NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Kena 'tampar'.

Matanya menatap tajam ke arah kedua ajudannya yang berdiri menunduk gemetar sambil membawa pria tersebut sebelum berangkat ke pos Batalyon.

Wajah kedua ajudan sudah pucat pasi seolah malaikat maut sudah berada di depan mata hendak mencabut nyawa mereka berdua.

"Kalian berdua... tunggu saya di rumah. Jangan kemana-mana. Sampai berani kalian kabur, saya patahkan leher kalian..!!!!" Suara Bang Reigar memang bernada rendah tapi tatap mata tajam merah menyala sudah jelas menunjukan bahwa pria tersebut sedang berusaha menahan amarahnya.

...

"Bagaimana, Put???" Tanya Bang Reigar pada lettingnya yang di alihkan pada team kesehatan di rumah sakit militer.

Letnan Putra terdiam sejenak, ia melihat jelas wajah cemas yang selama ini nyaris tak pernah di lihatnya. Wajahnya pun seketika berubah cemas. "Ini benar istrimu??"

"Benar lah. Masa iya saya bawa perempuan tanpa status." Jawab Bang Reigar.

"Kalian suami istri tentu sudah berhubungan badan,................."

"Belum.. Kalau itu belum." Sambar Bang Reigar tanpa ada yang di tutupi sedikit pun karena begitu mencemaskan Jilly. "Waktu nikah kemarin Jilly masih datang bulan. Sampai disini sudah kecapekan."

Bang Putra melirik sahabatnya itu, ia menghela nafas kemudian menepuk bahunya. "Terus terang, perut bawah Jilly memar. Saya perkirakan kena rahimnya luka, tapi dia istrimu. Kalau dia tidak bisa punya anak, kau tidak berpikir meninggalkan dia, kan??"

Jantung Bang Reigar terasa luar biasa nyeri, kepalanya langsung terasa pening hingga terhuyung dan terduduk kasar di tempat tidur.

"Eeehh.. Ya ampun, jangan lemas begini." Bang Putra sampai ikut panik melihatnya. "Apa kau mau kawin lagi??"

Bang Reigar meremas dadanya yang semakin terasa nyeri. "Mulutmu minta di tabrak????? Apapun yang terjadi, ini yang terakhir..!!!!!!" Ucap Bang Reigar penuh emosi. "Cepat, obat apa yang bisa hilangkan memarnya?"

Bang Putra mengangguk lalu memberi salep dan obat yang harus Jilly minum. "Ini ada obat tambahan lagi. Obat ini untuk kamu dan istrimu harus kalian minum seminggu lagi."

"Obat apa???"

"Kau mau istrimu sehat, kan??" Balas Bang Putra.

:

"Sudah di amankan Letnan Putra Da era, tadi." Kata Prada Danu.

"Kenapa kita harus menuruti perintah ibu. Sekarang jadi begini. Danton sampai marah besar begitu."

"Kalian memang bo*oh..!!!" Bentak Bang Reigar, di tangannya sudah menggenggam erat selang berisi pasir.

"Siap, salah.. Danton..!!!"

"Darimana datangnya otak dungu kalian???? Kalian tertular.........." Bang Reigar sampai tak sanggup mengungkapkan betapa polos dan lugunya istri kecilnya. "Apa kalian lihat apa hasilnya jika laki-laki tidak teguh pendirian??? Uang dan kuasa tak ada artinya kalau tak dibarengi akal sehat, dan kesetiaan tak ada gunanya kalau tak dibarengi kebijaksanaan."

Bang Reigar yang kesal langsung melayangkan cambuknya untuk menghajar kedua ajudannya.

"Apa selama ini saya terlalu menyusahkan kalian sampai istri saya lalai kalian jaga?? Apa selama ini apa yang saya berikan terlalu menekan kalian??? Apa kalian menyimpan dendam dengan saya????" Bentak Bang Reigar.

"Siap, tidak..!!!"

"Tidak berani, Danton..!!!" Jawab Prada Garo.

Bang Reigar membanting cambuknya dengan kasar, amarahnya masih meninggi. "Haruskah kalian menuruti istri saya tanpa perhitungan???? Tidak begitu caranya menerapkan jiwa korsa??????"

Suara bentakan Bang Reigar terdengar jelas mengisi halaman belakang rumah dinas, jika saja ada orang yang mendengarnya pasti akan bergidik ngeri.

Keringat dingin mengucur deras dari kening kedua ajudan, punggung mereka sampai ikut basah meski udara di luar terasa dingin. Mereka menunduk, tak berani menatap wajah Danton yang kini tampak seperti singa yang terpanah.

"Kalian adalah prajurit, kalian punya akal, punya logika, punya pikiran untuk membedakan mana yang benar dan salah! Tapi apa yang kalian lakukan????? Begitu ada uang dah bujuk manis seorang gadis kecil, akal sehat kalian langsung hilang entah ke mana." Bentak Bang Reigar seketika menggelegar.

Tangan Bang Reigar menepak kursi bambu hingga terpelanting dan terbalik di halaman belakang rumah. Hatinya hancur mengingat perkataan dokter putra meskipun bibirnya mengatakan sanggup menerima apapun keadaan Jilly. Sungguh di dalam hatinya sudah begitu ingin punya anak. Tapi, ia juga tidak mampu jika Allah sudah mentakdirkan dirinya tidak memiliki keturunan.

"Kembalilah, saya muak lihat kalian berdua..!!!"

Secepat mungkin Prada Garo dan Prada Danu pergi dari kediaman Letnan Reigar. Setelah kedua ajudannya pergi, kaki Bang Reigar terasa lemas hingga bersandar pada dinding belakang rumahnya. Rasa sesal begitu menyiksa batinnya.

Sebenarnya Bang Reigar ingin sekali menemui bandit yang menyerang Jilly, tapi apapun itu.. Ia lebih mencemaskan keadaan sang istri.

Saat hatinya perlahan tenang, ia beranjak masuk ke dalam rumah.

"Oomm.."

Bang Reigar menoleh saat Jilly berjalan keluar dari kamar. "Kamu sudah bangun? Mau kemana???" Tanya Bang Reigar, ia segera berjalan cepat menghampiri Jilly yang berjalan terhuyung.

"Kemana dokter yang tadi?? Jill nggak dengar dengan jelas. Jill.. Bisa punya anak.. Atau tidak??"

.

.

.

.

1
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
Maysuri
bang huda..... 💪💪💪
Maysuri
hhhhhhhhhh
dyah EkaPratiwi
nggak bener ini reina udahlah bang Huda di kasih lampu hijau tu
Ana
Mantap kali Maju bang Huda semoga dapat perempuab yg baik😄

bang rakit semoga kau juga dapa wanita yg sholeha..amin🙏

dosa klo cinta sm istri abang sendiri🙏
Maysuri
🤣🤣
Tanti
sabar Bang....harap dimaklumi🤭🤭
dyah EkaPratiwi
salah mu sendiri bang reigar, ngerjain istri
Tanti
Dirimu Jiiilll TV segede gaban dipsg dikamar....g bs bayangin itu kamarnya segede apa itu mba Nara???blm prnh bertamu di asrama, mskpn rmhq deket asrama🤭🤭😄
Tanti
Bang Reigar: "apa sih yang nggak buat kamu Jill..."/Kiss/
Jilly : ( pipi udah semerah tomat) 🤣🤣🤣🤣🤣
bayangke sambil ngekekkk/Kiss//Kiss/
Tanti
Mantapp Bang Reigarrr...tnyt dy jg seorang sultan🤭
lanjt mba Nara👍👍👍
dyah EkaPratiwi
🤣🤣 love sekebon bang reigar 😍😍
Maysuri
jill ...tenang saja,masalah pasti terselesaikan,percaya deh am suamimu pasti akan aman dan terkendali....semangat💪💪
dyah EkaPratiwi
semangat Jill percaya sama bang reigar
Esti 523
mancap guliccap ka,abang ganteng gentle bgt aq suja aq suka
Tanti
kok kamu sensi banget sih Jill??🤭🤭
kyknya ada tanda-tanda nih dr Jill... ati² ya Bang Reigar🤭🤭🤭
dyah EkaPratiwi
🤣 semangat bang reigar 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!