NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ciuman di Balik Kaca Gelap dan Senyum Beracun di Kampus

​Pagi hari di Kediaman Sterling tidak pernah dimulai dengan ketenangan atau kedamaian yang wajar. Di dalam garasi bawah tanah yang sangat luas dan steril, diterangi pendar lampu LED putih kebiruan yang memantul megah di atas kap deretan mobil mewah berkeamanan tingkat tinggi, sebuah sedan hitam legam berlapis baja sudah siap siaga menanti. Namun, sebelum pintu berat mobil itu ditutup rapat oleh kepala pengawal pribadi, atmosfer di dalam jok belakang sedan mewah tersebut justru terasa begitu panas, pekat, dan menyesakkan dada.

​Ceira duduk terjepit di sisi lelaki yang telah merenggut seluruh kebebasan hidupnya.

​Pagi ini, Kaiser yang mengambil alih kemudi kesadaran sepenuhnya, ia telah menjelma menjadi Zero. Sifat buas, posesif mutlak, dan sisi gelap paling berbahaya yang tak pernah mengenal kata ampun. Sebelum sekat kaca privasi mobil dinaikkan sepenuhnya untuk memisahkan kabin pengemudi dan penumpang, Zero langsung bergerak tanpa aba-aba. Tangan kokohnya menyambar pinggang ramping Ceira, membawanya jatuh tersentak ke dalam dekapannya yang keras seperti dinding besi.

​"Dengarkan aku baik-baik, Kucing Kecil," bisik Zero tepat di bibir Ceira, suaranya terdengar begitu berat, serak, dan berbahaya hingga menggetarkan gendang telinga. "Hari ini hari pertamamu menginjakkan kaki lagi di kampus. Jangan pernah coba-coba menebar senyum pada pria manapun di sana, atau aku sendiri yang akan melumat bibir ini hingga habis sampai tidak ada satu pun manusia yang bisa melihatnya."

​Belum sempat Ceira melayangkan protes atau memalingkan wajah untuk menghindari tatapan itu, Zero sudah merangsek maju.

Zero langsung menciuman bibir Ceira, ciuman yang menuntut, liar, dan beringas langsung membungkam napas Ceira tanpa ampun. Zero melumat bibir Ceira tanpa belas kasihan, menghisapnya rakus hingga Ceira terpekik tertahan. Tangan besarnya mencengkeram tengkuk Ceira dengan kuat, memastikan gadis itu tidak bisa menghindar barang sedetik pun dari klaim mutlaknya.

​Saat paru-paru Ceira terasa terbakar dan pasokan oksigennya benar-benar habis, Zero menarik wajahnya sejenak. Benang perak tipis menyambung basah di antara bibir mereka yang membengkak parah. Wajah Ceira sudah merah padam, napasnya memburu dengan dada naik-turun tak beraturan.

​Namun, siksaan manis itu ternyata belum berakhir.

​Kaiser, yang kesadarannya sempat bergantian mengambil alih sesaat, mencondongkan tubuhnya dengan tatapan tajam yang menyimpan bara api cemburu membara. Pria itu melanjutkan apa yang ditinggalkan Zero. Ciuman kedua yang diberikan Kaiser terasa jauh lebih dalam, menuntut, dan seolah ingin menelan mentah-mentah bibir Ceira yang kini sudah kebas dan mati rasa.

​"Itu sebagai pengingat, bahwa bahkan sebelum kamu menjejakkan kaki di luar sana, setiap jengkal tubuh dan bibirmu sepenuhnya adalah milik kami," bisik Kaiser parau di daun telinga Ceira yang bergetar ketakutan.

​Sampai kapan semua ini akan berakhir? Batinnya bertanya-tanya cemas di tengah hantaman rasa takut mencekam. Rasanya aku tidak bisa bernapas... keempat pria ini terlalu posesif dan mengerikan. Mungkin jika hanya menghadapi satu orang, aku masih bisa melawan atau mencari celah... tapi mereka bagaikan empat orang berbeda yang satu dalam tubuh mematikan dengan kemampuan dan alter ego yang mengerikan. Empat raja iblis tampan. Bagaimana aku ahrus bertahan hidup di sangkar mereka? aku tetap harus mencari cara dan celah.

​Mobil mewah berkeamanan tinggi itu mulai melaju meninggalkan gerbang mansion. Kendaraan tersebut berjalan dengan kecepatan tinggi di atas jalan tol khusus, namun bagi Ceira, detik demi detik yang berputar terasa begitu lambat dan menyiksa. Di tengah keheningan kabin belakang, Kaiser tiba-tiba menarik tubuh Ceira lebih dekat, mengangkat dan mendudukannya secara paksa ke atas pangkuannya.

​Deg...

"Kak." ​Jantung Ceira berdegup kencang menghantam tulang rusuknya.

​"Memikirkan apa, hmm?" tanya Kaiser dengan nada suara mengintimidasi yang sarat akan bahaya, sementara jemari besar pria itu dengan lembut namun menuntut mengelus bibir Ceira yang bengkak, membuat sekujur tubuh gadis itu gemetar hebat.

​"Tidak, Kak... aku tidak memikirkan apa-apa," jawabnya gugup, berusaha menghindari manik mata kelam itu.

​Tanpa memedulikan bantahan tersebut, Kaiser mulai membuka kancing pakaian atas Ceira satu persatu dengan gerakan sabar namun mematikan.

​"Kak, aku mohon... biarkan aku kuliah dengan tenang," bisiknya dengan suara lemah, memohon belas kasihan di sela-sela ketakutannya.

​Kaiser menatap lekat-lekat manik mata indah Ceira, mematri pandangan mereka dalam jarak yang begitu dekat. "Kamu tahu, Kucing Kecil, aku paling tidak suka dibantah dalam hal apa pun," bisiknya tepat di depan bibir Ceira, menyebarkan hawa panas yang membakar.

​Kaiser langsung mencium bibir Ceira kembali dengan penuh dominasi, membuat Ceira hanya bisa terdiam pasrah. Ia tahu betul bahwa jika ia melawan, Kaiser akan berbuat jauh lebih gila dan melampaui batas kewajaran. Kaiser melumat bibir Ceira dengan hasrat yang kian menggebu-gebu. Di tengah himpitan tubuh mereka, Ceira bisa merasakan dengan jelas milik Kaiser yang mulai mengeras di balik balutan celananya, membuat sekujur tubuh Ceira menegang kaku karena panik.

​"Kamu bisa merasakannya, Kucing Kecil... jika kamu berani melawan, maka dia siap menerkammu seutuhnya di sini, tanpa peduli kita di dalam mobil," bisiknya penuh ancaman, lalu kembali mengecupi leher jenjang Ceira dengan liar.

​Kaiser menurunkan kemeja hitam yang membalut tubuh Ceira, lalu membuka pengait pakaian dalamnya dengan satu gerakan ahli. Seketika itu juga, manik mata Kaiser berubah menjadi pekat kemerahan—tanda kembalinya sang predator buas. Zero langsung menghisap kulit sensitif itu rakus, bagaikan seorang bayi yang kelaparan akan kehangatan.

​"Ah... pelan-pelan, Kak..." desah Ceira tertahan. Ia mencondongkan tubuhnya karena refleks mempertahankan diri, sementara jemarinya secara tak sadar mencengkeram erat helai rambut Zero, membuat pria itu tersenyum menyeringai dalam kegelapan. Di mata Zero, wujud Ceira yang rapuh, basah oleh peluh, dan merintih di pangkuannya terlihat sangat mematikan sekaligus seksi.

​Sentuhan menuntut dari Zero dan Kaiser terus bergantian tanpa kenal ampun, membakar akal sehat Ceira hingga mobil mewah berkeamanan tinggi itu akhirnya memperlambat lajunya.

​Beberapa menit kemudian, mobil mewah tersebut berhenti dengan mulus tepat di gerbang utama Universitas Metropolitan Eropa yang megah. Dengan kaki yang masih terasa lemas gemetar, persendian ngilu, dan bibir bengkak basah sisa ciuman brutal si kembar, Ceira terpaksa merapikan kancing pakaiannya dengan tangan bergetar lalu melangkah turun dari mobil.

​Suasana kampus pagi itu sangat megah dengan arsitektur gotik modern yang menjulang tinggi, dikelilingi halaman luas dan lalu-lalang mahasiswa dari kalangan elit global. Namun, begitu Ceira berjalan menyusuri koridor utama dengan langkah perlahan, atensi ratusan mahasiswa seketika terpaku sepenuhnya tertuju padanya. Di balik kacamata berbingkai tipis dan rambut panjang bergelombangnya yang tergerai indah, pesona dingin Ceira langsung membius siapa saja yang kebetulan melihatnya. Ia menjelma menjadi primadona baru kampus yang mematikan, memancarkan kecantikan elegan yang sulit dijangkau.

​Sayangnya, pemandangan yang memukau dan mencuri perhatian itu justru berubah menjadi duri beracun yang menusuk tajam di mata dua orang wanita yang berdiri mengawasi dari lantai dua koridor utama.

​Audrey dan Clara.

​Audrey mengepalkan kedua tangannya begitu erat hingga kuku-kuku jarinya menancap ke telapak tangan dan buku-buku jarinya memutih tanpa sisa darah. Manik mata birunya menatap tajam ke arah Ceira di bawah sana dengan kobaran amarah, kebencian, dan rasa iri yang teramat pekat hingga membakar kewarasannya. Di sampingnya, Clara meremas besi pagar pembatas koridor dengan napas memburu dan dada naik-turun menahan emosi.

​"Dia benar-benar jalang yang tidak tahu diri, Audrey!" desis Clara penuh kebencian yang meluap-luap. "Bertahun-tahun hidup menjadi bagian dari keluarga Sterling, sekarang dia mulai berani berjalan di kampus ini seolah-olah dia adalah ratu yang paling diagungkan!"

​Bibir Audrey bergetar hebat menahan geram yang teramat sangat. Obsesi dan rasa cintanya yang mendalam kepada Kaiser dan King—dua pria sempurna yang seharusnya menjadi masa depannya, namun kini direbut dan dikurung sepenuhnya oleh Ceira—telah mengubah hatinya yang dulu polos menjadi penuh racun kebencian.

​"Biarkan dia menikmati hari-hari terakhirnya memamerkan kecantikan palsu itu," ucap Audrey dingin dengan nada suara yang membuat siapa pun merinding, sudut bibirnya terangkat perlahan membentuk senyuman sinis yang mengerikan. "Segera... kita lihat bagaimana reaksi para Tuan Muda Sterling saat tahu barang simpanan kesayangan mereka mulai berani melirik dan tebar pesona pada pria lain di kampus ini."

contoh visual Ceira dan Kaiser, Zero.

1
Iryani levana khrisna Khrisna
kau selalu tidak pernah gagal Thor selalu bisa bikin para rider olahraga jantung Tetap semangat dalam berkarya
namice: kak di tiktok ku ada cuplikan video novel-novelku tiktok.com/@ceisyafaizah yang bukan bikin senam jantung doang tapi senam mata🤣🤣😘😘😘
total 3 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
sumpah dah Thor kalau rumah mu dekat dengan rumah ku pengen ku cubit itu pipi mu soalnya tiap bikin cerita selalu olah raga jantung 🤣
namice: nah nanti buku baruku bikin jantung kakak salto nij🤣🤣
total 2 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
kenapa nggak di resmikan dulu sih baru kikuk kikuk 🤔
namice: 😁😁, udah diresmikan kak😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
maaf nih ya Thor dapat ide dari mana si soalnya setiap cerita mu itu biki. oleh raga jantung 🤔
namice: 🤣🤣, Dari jantung Ku yang berbisik kak, lalu buat cerita dah🤣🤣... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku... nanti setelah olahraga jantung, pasti beda lagi kak jadi ngebor jantung 🤣🤣... love you sehektr untukmu kak ❤️😘😍😘
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
🫣
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
🙈nggak sanggup untuk ngebayangin dua bulan sama twins
namice: 😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
sumpah ya Thor jantung gua deg deg an kalau baca cerita mu mana nggak ada cadangan nya lagi tapi cerita mu bikin penasaran 😮‍💨
namice: 🤣🤣, awas kak jantungnya salto🤣🤣... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat 🤭
namice: 😍, terimakasih banyak ya kak 🌹🌹🌹🌹
total 9 replies
namice
😍😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku dan menyukainya.... maaf ya kak jika tidak nothif kakak soalnya waktu pertama buat aku gunakan nothif promosi ternyata tidak masuk ke kakak ya🙏🙏🙏... terimakasih banyak ya kak love you sekebon untukmu kak... kak maaf ya mungkin cerita ini enggak Sampai bab 50... aku mau tamatkan kak... soalnya pembacanya sedikit 😁, tapi aku akan buat tidak gantung kak... love you sehektr untukmu kak❤️❤️❤️😘😘😘😘l
Bintang_9787: oke, entar aku baca , ya 😄😄😄😄😄
total 3 replies
chiara azmi fauziah
oh.. thor ada novel baru karya baru tidak notif aku thor tau2 udah jauh ja episode nya tror semngat ya ya thor💪💪 😍😍😍 aku kasih gif ya aku suka ceritamu thor semua novel karyamu udah aku baca babat abis 👍👍
namice: kak Novel terbaru ku kak "Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia."
total 3 replies
xuer jinghao
lanjut kak semangat ☺️
namice: 😘😘😘🌹🌹🌹🌹, love you sehektr untukmu kak sudah membaca novelku dan juga menyukainya 😘😘😘🌹🌹🌹... jika ingin lihat novelku lainnnya lihat di profil tik tok ku kak tiktok.com/@ceisyafaizah😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak ☺️
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: Novel terbaru ku. Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia
total 3 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘😍😍😍, terimakasih banyak kak🌹🌹🌹❤️❤️❤️❤️
total 7 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
namice: novel terbaru ku kak. Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia
total 2 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!