Su Qingran mengkhianati suami lumpuhnya saat hari bencana dan berakhir tragis setelah dikhianati selingkuhan dan keluarga sepupunya.
Terlahir kembali dengan sistem dewa “Panduan Menjadi Istri Yang Baik,” ia memilih setia, mempersiapkan diri menghadapi kiamat, dan memperkuat perlindungan. Kini, saat para pengkhianat memohon perlindungan, ia menentukan nasib mereka.
[ Ding, memasak tiga hidangan sehat untuk suami. Mendapatkan hadiah: 10 jin daging ayam, 10 jin sayur sawi, dan 1 karung beras dan 3 poin ]
"Semua yang aku lakukan untuk suamiku ternyata mendapatkan hadiah besar!?"
[ Harap ingat misi sistem, memasakkan dan berhubungan saja yang akan memberikan hadiah pengembalian ]
∆ 9 April 2026 ∆
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12 Ambilah-- Su
Su Qingran mengambil jaket dan celana pendek yang sudah di siapkan nya, lalu langsung pergi keluar dengan hati-hati.
Sambil dia menyalakan keran di kamar mandi agar jika suaminya bangun hanya mengira dia pergi ke kamar mandi dapur.
Su Qingran tidak khawatir suaminya akan cepat bangun karena suara pintu terbuka atau air mengalir karena kamar dan seluruh ruangan memiliki alat pengedap suara.
Di dalam hati Su Qingran bersungut-sungut untuk tugas dari sistem nya ini, dia pikir bisa terus hidup tenang dengan suaminya di dalam bunker apartemen sampai zombie muncul. Tapi sistem nya malah menyusahkan nya, dia pikir orang seperti apa sih yang harus sampai mendapatkan perhatian sistem agar dia tolong.
[ Tuan, stop bergosip dalam hati. Sistem mendengar pikiran mu ok ]
"Eh? Mm... Tidak kok, aku hanya bersyukur. Mana mungkin aku menggosipkan mu, aku selalu bersyukur kepadamu. Dengan semua hal yang telah kamu berikan, aku rela kok bahkan sampai harus lari maraton dari lantai bawah ke lantai atas."
Sistem: [ Emot batu ]
...
Meskipun dengan hati yang setengah-setengah, Su Qingran tetap berjalan dengan hati-hati dan penuh kewaspadaan. Dengan jaket yang menutupi tubuh dan masker, tidak akan ada orang yang akan melihat wajahnya.
Lantai 20 sampai dengan lantai 25 adalah fasilitas mewah president suit yang hanya di isi satu ruangan per lantai nya. Jadi Su Qingran dapat merasa tenang saat berjalan di area lantai 24.
Ada dua jalan menuju atas dan bawah, yaitu lewat life dan tangga. Su Qingran tentu saja menaiki lift daripada naik tangga, alasannya karena lantai yang di tuju ada di lantai 10 dan lewat tangga maupun life sama-sama memiliki kemungkinan bertemu dengan orang lain.
Saat ini pengguna kekuatan belum muncul, tidak ada yang tahu dia menyimpan persediaan di ruang nya. Jadi jika ada orang yang melihat nya, mereka tidak akan tahu dia membawa barang persediaan.
Lantai 23 sampai 15 masih aman, sesaat kemudian lift berhenti di lantai 14 dan masuklah dua orang perempuan.
Mereka mengenakan pakaian sexy dengan hels, namun terlihat kurus kurang bertenaga, mungkin efek dari kekurangan makanan. Namun penampilan mereka masih masuk dalam kategori cantik.
Samar-samar, Su Qingran bisa mendengar pembicaraan mereka walaupun hanya berbisik-bisik.
"Apakah kita harus pergi?"
"Jika kamu ingin makan, maka pergi! Jika tidak, tetaplah tinggal di kamarmu!"
"Tapi bisakah kita benar-benar menyerahkan tubuh kita?" Perempuan berpakaian hitam itu terlihat tidak rela.
Perempuan berpakaian merah tersenyum masam. "Memangnya kita bisa apa lagi? Kita tidak memiliki sedikit pun makanan lagi kecuali air, para pelayan hotel pria telah berkelompok dan menguasai makanan di bangunan ini. Jika kita ingin meminta nya, kita hanya bisa menukarkan apa yang mereka mau. Uang sudah tidak berguna lagi di saat seperti ini."
"T-tapi bulan kah mereka membunuh... Mereka memperkosa para wanita dan membunuh"
"Mereka membunuh nya karena para wanita itu tidak patuh, jika kamu menurut maka kamu akan aman"
Keduanya terdiam.
Su Qingran sudah mengetahui tujuan mereka dari satu pembicara yang dia dengar. Beberapa hari lalu memang ada pengumuman jika ingin makanan, maka wanita cantik bisa pergi ke lantai 5.
Beredar kabar dari beberapa orang jika para pelayan laki-laki di sini telah bersatu dan memonopoli makanan. Mereka memperkosa beberapa wanita dan membunuhnya jika tidak patuh, banyak yang merasa takut namun setelah beberapa waktu akhirnya ada juga yang tidak tahan dan pergi.
Su Qingran memang mengetahui kejadian ini di kehidupan nya dulu. Namun orang-orang ini tidak bergerak lebih dari lantai 20 dan tidak secara membabi buta menjarah tiap apartemen. Mungkin karena lantai 21-25 adalah lantai dengan pintu besi yang sulit di trobos.
Yah, bukan orang-orang kaya ini yang mendominasi. Tapi para pelayan yang dulu di pandang sebelah mata oleh beberapa dari mereka yang kini mendominasi.
Ini sudah hukum alam, roda pasti berputar. Di tidak bisa bersikap seolah orang suci melawan perbuatan keji mereka, pertama dia ingin hidup aman dengan suaminya dan kedua dia tidak memiliki kemampuan sehebat itu.
Namun meskipun begitu, hati nuraninya tersentil jika terus tahu makhluk sesamanya harus tunduk pada penyiksaan laki-laki bejat karena sepotong roti. Dia tidak bisa membantu semuanya, namun membantu sedikit saja akan cukup membuat hatinya tenang.
Saat lift berhenti di lantai 10, Su Qingran keluar dengan cuek. Saat pintu lift hampir sepenuhnya tertutup, Su Qingran melambaikan tangan nya. Setelah itu dia berjalan pergi menyusuri lorong-- lantai 10.
Di dalam lift.
Beberapa waktu setelah orang berjaket itu menghilang, salah satu dari mereka tanpa sengaja menemukan sesuatu di belakang pojok mereka.
Sheng Qinglan menepuk bahu sahabat. "Weyi, lihat itu"
Keduanya mendekati kotak kardus itu, "mungkinkah ini barang milik orang berjaket hitam itu? Apakah dia lupa membawanya?"
"Tidak" Weyi menemukan secarik kertas di samping nya, di sana tertulis 'Ambilah -- Su'
Sheng Qinglan juga membacanya, dan matanya tiba-tiba menjadi merah. Benarkah ada orang yang masih sangat baik di keadaan seperti ini?
Dia benar-benar terharu!!
Sebelum bencana di mulai, di adalah nona bungsu dari keluarga Sheng. Keluarga militer yang memiliki status tinggi di negara ini, dia pergi ke rumah sahabatnya untuk menginap dan malah terjebak di apartemen ini karena bencana.
Tiga hari lalu perbekalan mereka habis dan mereka hanya minum untuk bertahan hidup, melihat pengumuman di grup chat. Akal mereka yang terus menipis karena kelaparan akhirnya memutuskan pilihan ini, namun sekarang orang baik membantu mereka.
Orang berjaket hitam itu bernama atau marga Su, dan dia telah bermurah hati memberikan mereka makanan.
Saat kerdus sedikit di buka, mereka melihat di dalamnya penuh dengan mie instan. Mereka saling menatap dengan mata memerah, ini begitu banyak. Orang itu benar-benar murah hati.
Sheng Qinglan berdiri dan menekan tombol kembali menuju apartemen mereka. Weyi mengangkat kardus dan memeluk nya erat-erat.
Sementara Su Qingran, dia berdiri di depan pintu nomor 48. Di lantai 10 ada nomor 46-50 yang artinya ada 5 ruangan, Su Qingran telah memastikan sekeliling tidak ada orang. Dia pun mengeluarkan beberapa makanan dari ruang nya, menekan bel lalu segera bersembunyi di tikungan.
Untuk sesaat suasana tetap hening, hingga akhirnya terdengar suara.
"Siapa?" Wu Wendy sudah melihat keluar melalui celah kecil beberapa kali namun tidak menemukan siapapun, dia akhirnya bersuara namun tetap terdengar tidak ada siapapun.
Dia adalah orang yang waspada, setelah melihat pengumuman di grup apartemen dia menjadi lebih waspada. Namun kali ini hatinya benar-benar tergerak dan merasa tidak ada bahaya, jadi dia membuka pintu.
Memegang pisau, dia melihat sekeliling kiri dan kanan yang kosong hingga akhirnya tatapan nya terpaku pada sesuatu di depannya.
Makanan?
Wu Wendy mendekat dengan perlahan menemukan secarik kertas dengan tulisan. 'Ambilah-- Su'
Dia melihat sekeliling, mencoba apakah menemukan seseorang namun terasa kosong dan sunyi. Takut dengan suasana dan takut jika ada orang yang salah. Dia buru-buru membawa masuk beberapa kardus itu.
***
Mohon ratingnya guys
semangat terus buat ngetik alurnya.... demi kita para pembaca /Applaud//Applaud//Applaud/
semangat terus yaw😘😘🫰🫰🫰(sarangbeo)
sampe ketemu lagi dibab selanjutnya ~~~💃🏻💃🏻💃🏻
semangat up trus ya😍😍😍😍😍
semangat terus ya buat up alur ceritanya🥰🥰😘😘😘