NovelToon NovelToon
Disty Milik Javeno (Aku Pelacur Milik Javeno)

Disty Milik Javeno (Aku Pelacur Milik Javeno)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Penyelamat
Popularitas:926
Nilai: 5
Nama Author: S.Lintang

⚠️⚠️

Bukan Cinta Yang Memiliki.
Tapi Obsesi Yang Menjerat.

⚠️⚠️

~•~

Aku bukan milikmu
tapi kamu tidak pernah melepaskanku.
- Disty -

Kamu milikku, dan tidak ada
yang berhak memilikimu selain aku.
- Javeno -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.Lintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Mobil berhenti.

Dan itu membuat jantung Disty semakin berdetak kencang dengan darah yang berdesir.

"Nah itu mobilnya juga udah parkir, berarti bener dia udah di rumah sekarang," ucap Gaveno yang membuat Disty menatap mobil Javeno yang memang terparkir.

Dan Javeno yang keluar dari rumah, mendekat kearah mobil kembaran nya.

Disty mencoba menenangkan jantung yang ribut di dalam tubuhnya.

"Kamu_ bisa bawa aku lari sekarang?" Disty menatap Gaveno penuh harap.

Disty tidak berani untuk menghadapi Javeno sekarang.

Gaveno terdiam mendapat pertanyaan dengan mata yang memohon itu.

Sampai di mana pintu mobil tempat Disty duduk terbuka, membuat Gaveno menatap Javeno yang tampak tenang tapi ada amarah di sana. Itu jelas terlihat, apalagi rahang Javeno yang kaku.

Tubuh Disty yang kaku itu di paksa keluar dari mobil sampai kepalanya terbentur panel mobil.

"Santai Jav," peringat Gaveno merasa iba.

Javeno diam tidak mendengar Gaveno. Dia tetap menyeret, memaksa Disty untuk masuk.

"Jav, aku...."

"Siapa yang menyuruh mu bicara?" Javeno menyela dingin dan menatap tajam Disty yang sudah menangis.

"Dia cuma ngeluarin suara untuk bela diri, wajar lah," sahut Gaveno dengan santai menjawab.

Javeno menggeram kecil dan menatap Gaveno yang terlampau santai.

"Lo keluar," usir Javeno.

Gaveno bukan menurut, ia malah bersandar di dinding sambil bersedekap dada.

"Dia manusia Jav, bukan robot yang nggak bisa kasih suara kalo lagi di lecehin," ujar Gaveno masih memiliki hati dari pada Javeno yang hatinya sudah beku itu.

"Bawa dia masuk ke kamarnya," titah Gaveno pada Amel.

Amel tidak berani bergerak, sekali pun yang memberi perintah adalah Gaveno. Tapi perintah mutlak tetap milik Javeno. Jadi percuma saja kalau Gaveno yang memerintah di situasi seperti ini.

"Masuk," titah Javeno dingin pada Disty yang masih diam menunduk dengan tangisan.

Disty tidak berani beranjak.

Javeno menggeram lalu kembali menyeret Disty, membawanya masuk ke dalam kamar.

Saat di dalam kamar, Disty langsung memeluk Javeno dengan erat. Bahkan Javeno merasakan cakaran di punggung nya sekarang.

Javeno diam tidak membalas pelukan Disty. Ia diam membiarkan.

Disty melonggarkan pelukannya dan mendongak menatap wajah dingin Javeno. Kakinya berjinjit sedikit untuk bisa menggapai bibir Javeno.

Disty memejamkan matanya dengan air mata yang masih mengalir, melumat bibir Javeno penuh tuntutan tapi Javeno tidak merespon.

Disty berhenti, lalu menatap Javeno yang memberi tatapan dingin.

"Bantu aku hapus jejak dia, Jav," pinta Disty penuh rasa sakit.

Pemaksaan yang Zaffar lakukan saat mencium bibirnya tadi, itu mengingatkan Disty pada awal saat Javeno juga melakukannya pertama kali dulu dengan paksa.

Itu menyakitkan.

Disty yang mulai belajar menerima semua takdir nya, yang pasrah menjadi pelacur Javeno, kini malah di buat kotor oleh pria lain yang memaksa untuk masuk dan menginginkan nya juga.

Javeno menunduk dan mencekik leher Disty, sebelum memberi ciuman yang kasar di bibir Disty penuh tuntutan, begitupun Disty yang membalas dan mengimbangi lumatan demi lumatan.

Air matanya tetap menetes.

"Aku nggak akan rela kotor sama cowok lain selain kamu, Jav," batin Disty mengalungkan tangannya dan sedikit menuntun kepala Javeno agar tidak di lepaskan.

Cukup lama sampai Javeno melepas nya untuk memberi napas pada Disty yang mulai sulit bernapas. Namun hanya sebentar, karena Disty kembali menuntut ciuman dengan kasar.

Javeno tidak menolak, ia bahkan sudah membawa Disty di atas kasur dan merebahkan nya. Kedua tangan Disty ia pegang di atas kepala gadis itu, lalu satu tangannya lagi membuka seragam sekolah Disty. Meremas dua gundukan itu dengan kasar.

"Aku masih kotor Jav, bayangan Zaffar tadi belum hilang," batin Disty terus menuntut dan memperdalam ciuman nya.

Javeno melepaskan dengan paksa saat merasa mereka juga butuh napas. Menatap bibir Disty yang mulai bengkak, lalu melihat mata Disty yang masih memiliki jejak air mata.

Javeno melepas tangan Disty.

"Udah," kata Javeno lembut. "Jejak nya udah hilang," lanjutnya mengusap bibir basah Disty. Setelah itu merebahkan tubuh di sebelah Disty.

Disty menggeleng kecil. "Bayangan paksaan itu belum hilang," katanya lirih.

Javeno membawa Disty masuk kedalam pelukannya dengan tatapan yang mulai menggelap marah.

"Zaffar," gumamnya berdesir dingin. Sangat menyeramkan.

~•~

Bughh

Bugh

Bughh

Zaffar sudah pontang panting mendapat pukulan brutal dan tendangan amarah Javeno yang datang menghampiri dirinya di rumah.

Tidak ada yang berani memisahkan itu. Karena siapa yang tidak mengenal keluarga Mixvell coba?

Javeno mengambil helm yang ada di atas motor sport Zaffar, lalu menghantam kan ke bibir Zaffar hingga pecah.

Brukk

Brukkk

Bibir Zaffar benar-benar pecah parah sekarang. Dengan wajah yang babak belur.

Javeno membuang helm nya lalu mencekik kuat leher Zaffar sekarang. Tatapannya lapar ingin membunuh sekarang.

"Lo terlalu lancang dan terlalu berani untuk sentuh apa yang seharusnya nggak lo sentuh. Dan mati adalah hukuman paling pantas untuk lo," kata Javeno penuh penekanan.

Semakin memperkuat cekikan nya di leher Zaffar yang matanya sudah juling memutih mulai kehabisan napas.

"Jav, Disty demam!"

Perkataan Gaveno yang baru saja mendapat kabar dari Anggun kalau Disty jatuh sakit itu membuat Javeno langsung melepaskan Zaffar begitu saja dan pergi dari halaman rumah Zaffar ini.

Gaveno menatap nanar pada Zaffar yang sudah sekarat, lalu masuk ke dalam mobil untuk segera pulang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!