NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Malam

Pesona Gadis Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: novia_dwi

Alitza Zeefanya Bella, atau sering disapa Zee adalah seorang gadis cantik yang ceria. Seperti nama yang diberikan oleh orang tuanya yang berarti gadis cantik yang ceria yang selalu ada dalam lindungan Tuhan.


Hidupnya baik-baik saja, terlahir cantik serta besar di lingkungan keluarga kaya yang harmonis membuat dirinya tumbuh menjadi gadis ceria dan penuh kepedulian.


Semua baik-baik saja sampai dirinya harus kehilangan seluruh alasan kebahagiaan nya. Membuat dirinya harus bekerja untuk menghidupi dirinya dan seorang wanita tua yang menjadi pengasuhnya sejak bayi.

Bekerja didunia malam membuat dirinya dipandang miring oleh semua orang. Namun dirinya tak peduli, hanya dirinya yang tahu seperti apa sesungguhnya yang ia jalani.

Akankah nasib baik kembali berpihak padanya? atau justru kehidupannya semakin sulit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia_dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersitegang

"Apa??? Dia sudah pulang?"

"Aku akan pulang sekarang mam.. " Ben yang mendapatkan telepon dari ibunya bergegas membereskan meja kerja nya.

Keponakan kesayangannya yang menghilang sejak 2hari lalu sudah pulang kerumah. Ia ingin segera menemui keponakannya itu.

"Reschedule semua jadwalku hari ini. Aku akan pulang sekarang". Ucap Ben pada sekretaris nya melalui sambungan telepon.

" Keruangan ku sekarang Zack.. " Ia beralih menghubungi asistennya.

Tak lama pintu ruangan terbuka, bahkan tanpa melihatnya Ben sudah tahu siapa yang masuk tanpa mengetuk pintu.

"Ada apa bos? ". Tanya Zacky menatap bos nya.

" Kebiasaan tidak mengetuk pintu". Gerutu Ben.

"Siapa yang menyuruhku cepat kemari memangnya? ". Sahut Zacky berani, jika ada nominasi asisten paling berani dan kurangajar maka bisa dipastikan Zacky pemenangnya.

" Ck.. " Ben berdecak kesal kemudian bangkit dari kursi kebesarannya.

"Kita pulang sekarang! ". Tegas Ben membuat alis Zacky mengerut.

" Micin sudah pulang". Senyum Zacky terkembang, dua hari ini ia sudah seperti orang gila bekerja tanpa henti karena membantu bos nya mencari keponakan tersayangnya itu.

"Syukurlah.. " Gumam Zacky lega.

"Tunggu apa lagi? Ayo cepat.. " Zacky bergegas mengikuti langkah lebar bos nya.

...☘️☘️☘️☘️...

"Seperti pernah lihat, tapi siapa? ". Gumam Ben saat melihat sebuah motor keluar dari gerbang utama rumah orang tuanya.

" Ada apa bos? ". Tanya Zacky saat mendengar bosnya berbicara tapi tidak jelas.

" Tidak ada". Sahut Ben acuh namun pikirannya masih memikirkan wajah seorang penumpang yang naik motor tadi.

Ben segera keluar dari mobil, dengan langkah lebar ia bergegas masuk ke dalam rumah besar itu. Bibirnya menyunggingkan senyum saat netranya melihat sosok keponakan yang sudah berhasil membuatnya kalang kabut dua hari ini.

"MICIIIIN!!!". Teriakan Ben membuat 3 orang wanita dari tiga generasi itu menoleh menatap dirinya.

Sasa bangkit dan berlari menghamburkan diri memeluk pamannya. Paman yang sangat menyayangi dirinya, menuruti semua keinginannya meskipun kadang galaknya melebihi mama dan papanya.

" Kenapa om udah pulang? ". Tanya Sasa mendongak kan wajahnya menatap sang paman yang masih memeluknya.

" Tentu saja karena mengkhawatirkan mu, bocah! ". Ben mendorong pelan kening keponakannya itu.

" Kemana saja kau itu, hah? ".

"Membuat khawatir saja! '. Omel Ben pada keponakannya yang kini berdecak kesal.

" Tidak kemana-mana, hanya butuh refreshing saja". Sahut Sasa santai membuat sang paman mendelik.

"Hallo uncle Zack.. " Sapa Sasa kala netranya melihat sosok Zacky.

"Hallo Sasa.. kamu baik-baik saja kan? ". Tanya Zacky. Ia sudah lama mengenal Sasa, bahkan sejak lahir ia sudah mengenalnya. Jadi hal wajar jika Sasa juga sangat mengenal Zacky.

" Ehm hem.. aku baik uncle. Sangat baik.. " Sahut Sasa ceria.

"Kebetulan kalian juga pulang. Ayo kita makan siang dulu". Ajak mami pada semua orang.

" Kenapa lama sekali sih pulangnya!! Dasar bule lelet! ". Ben kebingungan mendengar omelan ibunya. Salah apalagi memang dirinya?

" Aku salah apalagi sih mam? ". Tanya Ben berjalan mengikuti ibunya.

" Mami mau mengenalkan mu dengan orang yang menolong Sasa! Tapi kamu lelet sekali! ". Beb mendesah pelan, memang kapan sih dirinya pernah terlihat benar didepan ibu bule nya itu.

" Sudahlah, ayo makan saja". Putus mami kemudian.

Semua tampak duduk tenang mengitari meja makan berbentuk persegi panjang itu. Sasa duduk di antara Ben dan Zacky, sementara di seberang mereka ada mami Sandra dan Meidina.

Sebelum mereka mulai makan, dua orang lelaki dewasa masuk ke dalam rumah. Mereka adalah opa dan papa Sasa.

Setelah menanyakan keadaan Sasa dan memeluk anak Itu, baik opa maupun papa Sasa kini duduk di tempatnya masing-masing.

Para art bergerak cepat menyiapkan semua makanan. Salah satu diantaranya mendekati Sasa, hendak melayani gadis cilik itu.

" Mau makan sama apa non Sasa? ". Tanya bibi yang sudah memegang piring milik Sasa. Bukan tanpa alasan bibi menanyakan makanan apa yang ingin dimakan anak itu. Semua art disana tahu betapa rewel dan arogan nya gadis cilik itu.

" Ehmm.. aku mau.. " Sasa tampak berpikir sambil menatap banyak makanan di meja.

"Nggak jadi. Aku ambil sendiri saja bi.. " Semua diam menatap Sasa yang sudah mengambil alih piring makannya. Gadis cilik itu terlihat cekatan mengambil nasi serta lauk pauk yang ingin dimakannya.

"Tolong ambilkan jus jeruk saja, bi". Ucap Sasa sambil tersenyum menatap bibi yang masih mematung karena terkejut.

Sementara yang lain tampak menghentikan semua aktivitas nya, mereka menatap Sasa lalu saling menatap satu sama lain.

Ben menatap ibu dan kakak perempuannya meminta penjelasan tentang perubahan sikap keponakannya itu. Biasanya Sasa sangat rewel saat sedang makan, ada saja yang dikomentari dan ada saja yang dijadikan alasan untuk memarahi para pekerja.

" Silahkan non.. "

"Astaghfirullah, ma-maaf non Sasa". Tangan bibi gemetar saat tak sengaja menumpahkan sedikit jus yang diminta Sasa. Bibi segera membersihkan tumpahan jus yang hanya sedikit itu sebelum bocah cilik itu mengamuk dan memaki nya.

" Tidak apa-apa. Terimakasih bi". Sasa tak terganggu, ia kembali melanjutkan acara makan siang nya. Tak peduli semua sikap nya itu hampir membuat semua orang tersedak dibuatnya

"Kepentok dimana kepala Sasa? ". Batin Ben yang terus menatap keponakannya.

" Sejak kapan dia fasih berkata maaf dan terimakasih? ". Hampir semua orang berpikiran sama tentang perubahan perilaku Sasa setelah hilang 2hari.

Selesai makan siang, semua orang berkumpul di ruang keluarga. Lebih tepatnya opa meminta semua berkumpul, ia penasaran dengan cerita cucunya selama menghilang selama 2hari. Ben pun juga sama penasarannya seperti yang lain.

Sasa kembali menceritakan semuanya tanpa terlewat. Pun dengan sosok Zee sebagai penolongnya.

" Kapan-kapan aku boleh kan pa kerumah kak Zee lagi? ". Tanya Sasa pada sang ayah.

" ZEE??". Seru Ben dan Zacky bersamaan. belum sempat dijawab oleh papa Sasa, Ben dan Zacky sudah menyerukan nama Zee.

"Apasih om sama uncle bikin kaget! ". Ketus Sasa yang masih kaget dengan suara kedua lelaki itu.

Mami menatap curiga pada dua pria dewasa itu, ia memiliki feeling jika putranya mengenal sosok gadis penolong cucunya.

...☘️☘️☘️☘️...

Sudah beberapa hari berlalu sejak Zee mengantarkan Sasa pulang. Ada sesuatu yang hilang Zee rasakan. Kehadiran Sasa cukup mampu membuat dirinya dan emak terhibur.

" Zee berangkat dulu ya mak.. " Zee meraih tangan emak dan mencium punggung tangannya.

"Mas Ilham nggak kesini neng? ". Tanya emak yang tak melihat Maya.

"Tadi Maya kirim pesan katanya pergi duluan ada keperluan dulu mak". Emak mengangguk paham.

"Ya sudah sana berangkat. Hati-hati dijalan.. ditempat kerja juga hati-hati ya neng". Pesan emak kepada Zee, pesan yang selalu sama setiap Zee pamit pergi bekerja.

Zee memeluk emak, entah lah tapi malam ini Zee merasakan sesuatu yang aneh. Hatinya tak tenang entah dengan alasan apa.

" Emak masuk dulu sana.. diluar dingin". Zee mengelus lengan emak.

"Kamu berangkat dulu, nanti emak masuk kalau kamu sudah berangkat". Zee mengangguk patuh, karena jika diteruskan malah bisa jadi dirinya tidak pergi bekerja.

Sampai di club, Zee mencari Maya. Namun tak menemukan Maya, Zee berpikir mungkin Maya malah belum sampai ke club.

" Kamu liat Maya nggak? ". Tanya Zee pada teman kerjanya.

" Untung kamu udah dateng Zee". Alis Zee berkerut mendengar ucapan temannya.

"Tuh, Maya lagi ribut sama Sinta dibelakang". Zee segera berlari setelah menanyakan dimana tempatnya Maya dan Sinta berseteru.

Dari jarak yang cukup jauh, Zee bisa mendengar kata-kata indah yang meluncur dari bibir keduanya. Saling mengumpat dan memaki. Zee menghela nafas kasar saat dirinya sudah semakin dekat.

" Emang anj*ng lo!! ". Bentak Sinta dengan wajah memerah penuh emosi.

" Anj*ng kok teriak anj*ng sih! Geli deh gw!! ". Balas Maya tak kalah sengit.

" May!! ". Panggil Zee membuat kedua orang yang tengah adu mulut itu mengalihkan perhatian mereka.

" Heuh, lonte satu lagi dateng! ". Sarkas Sinta menatap sinis Zee yang hanya acuh.

" Semua disini juga tau kalo yang lonte itu elu!! ". Sengit Maya tak terima mendengar Sinta menghina Zee.

" Ayo May, kita disini buat kerja bukan buat adu mulut! ". Sindir Zee melirik sekilas Sinta yang katanya berkilat marah menatap Zee.

" Nih pere duluan yang usil Zee". Ucap Maya membela diri.

"Udah ayo.. " Zee menarik tangan Maya, sudah bukan hal baru Maya dan Sinta bersitegang seperti ini. Dan yang Zee tidak inginkan jika sampai berita ini sampai ke telinga Leon dan teman baiknya mendapatkan masalah. Masa bodoh dengan Sinta, yang Zee pikirkan hanya Maya saja.

...¥¥¥°°°¥¥¥...

...Sinta sama Maya hobi kali lah ya ribut ini. Udah macam tikus sama kucing aja kalian ini mak othor liat ya🙄...

...Gas langsung kasih double up deh ama aku ya..Jangan lupa ritualnya readers sayang 💕💕💕...

...Sarangheyo readerskuuuu 🥰🥰💋💋💋😍😘❤🫰🤭🤭🥰🫰🤩❤😍😘😘😘...

1
Astrid Fera
seru kok kak cuma Zee dbuat yg lbih tangguh lgi kak,,kyg pinter bela diri gtu kn tmbh seru nnti,,itu saran aku j SC kak😄😄tetap smngt kak💪💪
amma_iKiss: hihi.. tenang kak, pemeran perempuan di novel aku semua strong kok🤭 Btw makasih dukungannya ka😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!