NovelToon NovelToon
Mitos Kembang Mayang

Mitos Kembang Mayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat
Popularitas:50.2k
Nilai: 5
Nama Author: Raisya Putri 🕊

Aku masih perawan, itu yang di katakan Maudy ketika akhirnya Ia tau kalau suaminya selama ini mencoba menghindarinya karena kepercayaan turun temurun dari keluarga suaminya itu.

Pada saat resepsi pernikahan mereka entah karena apa, ada beberapa kembang mayang yang tiba-tiba mengering, dan itu membuatnya mendapat hinaan karena di percaya sudah tidak segel lagi.

Maudy yang mengira kalau suaminya menghindarinya karena memang tidak ada cinta, karena memang pernikahan mereka terjadi karena perjodohan.

Hingga akhirnya Ia tau alasan suaminya itu diam padanya selama berbulan-bulan. Yuk mampir di karya author remangan, jangan lupa bagi like komennya ya 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisya Putri 🕊, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Sandiwara Untuk Bunda

Maudy menyiapkan semua keperluan sang suami, mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali, meskipun suaminya masih dingin padanya.

Gibran terkejut ketika pulang kerja ternyata Maudy sudah menunggunya dan mengulurkan tangan padanya, Gibran ingin melewatinya namun Maudy dengan cepat meraih tangan suaminya itu dan menciumnya. Gibran makin terkejut melihat perbuatan istrinya dan mengira kalau Istrinya sengaja menggodanya.

         " Jangan salah sangka, lihat di depan ada siapa. " Ucap Maudy pelan.

Gibran melihat kearah depan mencari siapa yang di maksud Maudy, ternyata ada sang Bunda yang diam-diam sedang mengintip mereka.

Maudy mengambil tas dan juga jas dari tangan suaminya dan melangkah beriringan sambil tersenyum, Bu Ayu tersenyum bahagia melihat perkembangan anak dan menantunya.

        " Ah Bunda, maaf Maudy temani Mas Gibran ke atas dulu ya. "

Bu Ayu begitu gugup dan malu-malu karena ketahuan mengintip, dengan cepat beliau mengangguk.

        " Ah iya Nak, pergilah..... pergilah temani suami mu. "

Sampai di kamar Maudy langsung melepas tangannya dan mulai bersikap biasa saja, ternyata apa yang Ia lakukan hanyalah sandiwara saja. Ia tanpa sengaja mendengar Ibu mertuanya berbicara di dalam kamarnya, entah dengan siapa Maudy tidak tau persis, yang Maudy tau kalau Ibu mertuanya hanya ingin anak-anak nya akur dan bahagia.

        " Tenang saja Mas, tidak akan ada yang menganggap serius soal tadi. Semua akan berjalan sesuai keinginan Mas, tapi bisa tidak kita bersikap seperti pasangan suami istri yang sudah saling menerima setidaknya di hadapan Bunda. Bahagiakan lah Ibu mu selama beliau masih ada di tengah-tengah kalian, jangan sampai merasakan apa yang aku rasakan karena itu sangat menyakitkan. "

Gibran yang baru ingin buka suara akhirnya tidak jadi karena apa yang akan Ia katakan sudah di bantah lebih dulu oleh Maudy.

       " Terserah padamu saja. " Jawab Gibran sembari melonggarkan dasinya.

            " Pergilah mandi, aku sudah siapkan air hangatnya. Handuk barunya juga sudah ada disana. "

Maudy meninggalkan Gibran yang masih shock dengan semua perubahan yang terjadi padanya. Gibran mengelus dadanya sebelum masuk ke kamar mandi, sampai di kamar mandi Ia mencium aroma yang menenangkan hati, Ia segera berendam dan memejamkan mata menikmati aroma yang benar-benar membuatnya rileks.

Tidak sampai disitu saja, Gibran kembali menemukan semua keperluan nya sudah di sediakan di atas ranjang, bahkan untuk daleman pun tidak ketinggalan.

          " Ah Nak, akhirnya turun juga, kenapa mandinya lama, kita semua nungguin makan malam. "

Maudy menarik kursi untuk suaminya dan kembali bersikap seperti Istri pada umumnya, hal itu kembali membuat Bu Ayu merasa senang.

         " Maaf Mas, aku tidak tau kesukaan Mas. Tapi coba yang ini, aku sangat suka masakan ini. "

Maudy mengambil beberapa menu dan memberikannya pada suaminya, semua yang di lakukan Maudy tak luput dari perhatian semua orang. Berbeda dengan Bu Ayu yang merasa bahagia, Mawar justru mengepalkan tangannya, karena Ia bahkan tidak pernah melakukan hal seperti itu sebelumnya.

          " Sial, dia benar-benar ingin mengambil perhatian Bunda dan mencoba menyingkirkan aku. Memangnya dia pikir hanya dia yang bisa, aku juga bisa. Timbang ngambil ini doang, apa susahnya sih. " Ucapnya dalam hati.

Ia mengikuti apa yang di lakukan Maudy tapi karena tidak terbiasa akhirnya bukannya baik malah meja makan jadi seperti tempat mainan anak-anak.

         " Mas makan yang banyak, ini...... ah ini juga. " Ucap Mawar.

Bayu terkejut Ia mengangkat kedua tangannya karena melihat beberapa lauk yang bukan ke piring tapi malah jatuh ke meja.

        " Cukup Mawar cukup, aku bisa sendiri. "

Mawar duduk kembali dan melihat kekacauan yang Ia buat sendiri, Ia masih tidak mengaku kalah dari Maudy.

" Aku yakin aku bisa, ini hanya perlu di ulang saja. " Ucap Mawar.

" Mawar, bisakah kita makan malam dengan tenang. "

Akhirnya Bu Ayu bersuara karena merasa tak nyaman melihat anak-anak nya yang lain yang mungkin tengan menunggu untuk menikmati makan malam dengan tenang.

" Dewi, kamu antar makan malam Gibran dan Istrinya ke kamar, agar mereka bisa menikmati makan malam mereka. " Perintah Bu Ayu pada salah satu asisten rumah tangganya.

Maudy menatap suami dan juga adik iparnya, keduanya hanya diam.

" Ah tidak perlu Bunda, kita makan disini saja. Gampang kan tinggal bersihkan sedikit dan........... selesai. "

Dengan cekatan Maudy merapikan beberapa di atas meja yang berantakan, akhirnya mereka bisa menikmati makan malam mereka dengan tenang.

Sesudah makan malam Mawar menghempaskan bokonngnya di sofa yang ada di kamarnya, Ia tidak Terima dan merasa kalau Maudy telah mempermalukan dirinya di meja makan dan di tengah keluarga besar Wijaya.

" Ada apa, kenapa kesal begitu. " Tanya Bayu.

" Gimana aku nggak kesal Mas, jelas-jelas dia sengaja membuat aku malu di depan Bunda. " Jawab Mawar.

Bayu menggeleng pelan, Ia sama sekali tidak merasa kalau kakak iparnya sengaja mempermalukan istrinya.

" Memangnya apa yang dia lakukan sehingga kamu merasa malu, bukankah kamu yang mempermalukan dirimu sendiri. Lain kali tidak perlu melakukan suatu hal kalau memang tidak bisa, jadilah dirimu sendiri jangan ikut- ikutan orang lain. Cepatlah tidur dan lupakan pikiran yang tidak baik. "

Mawar semakin tidak suka karena suaminya justru menyalahkannya dan malah terkesan membela Maudy.

Di kamar Gibran.

Maudy kembali mengambil selimutnya dan tidur di sofa, namun karena Ia kepikiran sesuatu jadi membuatnya susah untuk memejamkan mata.

" Kenapa. "

Maudy terkejut ketika Ia membuka selimut nya, Ia mengira kalau suaminya sudah tidur ternyata belum. Sejak tadi Gibran malah memperhatikan gerak- gerik sang Istri yang nampak gelisah.

" Ah tidak apa-apa Mas. " Jawab Maudy.

Ia kembali memakai selimutnya dan tidur terlentang, Ia menatap langit-langit kamar.

" Tidurlah disini. "

Gibran yang mengira kalau istrinya gelisah karena tempat tidurnya kurang nyaman langsung meminta istrinya untuk tidur di ranjang mereka, meskipun jantungnya sudah bertalu-talu dan keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya.

" Ah nggak Mas, sebenarnya aku ingin membicarakan sesuatu hal dengan mu, apa boleh. "

Mendengar suaminya menyetujui permintaan nya Maudy memutuskan untuk duduk agar mudah untuk mereka berbicara.

" Ah sebenarnya......

Maudy bingung bagaimana cara Ia mengutarakan keinginannya pada suaminya itu.

" Tidurlah, besok kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau. "

Maudy memandang suaminya dari tempatnya duduk, seolah Pria itu bisa membaca apa yang Ia pikirkan saat ini.

" Benarkah, apakah aku boleh kembali mengajar lagi. " Tanya Maudy penuh harap.

" Hm. " Jawab Gibran.

Maudy bersorak senang karena di ijinkan untuk menjalankan pekerjaan nya seperti dulu lagi.

" Makasih Mas. "

Maudy mengucapkan terima kasih sebelum akhirnya Ia menarik selimut nya dan tidur, tanpa sadar Gibran tersenyum melihat tingkah istrinya. Ia pun melakukan hal yang sama, menarik selimutnya dan tidur.

...****************...

1
Kurnia Skty29
duh mawar² ngapain kamu nyalahin Bayu mang kamu ga denger apa yang di ucapin dokter tadi di rumah sakit, semuanya butuh proses war kata dokter juga. Masuk telinga kanan keluar telinga kiri dan berbeda pula apa yang di pikirkanya yaitu hanya harta warisan
Kurnia Skty29
Berapa banyak lu Nana Nini Nunu semaleman ga bisa langsung jadi besoknya war. Sedangkan pertemuaan dan terjadinya pembuahan butuh 6hari, kalau mau periksa pake testpack butuh telat datang bulan 1 minggu
Kurnia Skty29
andai Bayu tau apa yang dipikikan istrinya. Dan juga mawar tidak akan menyesal malah membuatnya senang kalau membuahkan hasilnya yaitu membuat ia hamil otomatis ia mendapatkan warisan
Andariya 💖
maudy d jodohkan 🤣🤣
🎵⭕🦾
jgn" Maudy mau dijadikan tumbal pesugihan 🤔🏃🏃🏃
🎵⭕🦾
rombongan dari keluarga calon besan rupanya 🚶‍♀️🚶‍♀️🚶‍♀️
🎵⭕🦾
jgn" Rizky juga sdh diancam oleh keluarga Wijaya. pd siapa Maudy hrs membagi cerita 😢
🎵⭕🦾
waduhh...kok jd rumit begini. sebenarnya ada perjanjian apa antara papa Maudy dg keluarga kaya raya itu? mencurigakan 🤔
🎵⭕🦾
hahhh? terjadi mis komunikasi kyknya. Maudy sdh punya pilihan sendiri. sementara papanya juga menyiapkan calon suami utk Maudy. gaswat nihh
🎵⭕🦾
tentu tidak mudah bagi Maudy menyikapi permintaan papanya.
🎵⭕🦾
ya gak bisa gitu dong pa... semua kn butuh proses. gk bisa buru" nikah juga.
🎵⭕🦾
demi apa coba pak Rahmat & dokter menutupi situasi & kondisi yg sesungguhnya? bukannya hanya akan menambah luka putrinya seandainya terlambat tau?
🎵⭕🦾
papa...jgn ngomong spt itu. jgn mendahului yg di atas. 🙄
🎵⭕🦾
ada kabar kurang mengenakkan nih biasanya klo udh kek gini 🤔
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
kok dah lama nggak up Thor ada apa🤔
Sri Rela Vivi Ani: uda ga minat deh bcanya lama x ga ada sambungannya bosan
total 1 replies
Sri Rela Vivi Ani
kekny uda lama sekali ne cerita ga ad sambungannya apa dihapus aja yaaa cari yg lain yg lebih seru lg
Lusia Ani Hermawati
mantap ceritahya
Panji Tika
mawar " kelihatan banget klu dia gila harta bukankah orang tua jg suami nya sdh kaya masih aja kurang
Panji Tika
ealah pengantin prianya malah kabur ...blm saling mengenal sih tapi ngk gitu jg caranya
Panji Tika
hancurnya hati Rizky...sabar ya semuanya sudah jalan takdir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!