NovelToon NovelToon
MAHAR UNTUK SANG PELAKOR

MAHAR UNTUK SANG PELAKOR

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: gendiz

Amira membawa Lista masuk ke hidupnya sebagai sepupu dan sahabat. Namun, Lista justru keluar sebagai pencuri suaminya.

​Diceraikan saat hamil dengan mahar yang menghina, Amira dipaksa pergi dengan tangan hampa. Tapi mereka lupa satu hal: Amira adalah pemilik takhta yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gendiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: DENDAM DI BALIK TEMBOK PENJARA

DENDAM DI BALIK TEMBOK PENJARA

​Bau apak semen lembap, asap rokok murahan, dan keringat ratusan narapidana mengendap pekat di udara blok tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang. Di sudut sel beralaskan kasur tipis yang telah robek, Aris Pratama duduk meringkuk dengan kedua lutut ditarik ke dada.

​Kemeja biru mahal dan jam tangan miliaran miliknya telah lenyap, digantikan baju seragam warga binaan bertekstur kasar. Tubuhnya yang dulu tegap kini tampak menyusut drastis. Sisa-sisa keangkuhan direktur utama di wajahnya telah menguap seutuhnya, menyisakan sepasang mata cekung yang dipenuhi oleh lingkaran hitam, memancarkan frustrasi dan kebencian yang mendalam.

​Setiap malam, telinga Aris seolah terus diteror oleh suara ketukan palu hakim dan bayangan wajah Amira yang menatapnya dengan pandangan sedingin es. Kehilangan harta, takhta, dan harga diri secara instan dalam semalam telah merusak kewarasannya perlahan-lahan.

​Klek. Sreeet.

​Pintu besi lorong blok diketuk keras oleh petugas sipir dengan tongkat pemukul.

​"Aris Pratama! Ada kunjungan khusus untukmu di ruang penasihat hukum!" teriak sipir tersebut, suaranya menggema ketat di antara jeruji besi.

​Aris mendongak dengan lambat. Dengan langkah kaki yang terseret, ia berjalan melewati lorong-lorong sempit menuju ruang pertemuan utama yang disekat kaca tebal. Begitu pintu digeser terbuka, Aris mengernyitkan dahi. Di balik kaca, tidak ada ibunya yang sedang sakit, melainkan seorang pria paruh baya dengan setelan jas hitam necis berbiaya mahal, memegang sebuah tas koper kulit premium.

​"Selamat siang, Saudara Aris Pratama," sapa pria berkacamata itu sambil mengangkat gagang telepon interkom ruang kunjungan. "Nama saya Hermawan. Saya adalah kepala tim hukum dari Mega Food Korporasi—mantan rekan bisnis Anda yang investasinya ikut macet akibat pembekuan sepihak yang dilakukan oleh mantan istri Anda, Amira Shinta."

​Aris perlahan meraih gagang telepon di sisinya, suaranya terdengar parau dan bergetar. "Mau apa kalian ke sini? Aku sudah tidak punya apa-apa lagi. Sahamku, rumahku... semuanya sudah dirampas habis oleh jalang itu."

​Hermawan menyunggingkan senyuman tipis yang sarat akan kelicikan. Ia memajukan tubuhnya, menempelkan wajahnya mendekati kaca pembatas.

​"Justru karena Anda telah kehilangan segalanya, kami datang membawa penawaran menarik, Aris. Atasan saya, pemilik Mega Food, merasa sangat tersinggung karena Amira secara sepihak memutus kontrak kerja sama ekspor demi bergabung dengan Wijaya Holdings Singapura kemarin siang. Tindakan Amira telah membuat perusahaan kami kehilangan muka di lantai bursa."

​Mendengar kata “Wijaya Holdings Singapura” dan kesuksesan baru Amira, rahang Aris mendadak mengencang. Kilatan cemburu dan dendam membakar matanya yang cekung. "Lalu, apa hubungannya denganku yang mendekam di dalam sel ini?!"

​"Kami ingin menawarkan kerja sama di bawah meja," bisik Hermawan, nadanya penuh manipulasi. "Atasan saya bersedia membiayai seluruh kebutuhan pengobatan VIP Ibu Ratna di rumah sakit, serta menyewa tim pengacara papan atas untuk mengajukan banding perkara KDRT Anda agar masa hukuman Anda dipangkas habis. Sebagai gantinya... kami butuh informasi orang dalam."

​Hermawan membuka kopernya, menunjukkan sebuah draf peta operasional dan formula rahasia bahan baku Snack Pratama yang dulu pernah dirancang sebelum Amira mengambil alih.

​"Kami tahu, sebelum sistem IT kantor dibersihkan, Anda memiliki kode akses fisik sekunder untuk tangki pencampuran bahan baku utama di pabrik pusat Tangerang. Kami ingin Anda menyerahkan kode rahasia itu kepada tim lapangan kami. Kami akan melakukan sabotase total terhadap kualitas produk pertama Shinta Group yang akan diekspor ke Singapura minggu depan. Begitu produk mereka dinyatakan cacat produksi dan mengandung bahan berbahaya oleh karantina pelabuhan, nama baik Amira akan hancur seketika di mata internasional. Dia akan dituntut, jatuh bangkrut, dan Anda bisa merebut kembali hak asuh anak di dalam kandungannya."

​Mendengar skenario kehancuran Amira yang disusun begitu rapi oleh kompetitor barunya, napas Aris mendadak memburu cepat. Bayangan Amira yang jatuh miskin, menangis bersujud di kakinya untuk meminta ampun, seketika menari-nari di dalam kepalanya yang sakit.

​Rasa bersalah dan penyesalan yang sempat ia rasakan beberapa hari lalu kini menguap, kalah telak oleh monster dendam yang kembali berkobar di dalam dadanya.

​Aris mencengkeram gagang telepon dengan sangat erat hingga buku jarinya memutih, lalu menyunggingkan senyuman seringai yang mengerikan dari balik kaca rutan.

​"Baik... aku akan berikan semua kode akses sekundernya," desis Aris, suaranya berubah menjadi sangat dingin dan penuh racun. "Hancurkan jalang itu sampai tidak tersisa, Hermawan. Buat dia merangkak di lantai seperti yang dia lakukan padaku!"

​Persekongkolan jahat dari balik tembok penjara telah resmi terikat. Ular-ular masa lalu kini bersiap menyelinap kembali ke dalam pelataran kerajaan bisnis baru Amira.

Aris mulai membisikkan deretan angka kode enkripsi sekunder pabrik pusat kepada Hermawan dengan mata yang berkilat penuh dendam. Sementara itu, plot cerita berlanjut sesuai dengan Outline Plot Arc 2 di Bab 34 besok pagi: di mana tim sabotase lapangan utusan Mega Food mulai bergerak menyelinap di tengah kegelapan malam menuju gudang penyimpanan bahan baku pabrik utama Amira.

1
Agus Tina
mantapp 👍
Agus Tina
Kangkah awal balas dendanu Amira
Agus Tina
Kuatoah Amira
Agus Tina
Bagus ceritanya
gendiz: terimakasih, 😊
total 1 replies
partini
semua orang kalau udah tersudut bilang nya khilaf
gendiz: ya kaaan kak 🤭
total 1 replies
partini
,👍👍👍👍
falea sezi
sejauh ini muter wae. lahh😕
gendiz: makasih ya sudah mau baca, semoga next bab enggak kerasa muter alurnya
total 1 replies
partini
busettt dari dari bab 1 Ampe yg ini Amira apes Thor, kata jadi Badas eh malah kaya gini
gendiz: makasih ya masukkan nya , semoga nanti next bab alurnya gak membingungkan lagi,🤭
total 3 replies
gendiz
bisa mereka dari segi cerita
gendiz
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!