NovelToon NovelToon
PERAHU KARAM

PERAHU KARAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sopi_sopiah

Rumah tangga diibaratkan sebuah perahu yang tengah berlayar di lautan lepas! Dimana suami sebagai nahkodanya, sementara isteri dan anak berperan sebagai penumpangnya. Nahkoda bertugas mengemudikan perahu agar perahu bisa sampai ditujuan dengan selamat, sementara penumpang akan mengikuti kemanapun perahu itu berlayar.

Terkadang dalam perjalanan berlayar kita dibuat bahagia dengan keindahan di lautan, angin sepoi-sepoi dan ikan-ikan yang berenang di lautan menjadi kebahagiaan yang akan kita dapatkan selama berlayar.


Lalu bagaimana jika ditengah perjalanan perahu dihadapkan dengan hantaman keras gelombang ombak dan juga badai di lautan?
Sama halnya dengan rumah tangga, gelombang ombak bisa kita artikan pihak ketiga atau wanita idaman lain.

Perahu akan bisa bertahan dari terjangan badai dan ombak besar, jika nahkoda sekuat tenaga mempertahankan kemudinya agar tetap seimbang, meski dihantam ombak dahsyat sekalipun. Tapi jika nahkoda memutuskan untuk tidak mempertahankan kemudi perahunya.

Maka yang akan terjadi adalah! Badan perahu akan retak lalu perlahan akan dimasuki oleh debit air laut yang semakin lama akan semakin menenggelamkan perahu hingga membuat PERAHU KARAM.

Begitu juga dengan rumah tangga, jika ditengah perjalanan dalam kehidupan berumahtangga, seorang suami tidak bisa tahan dengan godaan dari wanita lain, dan tidak mau mempertahankan pernikahannya!
Membiarkan wanita idaman lain untuk terus memasuki kehidupan rumah tangganya.

Maka yang akan terjadi adalah pernikahan itu akan hancur dan berujung dengan perceraian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopi_sopiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Iya sama-sama, kamu beli apapun yang kamu mau nanti kalau kurang mas kirim lagi uangnya, ngga usah lah! Nanti security rumah curiga kalau kita kedepan bareng, kamu bersih-bersih aja!" kata Dimasta.

"Oke mas sayang yang paling ganteng dan paling baik, kamu hati-hati ya," kata Suci tersenyum manja.

"Dan untuk nomor yang telepon kamu, benar itu nomor handphone Qiara! Tapi kamu tenang aja, Qiara pasti akan curiganya sama Natasha, karena kontak kamu aku sengaja beri nama Natasha," kata Dimasta.

"Kalau kontak isteri kamu apa mas?" tanya Suci.

"Emm, kok kamu kepo banget si? Kenapa kamu cemburu?" tanya Dimasta.

"Ya kan aku pengen tau aja, please," kata Suci.

"Ya aku kasih nama dia Mimi si kembar," kata Dimasta.

"Kirain cintaku sayangku atau belahan jiwaku," ledek Suci.

"Ohhh mulai nih cari gara-gara kamu ya! Mau kamu aku bikin punya kamu lecet karena engga aku lepas-lepas," kata Dimasta.

Hehehehe..

"Iya mas ampun, dengernya aja udah ngilu tau!" kata Suci.

"Ya udah ya, aku harus ke kantor sekarang nih!" kata Dimasta.

"Ya udah, bye mas," kata Suci.

Dimasta pun pergi meninggalkan kamar Suci, lalu segera keluar rumah untuk memasuki mobilnya! Security pun membukakan gerbang tinggi kediaman Dimasta.

"Makasih Pak, jangan lupa ditutup lagi," kata Dimasta.

"Iya Pak siap!" ujar security.

Mobil Dimasta berlalu dari kediamannya! Sedangkan Qiara masih berada didalam taxi online didekat gerbang rumahnya, dan memperhatikan Dimasta yang baru saja keluar dari rumahnya! Setelah memastikan Dimasta pergi, Qiara lalu turun dari taxi online.

"Loh Bu Qiara! Barusan aja Bapak dari rumah," kata security.

"Oh ya?" tanya Qiara.

"Iya Bu, tadi kata Bapak dia ngambil berkas yang ketinggalan," kata security.

"Mbok Tin sama Mbok Ning ada tapi kan di rumah?" tanya Qiara.

"Oh engga ada Bu! Lagi pada ke supermarket, si kembar juga ikut katanya mau sekalian main di time zone," kata security.

Deg...

Hati Qiara kembali merasa seperti dihantam oleh benda keras yang membuat hatinya semakin sakit. Seperti luka yang belum kering namun sudah kembali tersiram oleh air garam! Pantas saja Dimasta pulang ke rumah saat keadaan rumah sepi, mungkin selama ini, hal seperti ini sering terjadi tapi tak pernah disadari oleh Qiara.

Dengan wajah yang penuh amarah, Qiara segera masuk ke dalam rumah. Hal yang paling utama dia lakukan adalah pergi ke kamar Suci.

Tokk, tokk, tokk.

"Iya sebentar!" kata Suci dengan masih memakai handuk dan rambut yang basah, karena baru saja selesai mandi dan keramas.

Klekkkkkkk..

Kini untuk pertama kalinya Qiara menatap langsung wanita yang ternyata selingkuhan suaminya, tanpa rasa bersalah Suci bahkan tersenyum manis seperti biasa pada Qiara. Setelah apa yang sudah dia lakukan, hingga siang hari ini dengan Dimasta, dan Suci masih bisa bersikap polos didepan Qiara.

"Kalau aku tidak berpikir jernih! Sudah aku tampar wajah polos yang tidak tau diri ini!" batin Qiara.

"Eh Bu Qia, ada apa ya Bu?" tanya Suci dengan gugup.

"Kamu mandi? Siang-siang gini?" sindir Qiara.

"Em, iya Bu ini gerah banget siang ini! Jadi saya mandi," kata Suci.

"Oh AC kamu mati?" tanya Qiara dengan wajah memendam kekesalan.

"Engga Bu, tadi saya emang pengen mandi aja!" kata Qiara.

"Rambutmu basah sekali, untung saja kamu belum nikah! Kalau sudah punya suami, orang akan menyangka kalau kamu habis memadu kasih dengan suami kamu," sindir Qiara.

"Ah, Bu Qia bisa aja!" kata Suci.

"Suci, saya mau minta tolong sama kamu," kata Qiara.

"Minta tolong apa ya Bu?" tanya Suci.

"Kamu bisa ya, tolong pindah dari kamar ini! Soalnya nanti keluarga saya akan menginap di sini dan lumayan lama, jadi bisakan kamu pindah sekarang juga?" tanya Qiara.

"Oh iya Bu, saya pindah ke kamar tamu di samping aja!" kata Suci.

"Oh engga bisa, yang itu juga akan saya pakai, nanti akan saya tunjukkan kamar kamu yang baru," kata Qiara.

"Oh begitu, ya udah Bu saya kemasi baju-baju saya dulu!" kata Suci.

"Oke, saya tunggu di ruang tamu!" kata Qiara.

Tak lama Suci selesai mengemasi barang-barangnya untuk pindah kamar. Lalu Qiara pun menemani Suci untuk menuju kamar barunya! Sebuah gudang yang banyak berisi barang-barang yang sudah tidak terpakai, ruangan kotor itu akan menjadi kamar Suci.

"Di sini! Ini kamar kamu sekarang," kata Qiara.

"Di sini Bu? Tapi ini kan gudang Bu, banyak barang-barang juga," kata Suci.

"Oh iya, nanti kamu keluarkan aja barang-barang di dalam, biar saya suruh orang untuk buang barang-barang yang tidak terpakai itu," kata Qiara.

"Tapi Bu!" kata Suci berusaha menolak.

"Maaf ya Suci, soalnya keluarga saya tiba-tiba minta menginap di rumah ini! Saya jahat banget ya minta kamu pindah ke sini," kata Qiara.

"Ya sudah Bu, tidak apa-apa! Biar saya keluarin dulu barang-barangnya," kata Suci.

Qiara pun tersenyum lalu menepuk-menepuk bahu Suci untuk menyemangatinya.

"Tempat kotor itu paling cocok untuk perempuan kotor seperti kamu! Sama-sama kotor." Batin Qiara.

Tak lama, Wili, Wilo, Mbok Ning dan Mbok Tin tiba di rumah! Wili dan Wilo berlarian lalu memeluk Qiara sementara Suci masih menahan kesal karena harus tidur di gudang yang sumpek dan kotor itu.

"Mimi, Ade sama kakak habis main di time zone, seru banget," kata Wilo.

"Oh ya, kakak sama Ade tapi engga ngerepotin mbok Tin sama Mbok Ning kan?" tanya Qiara.

"Engga dong Mi, kita malah seneng," kata Mbok Tin.

Dalam hati Qiara, bagaimana nanti perasaan Mbok Tin ketika nanti Qiara akan membongkar kelakuan kotor anaknya! Pasti hati Mbok Tin juga akan sama hancurnya seperti hati Qiara. Karena beberapa hari lagi, Qiara akan membongkar semuanya! Hanya tinggal menunggu ada hal yang harus Qiara usut terlebih dahulu.

"Loh kok Mimi ada di gudang?" tanya Mbok Ning.

"Iya nih Mbok Ning, sebelumnya saya mau minta maaf sama mbok Tin karena Suci terpaksa harus keluar dari kamar yang biasa! Keluarga saya mau berkunjung kesini soalnya," kata Qiara.

"Oh begitu, ya sudah engga apa-apa Mi! Toh gudang ini juga bagus kalau sudah dibersihkan, biar saya sama Ning nanti yang bantu Suci bersihkan barang-barangnya,"kata Mbok Tin.

"Aduh saya sebenarnya mau minta tolong sama mbok Tin sama Mbok Ning," kata Qiara.

"Minta tolong apa Mi?" tanya Mbok Tin.

"Itu orang yang suka bersihkan vila saya di Bogor, mendadak anaknya sakit jadi harus pulang kampung! Saya mau minta tolong mbok Tin sama Mbok Ning, untuk bersihkan vila saya yang di Bogor! Bisa?" tanya Qiara.

"Oh gitu, ya oke kita pasti bersihkan sampe kinclong! Ngomong-ngomong kapan kita berangkat ke sananya Mi?" tanya Mbok Ning.

"Sekarang!" kata Qiara.

"Hah sekarang?" tanya Mbok Tin sama Mbok Ning.

"Iya, nanti saya pesankan taxi! Mbok Tin sama Mbok Ning sekarang berkemas aja," kata Qiara.

"Ya sudah baik Mi," ujar keduanya.

Qiara pun memesankan taxi untuk mengirim mbok Tin dan Mbok Ning pergi ke Bogor. Sementara di dalam gudang keringat Suci sudah bercucuran, karena ruangan yang pengap, panas dan tidak ada kipas apalagi AC.

"Mana si ini Bu Qiara! Katanya mau ada orang yang bantu keluarin barang-barang gudang! Aku udah capek banget ini, mana panas banget." Gerutu Suci dengan wajah kesal.

Jangan Lupa like, Komen, Votenya ya🙏

Visual Qiara.

Visual Suci.

1
Rita Juwita
bagus thor ceritanya.. /Good//Good/
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
Ade Chubi
terlalu menyakitkan ,kenapa Dimasta mesti langsung beliin rumah mewah dan segala isi nya untuk pelakor
memang ya pelakor semakin di depan
Ade Chubi
kayak nya selingkuhan Dimas itu si Suci anak pembantu nya
Fina Fitriani
bagus.....ceritanya menarik untuk dibaca.. semangat Thor.. lanjut ah
Wenny Prakoso
semua ceritamu keren thor. Bisa jadi pelajaran dalam kehidupan sehari2. Makasih thor.
Mala Sari
dimas sakit jiwaaaaaa/Facepalm/
Umi Umi
bagus
cerita enak' di baca
Hartaty
masih penasaran siapa wanita nya
Hartaty
hmmm siapa tuh,si pembokat atau Natasha, nah bukannya jg temannya ada di Dubai liburan ,nah lhoo ketahuan tuh
Hartaty
dasar buaya
altanum
salut sama qiara yang bisa bersabar dalam semua cobaan kehidupan rumah tangga nya.jadi qiara berhak bahagia...
Ainu Ruilah
Luar biasa
Maria Magdalena Indarti
bejad
KrisTie Lyiee
nahhhh🥰🥰🥰🥰🥰
KrisTie Lyiee
kapan curiga nya😆😆😆😆😆😜
KrisTie Lyiee
ko kaki anak perempuan itu bengkok
lindsey
klo liat jalan hidup qiara dan anak2 jadi inget cerita diri saya sendiri yang kata kak kandung saya ke saya udah persis sama seperti cerita disinetron... eeeh ini mak othor pernah bikin novel perahu karam kisah qiara persis seperti hal yg dialami saya... miris memang ada wil yg ga tau diri murahan cuma bisa ngambil suami orang yg nota bene cuma mau ngeruk hartanya.
pisah adalah jalan yang terbaik.
yang menabur benih kejahatan dia juga yang menuai hasilnya siapa yg berselingkuh dia juga yg nemuin kehancuran dihidupnya.
Mila Jamila
suci hamil ank majikan yg tua itu
Mila Jamila
pasti suci hamil ni koq sakit kepala terus2 an
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!