NovelToon NovelToon
Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: aulina alfiana

*Sekuel dari Sang Casanova*


Velia mencintai teman masa kecilnya, bahkan sudah dianggap saudara sendiri. Tetapi, cintanya bertepuk sebelah tangan.


Bara ternyata mencintai perempuan yang dari awal bertemu sudah memasuki hatinya. Hingga sesuatu terjadi pada hubungan mereka berdua.


Pertemuan pertama setelah sekian lama tidak bertemu, membuat Bara menginginkan Velia lebih dari seorang teman ataupun saudara, apalagi Bara tau perjodohan rahasia dirinya dengan Velia.


Apakah Velia akan memilih Bara, yang merupakan cinta pertama nya?? atau dengan laki laki lain yang sudah mengisi kekosongan hatinya selama ini??


Simak saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Melamar

"Vee tunggu!!"

'Bara!!'

Ya, dia sudah hafal dengan suara Bara, tanpa menoleh pun ia sudah tau.

Tetapi, karena tidak ingin memperpanjang masalah,, Vee menoleh ke belakang, ia juga menghentikan langkahnya seketika.

Benar, yang memanggilnya adalah Bara, tapi kenapa?? ada apa dengan dia?? kesambet kah??

"Bagaimana keadaan kamu??"

Bara meneliti setiap inci wajah Vee, tentunya dengan tangan nya yang mengusap lembut pipi Vee, tetapi dengan segera Vee menepis tangan Bara, tidak enak rasanya.... karena Bara kini bukan Bara yang dulu lagi.

Bara kini sudah berubah, banyak sekali perubahan dalam diri Bara.

'Oh, cuma nanyain itu saja, kirain minta maaf.', batin Vee yang tersenyum tipis.

Bukannya ia sombong dan ingin Bara meminta maaf kepada nya, tetapi...memang dalam hal ini Bara yang, dan selalu dari dulu ..pria itu tidak pernah mengalah.

Mendapati tangan nya yang di tepis oleh Vee, Bara menjadi kaget, ia sudah berpikir yang tidak tidak, dan mengira Vee yang berubah, tidak ingin dipegang lagi seperti dulu.

"Aku sudah tidak apa apa. Dan lihatlah!! pipi ku juga sudah mu_lus lagi."

Bara melihat di wajah Vee, memang sudah terlihat mu_lus dan tidak apa apa, begitu juga dengan sudut bibirnya yang sudah baik baik saja.

'Apa dia sebahagia itu?? apa semalam tidak menderita??'

"Aku ke kelas dulu Bar."

Tidak ingin berinteraksi lebih lama lagi dengan Bara, Vee langsung berlari, lebih tepatnya ia akan menghindari Bara, dan tidak akan terlalu dekat dengan pria itu.

Sementara, Bara melihat Vee yang berlari, tentunya dengan tatapan yang tidak biasanya. Dan juga Bara melihat Gery yang sudah berdiri didepan kelas Vee, dengan tangan nya yang menyambut hangat tangan Vee.

"Ternyata kamu lebih bahagia dekat dengan dia, daripada bersama dengan ku, teman sekaligus saudara kamu sendiri Vee."

Sedangkan Vee, ia tersenyum. Bisa di bilang senyum yang pura pura, tetapi tidak masalah, dan memang juga pura pura bahagia saja di depan Bara, supaya pria itu tidak mudah menindas nya, dan juga Vee memang bertekad untuk tidak mengharapkan Bara lagi, meskipun hati kecilnya masih sangat mencintai Bara.

Entahlah, sampai kapan perasaan nya pada Bara akan hilang, atau tidak akan pernah hilang sama sekali.

"Kamu enggak apa apa??", tanya Gery yang sudah menggandeng tangan Vee dan membawa pacarnya itu masuk ke dalam kelas. Pasalnya, ia tadi melihat Vee dengan Bara, pria itu takut kalau pacarnya di sakiti lagi.

"Aku enggak apa apa.", jawab Vee tenang.

Memang ia tidak apa apa, tetapi hati dan perasaan nya yang kenapa kenapa, sakit dan masih membekas.

"Syukurlah, aku khawatir."

"Makasih dan aku minta maaf ya, tadi tiba tiba Papah dan Opa ngajakin aku bareng.".

"Tidak masalah sayank."

Gery memegang tangan Vee, dan mencium punggung tangan pacarnya itu. Tidak ada yang dilakukan lebih dari sekedar cium tangan dan kening, karena tidak ingin kebablasan.

****

Siang harinya, tepat nya jam istirahat berlangsung.

"Kantin yuk Vee."

Vee yang memang masih sibuk mencatat, langsung saja mendongakkan wajah nya, tidak percaya jika yang mengajak nya adalah Bara.

Didalam hati, Vee sempat tersenyum, ia seneng karena dipikirnya Bara sudah sadar dan sudah kembali seperti dulu lagi. Tetapi rasanya ada yang janggal.

Vee menggeleng, "Duluan saja Bar, aku masih mencatat. Lagian aku juga belum lapar. Oh ya Meli mana??"

Vee melihat tidak ada Meli di samping Bara. Biasanya mereka sudah seperti amplop dan perangko saja, nempel terus, tetapi ini ....

"Meli tidak masuk, ada acara keluarga."

'Pantes kesini, baik baikin aku. Dan aku cuman di jadikan cadangan saja, kalau Meli gak ada aku dibutuhkan , tetapi kalau Meli ada, aku di lupakan.'

Baru saja Vee tersenyum sebentar, tetapi senyumnya tiba tiba langsung hilang. Dasar Bara yang memang tingkat egoisnya tinggi.

"Ya udah aku temenin saja."

Tanpa di minta Bara langsung duduk di samping Vee, tentunya tanpa persetujuan dengan gadis itu.

Kebetulan juga Brisa dan Gery sedang ada urusan dengan adek kelasnya di ruang OSIS, jadinya Bara benar benar kesepian.

"Hubungan kamu dengan Gery bagaimana??", tanya Bara.

Entah apa maksud dari pertanyaan itu, dan kenapa juga Bara menanyakan nya pula. Biasanya pria itu tidak perduli dengan sekitar nya, tetapi kini.

'Benar benar ada yang aneh!!'

"Aku baik, emm kami baik baik saja. Kenapa?? Gery juga sayank sama aku."

Bara tersenyum, tangan nya terulur untuk mengusap rambut panjang Vee yang membuat Vee jadi gimana gitu, antara senang dan juga tidak.

Kalau begini caranya, ia akan semakin susah untuk melupakan Bara tentu nya.

"Syukurlah. Aku senang dan tenang kalau dia sayank sama kamu, dan tentunya aku lega.", jawab Bara dengan meyakinkan.

'Ada apa? apa yang terjadi dengan otak nya?? apa Bara salah makan?? apa otaknya yang konslet, atau kebanyakan minum obat?? kenapa jadi manis seperti itu?? kenapa bisa berubah ubah?? Atau Mommy Cheryy tadi pagi menggetok kepala nya dengan centong nasi??'

Vee bingung dengan perlakuan Bara saat ini, tidak meminta maaf tetapi malahan menanyakan hal hal yang tidak tidak. Apalagi sikapnya yang berubah ubah, kadang baik kadang juga neyebelin, kadang kadang pokoknya.

Dan itu yang membuat Vee juga bingung, antara jengkel dengan Bara dan membenci nya, atau malahan semakin mencintai nya.

'Ini juga bukan Bara lagi.'

"Ada apa?? jangan membuat aku khawatir. Kita sudah seperti saudara, kalau ada apa apa cerita, seperti biasa."

'Yah, saudara Bar....kita memang akan menjadi saudara, dan tidak akan pernah menjadi pasangan.'

Bara tersenyum, hal baik mamang harus di bicarakan, dan tentunya sebelum kepada kedua orang tuanya, Bara akan menanyakan langsung kepada Vee, bagaimana pendapat nya. Karena Vee adalah gadis dewasa, yang menurut Bara, teman rasa saudara nya ini bisa memberikan saran yang tepat untuk nya.

"Aku berencana akan melamar Meli, satu tahun setelah lulus, tentunya bagaimana kalau kita bareng saja. Aku pikir Gery juga tidak keberatan, lagipula itu kamu sudah lulus. Bagaimana menurut kamu ideku??"

Yah, Bara dan Vee terpaut satu tahun. Tahun ini Bara, Brisa, Meli dan Gery lulus dan tentunya untuk Vee tahun depannya lagi.

Deg ..

Rasanya ingin Vee menangis dan menjerit saat ini, kenapa mendengar Bara akan melamar Meli hatinya terasa sakit? hanya lamaran saja?? kalau menikah bagaimana reaksinya??

Vee terdiam, ia bingung harus berkata apa, harus menjawab apa didepan Bara kali ini. Ia saja dan Gery belum membicarakan apa apa, padahal Gery malahan lebih mapan dari Bara, pria itu sudah bisa sedikit demi sedikit membantu Papahnya di kantor, sementara Bara?? kerjaannya hanya main main saja, belum mau belajar pegang perusahaan .

'Apa Bara tau kalau kita di jodohkan?? dan dia sengaja mempercepat niatnya untuk menikahi Meli??'

"Hei, gimana??"

"A---ku tidak tau. Aku dan Gery belum membicarakan itu, lagian kami juga baru jadian."

"Oh, kalau begitu mungkin aku duluan ya, dan bantu aku untuk meyakinkan Mommy Cheryy."

1
Dewi Yanti
jangan dampe balik ke bara lg, anrh ko ada papa yg lebih sayag orag lain drpd putrinya sendiri
falea sezi
bara egois cwek ny jg goblok yg tulus geri. kok malah balik ke bara oon lu.. lu cm. di jadikan ban serep doank saat meli uda gk. perawan
Kiki Cuex
Typonya kebangetan thor🤣
Kiki Cuex
Suka bgt sama ceritanya tapi typo nya banyak banget
Qaisaa Nazarudin
Aku benar2 kecewa dgn alurnya..😩
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Veli terlalu lemah dan gak tegas dlm sikapnya, Kalo aku sih milih egois aja dan nikah dgn Gery, gery juga nerima kamu apa adanya..
Qaisaa Nazarudin
Aku kecewa dgn kamu Ger yg kurang gercep..Sekarang kamu akan menyesali atas kebodohan kamu yg lebih mementingkan kerja dr wanita mu,,
Qaisaa Nazarudin
Noh Veli kamu denger kan sekarang?? buka telunga kamu lebar2,Bara sudah merencana kan semua ini, Kamu nya aja yg BODOH dan BEGO masih aja percaya dgn topeng pertemanan dr kalian masih kecil, Dasar Ogeb..🤦🏻‍♀️😡🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ck Kecewa aku dgn alur nya novel ini Sumpah,,,🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Makanya jangan terlalu percaya sama cowok, Apalagi kalian hanya berduaan, harusnya kamu bisa mikir itu Veli..
Qaisaa Nazarudin
Pasti karena Dio tau gimana Bara, Pasti Dio juga tau apa yg Gery gak tau, Bara pasti akan merebut Veli kembali, Makanya Dio berpesan ke Gery kek gitu, Jgn terlalu percaya dan terleba dgn kalian yg sudah saling mencintai ya Gery, Ingat dulu Bara dan Meli juga saling mencintai, Tapi nikahnya sama siapa sekarang, Jadi kamu harus gercep Gery, jgn sampai kamu juga NYESEL nanti nya..
Qaisaa Nazarudin
Itulah dunia PERNOVELAN ,, Kalo dunia nyata mah mana maunya kek gitu..🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Noh akhirnya kamu sadar, Awas saja kalo kamu kembali lagi ke Bara..Aku tunggu kamu di pertiga tikungan 😂
Qaisaa Nazarudin
Nah ini pilihan yg tepat menurut para readers, tapi rasa nya tidak utk outhor, pasti outhor akan menjodohkan Veli dgn Bara lagi, Biasanya aku baca di mana2 novel kan gitu alur nya, outhor super tega mengecewa kan para readers hik hik…😩😩
Qaisaa Nazarudin
Masih aja egois nih ortu, Menurut ku mmg lebih bagusnya Veli itu udah pergi, kalo perlu nikah sekalian dgn Gery, Aku dukung, Mungkin apa yg di rasakan Bara saat ini itu mungkin Karma buatnya,Biar dia tau apa yg Veli rasa kan selama ini, Harusnya kamu mendukung anak mu sendiri bukan nya Bara, Ck payah..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Yeezzzz 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻 Dan di saat seperti ini, Aku ingin egois dan Veli lanjut nikah dgn Gery, Biarkan Bara hidup dgn penuh penyesalan…
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk… Aku hanya mampu jingkrak2 💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻
Qaisaa Nazarudin
GILA EGOIS BANGET, VELI JUGA KENAPA LEMAH BANGET SIH..
Qaisaa Nazarudin
Ck Veli lebih baik DICINTAI dari MENCINTAI yg ada kamu yg sakit nanti, Kenapa sih Veli ngotot banget sama Bara, kayak gak laku aja, lama2 aku yg kesel dgn sikapnya Veli ini..🙄🙄🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Noh apa sekarang kamu gak sadar2 juga Vel.. Sadar dong, Kamu harus bisa ngelupain dia, kamu pacaran aja sama Gery, kita liat Bara akan kelimpungan, Kamu udah selalu mengalah dan menyakiti perasaan kamu sendiri selama ini, Kalo aku jadi kamu PERSETAN DENGAN PERJODOHAN itu…😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!