NovelToon NovelToon
KELIRU

KELIRU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Contest / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:389.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: StrawCakes

'Ternyata mencintaimu, bagai duri dalam daging'

Saat keperawanan menjadi penghalang terbesar untuk kelanjutan hubungan Mega dan Damar. Mega yang memiliki masalalu yang kelam karena kebodohannya sendiri terlalu mempercayai seorang laki-laki yang jelas-jelas tidak memiliki rasa cinta terhadapnya.

Mega yang selalu berusaha merahasiakannya dari Damar, hingga akhirnya Damar mengetahui tentang keadaan dan masalalu Mega melalui laki-laki yang telah merusak Mega 2 tahun silam.

"Aku cinta kamu, tapi.... aku tidak bisa," ucap Damar.

Bagaimanakah kehidupan Mega selanjutnya setelah ditinggalkan oleh Damar? Akankah Mega menemukan seseorang yang benar-benar mencintainya dengan tulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon StrawCakes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERINGKAT SATU

Di hidup ini

Aku pernah singgahi cinta

Namun tak ku temui cinta

Sekuat aku menginginkan dia

Kini ku merasakan sebuah hal terhebat

Dicintai seseorang

Yang akupun mencintainya

Itu sempurna

*****

Beberapa hari setelah kejadian beberapa waktu lalu di mall. Kini, hari-hari Mega tidak kesepian seperti biasanya.

Damar mampu mengisi hari-harinya dengan rona bahagia yang terhias di wajahnya. Kendati hanya melalui sebuah ponsel, semakin hari cinta itu hadir membawa Mega melukis hari yang penuh warna.

Hujan baru saja mereda setelah turun semalaman, penghuni kamar bernuansa merah muda itu enggan untuk membuka matanya. Kemudian ia pun teringat bahwa hari ini adalah pembagian nilai rapot untuk kenaikan kelas setelah seminggu kemarin melaksanakan ulangan akhir semester.

Mega terperanjat duduk di atas tempat tidurnya, ia masih merasakan hawa dingin yang dua kali lipat dari pendingin ruangannya. Mega menekan sebuah tombol untuk menghangatkan suhu ruangannya yang berada di samping tempat tidurnya itu. Setelah cukup nyaman, Mega turun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi.

Lagi-lagi Mega bingung. Kendati pengambilan rapot harus dengan orangtua supaya guru dan wali murid bisa saling mengetahui perkembangan muridnya.

Apa aku harus ajak bi Surti lagi? Ya sudahlah, tak ada orang lain lagi di rumah ini. Dan sudah dua hari pula ayah dan ibu sulit sekali dihubungi. Sejak kepergian mereka ke Belanda beberapa bulan yang lalu, mereka yang setiap hari tidak pernah absen untuk meneleponku. Sekarang seperti ditelan bumi. Ada apa ya dengan mereka disana?

Mega segera menyelesaikan mandinya yang kemudian memakai seragam sekolahnya. Hari ini Mega sengaja menggerai rambutnya, karena ingin tampil berbeda. Mengingat selama ini, ia selalu mengikat rambutnya ataupun mengepangnya.

Lima belas menit kemudian, Mega telah siap untuk berangkat ke sekolah.

"Pagi semuanya," sapa Mega saat semuanya telah menunggu dirinya di meja makan.

"Pagi!" jawab mereka bersamaan.

"Ayok non kita sarapan," ajak Surti yang terlihat sudah rapi tidak seperti kesehariannya yang hanya memakai celana panjang dan kaos.

"Iya Bi, selamat makan semuanya," seru Mega setelah duduk di kursi dan mengambil makanannya.

Seandainya ada ayah dan ibu, aku pasti menjadi anak yang paling bahagia di usia remajaku saat ini. Ayah, ibu kalian baik-baik saja kan disana? tunggu aku ya! setahun lagi aku akan lulus dan menyusul kalian ke sana.

Setelah selesai sarapan, Mega berangkat ke sekolah yang seperti biasa diantar oleh Madih. Madih pun melajukan mobilnya.

******

Tak terasa mobil yang Mega tumpangi telah sampai di halaman sekolah. Mega dan Surti pun turun dari mobil. Sementara Madih menunggu mereka di parkiran sekolah itu.

Setelah kepergian Surti dan Mega masuk ke dalam, Madih melihat Sahrul bersama dengan seorang wanita tengah bersenda gurau sambil berpegangan tangan di dekat tempat parkir.

Dasar bocah ingusan! dia kira saya tidak tahu apa yang sudah dia perbuat dengan Mega! lihat saja saya akan memberi perhitungan pada kamu sesuai dengan perintah Nyonya Nina!

Madih sebenarnya tahu dengan kondisi kedua orangtua Mega saat ini. Namun Nina melarang keras Madih untuk memberitahukan kepada Mega yang sebenarnya. Madih memang ditugaskan Nina untuk selalu melaporkan semua hal yang berkaitan dengan Mega.

*****

Setibanya di kelas, Pinkan selalu setia menunggunya di depan pintu.

"Pagi Mega, pagi ibunya Mega," sapa Pinkan.

"Pagi juga," jawab Mega dan Surti bersamaan.

Pinkan tidak tahu siapa Mega yang sebenarnya dan memang Mega sendiri sengaja untuk tidak memberitahukannya. Sebab, ia masih merasa belum menghasilkan apa-apa. Walaupun secara hukum ia sudah sah menjadi pewaris satu-satunya dari Adrian Lesmana dan Hermelinda Sutyoso.

"Ibu langsung masuk saja ya ke dalam, tuh di sana juga ada ibuku. Aku mau ngobrol dulu sama Mega," pinta Pinkan dan Surti pun mengangguk kemudian masuk ke dalam kelas.

Surti diperintah Hermelinda untuk menyamar menjadi dirinya semenjak Mega masuk ke sekolah ini. Sebab, keadaan kondisi kesehatan Hermelinda yang tidak memungkinkan akibat kanker yang ia derita bersama suaminya, Adrian.

"Mega, apa kamu baik-baik saja?" bisik Pinkan pada Mega sambil menjauh dari kelasnya menuju tempat yang cukup sepi.

"Iya ... sangat baik. Ada apa memangnya Pinkan?" jawab Mega dengan senyum sumringah kemudian bertanya kembali pada Pinkan.

"Kamu tahu tidak? sehari setelah kamu Sahrul membawamu ke ruang kelas yang kosong itu, aku merasa ada yang aneh dengannya."

Mega bergumam. "Aneh?Terus?"

Pinkan mengangguk cepat. "Saat aku berjalan sendiri di lorong sekolah, aku tidak sengaja memergoki Sahrul dan Clarissa yang anak famous di sekolah ini, sedang berpagutan di dekat ruang laboratorium."

Mega terperangah mendengat penuturan Pinkan.

" Aku dan juga mereka sama-sama terkejut. Terus dengan polosnya aku tanya sama si Sharul 'kamu bukannya kemarin minta balikan ya sama Mega? kok sekarang malah ciuman sama cewek lain sih!' Eh dia bilang kalau dia sudah bosan sama kamu, gitu," jelas Pinkan panjang lebar sementara Mega hanya menghela napasnya sambil memutar malas matanya.

"Sudah ya ... aku malas membahas soal Sahrul. Seperti tidak ada cowok lain saja!" ucap Mega sambil berdecak. Dirinya memang sudah sangat muak apabila mendengar ada yang menyebut nama Sahrul di depannya.

"Masuk yuk ke dalam, aku penasaran siapa yang mendapat peringkat pertama," ajak Mega sambil menarik Pinkan masuk ke dalam kelas.

Benar berarti dugaanku! Sahrul bukan laki-laki yang baik. Para siswi disini telah tertipu dengan keramahannya. Padahal aslinya fake abis! Pinkan menggerutu dalam hatinya.

Tak lama wali kelas mereka pun masuk ke dalam. Semuanya langsung tertib dan duduk dengan rapi di ruang kelas Mega itu.

"Selamat pagi semuanya."

"Pagi!"

"Baiklah, para orangtua murid dan para murid sekalian. Kita langsung saja ya. Kalian semua naik ke kelas dua belas. Saya akan memberitahukan beberapa murid yang naik kelas dengan catatan dan ada pula yang naik kelas dengan mendapatkan hasil yang memuaskan."

"Oke, peringkat ketiga didapatkan oleh Adyasta Sungkar, peringkat kedua diraih oleh Pinkan Wulandari dan peringkat pertama diberikan kepada Mega Lesmana," jelas Gunawan selaku wali kelas Mega.

"Mega ... kamu dapat peringkat pertama! akhirnya ... selamat ya ... aku ikut senang," seru Pinkan sambil memeluk Mega sangat erat. Mega merasa tidak nyaman dengan pelukan Pinkan yang sangat rokes itu.

"Pinkan lepasin dong! sesak tahu!" Mega memekik dan Pinkan langsung melepaskan pelukannya. "Kamu juga selamat ya dapat juara dua," sambungnya.

Surti pun ikut bangga atas prestasi yang telah Mega raih di sekolah ini.

Andai aku orangtua kandung Mega, pasti aku sangat bangga sekali memiliki anak yang cerdas seperti dirinya.

1
falea sezi
males klo sad
Adinda ambarsari
lumayan
YuliaBilqis
Baru mulai
Sully
kenapa gak sekalian "meneer", thor?
arin
hemm asal nanti klo udh bhgia si Lusi ngga dteng aja...solny biasnya seperti itu hehe
arin
yah kok damar di bkin mati,kirain sy mau dbkin nysel gtu..🤔
arin
haha damar emng enak....mkan tuh jalang🤣
arin
seneng DECH klo baca novel yg cwe tajir,Krn kbnykan baca novel yg cwe miskin jdi sllu di hina juga di tindas...
arin
Halah si damar,menghina Mega Krn udh bkas orng tpi bisa jdi yg di bela itu mlh lbih ngga pnya akhlak...tunggu pnyslnmu damar🤣
arin
udh Mega tingglin aja si damar,semoga nanti dmar nysel yg udh ngga ada arti
arin
semoga nanti Mega ktemu sama orng yg bner"Tlus amiin
Nissa Zidna
ya ampunn thorrr😥😥😣😣😭😭😭😭lagi2 hrus ditinggalkn lgi😓😓😔
Nissa Zidna
goodd👍👍...ingat lah hay sodaraku sesama wanita..jgnlah kaw terlalu mw mberikan apa yg kita punya sma pasangan kita kcuali tuk Suamimu Kelak..sebab lelaki hanya krna Nafsu mencintai kita,kalo dia udah Puas & merasa bosan..dia akn meninggalkn kita..jika memang psangan kita mencintai kita dgn tulus,dia tak akn memaksa meminta apa yg kita punya..dia akn Menjaganya bukan tuk merusaknya..🤗
StrawCakes🍰: waw keren kak, betul banget itu kak 🤗

terima kasih telah membaca karyaku 😍😍
total 1 replies
Lisa Aulia
lanjut...
Lisa Aulia
wah. nggak bener nih Sahrul...ternyata ada mau nya...
Lisa Aulia
aku mampir Thor...intip2 sedikit siapa tau seru...ok lanjut...
TK
Mega i Miss u 😍
StrawCakes🍰: Miss you too Ella 😍😍😍
total 1 replies
⭐Reo Ruari Onsiwasi⭐
tapi suka ceritanya 💘💘💘👍👍👍
StrawCakes🍰: makasih kembaran opa udah ramein 😍😍
total 1 replies
⭐Reo Ruari Onsiwasi⭐
sedih thor 😭😭😭
⭐Reo Ruari Onsiwasi⭐
wah konfliknya pelik ya🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!