NovelToon NovelToon
MATA SAKTI

MATA SAKTI

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Action / Raja Tentara/Dewa Perang / Tamat
Popularitas:178.8k
Nilai: 5
Nama Author: samsu234

"Dulu aku hanyalah sampah yang diinjak-injak, kurir miskin yang tak punya masa depan. Namun, satu tetes darah dewa mengubah segalanya. Dengan Mata Sakti ini, tidak ada rahasia yang tersembunyi, tidak ada musuh yang tak punya celah, dan tidak ada harta yang tak bisa kuraih. Dunia modern ini akan bertekuk lutut di bawah tatapanku!"

#urban_fantasi #romance#cultivasion

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsu234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12: JATUHNYA SANG RAJA BISNIS

Angin malam menderu masuk lewat jendela lantai lima puluh yang sudah hancur. Di ketinggian ini, oksigen terasa tipis, tapi bagi Abraham Sanjaya, yang terasa lebih sesak adalah cengkeraman tangan Arka di kerah bajunya. Tubuh gempal pria tua itu menggantung di udara, hanya beberapa senti dari kematian yang pasti di atas aspal Jakarta.

"T-Tolong... Arka... Aku akan hentikan semuanya! Aku akan telepon mereka sekarang!" teriak Abraham, suaranya parau tertiup angin.

Arka tidak bicara. Matanya yang putih bersih tanpa pupil itu menatap Abraham seolah-olah dia sedang melihat tumpukan sampah yang perlu dibuang. Arka melepaskan satu jarinya dari kerah baju Abraham. Lalu satu lagi.

"Satu... Dua..." Arka menghitung pelan.

"BAIK! BAIK! SAYA TELEPON!" Abraham merogoh sakunya dengan tangan gemetar, mengeluarkan ponsel khusus dan mendial nomor si tato kalajengking di panti.

Di layar yang masih tersisa di ruangan itu, terlihat si tato kalajengking mengangkat telepon. "Ya, Tuan Besar? Haruskah saya nyalakan apinya sekarang?"

"BATALKAN! BRENGSEK! BATALKAN SEMUANYA!" teriak Abraham histeris. "TINGGALKAN TEMPAT ITU! JANGAN SENTUH SIAPAPUN ATAU AKU AKAN MEMBUNUHMU SENDIRI!"

Di monitor, si tato kalajengking tampak bingung, tapi dia tidak punya pilihan selain patuh. Dia membuang pemantiknya ke tanah dan memberi isyarat pada anak buahnya untuk mundur. Arka melihat itu semua lewat mata saktinya yang bisa menembus frekuensi sinyal di ruangan itu.

Arka menarik Abraham kembali masuk dan melemparnya ke lantai marmer seperti melempar karung beras.

BRAK!

"Panti asuhan itu aman untuk sekarang," ucap Arka, suaranya sedingin es. "Tapi kamu... kamu belum aman."

Abraham terbatuk-batuk, mencoba menghirup oksigen. "Kamu sudah dapat apa yang kamu mau, Arka. Sekarang lepaskan aku. Aku punya ratusan miliar di rekening luar negeri. Ambillah semua, asal aku hidup."

Arka berjalan mendekati meja kerja Abraham yang mewah. Dia melihat sebuah plakat emas bertuliskan 'Abraham Sanjaya - Founder & Chairman'. Arka mengambil plakat itu dan meremasnya sampai emas itu meliuk dan hancur seperti lilin mainan.

"Kamu pikir uang bisa bayar rasa takut anak-anak panti itu? Kamu pikir uang bisa balikin harga diri aku yang kamu injak-injak di aula tadi?" Arka menunduk, wajahnya hanya beberapa senti dari wajah Abraham yang pucat.

"Aku nggak butuh uangmu, Abraham. Karena mulai detik ini... semua yang kamu punya adalah milikku."

‘Aktivasi Mata Sakti: Penulisan Ulang Memori & Kontrak Jiwa.’

Suara di kepala Arka terdengar lagi. Arka meletakkan telapak tangannya di dahi Abraham. Cahaya putih keluar dari jari-jarinya, merambat masuk ke dalam sistem saraf pusat sang taipan.

Abraham menjerit tanpa suara. Matanya berputar ke atas. Di dalam otaknya, Arka sedang menghapus semua harga diri dan ambisi pria itu. Arka menanamkan satu perintah mutlak yang tidak bisa dibantah: Kepatuhan Total.

Satu menit kemudian, Arka melepaskan tangannya.

Abraham Sanjaya berdiri pelan-pelan. Wajahnya tidak lagi ketakutan, tapi kosong. Matanya terlihat redup, persis seperti anjing yang baru saja dipukul pemiliknya. Dia berlutut di depan Arka, kepalanya menyentuh lantai.

"Tuan... Apa perintah Anda?" suara Abraham datar, tanpa emosi.

"Besok pagi, buat konferensi pers," perintah Arka sambil duduk di kursi kebesaran Abraham yang tadinya sangat angkuh. "Nyatakan kalau Sanjaya Group akan melakukan merger dengan yayasan baru yang aku tunjuk. Serahkan 70% sahammu kepada Clarissa Wijaya sebagai pemegang amanah. Dan yang paling penting..."

Arka menjeda kalimatnya, lalu tersenyum tipis. "Kamu akan mengaku ke publik bahwa putra tunggalmu, Surya Sanjaya, menderita gangguan jiwa dan buta karena kecelakaan yang dia buat sendiri."

"Sesuai keinginan Anda, Tuan," jawab Abraham patuh.

Tiba-tiba, pintu kantor yang sudah hancur itu didorong terbuka lagi. Hendra Wijaya dan Clarissa masuk dengan napas terengah-engah. Mereka membeku di ambang pintu saat melihat pemandangan di depan mereka.

Seorang pemuda yang beberapa jam lalu masih dianggap "bukan siapa-siapa", kini duduk santai di kursi penguasa bisnis terbesar di kota itu, sementara sang pemilik aslinya berlutut di kakinya seperti budak.

"Arka... Apa yang kamu lakukan?" Clarissa menutup mulutnya dengan tangan, matanya berkaca-kaca.

Arka menoleh ke arah Clarissa. Cahaya putih di matanya mulai memudar, kembali ke warna hitam pekat yang dalam. "Aku cuma sedang merapikan sedikit sampah, Clarissa. Bukankah kamu bilang Sanjaya Group itu ular berbisa? Sekarang, ular ini sudah aku cabut taringnya."

Hendra Wijaya berjalan mendekat, melihat kondisi Abraham yang seperti robot. Dia menatap Arka dengan pandangan horor sekaligus hormat. "Arka... kamu bukan sekadar punya mata sakti. Kamu punya kekuatan untuk mengubah takdir seseorang. Apakah kamu sadar apa yang baru saja kamu mulai?"

Arka berdiri, berjalan melewati mereka menuju pintu keluar. Dia sempat berhenti di samping Clarissa dan membisikkan sesuatu.

"Dunia ini nggak bakal pernah sama lagi buat kita, Clarissa. Siapkan dirimu, karena besok... namaku akan ada di setiap koran di negara ini."

Arka pergi meninggalkan gedung itu saat fajar mulai menyingsing di ufuk timur Jakarta. Sinar matahari pertama menyinari punggungnya, memberikan bayangan yang sangat panjang, seolah-olah bayangan itu akan menelan seluruh kota.

Di bawah, ribuan polisi dan wartawan sudah mengepung gedung, tapi entah bagaimana, tak satupun dari mereka melihat Arka keluar. Dia menghilang seperti asap di tengah kerumunan, menuju satu tempat yang paling ingin dia tuju.

Panti Asuhan Kasih Bunda

Highlight Bab Ini:

Mind Control: Arka nggak bunuh Abraham karena itu terlalu "mudah". Dia bikin Abraham jadi budaknya buat ngontrol aset Sanjaya Group secara legal.

Transisi Power: Arka secara resmi ambil alih dominasi ekonomi di Arc 1.

The Mystery: Gimana Arka menghilang di depan ribuan orang nunjukin kalau kemampuan fisiknya sudah di level superhuman.

1
bakpao
bahasanya terlalu kaku menurut ku/Good//Good//Good/
the misterius author 🐐: itu novel pertama saya bg coba baca novel saya yanv lain
total 1 replies
Widianto Dalang
ceritanya amoh puoll
Widianto Dalang
ceritanya membingungkan. yan si penghianat kok muncul lagi.
Kustri
wwduuuh bahaya, bisa lihat baju dalam org" dong🤭🫣😁
Agang Junior
lha ...kan bisa menyembuhin...kok nggak d lakukan untuk ibunya
Kurniawan: Lama2 bacanya jadi kayak garing dan lebay. Stop baca ganti judul lain
total 1 replies
Agang Junior
nah..ini lebih lucu lagi...tadi minta tolong cariin alamat...di satu sisi bisa mengetahui lewat garis² energi yg masuk k telepon...tapi serah lah...yg penting aman dan baca terus dan jgn terpotong ceritany...srmangat thor
Agang Junior
lha kok tiba² si raja macan jd penurut..ceritany gimana sih awalnya
AXYs
Charissa si pengkhianat udah di buang kaaan ama Mc. Tapi di bab berikutnya ketika mc ke Singapore, Charissa ini ikut, trus di bab berikutnya lagi ada kalimat ttg rusaknya malam pernikahan mereka..
Bingung kaaan, aku sampe ngulang baca mpe di bab ini…
Mohon pencerahannya thor..🙏🏼
the misterius author 🐐: Clarissa itu bukan penghianat sebenarnya kak tapi dia ibarat nya heroin nya mc kak
total 1 replies
AXYs
Kapan mereka nikahnya?
AXYs
Kapan mereka tunangan.
Kapan juga balikan? Charissa itu kan sang pengkhianat
the misterius author 🐐: nanti di s2 ke jawab semua ya kak nanti kan pokok nya
total 1 replies
AXYs
Emang Charissa udah kembali dari kekosongan jiwa ? (Bab sebelumnya saat dia adalah si pengkhianat itu?
the misterius author 🐐: nanti di s2 nya kebuka semua ya kak
total 1 replies
✯the_legacy_zean
/Angry//Angry/
dhani satria
lalalallalalla yeyeyeyey
Zali
bingung gua
Fa Kurniawan Fario
MC nya jadi OKB songong banget
padahal duit nya gk seberapa
Mulyadi Soewardi
Cerita yg cukup bagus dan seru serts alur cerita lancar
the misterius author 🐐: makasih kak
total 1 replies
Frila Ajh
ni novel ngingetin gwa sama Drakor moving, isi nya ya org' spesial gtu
the misterius author 🐐: makasih kak udah mampir
total 1 replies
Amiera Syaqilla
semangat author🔥🔥
SANG
Semangat ya thor💪👍
SANG
Lanjut dek💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!