit tenang. Dan Candy sudah kembali ke meja kerjanya. Lukas berjalan santai menuju ruangannya.
"Dari mana nona manis."
"Aku cuti mba."
"Kamu baik - baik kan."
"Iya mba."
"Alhamdulillah."
salah satu senior perempuan di devisi yang sama dengan Candy menanyakan kondisi Candy karena seminggu setelah dia mengalami kecelakan di depan kantor. Candy tidak masuk kantor. Hal ini membuat rasa kangen dari rekan - reknnya. Di devisi ini, Candy Florensia adalah staf termuda. Devisi yang di kepalai oleh Lukas Wibowo adalah devisi dengan staf terbanyak. Karena disini, tempatnya orang - orang yang ahli dalam perencanaan dan pemantauan di lapangan. Meskipun mereka banyak, namun satu dengan lain saling kenal dan menghormati. Mba Lili yang menanyakan keadaanya tadi adalah staf yang tertua dia seumuran dengan Lukas atasan mereka.
Hari pertama Candy bekerja sebagai istri dari Lukas Wibowo atasannya sendiri. Berjalan lancar - lancar saja. Karena Lukas tidak terlalu banyak menganggunya. Sekali lagi tidak semua staf di devisi ini bahkan satu kantor ini tahu bahwa Lukas dan Candy sudah menikah. Bahkan isu Candy keguguran anaknya dengan Lukas atasan mereka tidak menjadi hal yang penting untuk dibahas di devisi yang sibuk ini. Karena mereka tahu, bahwa bos mereka ini sering di kabarkan dengan berita miring, namun semuanya itu hoax. Kata bos mereka Lukas Wibowo resiko jadi orang ganteng yang matang.
Satu minggu berlalu, satu bulan juga berlaku, masuk bulan kedua Manunggal Perkasa mendapat proyek besar lagi. Kali ini kerja samanya dengan perusahaan F&B terbesar yang mempunyai cabang di banyak tempat yang ada di Indonesia. Mereka rencana mau membangun kantor mereka yang baru dan bersebelahan dengan pabrik makanan instan produksi mereka. Steven Wangsa ownernya. Sebenarnya Lukas tidak mau Istrinya ada dalam proyek ini, karena ownernya masih muda dan Lukas cemburu. Namun Steven sendiri yang meminta kepada Michel agar Candy Florensia ada dalam proyek ini.
Candy pun di undang rapat bersama. Dari hasil pembicaraan Lukas tahu, bahwa Steven adalah teman kuliahnya Candy di ITB Bandung. Lukas yang cemburu hanya memperhatikan dan mendengar apa yang di katakan oleh Steven. Dia tidak merusak rapat ini, meskipun dia mendengar Steven mengundang Candy istrinya untuk diner, namun di tolak dengan halus. Lukas juga melihat Steven mengusap tangan Candy. Ingin rasanya dia mau menonjok muka Steven namun lagi - lagi Lukas menahan agar tidak marah. Sudah ada kesepakatan. Dan ini adalah proyek terbesar yang Candy kembali gambar.
"Berikan data - data pendukung kepada Aris biar dia yang membantu kamu."
"Kak aku kirim ya."
"Oke. Nanti aku konsultasi lagi dengan kamu dek."
"Aman kak."
"Kamu ke ruangan saya, sekarang ada hal penting yang mau saya bicarakan."
"Sekarang pak."
"Saya bilang apa tadi."
"Iya sekarang." Lukas sudah masuk ke dalam ruangan. Rekan - rekan di devisi ini meminta adik bontot mereka ke ruangan bos. Karena mengingat dulu awal Candy setiap keluar dari ruangan bos, Candy pasti nangis.
Lukas sudah mengubah kaca di ruangannya denga tertutup tirai. Ini berarti ada rapat penting atau hal penting. Waktu Candy masuk ke ruangan bosnya yang adalah suaminya sendiri. Langsung Lukas memeluknya dan mencium bibir Candy dengan napsu. Karena tadi tangan istrinya dipegang oleh Steven Wangsa.
"Mas...."
"Mas cemburu sayang."
"I love you mas." Lukas menatapnya.
"Siapa dia sayang."
"Mas.... Dia mantan pacarku."
"Aku suamimu."
"Ya Tuhan tahu juga. Lukas Wibowo adalah suaminya Candy Florensia.
Bunyi handphone Candy. Ada panggilan masuk dari kontak yang bernama Steven.
"Apa itu owner wangsa company?"
"Iya mas." Lukas menatap istrinya. Lukas mengendong istrinya ke kamar mandi dan dia langsung memasukan tombaknya ke mulut rahim istrinya. Seketika Candy mendesah. Dan suaranya itu terdengar oleh Stevan.
"Hallo Flo, apakah kamu baik - baik saja."
"Sayang...." suara cowok kembali terdengar di diseberang.
"Hallo siapa ini. Jangan ganggu istriku."
Candy sudah lemas dalam pelukan suaminya. Lukas mengendong dan baringkan di sofa yang ada di ruangannya. Dia merapikan celana istrinya dan mencium istrinya.
"I love you so must Candy Florensia."
"Mas nakal kalau cemburu."
"Kamu istriku sayang."
Ternyata naluri Lukas sangat besar. Dia tahu maksud Stevan sampai mau bekerja sama dengan Manunggal Perkasa dan mau proyeknya di gambar oleh Candy Florensia. Waktu Michel menyampaikan kepada Lukas. Saat itu Lukas langsung curiga. Dan benar tenyata mantan istrinya.
Yumi menghubungi Candy namun, yang dihubungi masih tertidur lemas di ruangan suaminya memberitahukan bahwa ada kiriman makanan dari Steven Wangsa sangat banyak.
"Berikan kepada staf di devisi saja Yumi."
"Devisi saya bos."
"Ya ngak lah Yumi. Devisinya saya. Kan paket itu punya Candy istri saya."
"Iya bos."