NovelToon NovelToon
Kutukan Santau

Kutukan Santau

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Misteri / Iblis
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: glaze dark

kisah ini menceritakan seseorang yang menggunakan santet untuk guna-guna orang lain dengan menggunakan santau.
Siap. Ini narasi yang bisa kamu pake buat sinopsis/blurb Noveltoon _Kutukan Santau_:

---

*NARASI*
Santau. Racun yang dikirim lewat angin, menumpang di makanan, menyelip di tatapan mata.
Katanya tak berbekas, tapi membusukkan tubuh dari dalam dan pada akhirnya orang tu lah yang akan tersakiti

pesan:
*"Santau itu perjanjian. Sekali kau lepas, dia akan pulang menagih nyawa. Kalau bukan nyawa musuhmu... ya nyawamu sendiri."*

_Siapa yang menggunakan santau, pada akhirnya dia yang akan mendapatkan balasannya._

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon glaze dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12

*"Plasback"*

40 tahun yang lalu. Desa itu dulu takut sama satu nama dan dia adalah Mbah karsa dan Mbah karsa terkenal dengan dukun besar,. Bukan karena kejam, Tapi karena dia satu-satunya dukun di 7 desa yang sanggup bicara sama isi hutan.

Setiap malam purnama, 7 harimau selalu duduk mengelilingi rumahnya dan tidak pernah menyerang. Katanya, itu penjaga perjanjian Mbah Surya sama "Penguasa Rimba" waktu dia masih muda.

Orang bilang, kalau ada anak kerasukan, sawah gagal panen, atau penyakit aneh yang tidak mempan obat mereka akan panggil Mbah karsa

Dia tidak minta bayaran uang hanya satu pesannya. "Janji...!Kalau aku mati, anak cucuku jangan kau lupakan."

Anaknya cuma satu,Kardi...?Ayahnya Ayu.

Tapi jadi anak dukun besar itu tidak enak. Kardi kecil sering dibangunkan tengah malam karena ayahnya harus pergi mengusir sesuatu dari rumah warga dan Dia tidak boleh keluar rumah kalau matahari sudah tenggelam.

"Jaga mulutmu, Jaga hatimu," kata Mbah karsa "Kekuatan tanpa perjanjian itu kutukan."

Malam itu Mbah karsa meninggal, langit tidak hujan. Tapi angin kencang sampai atap rumah berderit.

7 harimau itu mengaum bersamaan dari dalam hutan dan Aumannya terdengar sampai ke kota.

Kardi yang waktu itu baru umur 8 tahun, melihat ayahnya keluar kamar dengan badan bergetar."Ayah..."! Mbah Surya cuma tersenyum. darah keluar dari sudut mulutnya.

"Perjanjianku selesai, Kardi. Aku jaga desa ini 40 tahun dan Sekarang giliranmu. Tapi ingat...? jangan pernah kau pakai ilmu ini untuk dirimu sendiri. Kalau kau langgar, nyawa keluargamu yang akan jadi taruhannya."

Dia menoleh ke arah hutan.

"Jaga mereka," katanya pelan.

7 harimau itu berhenti mengaum dan Sejak malam itu, tidak ada yang pernah melihat mereka lagi. Mbah karsa jatuh dan Mati dengan mata terbuka, menatap langit.

Sejak hari itu, Kardi tidak pernah lagi belajar ilmu ayahnya. Dia lebih memilih menjadi petani biasa. Tapi perjanjian itu tidak pernah mati dan dia cuma pindah ke darah keturunan nya,,,, yaitu Ayu.

sebelum kejadian meninggalnya Mbah surya

Kardi kecil tidak bisa tidur dan dari kamar ayahnya terdengar suara seperti orang menyeret rantai di lantai tanah. Padahal Mbah Surya bilang sore tadi."Malam ini jangan keluar kamar,,,,Kardi!. Apapun yang kau dengar."Tapi suara itu makin dekat dan Seperti ada sesuatu yang ditarik menuju rumah.

Pintu kamar Kardi tiba-tiba terbuka sendiri.

Angin dingin masuk, bau anyir darah dan tanah basah. Di depan pintu, berdiri 7 harimau hitam dan matanya menyala merah. Tapi mereka tidak mengaum dan Mereka menunduk, seperti memberi hormat.

Dari dalam kamar Mbah karsa terdengar suara ayahnya berteriak:

"SUDAH! WAKTUNYA!"

mendengar suara ayahnya, Kardi Tidak tahan dan beranikan diri untuk mengintip.

Mbah karsa duduk di tengah ruangan. Tubuhnya penuh guratan hitam seperti urat yang mau meledak. Di sekelilingnya ada 7 lilin hitam yang apinya berwarna biru.

Di hadapannya, berdiri sesosok tinggi, tidak punya wajah dan Cuma ada lubang hitam di tempat muka harusnya ada dan dialah Penguasa Rimba.

"Kau ingkar," suara itu keluar langsung di kepala Kardi, Dingin dan Kosong.

"Anakmu tidak boleh tahu....? Perjanjian ini hanya antara aku dan kau."

Mbah karsa tertawa pelan....! Darah mengalir dari mulutnya.

"Aku tidak ingkar, Aku hanya meminta...!satu malam lagi untuk mengantar anakku tidur tanpa takut."

Makhluk itu mengangkat tangan.

7 lilin mati bersamaan.

7 harimau di luar meraung satu kali terakhir, panjang, seperti lolongan kematian.

"waktumu sudah habis, karsa." Mbah karsa menatap ke arah pintu tempat Kardi mengintip, Dia tersenyum.

"Jaga anakku," bisiknya.

Lalu dia jatuh ke depan dan dadanya kosong. Seperti sesuatu sudah ditarik keluar dari dalam.

Kardi menjerit, Tapi suara jeritannya tertelan oleh hembusan angin. Dan 7 harimau itu sudah masuk ke ruangan dimana Mbah karsa terbaring tak bernyawa. Mereka tidak menggigit Mbah karsa, Mereka hanya menjilati darahnya di lantai, lalu menghilang jadi asap hitam lewat celah dinding.

Sejak malam itu, Kardi kecil tidak pernah bermimpi lagi dan setiap mau tidur, dia selalu dengar suara bisikan: _"Perjanjian... perjanjian... perjanjian..."

Itu kenapa Kardi memilih jadi orang biasa dan dia takut kalau dia melanjutkan ilmu ayahnya, perjanjian itu bakal turun ke anaknya,

Tapi ternyata perjanjian itu pindah juga ke Ayu.

Makanya sekarang... Setiap kali Ayu hampir mati, ada yang "membayarnya" duluan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!