NovelToon NovelToon
TEROR DI ALAS PURWO

TEROR DI ALAS PURWO

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Kutukan / Hari Kiamat / Evolusi dan Mutasi / Pusaka Ajaib
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Kisah sepuluh orang pecinta alam yang sedang melakukan wisata alam disebuah hutan untuk mengunjungi situs peninggalan purbakala di Goa Istana Alas Purwo yang dianggap sangat menantang.

Hutan Alas Purwo adalah salah satu hutan terangker di Indonesia, dimana dinyatakan sebagai salah satu gerbang menuju alam ghaib.

Akan tetapi, petualangan itu membawa mereka pada sebuah masalah, dimana tanpa sengaja, salah satu diantaranya mengambil sebuah benda purbakala dan kitab kuno yang membuat mereka harus mengalami hal mengerikan. Hal itu membuat mereka mengalami mutasi dan menjadi petaka yang mencekam.

Apakah mereka dapat terbebas dari semua itu? ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tarung

"Hai Nathan? Bagaimana kondisimu hari ini? Apakah kau masih merasa hebat? Selalu menjadi pemimpin, dan mencari perhatian bagi banyak gadis?" Axel menyeringai, memperlihatkan barisan giginya yang runcing.

Bahkan tak lupa ia menyibak bulu yang tumbuh hampir memenuhi wajahnya.

"Kau sangat tampan dengan tampilan yang seperti ini, pasti akan banyak dayang dari alam demit yang mengejarmu," cibir Nathan dengan senyum sinis.

"Cuuuoh, simpan saja celoteh murahanmu. Yang pastinya kau akan menyesali semuanya, karena telah membawa kami untuk datang ke Alas Purwo!" suara Axel terdengar sangat serak, dan berat. "Kau ingat pepatah warga sini" tanya Sosok itu lagi dengan senyum seringai.

"Apa?"

"Siapapun yang masuk ke Alas Purwo, maka ia tak akan pernah kembali!" Axel kembali mengulas senyum liciknya.

"Mereka hanya orang tersesat dan tak mampu untuk mencapai tingkatan tirakat yang sempurna." Nathan melirik sekelilingnya, dimana ia melihat ada banyak para petapa yang tersesat jiwanya dan tak dapat kembali pulang.

Mereka terlihat dibalik sesemakan, dan hanya mereka yang memiliki mata bathin yang dapat melihatnya.

Jiwa mereka sedang ditahan, dan dijadikan budak para penunggu Alas Purwo, termasuk Raja Kala Gemet.

"Hahaha.., kau akan menjadi salah satu yang tak akan pernah kembali, abadi-lah ditempat ini, karena sebentar lagi jiwamu akan dihisap oleh sang Raja, dan itu untuk menambah kekuatan dan keabadiannya!" Axel menyerang Nathan sebelum sempat pemuda itu menjawab.

"Hah!" Nathan mencoba menghindar. Sebab, kuku tangan Axel sangat panjang dan runcing.

Wuuuusssh

Serangan beruntun kembali terjadi. Dimana Jhony yang saat ini bermutasi menjadi Siluman Kerbau ikut menyerangnya dari arah belakang dengan menyerudukkan tanduknya yang berukuran besar dan runcing, dan tujuannya adalah pinggang Nathan.

Pemuda itu bergegas menghindar. Ia berkelit ke sisi kiri, dan saat bersamaan Axel juga menyerang, hingga membuat ujung tanduk milik Jhony mengenai perut Axel yang ada dibagian depan.

"Grrrrrrrr..." geraman Axel terdengar menggetarkan langit malam.

Nathan bergidik ngeri, dan tampak cairan pekat berwana kehitaman mengalir dari perut Axel yang terkena tanduk milik Jhony.

"Lepasin, tolol!" maki Axel dengan geram. Ia menendang kepala Jhony, dan saat tanduk itu terlepas dari perutnya, ususnya terburai, dan membuat Nathan tercengang, sebab bocah itu tak merasakan sakit sama sekali.

"Aaaargh," pekik Jhony saat terkena tendangan dari Axel, ia meringis kesakitan.

Sementara itu, Nathan mengambil tongkat hikingnya.

Ia membawa benda itu kemanapun ia pergi. Apalagi saat berwisata alam dan berpetualang ke hutan.

Tas ransel di pundaknya ia benahi letaknya. Lalu dengan memasang kuda-kuda pertahanan, ia bersiap menghadapi lawannya.

Jhony yang tanduknya masih berlumuran darah datang menyerang, dan dengan sigap Nathan mengayunkan tongkat hikingnya, dan...

Traaaang

Tongkat berbahan alumunium itu patah jadi dua. Kali ini membuat Axel dan Jhony tertawa terbahak.

"Bagaimana, Nathan? Masih sok jagoan?!" Axel menatap dengan sinis, dan dengan usus yang terburai, ia menyerang Nathan dengan brutal, mengayunkan tangannya yang berkuku runcing.

Wuuuush

Srrrrrrt

"Aaaaaargh," pekik Nathan dengan nyaring, saat lengannya terkena cakaran kuku Axel.

Rasa perih menjalar disekujur tubuhnya. Ia meringis kesakitan, dan darah mengucur dari luka yang tinggalkan.

Melihat hal itu, Jhony tak ingin kalah, ia ikut menyerang Nathan dengan brutal.

Sosok Siluman Kerbau itu memutar tubuhnya, lalu memberikan tendangan pada perut Nathan.

"Aaaaargh," pemuda itu kembali lagi mengerang kesakitan. Ia terhuyung dengan perut dan lengan yang terluka.

Dadanya terasa sesak, hingga membuatnya sempoyongan.

Pemuda itu mencoba mengatur nafasnya, dan mengendalikan rasa sakit yang saat ini sedang dideranya.

Sementara itu, Axel yang terluka dibagian perut dengan usus yang terburai bergerak menghampirinya, dan kembali menyerang.

Akann tetapi, Nathan berusaha menangkisnya.

Ia merasakan jika Axel lebih kuat dati biasanya, sehingga saat tangannya menangkis terasa sangat sakit.

Pemuda itu kembali membalas serangan, dan menendang Axel, tetapi sepertinya mereka sangat kuat, membuat ia harus kewalahan.

Buuugh

Jhony kembali menyerang dari arah belakang, hingga membuat Nathan semakin terpojok.

Axel tak memberi kesempatan padanya, dan cakaran kembali ia layangkan, dan tiba-tiba saja sebuah serangan berhasil mengalahkannya.

Sebatang bambu berukuran panjang dua meter lebih menghantam kukunya, dan menggagalkan serangannya.

Sang gadis juga melemparkan sebatang bambu yang ukurannya sama ke arah Nathan.

Taaaap

Nathan menangkapnya, dan berhasil mendapatkannya. Ia berusaha untuk menahan rasa sakit yang saat ini sedang dideranya.

Sementara itu, Axel menggeram."Ggggrrrrr.." Axel menggeram, dan dengan amarah yang membuncah. Kukunya cukup berdenyut, dan ternyata ia berbalik menyerang sosok gadis tersebut.

Sena tak ingin menjadi korban, bambu ditangannya melibas sosok Axel dengan cukup fatal.

Buuuuuug

Suara benturan kayu yang menghantam fatal dibagian kepala Jhony yang datang tiba-tiba saja tanpa peringatan. Sosok itu terpekik kesakitan.

Sedangkan Nathan mulai bamglit dan menggunkan batang bambu

Batang bambu menghantam dada sosok Genderuwo tersebut.

Dan ternyata cukup berhasil membuatnya kesakitan. Begitu juga dengan Jhony yang datang menyerang, sang gadis menghunuskan ujung bambunya, dan berhasil mengenai dada lawannya.

Kedua makhluk itu mengerang kesakitan. Membuat sang gadis yang tak lain adalah Sena mengambil kesempatan dalam kesempitan yang terjadi saat ini.

Dengan gerakan yang cepat, sosok seorang gadis berkuncir ekor kuda membawa Nathan meninggalkan tempat tersebut.

"Ayo," ajaknya pada pemuda tersebut, sebab ternyata mereka sudah terkepung oleh para makhluk yang bermutasi dengan wujud yang mengerikan.

Terlihat mereka ada yang membawa warga dari pinggiran hutan, dan menyantapnya.

Nathan dan juga Sena tersentak kaget, keduanya saling pandang dengan nafas yang kian tersengal.

Mereka terkurung dalam pagar para makhluk mengerikan tersebut.

"Kita harus mencapai Pura Giri Selaka, kita akan berlindung disana untuk sementara waktu," ucap Sena dengan suara yang sangat tegang.

Nathan mengerti, dan ia menganggukkan kepalanya..

"Ayo!" ajak Sena dengan cepat. Mereka menyerang para iblis , dan dengan batang bambu ditangan, mereka mengayunkan batang bambu kearah para makhluk yang jumlahnya cukup banyak, dan membuat ia merasa sesak nafas.

Nathan juga ikut menghantam para makhluk Siluman yang menyerangnya.

Beberapa dari mereka ada yang lumpuh saat terkena pukulan batang bambu tersebut. Tetapi ada juga yang bangkit kembali.

Makhluk-makhluk itu berjumlah cukup banyak, dan wujud sangat mengerikan.

"Mereka semakin banyak, kita harus segera pergi," Sena memgingatkan sang pemuda agar bersiap dengan kemungkinan yang lebih besar.

Sena berlari dengan sangat kencang, lalu dengan menggunakan batang bambu yang ditegakkan dan penuh tekanan, ia melompat melewati para Siluman bagaikan seorang atlit Lompat Tinggi dengan gaya guling sisi, sehingga ia mampu melewati para monster tersebut.

Nathan tercengang melihatnya, dan ia harus mengikuti cara yang dilakukan oleh Sena.

1
rajes salam lubis
lanjut
rajes salam lubis
tetap semangat
rajes salam lubis
ok
rajes salam lubis
lanjut lanjut
rajes salam lubis
lanjut
V3
si Gemet mpe Emosi menghadapi Sena ,,, tp ttp ja gak bisa kasar sama Sena ,, Sena itu lain dari pada yg lain kata si Gemet ,,, Wanita Istimewa 🤣
kasihan yaa para keluarga nya yg kebingungan mencari keberadaan mereka semuanya 😔
Ai Emy Ningrum: krn wanita ingin dimengerti 😽😽
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Kasihan keluarganya yah... Pasti mereka sedih dan khawatir karena anak-anak mereka belum pulang ke rumah.. 😢

Semoga Naura dan Kael serta Nathan bisa menemukan kitab kuno itu, sehingga mereka bisa bebas dari hutan Alas Purwo.. 🙏
Ai Emy Ningrum: semoga aja yah..itu mah gmn author nya ajah
total 1 replies
neni nuraeni
semoga mereka bebas,,,
kinoy
kpn klrnya ya ALLAH
V3
semoga Axel mampoes lah biar musuhnya berkurang satu 🤣
V3
aiiiiiihh ..... aku bacanya deg degan bgt loch 😱😱😱
V3
ruangan bawah tanah itu psti ruangan dmna para wanita yg HBS di tunggangi oleh si gemet 🤣🤣
V3
gsah berharap pingsan ja lah ,, si Alessa Mati jg gpa² ,,,, kn penyebab nya adalah Dia 🤬😡
neni nuraeni
ayo sena bebaskn mereka dan berhati" lah
V3
yaaa ... Naura trnyata sdh minum dn makan makanan nya ,,, apa yg terjadi PD Naura yaaa selanjutnya ❓
V3
berarti kalau di pukul kepalanya bakalan sadar donk yaaa spt Kael ,, walaupun bentuk tubuh nya belum berubah mjd manusia seutuhnya 🤔
V3: getok nya pke palu yaa kak terutama buat si Alessa dan Axel 🤣
total 2 replies
Nurr Tika
hati hati sena,lanjut
Desyi Alawiyah
Lanjut Kak.. 😆🙏
rajes salam lubis
waddidAww
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎♉
seru yaa tp kek mana mau gambil lha wong keris e menancap di kepala ular trus piye
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!