NovelToon NovelToon
Become A Protagonist

Become A Protagonist

Status: tamat
Genre:Petualangan / TimeTravel / Kultivasi / Wuxia / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:200k
Nilai: 5
Nama Author: Huacheng Imut

Xiao Yuan berpindah ke dalam sebuah novel kesukaannya sendiri. Akan tetapi, dalam cerita aslinya ia telah ditakdirkan sebagai seorang penjahat dan pengacau dunia.

Namun, hal ini tidaklah semudah membaca dalam naskah aslinya.

Xiao Yuan merubah seluruh naskahnya sehingga ia pun dikenal sebagai protagonis yang akan menyelamatkan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Huacheng Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 11 - Pasukan Bantuan

”Tidak mungkin!”

Saat keduanya telah berjalan cukup jauh dari bawah jurang, tiba-tiba saja Jin Lu'an terhenti dengan diikuti Xiao Ruo yang merasa heran mengapa ia berhenti di tempat ini padahal keduanya hampir sampai.

”Ada apa kak Lu'an?” tanya Xiao Ruo yang memperhatikannya.

Setelah ia bertanya, tiba-tiba saja Jin Lu'an terduduk sambil memegangi kepalanya. Ia tidak tahu apa yang dirasakan oleh Jin Lu'an tapi, sepertinya hal buruk baru saja terjadi.

”Hawa kebencian yang begitu besar,... Mereka semua menjadikan seseorang sebagai tumbal tanpa persetujuannya.” gumam Jin Lu'an begitu ia merasakan hawa kebencian yang baru saja melintasinya.

”Hawa kebencian? Dimana Kak Lu'an menemukannya?” tanya Xiao Ruo yang mulai mencemaskan keadaan Xiao Qing Xuan karena takut dialah yang dimaksud sebagai wadah tumbal oleh Jin Lu'an.

Tidak lama setelahnya, Jin Lu'an menurunkan tangannya kembali dan pandangannya mengarah pada Xiao Ruo yang ada di sebelahnya. ”... Seratus meter dari tempat ini. Ada sebuah lubang besar yang dipenuhi dengan mayat. Mereka semua memiliki hawa kebencian yang sangat besar dan seseorang telah jatuh ke dalam dan menyerap energi mereka.”

Baru saja Jin Lu'an selesai berbicara, sebuah anak panah melesat dan nyaris mengenai kepalanya. Anak panah itu jelas berasal dari salah satu sudut hutan dan pastinya orang yang menyerang mereka jumlahnya bukan hanya satu.

”Adik Ruo! Berhati-hatilah! Orang-orang ini berasal dari Sekte Puncak Donqiong.” ucap Jin Lu'an sambil menarik Xiao Ruo ke belakang.

Xiao Ruo tertegun dan pandangannya langsung menatap sekitar yang tampak sunyi seperti tidak ada seorangpun yang sedang mengawasi mereka berdua. Namun, karena Jin Lu'an memiliki kemampuan sensor yang cukup baik, ketegangan itu juga terasa pada diri Xiao Ruo yang sedang memperhatikan sekitar.

”Kak Lu'an benar. Ada sekitar 30 orang di sini.” batin Xiao Ruo yang telah bersiap dengan sebuah pisau belati di tangannya.

Beberapa saat setelah kesunyian terjadi, sebuah anak panah tiba-tiba saja meluncur tepat di depan wajah Xiao Ruo dan tepat setelah itu, Jin Lu'an segera bergerak cepat menepis anak panah tersebut dengan pedang miliknya.

”Berhenti bersembunyi! Tunjukkan diri kalian!” pinta Jin Lu'an dengan wajah serius menatap salah satu pohon yang ada di depannya.

Tidak lama setelah ia memintanya, beberapa orang muncul dari balik pohon dengan membawa anak panah dan pedang yang sedang diacungkan ke arah mereka. Mereka yang berjubah hitam adalah murid-murid yang berasal dari Sekte Puncak Donqiong yang datang untuk memberi pelajaran pada Sekte Pedang Beracun.

Di antara tiga puluh pasukan ini, ada satu orang yang berdiri di barisan depan dan dia adalah orang yang memimpin pasukan yang sedang menyerang mereka. Ia adalah seorang pemuda dengan pedang algojo yang tampak mengerikan dan wajah yang masih tertutup tudung kepalanya.

”Mau apa kalian menyerang kami?!” ketus Jin Lu'an yang menatap serius ke arah mereka.

Pemuda berjubah hitam itu tiba-tiba tersenyum seringai dan mengangkat pedang algojo miliknya. ”Ternyata ada sampah yang terlepas di sini. Patriark Sekte bilang kalau kami harus memberi pelajaran pada seluruh murid-murid Sekte Pedang Beracun.” ucap pemuda tersebut dengan suara sinis yang membuat mereka waspada.

Jin Lu'an menggertakan giginya dan bertanya kembali, ”Memangnya apa kesalahan yang kami lakukan?! Patriark Sekte kalian saja yang terlalu serakah!”

”Anak muda! Ternyata kau begitu sombong sekali, ya?” ucap pemuda dengan senyum seringai. ”... Rasanya, aku tidak sabar untuk menghabisi nyawamu yang tidak berharga itu.”

Mendengar hal tersebut, Xiao Ruo langsung menarik pundak Jin Lu'an ke belakang dan berkata, ”Kak Lu'an! Mereka terlalu berbahaya. Apakah kau serius akan bertarung dengan mereka?” tanyanya yang mengundang perhatian Jin Lu'an.

”Setidaknya, membunuh setengah dari mereka itu sudah cukup bagus meskipun harus kembali dengan luka yang sangat parah!” jawab Jin Lu'an yang tidak berhenti menunjukkan pedangnya.

Xiao Ruo terdiam dengan wajah yang tampaknya tidak percaya pada dirinya sendiri. Saat ini, ia masih berada di level sembilan alam bumi dan ia merasa tidak yakin kalau ia bisa mengalahkan orang-orang yang seluruhnya berada tingkat bintang level lima.

”Kalau begitu, aku akan berada di belakang Kak Lu'an!” ucap Xiao Ruo yang langsung melupakan keraguannya sendiri.

Jin Lu'an tersenyum menatapnya dan pandangannya kembali mengarah pada sekelompok pasukan yang ada di depannya.

Namun, ketika keduanya akan menyerang. Datang sebuah anak panah yang melesat mengarah pada Xiao Ruo dan beruntungnya, Xiao Ruo mampu menepis serangan tersebut dengan mudahnya begitupun dengan serangan yang datang dari arah sebaliknya. Namun, keduanya sama sekali tidak menyadari kalau serangan tersebut hanyalah pancingan agar mereka tidak terus memperhatikan lawannya.

Tiga puluh pasukan yang dipimpin oleh seorang pemuda dengan pedang algojo, menarik anak panahnya secara bersamaan dan kemudian melepasnya ke arah Jin Lu'an dan Xiao Ruo yang sibuk mengurusi serangan gelombang pertama.

Saat puluhan anak panah tersebut melesat ke arah mereka, Jin Lu'an tidak punya pilihan selain harus berdiri di depan Xiao Ruo yang baru saja menyadari serangan tersebut.

Rasanya ia tidak mungkin bisa menepis seluruh anak panah ini karena ia belum bisa membuat sebuah pelindung dari pedangnya sendiri. Alhasil, Jin Lu'an hanya bisa berharap ada seseorang yang datang kemari dan menyelamatkan keduanya.

Tidak berselang lama sebelum anak panah tersebut menyentuh kulit mereka, tiba-tiba saja sebuah pedang melesat dan berhenti tepat di depan kaki Jin Lu'an.

Setelah pedang tersebut menancap di atas tanah, sebuah pelindung tercipta dan puluhan anak panah yang sedang melesat ke arah mereka, seketika terhempas begitu bertabrakan dengan pelindung yang melindungi keduanya.

Jin Lu'an tertegun saat ia melihat bentuk dan ukiran nama dari sebilah pedang yang menancap tepat di depan kakinya. ”Tidak salah lagi! Pedang ini adalah pedang milik salah satu keluarga Jin dan nama pemiliknya adalah Jin Qin Ran?!”

Lalu, di waktu bersamaan saat puluhan pasukan sedang digerakkan pada sebuah tempat.

Pasukan Sekte Puncak Donqiong yang dipimpin oleh Feng Mu, telah berhasil mengalahkan Wu Jiang Yu yang sebelumnya telah bersikap angkuh padanya. Feng Mu bahkan menghancurkan pedang dan busur milik Wu Jiang Yu dan menginjak-injak tubuhnya yang sudah tidak berdaya.

”Tidak aku sangka! Ternyata dia hanyalah bocah ingusan yang sok kuat di hadapanku!” ketus Feng Mu saat menendang tubuh Wu Jiang Yu yang telah terbaring di depannya.

”Feng Mu! Hentikan!” pinta Liu Chang Mo yang sedari tadi sudah menonton pertarungan mereka sejak awal. ”... Tolong jelaskan apa maksud kedatangan kalian sekarang ini? Mengapa kau datang dan membakar sebagian dari bangunan-bangunan kami?!”

Feng Mu tersenyum seringai sambil melipat tangannya. ”Ini adalah permintaan Patriark Sekte. Kalian sudah terlalu sombong dan melampaui batas. Jadi, kami datang untuk memberi sedikit pelajaran bagi kalian.”

”Lalu, apakah kalian harus membakar seluruh kediaman kami?!” ketus Liu Chang Mo yang mulai merasa jengkel menatap mereka semua.

”Kami bisa saja memotong tangan kalian satu persatu agar kalian bisa mengingatnya. Tapi, patriark Sekte melarang kami untuk melakukan semua itu.” jawab Feng Mu dengan senyum seringai seolah ialah pemenangnya.

Sekte puncak Donqiong memiliki pengikut paling banyak dibandingkan dengan keempat Sekte lainnya. Jelas-jelas tidak ada seorangpun yang bisa melawan mereka karena kekuatan besar yang mereka memiliki saat ini. Mereka semua, bisa saja menghancurkan satu negara dengan hanya mengandalkan seratus pasukan untuk melakukannya.

”Zhang Chen belum kembali sampai saat ini. Kemungkinan besar merekalah yang membuat Zhang Chen menghilang dan membuat pernyataan bahwa ia telah mati. Jika masalah ini tetap dilanjutkan dengan cara kasar, bisa-bisa aku akan kehilangan sebagian besar dari muridku sendiri.” batin Liu Chang Mo yang memikirkannya.

Liu Chang Mo menghela nafasnya dan berkata, ”Baiklah! Kalian sudah memberikan kami pelajaran dengan membakar seluruh kediaman kami. Kenapa kalian tidak juga pergi?”

Feng Mu tertawa sinis dan menjawab, ”Patriark sekte menginginkan kepalamu. Mungkin, sebaiknya kau mati daripada kehilangan seluruh muridmu!” ucapnya yang langsung bergerak melesat ke arah Liu Chang Mo dengan hanya bersenjatakan kipas lipat setajam pedang.

Lalu, ketika serangan tersebut hampir saja menebas lehernya, seseorang telah berdiri di hadapannya dan langsung menepis serangan yang dilakukan oleh Feng Mu sehingga hal itu membuat Feng Mu sendiri harus segera menghindar dari serangan laki-laki tersebut.

”Patriark Liu! Kau beruntung sekali karena A-Ruo berhasil menyampaikan pesannya tepat waktu.” ucap laki-laki tersebut setelah ia berdiri di depan Liu Chang Mo.

Saat mendengarnya, Liu Chang Mo memasang ekspresi terkejut dan langsung menatap ke arah seorang laki-laki yang baru saja melindunginya. ”Suara ini,... Kau adalah Xiao Lian Lei?!”

1
Arsyah Arm
......
hmmm
Harman LokeST
selalu tertindas
Harman LokeST
njuuuuuuuuuut author
Hentai Yarou
gak
Hentai Yarou
okej
Hentai Yarou
otw bangtay bang!?
Hentai Yarou
seperti biasa banteng yang menyengsarakan raky*t
Rani nay
sungguh kisah beromance yg berakhir tragis
anonymous
kau sendiri siapa lagi
anonymous
pff…langsung salah tebak akunya
anonymous
Chang ye kuduga anak dari yang dibunuh si hantu kembar
anonymous
sebegitu sayangnya kah sampai yang tersisa hanya jiwa pun tidak dilepaskan
Eki Geming
sungguh banteng yg membagongkan sekali tanduk langsung ke isekai
DaisyTeru
👍🏻
kyonarasan
mint sarannya dong cerita yg gak ada unsur romance nya
adjal: Qing rou
total 1 replies
Oi Min
Itu..... Xiao Qing Xuan di rasuki Luo Xing Yuan ato mang reinkarnasi nya??
橘子: dia di rasukin. krn mayat Xuan Ying belum ditemuin jadinya dia jadi setan gitu deh
total 1 replies
Oi Min
Apa Xiao Qing Xuan sikap dan sifatnya mirip Luo Xing Yuan?? (Eh.....bner g sech namanya?)
陈夾住
ending ceritanya terlihat agar gantung gitu
semoga di karya yang baru endingnya tidak gantung lagi
Aliz
Mau bikin novel lain lagi ga?
Norayolayora: lunasin hutang tugas dulu:v
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!