NovelToon NovelToon
Bayangan Sang Kembar

Bayangan Sang Kembar

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Balas dendam pengganti / Tamat
Popularitas:204.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Zee dan Zia adalah saudara kembar tak identik yang bersekolah di tempat berbeda. Zia, sang adik, bersekolah di asrama milik keluarganya, namun identitasnya sebagai pemilik asrama dirahasiakan. Sementara Zee, si kakak, bersekolah di sekolah internasional yang juga dikelola keluarganya.
Suatu hari, Zee menerima kabar bahwa Zia meninggal dunia setelah jatuh dari rooftop. Kabar itu menghancurkan dunianya. Namun, kematian Zia menyimpan misteri yang perlahan terungkap...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jejak Awal:Di Balik Nama Raden

Zee masih duduk tenang di Perpustakaan.

Tatapannya tak lepas dari cowok berkacamata itu. Gerak-geriknya tenang, seolah selalu penuh perhitungan. Cowok itu akhirnya bangkit dari duduk, membawa sebuah buku tebal ke meja penjaga perpustakaan. Sepertinya ingin meminjam.

Zee ikut berdiri. Ia sengaja mengikuti dari belakang, membawa bukunya sendiri. Bukan karena benar-benar ingin membaca, tapi demi alasan agar bisa lebih dekat… dan mencari tahu namanya.

Tepat di belakang cowok itu, Zee berdiri tepat di belakangnya, diam, nyaris tanpa suara. Ekspresinya tetap datar saat mendengarnya berbicara.

“Bu Pita, saya mau pinjam buku ini,” ucapnya sembari meletakkan buku di meja.

Petugas perpustakaan, Ibu Pita, mengangguk sambil tersenyum hangat. “Kamu memang rajin, Raden. Pertahankan terus nilaimu, ya. Supaya beasiswamu bisa lanjut sampai kuliah nanti.”

“Iya, Bu. Doain aja. Saingannya berat banget di sini,” sahut Raden dengan tawa kecil.

“Doa Ibu selalu buat kamu, Nak.” Ibu Pita menyerahkan buku kembali padanya."Ibu pikir kamu tidak kembali ke sini lagi, Raden... sejak Zia pergi...."

Belum sempat kalimat itu selesai, Raden langsung berdehem pelan dan mengarahkan pandangan matanya ke arah belakang—seakan memberi isyarat.

Ibu Pita pun langsung paham, dan mengangguk kecil tanpa melanjutkan ucapannya.

“Saya pamit dulu, Bu,” kata Raden cepat sebelum berlalu.

Zee yang berdiri tak jauh, mendengar percakapan itu dengan jelas. Tak satu pun detail luput darinya. Kini dia tahu—nama cowok itu Raden, dan sepertinya dia punya hubungan dengan Zia.

“Nak?” panggil Ibu Pita, menyadarkannya dari lamunan.

Zee melangkah perlahan dengan wajah tanpa ekspresi.

“Kamu mau pinjam buku ini?” tanya Ibu Pita ramah.

Zee mengangguk perlahan, menatapnya dengan sorot yang sulit ditebak. Tatapan itu sempat membuat Ibu Pita gugup, tapi ia tetap berusaha bersikap biasa.

“Kamu murid baru ya? Ibu baru lihat kamu,” sambungnya.

Zee kembali membalas dengan anggukan singkat.

“Waktu peminjamannya seminggu, ya. Kalau kamu masih mau pinjam, bisa diperpanjang. Jangan sampai telat, nanti kena denda,” jelas Ibu Pita sambil menyerahkan buku itu.

Zee mengambil buku itu, lalu pergi tanpa sepatah kata.

“Aura anak itu dingin sekali..." gumam ibu pita pelan, menghela nafas sebelum duduk kembali, menatap punggung Zee yang perlahan menghilang di balik pintu.

•••

Zee kembali menuju kelas. Kini dia punya satu nama baru: Raden.

Inisial 'R' kembali berputar di kepalanya, makin membingungkan. Kalau sebelumnya hanya Rey, Raka, dan Radit—sekarang daftar itu bertambah satu lagi.

Setibanya di kelas, suasana sudah mulai ramai. Murid-murid berdatangan, termasuk geng Serigala yang kini duduk di tempat mereka. Beberapa menit lagi pelajaran akan dimulai.

Zee duduk di kursinya, meletakkan buku perpustakaan di meja. Pikirannya masih sibuk mencerna semua informasi dari perpustakaan.

Dia harus mendekati Raden. Pelan-pelan, tenang, dam tetap tak mencolok.

“Zee… Zee…”

Lamunannya pecah saat suara berat seorang guru memanggilnya. Zee terkejut, tak sadar Pak Ronald sudah berdiri di depan kelas. Tatapan semua murid mengarah padanya—termasuk Rey, si dingin yang duduk di sampingnya.

“Fokus, Zee. Hari ini saya maklumi karena kamu masih murid baru,” kata Pak Ronald dengan nada sabar.

“Baik,” sahut Zee datar. Suaranya pelan, tapi cukup membuat Pak Ronald terkejut.

Pelajaran kembali berjalan. Tapi Rey… dia masih menatap Zee.

Zee yang peka langsung menoleh padanya. Sorot matanya tenang, datar. Bibirnya bergerak pelan sekali, nyaris tak terdengar. “Ada apa?”

Rey menggeleng pelan, lalu memalingkan wajah, kembali fokus pada papan tulis.

1
bakpao
/Good//Good/
hadeta yorsi
ini yang aku tidak suka, seharusnya ciuman atau kecupan itu didasarkan suka sama suka. Harusnya rey lebih menghargai zee. bukan membuat dia kesal. seolah olah cinta itu harus seperti itu agar terlihat tulus.
hadeta yorsi
dari awal dia udah mencurigakan kok,
hadeta yorsi
tolong jangan buat aku kesel bacanya. walaupun rey suka sama zee, tapi dia seperti mempermainkan zee, itu menyebalkan. aku jadi enggak berharap mereka jadi pasangan.
hadeta yorsi
kalau ini tema misteri, aku fikir bukan hera deh, terlalu kelihatan
Akta Fernanda S
Luar biasa
Asra
wah, ceritanya bagus! sudah tamat aja, kak, nggak ada lagi ya?😁
Nona Jmn: Ada kak! Cari di kronologibaku🥰🫶
total 1 replies
PengGeng EN SifHa
Bener2 arti sahabat ada diantara mereka dengan versi masing2 sifat.
Siti Choiriyah
di lihat dr profil masih sedikit karyanya... tp ceritanya udah top... dn bagus bngt gk bertele tele...
Nona Jmn: Makasih kakak🫡🫶
total 1 replies
arniya
luar biasa kak, apalagi klo ceritanya di lanjutkan....
arniya
banyak teka-teki yang harus di pecahkan....
Mut Dawamah
terlalu berbelit alurnya ngga sat set sok misterius
Itoh
kyanya si vio deh ini yg bunuh zia
Ira Resdiana
ooh bukan sama Raka ya suka nya si Klara
Ira Resdiana
nah kaaannn.. bener kan.. cuman aku kok td nulisnya miss rahma ya xixixiixi, miss sarah maksudnya.. semuanya penuh topeng
Nona Jmn: Jangan Lupa Vote Kakak🤭🫰
total 1 replies
Ira Resdiana
whaattt... sdh lulus kuliah 2 taon lalu???? dan semua hanya karena cinta bertepuk sebelah tangan...
Ira Resdiana
hooo..akhirnya terungkap.. beneran Viola
Ira Resdiana
hooo bukan biola brati.. klara pelakunya?
Ira Resdiana: eh kok biola... wkwkwkkw viola mksd nya
total 1 replies
Ira Resdiana
eh kok bingung... yg anaknya kepsek nih viola ato klara sih... kok klara jg mencurigakan. ibu ini miss rahma bukan?
Ira Resdiana
owalaaahhh pada suka sama Raka ternyata....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!