Angela yang telah dikhianati oleh kekasihnya tiba-tiba saja ditabrak mobil dan meninggal dunia.
Apakah semua ini berakhir? Tentu saja tidak. Angela terbangun kembali di dalam sebuah dunia novel fantasi. Ia menjadi karakter sampingan!!
Karakter ini hanyak muncul sekali di novel pada halaman 71 itu saja!!
Namanya adalah SOFIA
Tubuh Sofia mempunyai sebuah penyakit yang kemudian seorang pangeran berambut emas tiba-tiba mengatakan ingin menyembuhkan penyakit di dalam dirinya. Tapi untuk balasannya Sofia harus menerima pangeran itu sebagai tunangannya.
Di sinilah terungkap, ternyata tokoh sampingan pun memiliki kisahnya tersendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bazirah1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tokoh Antagonis Muncul
Pada akhirnya Angela tidak menanyakan mengenai rumor itu. Walaupun ia masih ragu dengan Cedric, akan tetapi prioritas Angela sekarang adalah menyembuhkan penyakitnya ini. Sehingga ia tidak ingin membuang waktu dengan rumor semata.
Hari ini merupakan hari hari yang telah Angela tunggu. Pada akhirnya konflik cerita Bella dan damian yang diceritakan di dalam novel akan mulai. Sekarang ia sudah duduk di kantin ditemi dengan Cedric dan Melly. Di sebrang mejanya terdapat Bella dan juga Damian yang sedang memakan makan siang mereka.
Sebentar lagi.
"Bella, aku akan pergi ke ruang dewan untuk rapat. Tidak papa kan kau kutinggal?" tanya Damian yang berada tepat di sebelah Bella.
"Ya tidak papa. Kau bisa pergi," jawab Bella.
Kemudian Damian mencium Bella tepat di pipinya. Bella ingin memarahi Damian, akan tetapi pria yang menciumnya itu telah pergi dengan senyuman bahagia di wajahnya. Semua orang melihat adegan romantis itu dengan rasa iri, mereka yang melihat Bella berharap menjadi dirinya. Atau setidaknya mereka menginginkan pasangan seperti Damian.
Angela dapat melihat dari sudut matanya ada seorang perempuan dengan angkuh berjalan ke arah Bella. Tatapan wanita itu begitu tajam dan menyiratkan penghinaan sekaligus amarah. Dia merupakan anak dari seorang duke sama seperti Bella, tidak heran ia berani menatap Bella seperti itu. Namanya Karin, tokoh Antagonis yanh di ceritakan di dalam novek True Love. Di belakangnya tersadapat beberapa orang wanita yang memiliki orangtua cukup berpengaruh di kerajaan. Bisa kita sebut mereka adalah pendukung dari Karin.
"Kau! Berani-beraninya mendekati pangeran Damianku!" seru Karin dengan suara lantang.
Bella tidak menjawab. Ia tetap melanjutkan makan dengan santai seakan tidak ada orang yang sedang mengganggunya.
"Sombong sekali kau tidak menghiraukanku. Teman-teman!" beberapa wanita yang oafa awalnya berada di belakang Bella kini maju dan mengambil minuman yang ada di meja. Kemudian secara tiba-tiba menumpahkannya di atas kepala Bella.
Angela mendengarkan pembicaraan dari Bella dan Karin sembari ia menyuap beberapa makanan ke mulutnya. Sebenarnya ini lah yang disebut menguping yang profesional, dimana kalian mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Bagi Angela dua keuntungan tersebut adalah perutnya yang kenyang dan hiburan konfil antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis yang sedang terjadi tepat di depan matanya.
"Kau menumpahkan air di kepalaku?" tanya Bella dengan tatapan yang sangat tajam sehingga membuat semua orang yang ada di sekitarnya dapat merasakan aura sihirnya, termasuk Angela.
"Ya," balas Karin dengan juga mengeluarkan aura sihirnya.
"Kenapa?"
"Karena kau telah mendekati pangeran Damianku."
"Dia bukanlah tunanganmu. Dan juga bukan aku yang mendekatinya, tapi Damian yang mendekatiku," ujar Bella sambil berdiri dari duduknya dan membersihkan tumpahan air di sekujur tubuhnya.
"Sombong sekali kau!"
Mendengar ucapan dari Bella membuat amarah Karin semakin meningkat. Aura yang dimilikinya pun semakin tersebar di seluruh ruangan dan Bella pun tak mau kalah, ia dengan cekatan mengeluarkan aura sihirnya untuk menunjukkan siapa yang terkuat. Angela yang tidak jauh dari mereka mulai merasa pusing dan sesak. Untuk mengurangi sakitnya, ia memijit kepala dengan gerakan yang perlahan.
"Kemari, jangan jauh-jauh dariku," kata Cedric sembari merangkul Angela ke sisinya. Ia oun langsung mengeluarkan sihir pelundung untuk menutupi aura sihir yang mendekati Angela.
Dengan keadaan yang semakin memanas membuat semua yang berada di dalam ruangan tak dapat keluar. Bukan karena kekuatan Bella dan Katin, hanya saja ini menyangkut moral dan tata krama seorang bangsawa. Tidak sopan bagi seorang bangsaean yang memiliki gelar lebih rendah untuk keluar ruangan ketika perhelatan bangsawan yang memiliki gelar lebih tinggi sedang berlangsung. Begitupun dengan Angela dan Melly, tidak sopan bagia mereka untuk keluar dengan keadaan yang sekarang. Beda urusannya dengan Cedric, ia bisa saja keluar langsung tapi jika Bella tetap di ruangan maka Cedric akan tetap bersamanya.
"Mengapa bisa bagi seorang bangsaean kelas atas memiliki watak yang begitu brutal," hina Bella kepada Karin.
Bella dan Karin memutuskan untuk berperang tidak secara fisik, akan tetapi seperti yang dilakukan bangsawan lainnya yaitu dengan cara perkataan.
"Bagaimana bisa seseornag yang tidak tau diri sudah mendekati pangeran berbicara seperti itu. Aku hanya ingin membantu anda untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar molar Lady Bella."
"Benarkah? terima kasih atas bantuanmu. Hanya saja perkataan dan perbuatanmu sangatlah berbeda," ucap Bella.
"Apa maksudmu?" tanya Karin yang mulai khawatir. Ia sekarang sadar, seperti ada sesuatu yang sudah direncakan oleh Bella untuk mempermalukannya.
"Kalau kau memang ingin menegurku, kenapa tidak laporkan saja ke keamanan. Tidak melakukan hal seperti ini.
"Aku hanya tidak ingin ka-"
"Ah maaf aku salah. Memang seharusnya kau tidak melaporkan hal itu pada keamanan. Di buku peraturan kan tidak ada mencantumkan mengenai larangan mendekati pangeran. Berarti bukankah Lady Karin hanya ingin memhuatbaku malu di depan semua orang," potong Bella.
"Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya ingin ka-"
"Betapa teganya anda. Apakah seperti ini yang dinamakan perilaku seorang bangsawan. Bukankah seharus kita sesama bangsawan harus saling membantu satu sama lain demi kemajuan kerajaan. Kamu pun tidak tau pembahasan apa yang sesang aku bicarakan dengan pangeran Damian," jaeab Bella dengan nada yang dibuat sedih.
Angela sedikit tertohok mendengar penjelasan Bella. Ia teringat akan rumor memgenai Cedric dan Bella. Angela memang tidak mengathui apa yang sedang dilakukan oleh Cedric dan Bella, mereka berdua bertemu bukan berarti melakukan hal di luar moral bukan. Bisa saja mereka membicarakan mengenai pembelajaran atau hal positif lainnya. Mulai sekarang Angela harus lebih berfikir fositif.
Semua orang menatap Karin dengan pamdangan sinis. Ini sudah dapat dipastikan bahwa yang memenangkan permainan perhelatan adalah Bella. Jika Karin semakin banyak berbicara, maka ia hanya akan membuat dirinya semakin dipermalukan.
"Kalau memang sepeti itu maafkan atas perilaku ku sebelumnya Lady Bella," jawab Karin dengan sedikit nada kesal sembari menundukkan kepala.
"Tidak papa, aku harap kedepannya kau perlu memeriksa apakah berita yang kau terima itu benar atau tidak. Lady Karin harus lebih berhati-hati kedepannya."
"Baiklah, kalau begitu aku permisi dulu." Karin dan pengikutnya langsung berbalik dan berjalan pergi meninggalkan ruangan dengan menahan malu.
Ini hanya permulaan, kedepannya Angela akan lebih banyak melihat adegan-adegan yang semakin menarik untuk kedepannya. Setidaknya sekatang Angela sudah memiliki hiburan. Bagaimana tidak, bukankah hal seperti ini bagaikan menonton teater secara langsung. Bahkan Angela dapat melihat dengan jarak yang lebih dekat dari teater pada umumnya.
Begitu menyenangkan. Ayo kita lihat kedepannya akan seperti apa.
mohon diperbaiki ya Thor, jdi yg baca ga bingung. thanks
apa-apaan ini cerita kagak kelar 🥴
aku salfok sm tulisan" yg tidak lengkap