Mengkisahkan seorang wanita miskin yang sangat beruntung,di cintai oleh banyak orang - orang di sekeliling nya,meski pun semua tidak selalu berjalan dengan mulus.
Begitu banyak cobaan dari ketidak sukaan orang pada nya dan pada akhirnya membuat Hidup Kinanti tidak tenang,akan kah ada hari bahagia untuk diri nya?
Yuk di baca!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12 - Sham Si Pejuang cinta
Siang itu.
Kinanti yang baru saja selesai makan siang bersama Sofi di belakang kantor di samperi salah satu staf kantor.
"Kinanti,di luar ada yang nyariin."Kata Wanita itu.
"Siapa Mbak?." Tanya Kinanti dengan heran,tak biasa nya di jam kerja seperti ini ada orang yang datang mencari nya.
"gak tahu. tadi di suruh sampein aja sama yang di depan."Jawab nya lagi.
"Oh iya,makasih ya Mbak."Balas Kinanti.
Kinanti lekas menaruh kembali tempat bekal nya di dalam loker sebelum ia berjalan keluar.
"Siapa Kin yang nyariin kamu?." Tanya Sofi.
"Gak tahu,aku kedepan dulu ya."Balas Kinanti dan Sofi mengiyakan.
Kinanti berjalan keluar dengan penuh tanya siapa yang mencari nya,baru akan sampai ke meja resepsionis,mata Kinanti melihat Sham yang duduk di kursi.
"Sham kenapa ada disini?,jangan - jangan dia yang cari aku." Gumam Kinanti.
Kinanti lekas menghampiri Sham. "Sham,kamu sedang apa disini?." Tanya Kinanti. Sham lekas berdiri dan tersenyum saat Kinanti datang menyapa nya.
Mata Sham melihat seragam yang di kenakan Kinanti dan ia pun akhir nya tahu kalau Kinanti bekerja sebagai petugas kebersihan di perusahaan itu.
"Hai sayang,nih aku bawain makan siang."Ucap Sham.
"Jadi kamu yang cari aku?." tanya Kinanti.
"Yups,cari calon pacar."Balas Sham.
"Sham,ini tempat kerja bukan rumah,aku bisa di pecat kalau kamu gangguin aku kerja,lagian aku udah makan,itu untuk kamu aja."ucap Kinanti.
"Iya,aku cuman antar makanan doang kok buat sayang aku,masa gitu aja gak boleh." Goda Sham.
"Sayang - sayang,palak mu peyang,udah dech Sham kamu pulang aja,ayo pulang."Kinanti menarik tangan Sham untuk keluar dari gedung perkantoran itu.
"Oke,tapi nanti sore aku jemput ya?." Ucap Sham.
"Gak perlu,Aku hari ini lembur."jawab Kinanti beralasan.
"Aku tungguin." jawab Sham dengan cepat.
"Sham."Kinanti menatap Sham.
"Kinanti."Balas Sham.
Kinanti pun menghela nafas,ia tak punya cara untuk membuat Sham segera pergi selain mengiyakan ucapan Pria itu.
"Oke ya udah,nanti sore jemput aku jam 5."Ucap Kinanti.
"Gak lembur?." Sham mengerutkan kening nya.
"Engak."ketus Kinanti.
Sham pun tersenyum karena Kinanti menjadikan alasan lembur untuk menghindari nya.
"Sekarang pergi sebelum aku berubah pikiran."Ucap Kinanti.
"Oke - oke,Duluan ya sayang."Ucap Sham dan pergi berlalu sembari ia tersenyum berjalan mundur memandangi Kinanti.
Kinanti menghela nafas karena kemunculan Sham dalam hidup nya,membuat darah nya terasa turun naik.
Sham yang sudah terpesona dan terpikat pada sosok Kinanti,ia pun tak ingin putus asa untuk mendapatkan cinta dan status pacaran dari wanita itu.
"Sham nyebelin banget sih."gerutu Kinanti dalam hati.
"Hm." Seseorang mendehem di belakang Kinanti membuat kedua mata Kinanti membulat ,dengan cepat ia menoleh dan ternyata Vano ada di belakang nya.
"Pak Vano."
"Kamu sedang apa disini?,ini kan sudah lewat dari jam istirahat,cepat kembali bekerja."Ucap Vano dengan tegas.
"I - iya pak,saya permisi."Kinanti bergegas masuk kedalam sebelum ia mendengar marahan dari atasan nya itu lebih banyak lagi.
Saat Kinanti masuk,Vano masih berdiri dan menatap Sham yang tadi berbicara dengan Kinanti,ia melihat mobil Pria itu berlalu pergi.
"Aku akan pasti kan kau menjadi milik ku."Ucap Sham saat sudah menjalankan mobil nya meninggalkan kantor itu sembari tersenyum senang.
kasihan Sham berharap SM Kinanti tp Kinanti nya sok cuek