NovelToon NovelToon
Sistem Lempar Dadu Monopoly

Sistem Lempar Dadu Monopoly

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Budi, seorang karyawan kantor biasa yang gaji bulanannya selalu numpang lewat karena harus melunasi utang warisan orang tuanya, tiba-tiba mendapatkan sebuah sistem aneh bernama 'System Lempar Dadu Monopoly'.

Sistem ini menampilkan papan permainan hologram mirip Monopoli lengkap dengan avatar chibi dirinya di atasnya, di mana setiap lemparan dadu bisa memberikannya reward uang dan item ajaib, atau hukuman memalukan yang harus ia jalani di dunia nyata.

Kini, hidup Budi berubah drastis menjadi sebuah pertaruhan harian di mana setiap petak yang ia injak perlahan-lahan mengangkatnya dari kemiskinan, asalkan ia bisa bertahan dari "kejutan" konyol yang disiapkan oleh sistem tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Mbak Maya, maaf saya benar benar tidak sengaja nabrak mbak maya."

Budi berbicara dengan suara yang sedikit bergetar dan salah tingkah.

"Iya Mas Budi tidak apa apa, saya juga tadi tidak melihat jalan."

Maya menjawab sambil merapikan ikatan rambut ekor kudanya dengan gerakan gugup.

Keduanya terdiam selama beberapa detik yang terasa sangat panjang seperti hitungan jam.

Budi tahu dia tidak bisa terus lari dari masalah konyol ini jika ingin hidup tenang di kosannya.

Dia harus meluruskan kesalahpahaman ini sekarang juga sebelum situasinya semakin aneh.

"Mbak Maya, soal kejadian malam yang lalu itu."

Budi memberanikan diri membuka suara sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Maya menundukkan pandangannya dan tersenyum sangat tipis dengan pipi yang mulai merona kemerahan.

"Iya Mas, kenapa dengan kejadian malam itu."

"Saya mau minta maaf yang sebesar besarnya karena sudah bertindak sangat tidak sopan."

Budi menarik napas panjang untuk menyiapkan kebohongan demi menyelamatkan harga dirinya.

"Sebenarnya malam itu saya sedang kumpul kumpul main game dengan teman teman."

"Saya kalah taruhan game dan hukumannya adalah melakukan hal konyol di tempat umum."

Maya perlahan mengangkat wajahnya menatap Budi dengan ekspresi yang sedikit berubah.

"Jadi ucapan Mas Budi malam itu cuma sekadar hukuman main game saja."

Ada nada suara yang sedikit kecewa namun tertutupi dengan tawa kecil yang dipaksakan.

"Begitulah Mbak Maya, makanya saya langsung lari kabur malam itu karena saking malunya."

"Saya benar benar minta maaf sudah membuat Mbak Maya terkejut dan mungkin merasa risih."

Budi menundukkan kepalanya sedikit untuk menunjukkan rasa penyesalannya yang tulus.

Maya kembali tertawa namun kali ini terdengar jauh lebih lepas dan natural.

"Astaga Mas Budi, saya kira Mas Budi itu sedang kerasukan setan atau mabuk minuman keras."

"Ternyata cuma karena kalah taruhan main game sama teman toh."

Mendengar tawa Maya yang renyah itu, beban berat di dada Budi rasanya langsung runtuh seketika.

"Iya Mbak, saya ini mana berani menyatakan cinta tiba tiba seperti itu di depan kasir."

"Syukurlah kalau Mbak Maya tidak marah atau menganggap saya pria mesum yang aneh."

Maya menyilangkan tangannya di depan dada sambil menatap Budi dengan tatapan yang sedikit jahil.

"Sebenarnya saya tidak marah kok Mas, cuma sangat terkejut saja sampai bolpoin saya jatuh."

"Lagipula saya sempat mikir, kok ada cowok yang senekat itu menyatakan perasaan sama saya malam-malam begitu."

Budi ikut tertawa canggung menutupi wajahnya dengan sebelah tangan.

"Sekali lagi saya minta maaf ya Mbak Maya, saya jamin kejadian bodoh seperti itu tidak akan terulang lagi."

"Iya Mas Budi saya maafkan, tapi awas ya kalau main game taruhannya yang aneh aneh lagi."

Maya tersenyum sangat manis hingga memperlihatkan lesung pipi kecil di sebelah kanannya.

"Kalau begitu saya permisi masuk dulu Mas Budi, masih ada barang yang harus disusun."

"Silakan Mbak Maya, selamat bekerja kembali."

Maya menganggukkan kepalanya dan berbalik masuk kembali ke dalam minimarket.

Budi terus menatap kepergian Maya dari balik pintu kaca dengan perasaan yang jauh lebih ringan.

'Syukurlah kebohongan konyolku soal kalah main game itu berhasil menyelamatkan suasana.'

'Mbak Maya ternyata orang yang sangat santai dan mudah memaafkan.'

Budi melanjutkan langkahnya menuju kamar kos dengan senyum yang tidak bisa lepas dari bibirnya.

Masalah memalukan itu akhirnya selesai dan dia bisa kembali berbelanja di minimarket tanpa rasa takut.

Sesampainya di kamar, Budi meletakkan bungkusan nasi gorengnya di atas meja kecil.

Dia melirik ke arah jam dinding yang jarumnya sudah menunjuk tepat di angka delapan malam.

Waktu hitung mundur untuk memutar dadu telah tiba.

'Ayo kita lihat kejutan apa yang sistem siapkan untukku malam ini.'

Ting.

Tanpa perlu disuruh dua kali layar hologram biru itu langsung muncul membelah ruangan.

Papan Monopoli futuristik itu kembali menampilkan pesonanya yang luar biasa.

Avatar chibi Budi tampak berdiri melambaikan tangannya dari atas petak Warung Nasi Goreng.

Kotak notifikasi muncul menutupi sebagian layar dengan teks yang sudah sangat dihafal oleh Budi.

Pengguna mendapatkan satu kali lemparan dadu gratis hari ini.

Silakan sentuh dadu virtual untuk mulai memutar undian nasib anda.

Dua buah dadu putih muncul dan mengambang anggun di udara.

Budi langsung menggenggam kedua dadu itu tanpa membuang banyak waktu.

Dia mengguncang dadu itu dengan cepat dan melemparkannya ke atas papan.

Klak klak klak.

Dadu pertama langsung berhenti di angka tiga.

Dadu kedua berguling beberapa kali sebelum akhirnya menunjukkan angka empat.

"Tujuh langkah ke depan, semoga ini bukan petak kesialan lagi."

Avatar Budi mulai melompat girang meninggalkan petak propertinya.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh.

Karakter kecil itu mendarat tepat di sebuah petak berwarna ungu terang dengan gambar kacamata hitam di tengahnya.

Tulisan di bawah petak tersebut berbunyi Kesempatan Khusus.

Budi mengerutkan keningnya menatap warna ungu yang baru pertama kali dilihatnya di papan ini.

Sebuah kotak notifikasi berwarna ungu metalik muncul memberikan penjelasan.

Selamat, pengguna menginjak petak Kesempatan Khusus.

Sistem memberikan hadiah berupa satu Item Ajaib bernama Kacamata Kesan Pertama.

Cahaya ungu perlahan keluar dari layar hologram dan membentuk sebuah benda di udara.

Benda itu perlahan turun dan jatuh dengan mulus ke telapak tangan Budi.

Tap.

Budi mengamati benda tersebut yang ternyata adalah sebuah kacamata dengan bingkai hitam tebal.

Model kacamatanya terlihat sangat kuno seperti kacamata yang dipakai oleh kutu seorang buku di film film jadul.

Budi kembali menatap layar hologram untuk membaca deskripsi kegunaan dari benda aneh ini.

Kacamata Kesan Pertama.

Kategori Item Berdurasi.

Deskripsi saat pengguna memakai kacamata ini maka pengguna bisa melihat indikator suasana hati dan tingkat kepercayaan orang lain terhadap pengguna.

Indikator akan muncul melayang di atas kepala target dalam bentuk bar warna warni.

Peringatan kacamata ini hanya memiliki total durasi pemakaian selama satu jam penuh dan bisa dilepas pasang sesuka hati.

Budi membaca deskripsi itu sambil tersenyum menyeringai.

"Ini adalah benda yang sangat luar biasa untuk dipakai di kantor besok."

"Aku bisa tahu persis siapa saja yang sebenarnya membenciku atau yang bisa kupercaya."

Budi meletakkan kacamata itu dengan hati hati di dalam tas kerjanya.

Dia akan menggunakan item ini dengan sangat bijak untuk mulai memetakan kawan dan lawan di divisinya.

Malam ini Budi makan nasi goreng pesanannya dengan perasaan yang sangat puas.

Utangnya pada Bang Jali memang masih banyak, tapi dengan sistem ini Budi yakin bisa melunasi semuanya secara perlahan.

Besok adalah hari baru dan Budi sudah tidak sabar untuk mencoba keajaiban dari kacamata barunya itu.

1
Rickielessta
baguss...lanjutkan...semangat yaaa thoorr
Just Nokk
semangat 💪
irena
lanjut thor
Gege
baru juga 100jt kurang sebulan bud... masih belom milyarder namanya...🤣🤭 buka saja usaha sesuai kemampuan. misal bikin aplikasi kasir menengan kebawah tidak mahal tapi lengkap dan mudah via bahasa Excel. target 1 juta UMKM yang pakai beli..omset prediksi milyaran sebulannya...contoh lho bud...Yen cocok.
Ahmadi 241215: itu orang kantoran apa supir kantor murah apa gajihnya🤣
total 2 replies
Wega Luna
hidupnya berputar disitu saja ,kerja, supermarket,nasi goreng,kost ,main sistem🤭.GK ada suasana yang lain kah
Just Nokk
mangat Thor
Yui: makasih kak😊
total 1 replies
Gege
disini kesalahan othor. jelas jelas semalam dapat pengetahuannya, Eeh mengklaim nya kemarin siang...🤭🤣
Yui: terimakasih atas koreksinya/Applaud/
total 1 replies
adib
dua vote meluncur efek hari ni update banyak
Yui: Terimakasih kak🤭
total 1 replies
Gege
kita....othor aja kalee😄🤣🤭
Yui: Kita/Smile/
total 1 replies
Gege
kereen Thor.. dibawa ringan santai ceritanya... Yoo mas Budi lemparan dadu kedua dapat semilyar..🤣🤣
Gege
asik ringan ngalir ceritanya
Gege
gass lagi thorrr 10k kata
Gege
laah sisa 200k + 500k dibelanjakan 40k.. sisanya yaa 660k doong bud... sekolah engga ini..😄🤭
Alarycs: waduh
total 2 replies
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!