NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO Nakal

Terjerat Cinta CEO Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rossy Dildara

"Kalian sudah sah menjadi sepasang suami istri."

Kalimat yang terlontar dari mulut Pak Penghulu mampu membuat Nella membeku di tempat duduknya, ia memegangi dadanya yang teramat nyeri.

Ia merasa sudah mengkhianati Ihsan, mengkhianati cinta mereka yang telah tumbuh selama satu tahun. Nella makin terenyuh disaat Rizky perlahan mendekatkan wajahnya, bibir seksi Rizky mendarat pada kening Nella. Satu kecupan itupun, mampu membuat Nella memejamkan matanya, hingga tetesan air mata barunya mengalir kembali.

Cup~

Kak Ihsan, maaf ... Maafkan aku yang telah mengkhianatimu. Aku ... aku mencintai Kakak. Sampai kapanpun, nama Kakak akan selalu ada di hatiku' batin Nella.

Rizky terbelalak, ia kaget bukan main ketika melihat wajah Nella sudah basah dan memerah. Seolah mengerti, kalau Nella menyimpan sejuta rasa sakit di hatinya.

Apa dia benar-benar tidak suka dengan pernikahan ini?' batin Rizky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossy Dildara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Apa aku harus menyerah saja?

"Tentang hubungan aku dan dia, Tan. Aku ingin minta kesempatan sama Om Sofyan, untuk bisa bersama Nella."

"Eemm ... yasudah, Tante juga nanti akan membantumu bicara." Nissa mengelus pelan pundak Ihsan. "Walau Tante ragu ini akan berhasil, setidaknya kita berusaha dulu."

"Iya, Tan."

Ting~

Mendengar pintu lift itu terbuka, keduanya cepat-cepat keluar dan berjalan menuju ruangan Sofyan.

Nissa mengetuk pintu ruangan itu bertepatan sekali dengan Guntur yang baru saja keluar. Nissa hanya mengukir senyum tipis saat berpapasan dengan pria paruh baya itu, dan sama halnya dengan Guntur. Karena memang kedua tidak terlalu mengenal.

"Kita langsung masuk saja, San," titah Nissa seraya membuka pintu.

Ihsan mengangguk. Lantas, mereka masuk kedalam. Terlihat Sofyan tengah duduk di kursi putar miliknya dengan mata yang fokus menatap laptop. Ia sampai tak menyadari kedatangan mereka.

"Siang, Kak," sapa Nissa seraya duduk di kursi depan, terhalang oleh meja kerja Sofyan.

Sofyan langsung melihat kearah Nissa, ia terkesiap tatkala melihat dengan siapa Nissa datang. Bahkan Ihsan sudah duduk di kursi sebelah Nissa tanpa permisi.

Mau ngapain dia ke kantorku?'

"Kau! Mau apa kau datang kesini?" tanya Sofyan dengan tatapan tajam, menatap mata Ihsan.

"Maaf Om. Kalau kedatangan saya menganggu. Ada hal yang ingin saya bicarakan sama, Om."

Sofyan melipat laptopnya dan menarik tubuhnya dengan kedua siku yang menempel pada meja.

"Apa?" tanyanya ketus.

"Eemm ... saya dengar dari Tante Nissa, Nella mau Om jodohkan. Apa itu benar, Om?" tanya Ihsan dengan tegas.

"Iya."

"Apa sampai detik ini, Om belum merestui hubungan saya dengan Nella? Meskipun kami saling mencintai?" Ihsan menatap mata Sofyan dengan serius, wajahnya penuh dengan harapan.

"Seharusnya kau tidak perlu tanya, kau pasti tau jawabannya."

"Kak Sofyan." Nissa membuka mulutnya, ia mencoba untuk membantu Ihsan mengutarakan isi hatinya. "Apa Kakak ingin menjodohkan Nella dengan Rizky? Anaknya Pak Guntur?"

"Iya, kau tau dari mana?"

Oh, jadi namanya Rizky' batin Ihsan.

"Nella yang cerita, kenapa Kakak menjodohkan Nella? Bukannya Ihsan sudah lebih dulu melamarnya? Kenapa Kakak tidak merestui mereka saja, Kak?"

Sofyan menyinggung senyum. "Memang kenapa jika aku menjodohkannya? Nella anakku, Nis. Aku berhak melakukan hal ini padanya!" tegasnya.

"Tapi, Kak. Apa Kakak tau, Rizky itu bukan pria baik-baik. Dia sering bergonta-ganti wanita, dia suka mabuk-mabukan juga. Dia tidak cocok dengan Nella, Kak!" sanggah Nissa.

"Aku jauh mengenal Rizky daripada kau dan Nella, aku tau dia pria yang baik untuk putriku."

"Om, apa Om tidak bisa kasih saya satu kali kesempatan lagi untuk bisa bersama Nella? Saya sangat mencintainya, Om," ucap Ihsan.

"Untuk apa aku beri kau kesempatan? Memang apa yang kau lakukan nanti? Dan ... apa yang kau punya? Cinta? Putriku tidak bisa hidup hanya dengan cinta Ihsan!" ketus Sofyan.

"Apa pria yang bernama Rizky itu orang kaya, Om?"

"Iyalah jelas!" seru Sofyan dengan bangga. "Dia menantu idamanku. Apa kau tau? Dia punya rumah, mobil dan dua perusahaan. Itu sudah cukup untuk masa depan anakku. Dan coba lihat dirimu ...." Sofyan menunjuk-nunjuk dada Ihsan, tepat pada kaos hitam polos yang ia kenakan. "Kau sehari-hari hanya memakai kaos, bahkan tubuhmu saja bau oli!" sembur Sofyan.

Hidung Sofyan mengendus, seolah-olah tengah mencium aroma oli pada tubuh Ihsan. Padahal, itu semua bohong. Ihsan sampai menarik kaosnya hingga menyentuh hidung, ia ingin memastikan tubuhnya, apa benar yang dikatakan oleh Sofyan atau tidak.

Aku tidak bau oli, kok.

"Kakak yang benar saja, Ihsan ini wangi, Kak. Dia juga mengganti pakaian jika sedang bekerja." Nissa membela Ihsan, memang hidungnya mencium aroma minyak wangi pria disampingnya.

"Hidungmu sudah tidak berfungsi berarti." Ia menatap wajah Nissa dengan tatapan mengejek, kini beralih menatap mata Ihsan. "Sudahlah, intinya aku tidak akan memberimu kesempatan! Kau tidak cocok menjadi menantuku! Lebih baik kau melupakan putriku, Ihsan!" tekannya.

"Tapi, Kak--"

"Nissa sudahlah, kau juga kenapa membela dia sih? Kalian lebih baik pulang saja, aku sangat sibuk!" usirnya seraya menunjuk pintu keluar.

"Kita pulang saja, San. Percuma ...." Nissa menepuk bahu Ihsan, pria itu tengah terdiam dan mengingat ucapan dari Sofyan. Kata-kata makian itu tidak membuatnya sakit hati, hanya saja ia sedih. Hubungannya dengan Nella harus benar-benar kandas, terhalang restu orang tua.

Dengan berat hati, Ihsan mengangkat bokongnya dan melangkahkan kakinya bersama Nissa. Mereka kembali menaiki lift yang baru saja terbuka.

"Tan, memang pria yang bernama Rizky itu kerja di kantoran seperti Om Sofyan, ya?" tanya Ihsan seraya menoleh kearah Nissa.

"Iya, dia CEO di kantornya sendiri."

"Apa dia pria yang tampan?"

"Biasa saja, jauh lebih tampan kamu, San," jawabnya dengan sungguh-sungguh. Tapi Ihsan tau, Nissa pasti berbohong. Ia hanya berusaha memuji apa yang Ihsan miliki.

Pasti orang yang bernama Rizky itu sangat sempurna.

Jika aku menjadi seperti dia, apa Om Sofyan akan menerimaku jadi menantunya?

Aku tidak rela Nellaku bersama Rizky, tapi aku tidak bisa apa-apa. Bagaimana ini? Apa aku menyerah saja?

***

Pagi hari.

Tok ... tok ... tok.

Sofyan mengetuk-ngetuk pintu kamar Nella, pria paruh baya itu terlihat sangat tampan dan rapih, mengenakan stelan jas berwarna putih.

"Nella, buka pintunya, Sayang!"

Nella yang sedang menyisir rambut buru-buru membuka pintu. Ia sudah mandi dan mengenakan stelan jas untuk pergi ke Restoran.

Ceklek~

"Iya, Pah." Nella terbelalak, saat melihat apa yang papahnya kenakan. Rasanya ada yang janggal, tidak bisanya Sofyan memakai jas serapih itu jika ingin berangkat ke kantor. "Kok Papah pakai jas putih dan rapih begitu? Papah mau pergi kemana?"

"Ikut Papah sekarang!" Sofyan menarik paksa lengan Nella, mengajaknya untuk menuruni anak tangga sampai akhirnya mereka sudah halaman depan rumah

"Papah! Apa yang Papah lakukan? Kita mau kemana?" tanya Nella sedikit memberontak, ia ingin melepaskan cengkraman tangan kiri Sofyan pada lengannya, tapi terasa susah.

Sofyan membuka mobil Lamborghini hitam miliknya dan mengajak Nella untuk masuk bersama dengannya.

"Jalan Ga!" perintah Sofyan pada Dirga adik iparnya.

"Iya, Kak."

Pria itu langsung mengemudi, di samping kursi sebelahnya ada Diana. Mereka juga memakai baju senada seperti Sofyan. Dirga memakai setelan jas berwarna putih dan Diana memakai A-line drees diatas lutut berwarna putih.

Nella sangat binggung dengan penampilan ketiga orang itu, rasanya ada yang tidak beres di situasi sekarang ini.

"Papah, kita mau pergi kemana?" tanya Nella, tangannya masih memegangi sisir. Rambutnya terurai begitu saja dan wajahnya bahkan belum tersentuh polesan make up.

"Nanti kamu tau sendiri." Sofyan mengambil tupperware yang berada disampingnya. Ia membuka tutupnya lalu memberikan pada Nella beserta sendok. "Kamu sarapan nasi goreng dulu, Papah sudah bawa untukmu."

Jangan lupa like 💕

1
NikenIka Ika
ih kata siapa cerita ngawur..

orsng novel bagus kaya gini kok dibilang ngawur.. alurnya aja gak ketebak sama sekali.. lucu bikin ngakak parah dan pengen trs baca. Semangat dan sukses dalam berkarya kak ros💪 abaikan komen yg jelek😁
NikenIka Ika
lanjut kak thor
NikenIka Ika
lanjut kak
Niar Yus
Luar biasa
Niar Yus
bukan cinta lagi nama nya tapi obsesi
Mariana Frutty
✔️❎
princess😜
gilaaaa perut sampai sakit🤣🤣🤣🤣
Nova Angel
tante ga tau diri
Nova Angel
usir aj tanteny ngapain dirmh lo
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣sumpah aku ngakak🤭🤣🤣🤣
Nova Angel
trima maya biar bisa nrubah nasip km🤭
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Nova Angel
ga suka sikap nella aku thor
Nova Angel
nela ga blh kyk gitu itu adikny lo ga ada bekas adik klu istri ada bekasny egois
Nova Angel
bagus
Nova Angel
waduh
Nova Angel
jgn iksan nanti lo dijebak
Nova Angel
aki"cemburu
Nova Angel
tu kan ngeyel sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!